bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Ron’s Gone Wrong, Robot Error Teman Setia

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Ron's Gone Wrong
3.6
/5

Seorang bocah penyendiri mendapat hadiah robot yang kemudian menjadi teman setianya. Tapi karena robot tersebut tidak berfungsi seperti semestinya, membuatnya banyak menimbulkan kekacauan di lingkungan masyarakat sekitar hingga terdeteksi oleh perusahaan produsen robot yang ingin mengejar dan menghancurkan robot itu selamanya.

Ron’s Gone Wrong adalah film animasi bertema sci-fi karya Sarah Smith dan Jean-Philippe Vine yang dirilis oleh 20th Century Studios pada 22 Oktober 2021.

Film ini adalah karya perdana dari studio animasi baru yang berlokasi di Inggris, Locksmith Animation, yang juga sekaligus menjadi film animasi pertama yang didistribusikan oleh 20th Century Studios.

Menampilkan tema film tentang hubungan dan ketergantungan anak-anak pada gawai canggih sepertinya akan banyak menyinggung banyak hal yang terjadi pada warga dunia pada saat ini. Apakah film ini akan bisa menyaingi film-film animasi produksi Disney dan DreamWorks? Baca review berikut untuk mengetahuinya.

Sinopsis

sinopsis_

Barney Pudowski adalah satu-satunya murid di sekolahnya yang tidak memiliki B-bot, robot yang berfungsi sebagai teman setia juga perangkat komunikasi.

Jam istirahat terasa menakutkan baginya, karena sudah pasti seluruh murid akan bermain dengan B-bot masing-masing. Barney meminta B-bot kepada ayahnya, Graham, tetapi ditolak karena ayahnya tidak ingin Barney memiliki ketergantungan dengan gawai.

Tapi ayahnya mulai tidak tega setiap saat melihat Barney menyendiri tanpa teman. Sebagai hadiah ulang tahun, ayah dan neneknya mengunjungi Bubble, pusat penjualan B-bot, tapi ternyata harus membelinya secara pre-order.

Graham kemudian melihat B-bot yang sedikit rusak karena terjatuh sedang dipindahkan oleh sopir pengantar ke gudang dan kemudian membelinya dari sopir tersebut.

Barney gembira luar biasa mendapat hadiah B-bot, tapi kemudian menjadi bingung ketika menyadari bahwa B-bot itu memiliki cacat, tidak seperti B-bot pada umumnya.

Barney kemudian ingin membawa Ron, nama B-bot itu, ke kantor Bubble untuk diperbaiki. Di perjalanan, mereka bertemu Rich yang mengganggu dan mengejek Ron. Karena tidak memiliki sistem pengaman, Ron melawan Rich.

Tidak sampai di situ saja, Barney dan Ron kemudian dihentikan oleh polisi dan dibawa ke Bubble. Ayah dan nenek Barney pun datang ke Bubble untuk bernegosiasi. Tapi keputusannya, Ron harus dihancurkan. Dengan segala cara, Barney berusaha menyelamatkan Ron dan keluar dari sana. Mereka berlari hingga sampai di rumah Savannah, teman sekolah Barney.

Secara tidak sengaja Savannah merekam Barney dan Ron yang jatuh ke kolam renangnya yang kemudian menjadi viral dan mendapat perhatian dari petinggi Bubble.

Andrew Morris, COO Bubble, merasa Ron akan mendatangkan nama buruk bagi Bubble, tetapi Marc Weidell, pencipta B-bot, memandangnya berbeda dan terkesan dengan Ron yang tidak sesuai dengan sistem algoritmanya.

Keesokan harinya, terjadi kekacauan di sekolah karena sistem pengaman para B-bot terbuka akibat ulah Rich yang mengganggu sistem pengaman Ron pada awalnya.

Savannah menjadi korban perundungan karena video viral yang menampilkannya dimakan oleh B-bot raksasa hanya untuk di keluarkan lewat belakang. Akibatnya, Barney dihukum oleh sekolah.

Barney marah kepada Ron dan mereka sempat berpisah jalan. Tapi Barney baru menyadari bahwa hanyalah Ron teman setianya saat ini. Ternyata Ron sudah berada di kamar Barney dan hendak menyerahkan diri ke kantor Bubble, tapi ditahan oleh Barney dan mereka berhasil kabur saat tim dari Bubble mendatangi rumah mereka.

Setelah mampir ke rumah Savannah, Barney dan Ron memilih untuk bersembunyi di hutan. Sesudah bersenang-senang di hutan, Barney baru menyadari bahwa baterai Ron sudah hampir habis dan tidak ada listrik di dalam hutan. Setelah mereka menghindari pengejaran para B-bot yang dikendalikan Andrew, asma barney kambuh karena malam itu hujan deras dan Barney takut gelap.

Ketika Savannah dan Rich mulai khawatir akan keberadaan Barney, dari kejauhan terlihat Ron menggendong Barney keluar dari hutan.

Barney dirawat di rumah sakit dan Ron sudah diperbaiki oleh Marc, tapi justru Barney menginginkan Ron yang lama. Sayangnya, data lama Ron tersimpan di sistem data Bubble yang tidak bisa diakses lagi oleh Marc karena jabatannya dikudeta Andrew.

Barney beserta ayah dan neneknya juga Marc menyusun rencana penyusupan ke kantor Bubble. Akankah Barney menemukan sistem data Ron lama yang tersimpan di ruang data berukuran raksasa? Pasti penasaran, kan? Tonton film ini sampai habis dan temukan jawaban serta pesan moral yang disampaikannya.

Efek Gawai dan Media Sosial pada Anak-Anak

efek gawai_

Tema yang diusung oleh film Ron’s Gone Wrong ini terfokus pada efek penggunaan gawai dan media sosial pada anak-anak secara khusus.

Ini menjadi sentilan yang cukup bagus terhadap apa yang terjadi pada masyarakat umum di zaman sekarang, di mana sedari usia dini, anak-anak sudah dikenalkan kepada gawai dalam bentuk apa pun yang membuat pola kehidupan sosial masyarakat kita berubah.

Perubahan ini terbagi menjadi dua, ada yang negatif juga ada yang positif. Perkembangan teknologi yang pesat di masa kini memudahkan kita untuk mengakses apa saja yang ingin kita ketahui dari belahan bumi mana pun secara cepat, efek positifnya wawasan kita akan semakin luas, tapi efek negatifnya kita akan merasa tergantung kepada gawai dalam segala hal.

Dalam film yang proses produksinya dilakukan selama masa pandemi Covid-19 di Inggris pada bulan Juli 2020 ini, seluruh efek penggunaan gawai dan media sosial dipaparkan dengan apik dan mudah dimengerti dengan contoh-contoh dari para karakter anak-anak sebagai penggunanya. Ada yang aktif di media sosial dengan membuat status dan konten, ada juga yang terobsesi dengan game online.

Dilema penggunaan media sosial yang dimaksudkan untuk mendekatkan yang jauh justru menjauhkan yang dekat ditampilkan secara gamblang, terutama pada adegan jam istirahat sekolah di mana anak-anak bermain dan sibuk dengan B-bot mereka masing-masing daripada bermain dengan teman mereka sendiri.

Kemudian dimasukkan juga masalah perundungan dan konten-konten yang tidak bermanfaat, di mana kedua hal ini aktif dilakukan oleh pengguna berusia muda di masyarakat kita.

Namun tidak hanya dampak negatif saja yang diperlihatkan, efek positif seperti melek teknologi dan kemudahan berkomunikasi ditampilkan secara proporsional juga.

Jalan Cerita Standar Namun Memikat

jalan cerita standar_

Sebenarnya, cerita yang disajikan dalam film Ron’s Gone Wrong ini tidak berbeda jauh dengan film-film sebelumnya yang pernah mengangkat tema serupa, seperti Big Hero 6 (2014) salah satunya. Alur cerita dari film berdurasi 1 jam 47 menit ini berjalan standar dan mudah ditebak, yang membedakan hanyalah jenis teknologi yang ditampilkan.

Namun bukan berarti film ini akan membosankan, nyatanya kita tetap terpaut dengan kisah persahabatan Barney dan Ron berkat dialog yang ringan namun penuh kehangatan di antara mereka, juga penggambaran masalah yang dibikin ringkas namun penuh makna. Memang tidak ada hal baru yang ditawarkan, tapi setidaknya pengulangan cerita kali ini cukup berkesan.

Humor yang disajikan juga cukup baik dan yang paling utama adalah bangunan cerita persahabatan Barney dan Ron yang disusun dengan sangat baik.

Salah satu adegan paling menyentuh adalah saat Ron menggendong Barney yang sedang sakit asma keluar dari hutan. Tapi itu belum puncaknya, masih ada lagi adegan di akhir film yang menggambarkan makna persahabatan sesungguhnya.

Pemain Baru yang Menjanjikan

pemain baru_

Sejak Blue Sky Studios ditutup oleh Disney di bulan April 2021 sebagai efek dari pandemi Covid-19 dan akuisisi yang dilakukan Disney terhadap Fox, 20th Century Studios belum pernah merilis film animasi di bawah bendera barunya dan Ron’s Gone Wrong menjadi yang pertama didistribusikan oleh studio yang bermarkas di Los Angeles ini.

Studio animasi yang memproduksi film ini adalah pemain baru di dunia animasi di mana mereka resmi berdiri di tahun 2014 dan Ron’s Gone Wrong adalah film feature perdana mereka.

Studio ini didirikan oleh Sarah Smith yang sebelumnya bekerja di studio animasi ternama, Aardman Animations, yang juga menjadi penulis naskah dan sutradara film dengan animasi yang bagus hasil kolaborasi dengan studio DNEG.

Melihat respon positif yang didapat Ron’s Gone Wrong, bukan tidak mungkin Locksmith Animation akan mampu bersaing dengan Disney dan DreamWorks yang sudah lebih dulu mapan di industri perfilman dan bisa mengulang kesuksesan Blue Sky Studios yang populer dengan franchise Ice Age. Kita harapkan studio ini akan sebesar para pendahulunya dengan film-film animasi yang berkualitas.

Meski Ron’s Gone Wrong memiliki alur cerita yang biasa saja, tapi berkat pengolahan dialog yang apik membuat film ini memiliki humor yang bagus dan kisah yang bisa menghangatkan hati.

Dua nominasi dari Annie Awards di kategori Character Design dan Production Design sudah cukup bagi kita untuk memasukkan film ini dalam daftar film yang wajib ditonton. Jangan lewatkan film ini!

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram