Bacaterus / Kuliner / Kuliner Jogja / Santapan Nikmat Serba Jamur Di Restoran Jejamuran Yogyakarta

Santapan Nikmat Serba Jamur Di Restoran Jejamuran Yogyakarta

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Oktober 2018

Good Readers, apa sih yang terpikirkan ketika mampir ke Yogyakarta? Borobudur? Candi Prambanan? Atau Gunung Merapi? Kalau saya malah teringat sama berbagai kuliner khasnya.  Biasanya kuliner paling khas yang ada di Yogyakarta adalah gudeg. Tapi, gudeg sudah sangat sering saya coba, jadi ketika ke Yogyakarta bulan lalu, saya ingin mencoba santapan berbeda.

Kali itu, saya ber-kesempatan mengunjungi salah satu restoran (mungkin satu-satunya di Jogja) dengan konsep masakan serba jamur. Restoran ini sudah ada sejak dulu dan beberapa jamur mereka panen sendiri jamur-nya lho! Penasaran seperti apa? Yuk simak review kami.

Sejarah singkat Restoran

penghargaan jejamuran

Restoran Jejamuran ini didirikan oleh pasangan suami istri Ratidjo dan Indrayati pada tahun 2005. Awalnya Ratidjo dan Indrayati hanya memasarkan menu olahan jamurnya dari rumah ke rumah. Seiring perkembangannya, kini mereka sudah memiliki restoran sendiri.

Menu-menu makanan di restoran ini juga semakin berkembang, tentunya disesuaikan dengan jenis jamur dan rasanya. Namun yang paling banyak tentu saja menu-menu masakan local yang semua berbahan dasar jamur.

Lewat usahanya ini, pak Ratidjo telah mendapatkan berbagai macam penghargaan. Berbagai penghargaan ini bisa kamu lihat langsung di dinding-dinding resto. Keren banget ya pak Ratidjo ini, Good Readers!

Lokasi

tampak depan jejamuran

Restoran ini berlokasi sekitar 9 km dari pusat kota Jogjakarta yakni di Jalan Pramuka No.53, Pandowoharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta . Memang cukup jauh untuk sampai kesana, apalagi bila kita tidak menggunakan kendaraan sendiri. Jadi kalau Anda berniat untuk mampir, pastikan Anda membawa kendaraan sendiri atau sewa ya!

Restoran buka dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam. Cocok banget nih buat yang ingin sarapan, makan siang ataupun makan malam karena jam buka restoran cukup panjang.

Suasana

booth jamur 1

Saat pertama kali tiba, tak lengkap rasanya bila Anda tidak berfoto di gapura depannya. Gapuranya sangat unik karena berhiaskan jamur-jamur dan tulisan ‘Jejamuran’berwarna oranye tepat di bagian atasnya.

Pada bagian depan setelah pintu masuk, Anda akan disuguhi dengan hadirnya satu spot yang dikhususkan untuk memajang berbagai macam tanaman jamur. Spot ini menjadi tempat edukasi bagi pengunjung yang ingin mengetahui berbagai informasi dan jenis jamur, karena disini terdapat jamur-jamur mentah yang masih tertanam seperti jamur tiram , merang, hingga jamur shitake.

Jika ingin membawa pulang salah satu tanaman jamur tersebut untuk dirawat di rumah, Anda juga bisa membelinya dengan harga Rp 10.000/kit. Murah sekali ya!

lobby jejamuran

Di lobby utama terdapat kasir dan juga toko kecil yang menjual berbagai penganan berbahan dasar jamur seperti keripik jamur, kue brownies jamur, bakpia jamur, dan lain-lain. Anda bisa membelinya saat pulang.

Menu Makanan dan minuman

makanan 2

Makanan yang tersaji di menu restoran ini sudah jelas berbahan dasar jamur ya, Good Readers. Sebagian besar makanan merupakan hidangan khas Indonesia seperti sop, rendang, tongseng, sate, dan masih banyak lagi.

Yang menarik, beberapa makanan yang harusnya menggunakan daging, semuanya diganti dengan jamur. Meskipun begitu, tekstur makanan sangat mirip dengan jamur. Jadi jangan lupa untuk coba sate, rendang, tongseng dan hidangan lainnya juga ya!

Pilihan minuman di Jejamuran ini cukup beragam. Anda mungkin berpikir hanya makanan saja yang berbahan dasar jamur. Tapi di sini, minuman juga berbahan dasar jamur  lho Good Readers!

Namun memang hanya beberapa jenis minuman yang benar-benar menggunakan jamur didalamnya. Contohnya adalah summer brezze. Minuman ini merupakan campuran soda, jus jeruk dan juga jamur enoki. Penasaran dengan rasanya?

Harga

menu jejamuran 1

Harga memang menjadi pertimbangan utama ketika kita mengunjungi sebuah tempat makan. Namun Anda tidak perlu khawatir karena di restoran ini, semua makanan termasuk sangat terjangkau. Harga yang ditawarkan dari makanan dan minuman berkisar Rp 5000 hingga Rp 45.000. Mayoritas makanan berharga belasan ribu. TMeskipun sangat terjangkau, porsi makanan disini bisa dibilang banyak lho. Hati-hati kalap ya, Good Readers!

Fasilitas

Tak hanya makanan dan minuman saja yang menarik di restoran Jejamuran ini, Good Readers. Fasilitas yang ditawarkan juga lumayan lengkap dan benar-benar membuat nyaman.

1. Area Makan Luas

area 1 jejamuran

Restoran ini memiliki area makan yang sangat luas. Sangat cocok bagi Anda yang membawa rombongan keluarga atau rekan kerja. Agar tidak bingung, setiap area makan memiliki nama tersendiri yang diambil dari nama-nama jamur. Menarik sekali ya!

2. Taman untuk berfoto

taman depan jejamuran 1

Di tengah restoran terdapat taman kecil yang dilengkapi dengan kolam. Serunya, Anda bisa menikmati terapi ikan di kolam tersebut. Tak perlu khawatir membayar mahal, karena Anda bisa menikmati fasilitas kolam terapi ikan ini secara gratis!

Taman ini juga sangat mungkin digunakan sebagai area bermain anak. Namun Anda harus tetap waspada menjaga anak-anak saat bermain di area ini ya, karena ada kolam yang mengelilingi taman bagian depan ini.

taman belakang jejamuran

Selain di bagian depan, taman juga disediakan di bagian belakang resto. Hampir sama dengan taman di bagian depan, taman ini dilengkapi kolam dan juga tulisan ‘Jejamuran’ dalam ukuran besar serta beberapa patung-patung jamur. Spot yang cukup cantik untuk berfoto bersama.

3. Mushola dan Toilet Bersih

mushola jejamuran

Anda tak perlu khawatir lagi mencari tempat ibadah karena restoran ini memiliki fasilitas mushola. Ruangan mushola sangat sederhana, namun saya kagum dengan begitu bersihnya tempat ibadah ini. Tidak hanya aroma ruangan yang harum, alat shalat alias mukena yang tertata rapi di dalam rak juga harum, Tentunya hal ini membuat nyaman para pengujung yang singgah ke tempat ini.

tempat wudhu jejamuran

Selain itu, seperti kebanyakan restoran, tempat ini juga memiliki fasilitas toilet. Mungkin nampak biasa dan tidak ada yang istimewa, namun saya sangat senang mengunjungi restoran yang toiletnya bersih dan wangi. Ini menandakan restoran sangat konsisten menjaga kebersihan dan kenyamanan segala aspek di dalam restoran demi kenyamanan pengunjung. Kalau toilet saja mereka jaga kualitasnya, apalagi makanannya. Agree?

4. Ruang Laktasi (ruangan menyusui)

Bagi Anda yang memiliki bayi, biasanya agak kesulitan ketika bayi Anda rewel karena lapar atau haus. Untungnya, restoran ini juga menyediakan ruangan menyusui yang bisa Anda manfaatkan. Ruangan ini terletak di bagian belakang restoran tepat di samping taman belakang.

5. Toko Oleh-oleh

snack jamur

Setelah menikmati santapan serba jamur, tidak lengkap jika Anda tidak membawa buah tangan khas ‘Jejamuran’. Ada toko oleh-oleh yang bisa Anda kunjungi yang tepat berada di pintu masuk restoran. Di sini, Anda akan menemukan keripik yang terbuat dari berbagai jenis jamur dengan kisaran harga Rp 17.000 hingga Rp 30.000.

Selain itu, Anda mungkin juga akan tertarik untuk mencicipi kue-kue dan bakpia yang terbuat dari jamur! Ya, semua berbahan jamur! Penganan yang mungkin tidak bisa Anda temukan di tempat lain. Jadi, pastikan untuk tidak melewatkan toko oleh-oleh ini ya!

Kesimpulan

Dengan harga yang murah dan porsi makanan yang banyak, tidak heran Jejamuran banyak sekali dikunjungi wisatawan. Selain hidangan dengan bahan dasar serba jamur yang menjadi daya tarik utamanya, fasilitas lengkap dan dengan kebersihan yang sangat terjaga, membuat saya dan pengunjung lain juga merasa nyaman menghabiskan waktu makan disini.

Selain itu, yang membuat saya semakin mengagumi tempat ini adalah, mereka biasanya menyediakan makanan bagi supir ataupun orang-orang yang mengantar pengunjung kesini secara gratis. What a really nice place! Anda pernah berkunjung kesini? Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar di bawah ini ya!

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

She loves the smell of brand new book, loves to eat after 7pm, and loves to listen to Maliq and d’essentials.

Leave A Comment