bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Teenage Mutant Ninja Turtles (2014)

Sosok pahlawan atau pendekar biasanya identik dengan sosok-sosok yang begitu gagah, namun tidak dengan para pahlawan di film Teenage Mutant Ninja Turtles ini. Mereka adalah para pahlawan penyelamat kota berwujud kura-kura ninja.

Seperti apa jadinya? Kisahnya bisa kamu saksikan dalam film Teenage Mutant Ninja Turtles. Sebelum menonton filmnya, kamu bisa membaca review dan sinopsisnya berikut ini!

Sinopsis

teenage-mutant-ninja-turtle-1_
  • Tahun rilis: 2014
  • Genre: Action / Sci-fi
  • Produksi: Nickelodeon Movies / Paramount Pictures
  • Sutradara: Jonathan Liebesman
  • Pemeran: Megan Fox, Will Arnett, William Ficthner

Film Teenage Mutant Ninja Turtles yang dirilis tahun 2014 dan berdurasi 101 menit ini merupakan film yang mengisahkan mengenai karakter para pahlawan atau ninja kura-kura.

Dikisahkan kejahatan di kota New York meningkat karena kehadiran kelompok penjahat bernama Foot Clan. Seorang jurnalis wanita bernama April O’Neil sedang mencoba menyelidiki tentang kejahatan tersebut.

Suatu malam, April yang hendak mencari berita tentang Foot Clan tanpa sengaja melihat kelompok penjahat itu tengah beraksi. Namun aksi mereka malam itu digagalkan oleh sosok pahlawan tak dikenal yang hanya meninggalkan sebuah simbol unik. April mencoba mengangkat berita tersebut, namun bos di kantor beritanya menolak karena April tak memiliki bukti.

Di sisi lain, Foot Clan yang dipimpin oleh penjahat bernama Shredder tengah mewaspadai sosok pahlawan yang menyerang mereka. Mereka pun kembali melakukan aksi penyanderaan untuk menarik perhatian. April yang tak sengaja lewat tempat kejadian kemudian ikut menjadi sandera. Para pahlawan itu pun kembali datang dan menggagalkan aksi Foot Clan.

Setelah menyerang Foot Clan secara misterius, mereka pun langsung pergi, namun April berhasil membuntuti mereka dan mengetahui jika mereka adalah sosok kura-kura ninja.

Saat mengambil foto, April ketahuan. Para kura-kura ninja yang terdiri dari Leonardo, Raphael, Donatello, dan Michelangelo pun menghapus foto itu dan mengancam April untuk tidak memberi tahu siapa pun.

Setelah pulang, April merasa jika ia mengetahui nama-nama para kura-kura ninja itu. Setelah membuka kembali berkas masa lalunya, April mengingat bahwa mereka adalah kura-kura yang dulu menjadi objek penelitian di kantor ayahnya.

Saat kecil, April melepaskan mereka ke selokan ketika terjadi peristiwa kebakaran di lab yang menewaskan ayahnya.

April mencoba menyusun berita tersebut dan memberikan kepada atasan di kantornya. Namun beritanya kembali ditolak karena April tak memiliki bukti apa pun.

April kemudian mendatangi Eric Sacks, seorang pengusaha Sacks Industries yang membantu pemerintah untuk melawan kejahatan di New York dan juga rekan bisnis dari ayahnya saat dulu melakukan uji coba di laboratorium.

Eric terkejut dengan penemuan April dan ia pun menjelaskan mengenai eksperimen pada kura-kura dan tikus yang dulu dilakukannya.

Sementara itu di markas bawah tanah, para kura-kura ninja dihukum oleh ayahnya yang merupakan sosok tikus bernama Splinter. Saat mereka menyebut nama April O’Neil, Splinter pun kaget dan menyuruh mereka membawa April ke markas.

Para kura-kura ninja kemudian membawa April ke markas untuk bertemu Splinter. April pun terkejut karena ia dan Splinter sama-sama saling mengenal. Splinter kemudian mengatakan peristiwa kebakaran yang terjadi dulu, dimana kala itu ayah April mengetahui rencana jahat Eric Sacks hingga sang ayah yang dibunuh oleh Eric.

Splinter juga menjelaskan bagaimana mereka bertahan di selokan dan bagaimana ia merawat empat kura-kura yang dulu masih bayi. Suntikan mutagen yang diberikan oleh ayah April kemudian membuat mereka bermutasi. Splinter kemudian mengajarkan empat kura-kura itu teknik bela diri agar kelak mereka bisa menjadi pahlawan saat sudah siap menuju ke dunia atas.

Bersamaan dengan itu, Eric yang ternyata bekerja sama dengan Foot Clan menyerbu markas mereka. Splinter nyaris terbunuh sementara Leonardo, Donatello, dan Michelangelo ditangkap.

Di markas Eric, energi mutagen mereka diserap. Eric dan Foot Clan rupanya berencana menyebar virus ke seluruh kota dan menjual mutagen sebagai penawar untuk mengambil keuntungan bisnis.

Raphael dan April yang dibantu oleh rekan kerjanya, Vent berusaha menyelamatkan tiga temannya tersebut. Mereka berhasil dan berusaha menggagalkan rencana Eric dan Shredder.

Setelah melalui pertarungan sengit, Shredder pun kalah. Virus itu tak jadi tersebar dan mutagen kembali ke tangan para ninja. Mereka menggunakannya untuk menyelamatkan Splinter yang sekarat.

Para kura-kura ninja itu pun kembali berkumpul bersama Splinter dan bertekad untuk menjaga kota New York. Sementara April kembali menjalani kehidupannya dan memilih untuk menutup rahasia mengenai keberadaan para kura-kura ninja.

Penuh Adegan Aksi dengan Selipan Komedi

teenage-mutant-ninja-turtle-2_

Meski termasuk pada film dengan genre science fiction atau sci-fi, film Teenage Mutant Ninja Turtle tetap menyuguhkan alur cerita yang ringan dan mudah untuk diikuti.

Tak jarang adegan-adegan komedi dan dialog yang cukup kocak juga ditampilkan dalam film ini. Dengan alur cerita yang ringan dan komedi-komedi didalamnya, film ini cocok menjadi tontonanmu untuk melepas penat.

Meski alur ceritanya cukup ringan dan dipenuhi bumbu komedi, film ini juga tak ketinggalan menyuguhkan aksi-aksi seru. Layaknya film superhero pada umumnya, adegan pertarungan antara para pahlawan melawan para penjahat pun akan menjadi aksi pertarungan yang seru untuk disaksikan dalam film ini.

Shot-Shot Cepat di Pertarungan Menegangkan

teenage-mutant-ninja-turtle-3_

Seperti yang sudah dibahas, film Teenage Mutant Ninja Turtles ini cukup menyuguhkan adegan-adegan aksi dalam pertarungan antara para kura-kura ninja melawan Foot Clan. Adegan-adegan aksi ini ditampilkan dengan teknik sinematografi menggunakan shot-shot cepat yang membuat pertarungan mereka terasa lebih menegangkan.

Tensi ketegangan pun terus meningkat saat kita menuju bagian akhir film. Kamu pasti akan ikut deg-degan melihat bagaimana aksi penyelamatan yang dilakukan oleh para kura-kura ninja ini.

Selain shot-shot cepat yang membuat tegang, film ini juga cukup banyak menerapkan efek-efek visual yang membuat adegan-adegannya terasa lebih dramatis dan membuat jalan cerita terasa semakin seru.

Karakter Pahlawan yang Unik dan Lucu

teenage-mutant-ninja-turtle-4_

Hal yang paling ikonik dari film Teenage Mutant Ninja Turtles ini tentunya adalah para karakter utamanya. Mereka adalah empat kura-kura remaja yang sudah bermutasi menjadi mutan dan memiliki kemampuan bela diri. Jika umumnya para superhero dibuat dengan karakter tampan dan gagah, para superhero di film ini justru tampak begitu menggemaskan.

Lihat saja bagaimana penampilan Leonardo, Raphael, Donatello, dan Michaelangelo yang menjadi sosok pahlawan kota dalam film ini.

Ditambah lagi, setiap kura-kura ini juga digambarkan dengan karakternya masing-masing yang begitu unik dan lucu. Misalnya saja Donatello yang digambarkan sebagai kura-kura cerdas dan Michelangelo yang digambarkan begitu kekanak-kanakan.

Itulah review dan sinopsis dari film Teenage Mutant Ninja Turtles, kisah empat kura-kura ninja yang menjadi pahlawan kota. Jadi, siapakah kura-kura ninja favoritmu di film ini? Beri tahu kami di kolom komentar ya!

Teenage Mutant Ninja Turtle
Rating: 
3.3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram