bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Stairway To Heaven, Kehidupan Bak Cinderella

Agaknya semua setuju bahwa Stairway To Heaven adalah salah satu drama Korea yang paling menguras emosi dan air mata. Sejak awal episode, Han Jung Su (Choi Jiwoo) dibuat merana dan selalu ditindas oleh ibu dan adik tirinya. Selain itu, Stairway To Heaven termasuk drama paling populer di beberapa negara, tak terkecuali Indonesia. 

Kesuksesan drama ini didukung oleh unsur-unsur menarik, salah satunya adalah dari kualitas akting para pemain. Banyak kritikus film yang memuji akting para pemeran dalam drama ini, termasuk akting Han Jung Su versi muda (Park Shin Hye) dan Cha Song Joo versi muda (Baek Seung Hyun).

Baca juga: Fakta Park Shin Hye, Ratu Drama Korea yang Memesona

Lantas, bagaimana kisah Han Jung Su dan Cha Song Joo (Kwon Sang Woo) dalam drama ini? Berikut sinopsis dan review singkatnya! 

Sinopsis

Stairway to heaven_Sinopsis_
  • Tahun Rilis: 2003
  • Genre: Melodrama, romance
  • Produksi: Logos Film 
  • Sutradara: Lee Jang Soo 
  • Pemeran: Choi Ji Woo, Kwon Sang Woo, Kim Tae Hee, Shin Hyun Joon 

Kisah dibuka dengan adegan seorang pria dewasa bermain piano di pantai dengan ekspresi sedih. Ingatannya melayang ke masa lalu. Pria itu, Cha Song Joo, dulu mempunyai seorang teman yang sangat dekat bernama Han Jung Su. Apalagi ketika ayah Song Joo dan ibu Jung su meninggal, hubungan mereka semakin akrab. 

Baik Jung Su atau pun Song Joo selalu hadir untuk saling menguatkan, sehingga duka mereka tidak berlarut-larut. Seiring berjalannya waktu, perasaan keduanya berkembang. Tanpa perlu diungkapkan, perasaan keduanya sudah terlihat jelas. 

Kehidupan mereka pun tetap berjalan dengan baik dan bahagia. Sayangnya, kehidupan Jung Su berubah seketika sejak sang ayah menikah dengan aktris terkenal, Tae Mira (Lee Hwi Hyang). Tae Mira masuk ke keluarga Han dengan membawa dua anak, Yoo Ri (Park Jimi/Kim Tae Hee) dan Tae Hwa (Lee Wan/Shin Hyun Joon). 

Jung Su mengira bahwa Tae Mira akan jadi pelengkap kebahagiaan keluarganya, tapi rupanya tidak demikian. Tae Mi Ra justru merenggut semua kebahagiaan Jung Su. Semua orang di sekitar Jung Su berubah memusuhinya akibat provokasi Tae Mira dan anak perempuannya, Yoo Ri (Park Jimi/Kim Tae Hee). 

Ayahnya yang dulu selalu mendukung dan berada di sisinya, berbalik bersikap dingin. Ibu tirinya berhasil mengesankan dirinya sebagai anak pembangkang, sehingga membuat sang ayah menganggap Jung Su berubah. 

Adik tirinya pun sama kurang ajarnya. Ia merebut semua milik Jung Su, termasuk Chang Song Joo. Yoo Ri bahkan tertarik pada Song Joo dan ingin menjadi pacarnya. Dengan bantuan ibunya, Song Joo dibuatnya menjauh dari Jung Su. Satu-satunya orang yang berada di pihak Jung Su adalah Tae Hwa (Lee Wan/Shin Hyun Joon), kakak tiri yang justru jatuh cinta padanya. 

Tae Hwa tersentuh dengan kebaikan dan keramahan gadis itu. Kehidupan Jung Su seterusnya ibarat di dalam neraka. Sampai ia dewasa, sikap ibu dan adik tirinya tidak berubah. Suatu hari Yoo Ri menabrak Jung Su dengan mobilnya, sehingga ia terluka parah dan mengalami amnesia. 

Tae Hwa yang tahu kejadian itu membawa pergi Jung Su dari keluarga Han dan mengganti identitasnya. Ia ingin melindungi Jung Su dan berharap hatinya akan terbuka untuknya.   

Rupanya setelah berganti identitas menjadi Ji Soo, Jung Su masih belum bisa bernafas lega. Ia memang bersama Tae Hwa yang melindunginya, namun ia tetap tidak bisa jatuh cinta. Ingatan terdalamnya masih menyimpan kenangan tentang Song Joo sampai akhirnya mereka bertemu kembali. 

Kisah berlanjut dengan Song Joo dan Jung Su yang menikah. Tapi kebahagiaan mereka tidak bertahan lama. Jung Su didiagnosis menderita kanker mata sehingga ia kehilangan penglihatannya. Sel kanker terlanjur menyebar dan meskipun ia menerima donor mata dari Tae Hwa, umurnya tidak lebih panjang. Selang beberapa bulan setelah menikah, Jung Soo menutup mata. 

Konsisten dengan Kisah Sedih  

Stairway to heaven_Konsisten dengan Kisah Sedih_

Cerita sepanjang 20 episode ini isinya adalah kesengsaraan bagi Jung Su. Meskipun ia diberi akhir yang bahagia dapat menikah dengan Song Joo, namun itu hanya beberapa saat. Sebelum mendapat kebahagiaan itu, ia mengalami banyak kehilangan. Seolah tidak cukup dengan kematian sang ibu, rentetan kisah sedih membuat Jung Su seolah tidak bersahabat dengan bahagia.

Tahun 2003-2004, kisah-kisah drama Korea yang populer adalah cinta segitiga dengan pemerannya yang dibuat menderita. Stairway To Heaven adalah salah satu yang berhasil menjadi drama terbaiknya. Park Hye Kyung dan Lee Jang Soo berhasil meramu plot yang bikin orang tidak tahan untuk tidak meneteskan air mata. 

Tidak hanya drama Korea yang mengusung gaya seperti ini, di tahun tersebut telenovela dan sinetron Indonesia pun mengusung alur dan muatan konflik yang serupa. Yang membedakannya adalah konsistensi kesedihannya. Park Hye Kyung seolah tidak rela membuat penonton tersenyum melihat Jung Su bahagia. 

Sejak awal, karakter Jung Su selalu diberi kisah yang sedih, misalnya kehilangan ibunya, ayahnya yang sudah tidak lagi berpihak padanya, dan Song Joo yang semakin sulit dijangkau. Terakhir, matanya. Kisah Stairway To Heaven itu sedihnya sempurna. 

Kisah sedih tersebut menjadi semakin lengkap dengan akting dari para pemain yang luar biasa. Baek Seung Hyun dan Park Shin Hye yang saat itu masih remaja menampilkan akting yang matang. Padahal saat itu, mereka masih rookie. Bahkan bagi Park Shin Hye, Stairway To Heaven adalah drama pertama yang mengawali karirnya di dunia akting. 

Ibarat Live Action Dongeng Cinderella 

Stairway to heaven_Ibarat Live Action dari Dongeng Cinderella_

Jung Su adalah putri tunggal seorang arsitek terkenal, Han Su Ha (Ha Jae Young). Ibunya meninggal saat ia masih kecil dan ia kini hidup dengan ibu tiri dan saudarinya yang selalu iri padanya. Apa yang dimiliki Jung Su akan selalu direbutnya. 

Menonton drama ini mengingatkan saya pada kisah dongeng anak Cinderella dan Sepatu Kaca. Bedanya mungkin karakter ayah di Stairway To Heaven masih ada, sedangkan ayah Cinderella dikisahkan sudah tiada. Mungkin memang tepat jika drama ini diibaratkan sebagai live action dari dongeng Cinderella.

Cinderella dan Jung Su diperlakukan dengan tidak baik oleh ibu tiri dan saudarinya. Dua orang yang seharusnya menjadi pelengkap kebahagiaan mereka malah menjadi sumber malapetaka di hidupnya. Baik Jung Su dan Cinderella selalu dijegal oleh ibu dan saudari tirinya yang tidak mau mereka bahagia. 

Indonesia juga punya kisah dengan alur serupa, yakni Bawang Merah Bawang Putih. Dongeng asli dari Melayu ini mempunyai karakter dan alur yang sama. Hanya saja penyajiannya dibuat berbeda. Kalau kamu tertarik dengan drama ini, siapkan tisu di sampingmu, ya. 

Sinematografi Sederhana dan OST yang Luar Biasa 

Stairway to heaven_Sinematografi Sederhana dan OST yang Luar Biasa_

Kekuatan dari Stairway To Heaven adalah premis dan narasinya yang solid. Meskipun banyak melodrama dengan genre yang sama, drama ini tetap punya tempat di hati penonton. Drama ini mendapat sambutan yang hangat bahkan saat ditayangkan di Indonesia oleh salah satu jaringan televisi nasional. 

Rasanya tidak perlu sinematografi yang mewah untuk menghidupkan kisahnya. Akting para pemerannya berhasil memberikan jiwa pada alur ceritanya.

Selain itu, drama ini didukung dengan soundtrack yang enak didengar dan pastinya bikin suasana mellow terasa lebih menyayat. Total ada 19 track dalam drama ini termasuk lagu Chopin’s Piano Concerto No.1 Op 11. 

Yang paling saya suka dari seluruh OST-nya adalah “I Miss You” yang dibawakan oleh Kim Bum Soo. Lagu ini banyak di-cover oleh penyanyi-penyanyi lain dan jadi lagu wajib penyanyi balad.

Suara Kim Bum Soo yang menjangkau nada tinggi membuat suasana sedih terasa lebih menyakitkan seolah itu adalah ekspresi sedih Jung Su dan Song Joo. Lewat lagu ini pula, nama Kim Bum Soo semakin melejit. 

Lalu, saya juga suka “Memories of Heaven” yang dibawakan oleh Jang Jung Woo. Suara serak penyanyi dan juga pelatih vokal ini benar-benar cocok mengisi soundtrack melodrama seperti Stairway To Heaven. 

Secara keseluruhan, saya menikmati drama ini meskipun bukan genre favorit saya. Drama ini dikemas dalam kisah yang menarik yang dilengkapi dengan aspek-aspek yang membuatnya semakin menggoda untuk ditonton. 

Nah, itulah review dari Stairway To Heaven. Kalau dulu drama ini dapat disaksikan di TV nasional dan dalam format DVD, kalau sekarang mungkin kamu harus mencarinya di platform streaming film.

Kalau mencari rekomendasi drama yang memilukan lainnya asal Korea Selatan, Bacaterus juga punya rekomendasinya di artikel Drama Korea Paling Sedih ini. Jangan ragu mampir!

Stairway To Heaven
Rating: 
4.3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram