bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Shingeki no Kyojin Season 3 Part 2 

Akhirnya setelah menunggu enam bulan, bagian dua dari Shingeki no Kyojin musim ketiga dirilis. Kelanjutan dari kisahnya adalah yang paling ditunggu-tunggu sebab disini Hajime Isayama harus menuntaskan kelanjutan cerita para Pasukan Resimen Penyelidik.

Mereka kini dihadapkan pada Titan dan masih harus bangkit melawan para Titan yang masih jemawa di balik Tembok Maria. 

Banyaknya rahasia yang terungkap cukup mengoyak semangat mereka. Tapi mereka tidak punya pilihan selain melanjutkan pertempuran.

Dengan pasukan yang terbilang apa adanya serta Erwin yang cedera, Levi dan Eren bersama pasukannya yang tersisa berusaha merebut kembali wilayah yang telah dikuasai Titan. Tanpa perlu berlama-lama lagi, kamu bisa simak sinopsis dan ulasannya di bawah ini ya! 

Sinopsis

shingeki-no-kyojin-s3-part2-1_

Cerita dalam musim ketiga bagian kedua ini dibuka dengan narasi tentang umat manusia yang putus asa sebab Titan terlalu kuat untuk ditaklukkan.

Kejadian lima tahun yang lalu saat Titan menghancurkan Tembok Maria seperti menyadarkan mereka bahwa kematian ada di depan mata. Tapi Eren dan Mikasa memberikan setitik harapan bahwa manusia punya kesempatan menang. 

Melanjutkan misi berikutnya, Resimen Penyelidik beserta pasukan yang tersisa kembali ke Distrik Shiganshina, kampung halaman Eren, sebagai langkah awal untuk merebut kembali Tembok Maria.

Mereka akan masuk ke rubanah rumah Eren yang disinyalir menyimpan rahasia penting mengenai Titan, rahasia yang akan membantu mereka mengalahkan Titan. 

Kembali ke distrik yang telah dikuasai Titan ibarat mengantarkan nyawa pada Malaikat Maut. Pasalnya dengan kondisi pasukan yang sekarang, bertempur melawan Titan pastilah menyulitkan.

Di sisi lain, Reiner, Bertolt dan Titan Monyet sedang menunggu mereka untuk menyerang. Target mereka kali ini adalah Eren dan merebut kekuatan Koordinatnya. 

Pertempuran kali ini lebih berat dibandingkan pertempuran sebelumnya. Erwin menyerahkan keputusan Armin yang lebih mengetahui medan dan karakter Titan yang dihadapi. Sementara itu, ia akan berfokus pada strategi. 

Sayangnya, pihak Titan yang dipimpin Titan Monyet rupanya cukup cerdas membaca pergerakan Pasukan Resimen. Strategi yang dilancarkan Titan Monyet berhasil dan banyak pasukan yang tewas termasuk Erwin dan Armin. 

Komandan Resimen Penyelidik itu terluka parah dan organ tubuhnya pun terkoyak, sedangkan Armin terbakar uap panas dari tubuh Titan Reiner.

Levi berada di posisi serba bingung sebab ia harus memutuskan siapa yang akan mendapatkan serum Titan agar selamat. Eren dan Mikasa ingin Armin selamat, tapi Erwin juga dibutuhkan untuk pertempuran mereka. 

Pilihan akhirnya jatuh pada Armin. Meski dengan berat hati, Levi menyuntikkan serum Titan ke tubuh Armin. Harus diakui bahwa Armin-lah yang lebih mampu membantu pertempuran mereka melawan Titan, dan dengan begitu ia harus merelakan Erwin. 

Cerita bergeser ke Resimen Penyelidik yang berhasil menemukan rubanah rumah Eren. Mereka berusaha menelusuri rahasia Titan yang ditulis oleh Grisha Jaeger, ayah Eren. Tapi pertempuran belum selesai sebab Titan Monyet masih berdiri dengan kuatnya. 

Kelanjutan Cerita yang Ditunggu-Tunggu 

shingeki-no-kyojin-s3-part2-1_

Bagian pertama anime ini menghadirkan konflik Pasukan Resimen Penyelidik dengan Keluarga Reiss. Sementara itu, di bagian kedua, Pasukan Resimen Penyelidik dihadapkan pada musuh sejatinya, yakni bangsa Titan di Distrik Shiganshina. 

Distrik Shiganshina adalah wilayah tempat tinggal Eren, Mikasa, dan Armin yang dulu diserang Titan. Wilayah itu diduduki oleh Titan dengan mudah sebab mereka datang di saat yang tidak terduga. Ini adalah kisah awal perjuangan Eren dan teman-temannya menyelamatkan bangsa manusia di semesta Shingeki no Kyojin. 

Kembalinya mereka ke Shiganshina adalah bagian yang ditunggu-tunggu sebab mereka masih punya urusan yang belum tuntas di sana. Menyaksikan para pasukan Resimen Penyelidik berangkat ke Shiganshina bikin waswas. Tidak hanya Armin dan Eren yang gemetaran, penonton yang melihat pun merasakan hal yang sama. 

Bagian Reiner, Bertolt, dan Titan Monyet bersembunyi menunggu pasukan Levi dan yang lainnya adalah klimaks dari bagian ini. Setelah dari episode sebelumnya alur cerita tampak lebih tenang, tensi di bagian ini menjadi meningkat. 

Lalu, ketika Levi harus memilih antara Erwin dan Armin yang mendapat serum Titan, cerita menjadi lebih emosional. Masing-masing pihak punya alasan mengapa mereka harus bertahan hidup dan Levi kesulitan memutuskan. Pertempuran ini sarat akan emosi sebab musuh mereka bukan Titan biasa, melainkan Titan yang dulu adalah rekan satu unit mereka. 

Rahasia yang tersimpan di rubanah rumah Eren juga bagian penting yang sejak awal episode musim pertama ditunggu pengungkapannya.

Butuh banyak episode yang harus kita saksikan untuk dapat mengetahui apa yang tersimpan di dalamnya. Beruntung, Hajime Isayama memberikan bocoran mengetahui hal itu di bagian kedua musim ini. 

Lebih Emosional Dibandingkan Cerita di Musim Sebelumnya 

shingeki-no-kyojin-s3-part2-3_

Setelah menyaksikan anime karya Hajime Isayama dari musim pertama sampai musim ini, rasanya semakin yakin bahwa animator muda satu ini punya skill memainkan emosi penonton. Di musim ini Hajime Isayama membangun cerita dengan pondasi emosi yang menyentuh. 

Tidak hanya ketegangan adegan pertempuran dan kengerian manusia dimakan Titan saja, dalam ceritanya kali ini ia menghadirkan konflik perasaan yang dialami oleh manusia-manusia ini. Ini memberikan sentuhan alur cerita yang berbeda yang biasa ditampilkan Hajime Isayama. 

Sentuhan baru yang dimasukkan dalam ceritanya memberi kesan tersendiri yang tidak merusak alur cerita. Kita bisa melihat bagaimana emosi para pasukan yang tersisa dan musuh yang dihadapi ditampilkan dengan baik. 

Perasaan iba, senang, dan lega disajikan dengan pembawaan cerita yang tepat. Jadinya kita bisa melihat Hajime Isayama menjaga ceritanya Attack on Titan atau Shingeki no Kyojin tetap utuh. 

Musik dan Visual yang Indah Bikin Betah 

shingeki-no-kyojin-s3-part2-4_

Visual dan musik dari anime satu ini adalah hal yang tidak bisa dilewatkan. Kesan yang ditinggalkan di benak saya ketika menonton anime ini selalu sama, yakni terpesona. Shingeki no Kyojin punya visual yang menawan. Grafis yang disajikan pun terlihat lebih baik. Bukan bermaksud untuk melebih-lebihkan, namun visual anime ini memang memuaskan. 

Skor musik yang digunakannya pun tidak kalah keren dan patut untuk diapresiasi. Adegan emosional nan menegangkan dari episodenya semakin terasa menyentuh berkat adanya musik yang digarap oleh Wit Studio. 

Opening song yang dibawakan oleh Linked Horizon dengan judul “Shoukei to Shikabane no Michi” tak kalah memberikan suntikan semangat. Dari tone-nya seolah kita bisa menduga bahwa Eren dan Levi akan menghadapi situasi yang menegangkan.

Lalu, ending song-nya juga keren. Cinema Staff menghadirkan lagu indah berjudul “Name of Love” yang enak didengarkan telinga. 

Shingeki no Kyojin musim ketiga bagian 2 ini adalah tontonan yang memuaskan. Hajime Isayama menghadirkan karakteristik yang lebih kuat pada Eren, Mikasa, Armin dan Levi. Eren dan Mikasa semakin tidak bisa dipisahkan. Khusus untuk Armin, ia kini lebih berani mengambil resiko dan yakin terhadap keputusannya. 

arakter pemain lain pun tidak kalah emosional. Meskipun peran mereka kecil, namun, mereka muncul dengan karakter yang kuat yang memberikan pengaruh pada alur cerita.

Shingeki no Kyojin ditutup dengan adegan yang meninggalkan tanda tanya, tapi kita bisa melihat bahwa anime ini dieksekusi dengan baik. Menghabiskan waktu selama 25 menit setiap episodenya tidak terasa sia-sia.

Shingeki No Kyojin Season 3 Part 2
Rating: 
3.8/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram