Sinopsis & Review The Batman, Menguak Teka-Teki The Riddler

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
The Batman
4.1
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Saat satu persatu tokoh politik di Kota Gotham dibunuh dengan cara yang sadis, Batman dan Detektif Gordon harus bisa menangkap pelakunya dengan memecahkan teka-teki yang ditinggalkan di setiap aksinya.

Kebobrokan pemerintahan terbongkar dan misteri pembunuhan orang tua Bruce Wayne terungkap. The Batman adalah film action superhero karya Matt Reeves yang dirilis oleh Warner Bros. Pictures pada 4 Maret 2022.

Film ini merupakan proyek reboot dengan menampilkan Robert Pattinson sebagai Bruce Wayne di tahun kedua aksinya sebagai Batman. Film ini juga menampilkan Detektif Gordon dan Catwoman di sisinya serta The Riddler sebagai lawan berat yang membuat pusing dengan teka-tekinya.

Film yang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya oleh para moviegoers di seluruh dunia ini menjanjikan kisah penuh misteri dengan nuansa kelam yang pekat. Apakah akan lebih baik dari film-film Batman sebelumnya? Simak review berikut untuk mengetahui ulasan lengkapnya.

Baca Juga: Pencinta Batman Wajib Tahu Daftar Urutan Film Batman Ini

Sinopsis

the batman poster_

Kota Gotham, malam Halloween, tahun kedua kehadiran Batman. Walikota Gotham Don Mitchell, yang sedang dalam masa kampanye untuk mencalonkan diri sebagai walikota, kembali ditemukan tewas di rumahnya.

Detektif Gordon datang ke TKP bersama dengan Batman yang membuat Komisaris Pete Savage marah dan meminta Batman untuk meninggalkan lokasi tersebut. Sang pembunuh meninggalkan sebuah kartu ucapan yang ditujukan khusus untuk Batman yang berisi sebuah teka-teki.

Belum sempat memecahkannya, terjadi pembunuhan berikutnya dengan korban sang komisaris yang diunggah di akun media sosial The Riddler, julukan sang pembunuh, dan disiarkan lewat berita TV.

Batman dan Detektif Gordon menemukan flash disk di mobil Mitchell yang didalamnya terdapat beberapa foto sang walikota dengan seorang gadis bernama Annika di Iceberg Lounge, sebuah klub malam milik Penguin.

Tapi saat Batman menginterogasi Penguin, dia berkata tidak tahu apa-apa tentang itu semua. Batman melihat Selina Kyle di klub itu dan mengikutinya hingga sampai di TKP pembunuhan Mitchell.

Sempat berseteru, Selina Kyle yang menamakan dirinya sebagai Catwoman, akhirnya menjelaskan kepada Batman tentang Annika yang adalah teman sekamarnya. Mereka menemukan paspor Annika di brankas Mitchell. Kemudian mereka tidak menemukan Annika di apartemen Selina yang sudah berantakan.

Lalu, Batman mengutus Selina ke klub dengan menggunakan kamera di matanya sehingga Batman bisa mendeteksi seluruh pengunjung klub itu dimana terdapat Gil Colson, jaksa agung Gotham.

Selina melepas kamera dan alat komunikasinya ketika Batman mendesaknya perihal kedekatannya dengan Carmine Falcone, pimpinan mafia di Kota Gotham.

Bruce Wayne datang ke pemakaman Mitchell dan menyelamatkan putra Mitchell dari mobil yang tiba-tiba masuk ke dalam gereja dengan kecepatan tinggi. Keluarlah Gil Colson dengan bom di lehernya dan smartphone yang direkatkan di tangannya.

Colson menyampaikan pesan bahwa The Riddler mengharapkan kedatangan Batman. Setelah Batman datang, The Riddler memberikan teka-teki untuk dijawab oleh Colson melalui panggilan video.

Dua pertanyaan dijawab Colson atas panduan Batman. Tetapi, ketika Colson tidak mau menjawab pertanyaan ketiga, The Riddler meledakkan bom dan menewaskan Colson serta mencederai Batman hingga pingsan.

Setelah siuman, Detektif Gordon membantu Batman melarikan diri dari kepungan polisi. Dari teka-teki terakhir, mereka menduga bahwa Penguin adalah informan penting yang dimaksud oleh The Riddler.

Dan kemudian, mereka mengikuti Penguin ke sebuah gudang yang digunakan sebagai tempat operasi produksi narkoba yang dahulu adalah bisnis milik Salvatore Maroni, mafia saingan Carmine Falcone.

Tidak diduga, Selina datang untuk mencuri tas berisi uang. Penguin yang menyadari kedatangan Batman dan Detektif Gordon langsung melarikan diri dengan mobilnya. Batman mengejar di belakang dengan Batmobile-nya.

Setelah melalui pengejaran yang menimbulkan kecelakaan besar di jalan raya, Batman berhasil menangkap Penguin. Tapi ternyata Penguin bukanlah informan yang dimaksud. Batman menemukan petunjuk tentang masa lalu The Riddler, yaitu salah satu anak yang tinggal di panti asuhan milik keluarga Wayne yang terbengkalai.

Batman menemukan video tentang kisah kelam masa lalu kedua orang tuanya yang menjadi alasan The Riddler menjadikan Bruce Wayne sebagai target berikutnya. Batman mencoba memperingatkan Alfred dari ancaman, tapi terlambat.

Bruce Wayne mengunjungi Falcone untuk meminta penjelasan sebenarnya dari kisah ini yang kemudian membuka misteri pelaku pembunuhan kedua orang tua Bruce, yaitu Salvatore Maroni.

Tapi ketika berbincang dengan Alfred yang dirawat di rumah sakit, Alfred menjelaskan bahwa kesalahan orang tuanya dimanfaatkan oleh Falcone untuk meraih kekuasaan, dan Falcone adalah pembunuh orang tuanya.

Selina nekat hendak membunuh Falcone seorang diri dengan mendatangi Iceberg Lounge. Saat dalam posisi terjepit, Batman datang dan menghabisi semua anak buah Falcone di klub tersebut.

Batman berhasil menangkap Falcone, tapi kemudian Falcone ditembak dari jarak jauh hingga tewas. Polisi dan Batman mengejar pelakunya yang sedang duduk di sebuah café.

Pria yang diduga sebagai The Riddler itu kemudian ditahan di pusat rehabilitasi Arkham, tapi teror belum selesai. Puncaknya adalah ketika beberapa bom yang dipasang oleh The Riddler di pintu-pintu air Kota Gotham meledak. Hal itu membuat air laut merangsek masuk ke dalam kota saat acara kemenangan Bella Real sebagai walikota.

Kemudian, muncul sekelompok orang bersenjata yang ternyata adalah komunitas bentukan atau simpatisan The Riddler yang mulai menembaki warga dan bermaksud membunuh walikota baru.

Berhasilkah Batman menyelamatkan seluruh warga kota dari ancaman berbahaya ini? Semakin seru? Tentu. Wajib untuk menonton filmnya hingga selesai untuk menemukan jawabannya.

Batman sebagai Detektif Pemecah Teka-Teki

Batman sebagai Detektif Pemecah Teka-Teki_

Kesan kelam selalu melekat dengan para superhero DC Comics, terutama Batman yang memang lebih banyak beraksi di malam hari di sebuah kota bobrok yang penuh kesuraman.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram