bacaterus web banner retina

Review & Sinopsis Borat Subsequent Moviefilm (2020)

Ditulis oleh Dhany Wahyudi - Diperbaharui 24 Mei 2021

Film lanjutan dari Borat (2006) yang ceritanya berpusat pada petualangan nyata seorang jurnalis televisi fiktif dari Kazakhstan. Kali ini dia kembali ke Amerika bersama putrinya dalam sebuah misi mengembalikan nama baiknya di negara kelahirannya yang dia banggakan. Sub-judulnya ialah Delivery of Prodigious Bribe to American Regime for Make Benefit Once Glorious Nation of Kazakhstan.

Borat Subsequent Moviefilm berupa mockumentary yang meliput berbagai prank yang dilakukan oleh karakter Borat yang kali ini dalam penyamaran agar tidak diketahui oleh orang-orang yang ditemuinya. Kelucuan demi kelucuan yang dihadirkan memang tidak buat semua kalangan dan tidak bisa langsung ditelan tanpa dikunyah terlebih dahulu.

Berikut ini ulasan kami tentang film yang melakukan syuting secara gerilya dari akhir tahun 2019 hingga September 2020, termasuk pada saat pandemi Covid-19 masih berlangsung di Amerika Serikat.

Sinopsis

  • Tahun: 2020
  • Genre: Adventure / Comedy
  • Produksi: Four by Two Films
  • Sutradara: Jason Woliner
  • Pemeran: Sacha Baron Cohen, Maria Bakalova

Jurnalis Borat Sagdiyev (Sacha Baron Cohen) melakukan perjalanan kembali ke Amerika Serikat dalam upaya meningkatkan hubungan politik antara negara kelahirannya, yaitu Kazakhstan, dan negara Barat yang terus memikat imajinasinya. Hal ini harus dia lakukan sebagai syarat pembebasannya dan pengembalian nama baiknya setelah dipenjara lama karena memalukan nama negara.

Setelah pulang dari perjalanan pertamanya ke Amerika, Borat dijatuhi hukuman kerja paksa seumur hidup karena mempermalukan Kazakhstan. Borat kemudian dibebaskan dengan sebuah syarat yang diajukan oleh pemerintah dan jika tidak berhasil dia akan dihukum mati.

Dalam upayanya untuk dekat dengan para pemimpin dunia yang kuat, Presiden Kazakhstan memerintahkan Borat untuk memberikan salah satu harta paling berharga negara, seekor monyet selebriti, kepada seseorang di lingkaran dalam Donald Trump, yaitu Mike Pence, Wakil Presiden Amerika Serikat. Masalah menjadi rumit karena Borat pernah mengotori pekarangan kantor Trump sebelumnya.

Setibanya di “US and A”, istilah Borat untuk negara Amerika Serikat, putri Borat bernama Tutar (Maria Bakalova), secara mengejutkan menggantikan monyet yang hendak dijadikan hadiah dan bergabung dengan ayahnya dalam perjalanan lain melintasi Amerika. Tutar menjadi hadiah pengganti karena diketahui jika dia memakan Johnny si monyet di dalam peti kemas menuju Amerika.

Kemudian Tutar diberikan makeover dan diajarkan adab seorang putri ala Amerika. Tetapi tidak mudah bagi mereka untuk menjalankan rencananya sehingga Borat harus mengganti targetnya. Selain itu, Tutar juga memiliki masalah pribadi dimana dia merasa dibohongi oleh ayahnya karena propaganda yang salah dari pendidikan yang diberikan negaranya.

Permasalahan antara ayah dan putrinya semakin membesar, tetapi atas bantuan beberapa teman baru mereka, Borat dan Tutar mengerti akan pentingnya sebuah keluarga. Pada akhirnya mereka kembali ke Kazakhstan untuk menerima hukuman karena gagal menjalankan misinya. Tetapi apa yang terjadi sangat di luar dugaan, karena apa yang dilakukan Borat ternyata mempengaruhi pandemi Covid-19!

Selama perjalanannya, Borat membahas apa yang terus dia pelajari tentang budaya Amerika, komentar-komentarnya tentang pemilihan presiden di Amerika, dan tanggapannya terhadap pandemi Covid-19 yang dianggapnya hanya hoax belaka. Ketiga aspek ini dibahas dengan cara yang menggelitik lewat berbagai dialog yang sebagian besar berisi kesalah pahaman karena perbedaan budaya dan bahasa.

Kenekatan Sacha Baron Cohen

Penampilan Sacha Baron Cohen sebagai reporter eksentrik dari Kazakhstan memang nekat, beraroma politis, cenderung gila, dan yang paling penting ialah lucu. Sama seperti film pertamanya di tahun 2006 lalu, Borat Subsequent Moviefilm menampilkan semua yang kita harapkan sebagai sebuah film sequel, mungkin juga bisa lebih, jika kita bisa memahami komedi yang dibawakan.

Hampir setiap adegan dikemas hingga penuh dengan beberapa momen terliar yang pernah terekam dalam film, Cohen dan sutradara Jason Woliner mengaburkan batasan antara apakah ini adegan nyata karena prank mereka atau adegan yang berisi akting dari para pemerannya. Hal inilah yang menjadikannya sebuah film komedi yang brilian.

Film ini memang bukan untuk semua kalangan, hanya bagi mereka yang siap dengan lelucon aneh yang bisa membuat shock dengan mengorbankan orang-orang yang sama sekali tidak tahu jika mereka berada di dalam film dengan beberapa pokok pembahasan serius yang diumbar dalam skala yang kontroversial, penuh konspirasi, dan memalukan beberapa pihak.

Menyinggung masalah pelik dari aborsi hingga virus Corona hingga melibatkan beberapa pihak yang marah bahkan mengadukan Cohen ke pengadilan, kita akan dibuat tertawa sekaligus dalam kebingungan secara konstan tentang bagaimana Cohen dan rekan-rekannya mampu membuat lelucon yang penuh kontroversi ini menjadi sebuah film komedi yang harus ditonton.

Maria Bakalova, Calon Bintang Asal Bulgaria

Maria Bakalova, Calon Bintang Asal BulgariaSumber: imdb.com

Kehadiran putri Borat membuat beberapa situasi menarik, dan Bakalova melakukan tugasnya dengan luar biasa dan berani malu dalam melakukan beberapa adegan paling aneh yang pernah difilmkan. Woliner dan krunya mampu menangkap reaksi dan interaksi yang otentik dari orang-orang yang melihat tingkah Cohen dan Bakalova. Meski film ini hanyalah cerita fiksi, tapi reaksi orang di dalamnya adalah nyata.

Maria Bakalova sendiri adalah aktris asal Bulgaria yang baru memulai karirnya di dunia film. Baru empat film yang dia bintangi yang semuanya adalah produksi negaranya. Bakalova berhasil menyingkirkan 600 aktris lainnya yang diaudisi untuk karakter ini berkat video aktingnya sebagai korban human trafficking membuat kagum tim audisi sehingga diberikan kesempatan untuk bertemu Cohen. Dan mereka cocok!

Kepantasan Moral yang Dipertanyakan

Kepantasan Moral yang DipertanyakanSumber: imdb.com

Cerita dalam Borat Subsequent Moviefilm ini mengalir dengan sempurna, dan benang merah dari adegan ke adegan lainnya terlihat dengan jelas. Tetapi bagi kita sebagai penonton normal, pasti dihinggapi kebingungan tentang apakah film ini pantas untuk ditonton oleh masyarakat luas terkait dengan banyaknya adegan yang jauh dari kepantasan moral yang ditampilkan di sepanjang film.

Meski tampil baik, film ini memiliki sedikit masalah yang bisa mengganggu kenikmatan dalam menontonnya. Inti dari film ini adalah melakukan berbagai prank di tempat umum dan menangkap reaksi dan interaksi orang yang menyaksikannya, sehingga sebenarnya naskah tidak menempati posisi utama dalam film yang menggunakan sebuah daerah di Rumania sebagai ganti negara Kazakhstan.

Delapan orang penulis naskah, salah satunya adalah Cohen sendiri, memang diperlukan untuk menggoreng materi prank yang matang lengkap dengan dialog yang ambigu yang akan membuat bingung lawan bicara mereka. Bagi penonton yang tidak antusias, bisa jadi film ini akan membosankan dan menjadi tidak peduli lagi dengan jalan cerita. Mereka hanya ingin menertawai kekonyolan saja.

Tetapi, saat cerita yang mengikat dibutuhkan, para penulis naskah ini, entah siapa yang bertugas atasnya, mampu membuat adegan yang mengikat dan menyentuh hati. Hubungan ayah dan anak yang didasari atas banyak kesalah pahaman, cukup baik terjalin. Meski terkesan konyol, tapi ternyata lelucon mereka menyimpan pesan moral yang baik bagi para orang tua agar tidak menyembunyikan kebenaran.

Sekali lagi, Borat Subsequent Moviefilm bukanlah film untuk semua orang, bahkan bagi penikmat film comedy sekalipun. Penonton yang ingin menyimaknya pasti sudah tahu resiko apa yang akan mereka hadapi ketika menonton film yang penuh dengan kelucuan yang aneh, mengejutkan dan profokatif ini. Dan ketika kalian menyatakan kesiapan, Borat tidak akan membuang waktu kalian.

Film ini sepertinya tidak akan ditayangkan di layar bioskop di negara kita, sama seperti beberapa negara yang belum siap untuk film jenis ini. Borat Subsequent Moviefilm hanya bisa disimak di Amazon Prime Video sejak 23 Oktober 2020 sebagai distributor resmi untuk penayangan secara streaming di seluruh dunia. Dan responnya? 1,1 juta pelanggan sudah menonton film ini di minggu pertama perilisan!

Sebagai bahan pertimbangan, IMDb memberikan rating 6.8/10 dengan Metascore sebesar 68 dan di cap certified fresh oleh Rotten Tomatoes. Simak twist ending yang mengejutkan tentang siapa penyebar virus Corona sebenarnya dan bagaimana negara-negara di dunia dan Tom Hanks serta orang-orang penting lainnya bisa terpapar virus yang belum ditemukan obatnya ini. Wear mask, save live!

Borat Subsequent Moviefilm
6.5 / 10 Bacaterus.com
Rating

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram