bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Anime Sword Art Online: Alicization (2014)

Selang dua tahun dari perilisan musim pertamanya, Sword Art Online musim kedua dilempar ke pasaran. Masih digarap oleh studio yang sama, yakni A-1 Pictures, tepatnya pada musim panas 2014, petualangan Kirito di dunia game dimulai kembali.

Kali ini Kirito diminta oleh pemerintah untuk menyelidiki kasus kematian misterius yang menimpa banyak orang. 

Kikuoka Seijirou, salah satu pegawai pemerintah, memilih Kirito untuk membantu kasus ini sebab ia adalah satu dari beberapa orang yang berhasil selamat dari game mematikan rancangan Kayaba Akihiko.

Pada musim kedua ini, Kirito menghadapi sosok baru bernama Death Gun. Permintaan tersebut memaksa Kirito dan Asuna masuk kembali ke dalam game dan tentu saja itu tidak mudah. 

Sinopsis

sword-art-online-2014-1_
  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Action, Fantasy, Romance, Adventure 
  • Jumlah Episode: 24 
  • Produksi: A-1 Pictures, Aniplex of America, Genco 
  • Pengisi Suara: Yoshitsugu Matsuoka, Haruka Tomatsu, Miyuki Sawashiro, Aoi Yuuki
  • Sutradara: Tomohhiko Itou 

Berbeda dari dunia game pertama di mana Kirito dikenal sebagai pendekar pedang tangguh yang jago sihir. Di dunia game kali ini yang dinamai Gun Gale Online (GGO), Kirito harus belajar menggunakan pistol. Ini karena senjata itulah yang menjadi andalan untuk karakter game ini meskipun ia masih tetap menggunakan pedangnya. 

GGO punya sistem yang berbeda dari game sebelumnya. Uang yang mereka dapatkan di dalam game dapat ditukarkan dengan uang asli di dunia nyata. Namun, ada yang mengerikan dari game ini yang menjadi sumber keresahan pemerintah. 

Di dalam semesta game ini ada seorang pemain yang paling ditakuti bernama Death Gun. Ia punya sebuah pistol yang jika mengenai seorang pemain, tidak hanya karakter di dalam game saja yang meninggal, melainkan tubuh aslinya di dunia nyata pun akan kehilangan nyawanya. 

Banyaknya korban membuat pemerintah harus segera tanggap. Mereka dan Kirito berdiskusi dan mencari tahu kemungkinan yang sedang terjadi dalam game tersebut. Upaya ini sulit sebab Gun Gale Online tidak menunjukkan tanda-tanda bug dalam gear yang digunakan oleh pemain. 

Sudah diputuskan bahwa Kirito masuk ke dalam game dan menyelidiki permainan itu. Ia bertemu dengan karakter bernama Sinon yang merupakan seorang sniper wanita yang hebat. Sinon punya senjata bernama Hecate II yang langka dan sangat kuat. Bersama Sinon, Kirito menyelidiki kasus dan mengungkap orang di balik game itu. 

Kirito mendapat informasi bahwa karakter bernama Death Gun adalah mantan pemain di Sword Art Online dulu. Sayangnya, ia tidak dapat mengingat siapa pemain yang selamat bersamanya dari game itu.

Berbeda dari kirito, Death Gun sangat mengenal kirito dan kehebatan pemain nomor 1 yang berhasil mengalahkan HeathCliff, karakter game dari founder SAO, Kayaba Akihiko. 

Kirito tidak sendiri. Ia masuk bersama Asuna yang mendengar adanya tantangan dari seorang pemain. Pemain itu sesumbar akan memberikan skill miliknya apabila ada yang berhasil mengalahkannya. Pemain misterius ini memang punya kekuatan luar biasa. Ia bahkan bisa mengungguli Kirito

Asuna yang mendengar itu tertarik untuk menjajalnya lantaran banyak pemain yang tidak sanggup mengalahkannya. Setelah kejadian itu, Asuna bertemu dengan pemain bernama Yuuki yang meminta bantuan kepadanya.

Yuuki dan kelompoknya bermaksud untuk mengalahkan bos agar nama mereka tercatat di papan pemain. Karena kekurangan orang, Yuuki pun meminta Asuna untuk bergabung. 

Yuuki dan teman-temannya ternyata punya motif tersembunyi. Mereka tidak hanya ingin tercatat di papan pemain, tapi juga ingin meninggalkan permainan selamanya. Yuuki berjanji kepada Asuna akan menyerahkan semua skill-nya jika mereka berhasil menang. Namun, Asuna tidak menginginkan hal itu sebab ia tulus membantu Yuuki dan teman-temannya. 

Berfokus Pada Asuna dan Punya Alur Cerita Lebih Lambat dari Musim Pertama

sword-art-online-2014-2_

Di musim keduanya ini, Sword Art Online menyajikan kisah dengan lebih lambat dan detail. Lebih lambat dalam hal ini justru lebih baik. Sebab, tidak seperti kisah di musim pertamanya, kisah Kirito dan petualangannya di dalam game disuguhkan lebih dalam.

Yang pasti, seri ini terasa lebih baik dibandingkan dengan musim pertama yang walaupun menarik, tapi cukup terburu-buru. 

Di musim kedua ini kekuatan dewa Kirito masih tampak. Tapi musim kedua Sword Art Online ini bukanlah panggung untuk Kirito, melainkan untuk Asuna. Pasalnya kisahnya berfokus pada petualangan Asuna dan Yuuki. Kirito masih punya cerita menarik dengan Sinon, tapi Asuna dan Yuuki lebih mendominasi. 

Sword Art Online cukup berani mengalihkan fokus sebab tidak bisa disangkal bahwa Kirito adalah nyawa dari anime karya Reki Kawahara ini. Asuna tidak lagi hanya diam menunggu diselamatkan Kirito seperti di arc ALO dulu. Ia kembali tampil sebagai Asuna, karakter game yang hebat. Kamu akan lebih sering melihat Asuna dengan skill dewa-nya. 

Di musim ini, Yuuki juga menarik perhatian. Karakter baru ini bukanlah seorang pemain biasa. Ia punya daya tahan yang kuat dan mampu bermain 24 jam tanpa henti. Kekuatan Yuuki muncul berkat gear yang dimodifikasinya. 

Yuuki di dunia nyata dan di dunia game adalah karakter yang berbeda. Di dunia nyata, gadis itu adalah seseorang dengan trauma mendalam yang menyebabkannya takut pada senjata apapun. Tapi di dalam game ia justru menjadi sniper yang andal. Kisah Yuuki menyentuh perasaan Asuna sehingga ia bertekad untuk berteman dengannya. 

Kualitas Animasi dan Desain Karakter Cenderung Menurun 

sword-art-online-2014-3_

Hal yang paling tidak bisa dilupakan dari Sword Art Online adalah desain karakter dan kualitas animasinya. Studio A-1 Pictures dan Abec sebagai pihak yang dipasrahi untuk menggarap anime ini menampilkan visual yang memanjakan mata.

Sayangnya, untuk musim keduanya, tidak begitu tampak banyak perubahan. Justru sedikit disayangkan bahwa pewarnaannya lebih terkesan dull, berbeda dari pewarnaan musim pertama anime ini. Ini tampak dari filler story arc pendek yang tampak tidak begitu impresif. 

Cukup disayangkan mengingat Sword Art Online punya visual yang jadi salah satu daya tariknya. Desain karakternya pun tampak tidak begitu mengesankan. Asuna dan Kirito terlihat sama seperti penampilan mereka di musim pertamanya. 

Latar Musik Membuat Adegan Semakin Dramatis 

sword-art-online-2014-4_

Soundtrack dan scoring dari anime ini adalah salah satu yang terbaiknya menurut saya. Elemen yang memanjakan telinga ini dapat dipertahankan dengan baik di musim keduanya. Bagian ini digarap tidak kalah serius dan sangat memperhatikan setiap detailnya. Semesta fantasi Gun Gale Online menjadi terasa lebih hidup. 

Lagu pembuka dan penutup anime ini pun tidak kalah bagus. Pada arc Gun Gale Online, lagu pembuka untuk anime ini dibawakan oleh Eir Aoi yang berjudul “Ignite”. Sementara itu, untuk endingnya, Luna Haruna menyumbangkan suaranya pada lagu “Startear”. 

Pada arc kedua, “Courage” yang dibawakan oleh Haruka Tomatsu mengiringi pembukaan ceritanya, sedangkan di lagu penutup, “No More Time Machine” dan “Shirushi” dari LiSA melengkapinya. 

Secara keseluruhan, Sword Art Online musim kedua ini menawarkan cerita yang menarik. Lantaran saya sudah terlanjur jatuh hati pada Kirito sejak musim pertama, jadi di musim lanjutannya, Sword Art Online mampu menawarkan kisah yang seru untuk dinikmati. 

Meskipun tidak bisa ditampik bahwa ada bagian yang kurang jika dibandingkan dengan musim pertamanya, tapi perjalanan Kirito dan Asuna masih tetap mempesona. Apakah anime ini layak ditonton? Tanpa berpikir panjang saya akan menjawab iya. 

Sword Art Online: Alicization
Rating: 
3.1/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram