bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Prada to Nada, Saat Miliuner Jatuh Miskin

Menjadi seorang miliuner menjadi hal yang paling diinginkan oleh banyak orang, keuangan tak terbatas, fasilitas kelas premium, pelayanan super kelas satu dan hal bagus lainnya. Namun apa jadinya kalau semua itu harus kandas tiba-tiba tanpa persiapan lebih dulu. Tak bersisa sedikit pun. Sudah pasti rasanya seperti kena langit runtuh.

Kira-kira begitulah inti cerita dari film Prada to Nada ini. Kisahnya seru sekali tentang sepasang kakak beradik super miliuner yang roda kehidupannya tiba-tiba amblas ke bawah dan tidak berputar lagi untuk waktu yang cukup lama sehingga mereka mau tidak mau harus cari cara bagaimana untuk tetap bertahan hidup. Mampukah mereka melakukannya?

Sinopsis

From Prada to Nada_Poster (Copy)

Nora Dominguez-Ferris (Camilla Belle) dan Mary Dominguez (Alexa Vega) merupakan sepasang kakak beradik dari keluarga miliuner terpandang. Nora merupakan gadis cantik yang pintar, ia belajar hukum dan selalu mendapatkan predikat baik di kampusnya, berbanding terbalik dengan saudara perempuannya, Mary, yang doyan sekali belanja dan berfoya-foya.

Satu kali saat acara ulang tahun Ayahnya, kejadian tak diduga terjadi. Ayah Nora dan Mary tiba-tiba pingsan dan meninggal akibat serangan jantung mendadak. Ini membuat Nora dan Mary sedih sekali. Tanpa Ayahnya, Nora dan Mary seperti kehilangan induk setelah sebelumnya Ibu mereka pun sudah tiada.

Saat pemakaman berlangsung, Nora dan Mary bertemu dengan Gabriel Dominguez (Pablo Cruz Guerrero), saudara tiri yang tidak dikenal, hasil dari perselingkuhan Ayah mereka bertahun-tahun yang lalu. Gabriel atau yang disapa dengan Gabe menyerahkan sebuah surat yang menyatakan bahwa Nora dan Mary sudah bangkrut. Kekayaan seluruhnya jatuh pada Gabe. Gabe lantas langsung menempati rumah itu bersama istrinya Olivia yang super jahat (April Bowlby). 

Olivia lantas menjadi tuan rumah, ia meminta Nora dan Mary untuk tinggal tak bersama dengan dia, namun harus tinggal di rubanah. Menolak untuk dipermalukan di rumah mereka sendiri, Nora memberi tahu Mary untuk segera pindah dan keluar dari rumah tersebut. Sebelum mereka pergi, pelayan mereka memberi Nora sebuah kotak yang ditinggalkan oleh ayah mereka dan Nora bertemu saudara lelaki Oliva, Edward (Nicholas D’Agosto) yang baik.

Nora dan Mary akhirnya pergi ke rumah bibi mereka (pihak dari ibu) yang bernama Aurelia Jimenez (Adriana Barraza). Bibi Aurelia tinggal di Los Angeles Timur bersama para imigran. Meski rumahnya sudah dipenuhi oleh para imigran, Bibi Aurelia tetap menyambut keponakannya itu dengan hati senang. Bibi Aurelia bahkan tak canggung memperkenalkan Nora dan Mary pada tetangganya, termasuk pria tampan bernama Bruno (Wilmer Valderrama).

Begitu acara perkenalan selesai dan akhirnya Nora dan Mary bisa istirahat di kamar, Nora membuka kotak yang diberikan oleh pelayan sebelum mereka pergi. Di dalam kotak tersebut ada surat dari Ayah mereka untuk Gabe. Nora jadi bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi. Selagi memikirkan bagaimana bisa memecahkan masalah keluarga mereka, Nora berhenti kuliah dan memilih untuk mencari kerja dan membiayai kehidupannya, Marry dan Bibi Aurelia.

Selain itu juga Nora meminta Mary untuk menyelesaikan dan serius akan pendidikannya di bangku kuliah. Untuk menutup semua biaya hidup Nora dan Mary. Bibi Aurelia pun akhirnya menjual mobil mereka dan tas merk Prada milik Mary (ide judul dari Prada to Nada). Mereka kini benar-benar tidak memiliki apapun yang bisa dibanggakan. Di saat sulit begitu, Edward datang untuk menyerahkan barang-barang Nora dan Mary dari rumah lama mereka.

Selain itu, Edward juga menawarkan Nora pekerjaan di kantor hukumnya, namun Nora menolaknya. Ia lebih memilih untuk mengambil pekerjaan yang ia temui dari iklan koran yang Edward berikan padanya. Dalam perjalanan untuk wawancara, Nora bertemu seorang wanita yang telah dipecat dari pekerjaannya sebagai petugas kebersihan. Saat mendengar kasusnya, Nora ingin menyelidiki dan mengambil kasus tersebut sebagai kasus pertama yang ia ambil.

Disaat yang sama, Nora juga mengetahui bahwa tempat dimana ia bekerja merupakan perusahaan yang Edward pimpin. Meski awalnya canggung, mereka berdua akhirnya bekerja sama menjadi pro bono lawyer untuk para petugas kebersihan yang tidak mendapatkan hak nya dengan benar. Mereka mengusut tuntas kasusnya hingga memenangkan kasus tersebut saat mereka menemukan bahwa telah terjadi penipuan dengan penggajian mereka.

Di sisi lain, Mary yang kembali berkuliah bertemu dengan seorang profesor super kaya bernama Rodrigo. Misinya sekarang bukanlah melanjutkan pendidikan, melainkan mencoba untuk mendekati profesor tersebut untuk mendapatkan kekayaannya kembali. Mary bahkan menipu Rodrigo dengan mengatakan bahwa ia tinggal di Beverly Hills. Keduanya saling suka hingga berciuman saat makan siang, Mary berpikir bahwa rencananya berhasil.

Keluarga Bibi Aurelia termasuk para imigran akan mengadakan pesta hari raya kemerdekaan Meksiko. Ini membuat Mary mengundang Rodrigo sedangkan Nora mengundang Edward.

Sebelum pesta berlangsung Mary sempat berbincang dengan Bruno dan membuat sebuah perjanjian yang akhirnya malah dilanggar oleh Mary saat pesat berlangsung. Kejadian tak mengenakan pun terjadi pada Nora yang mabuk dan malah insecure pada perasaan dirinya sendiri terhadap Edward membuat keadaan jadi tidak enak.

Beberapa hari kemudian Nora mengetahui bahwa Edward akan bertunangan, ini membuat dirinya sakit hati. Akhirnya Mary membujuk Nora untuk mengatakan perasaan dia sebenarnya terhadap Edward di pesta pertunangan, begitu Nora melakukan apa yang harus ia lakukan.

Mary malah mendapatkan kenyataan bahwa Rodrigo bersama istrinya di pesta pertunangan Edward. Belum lagi rumah di Casa Bonita akan dibeli oleh mereka berdua setelah dijual oleh Olivia, istiri Gabriell, saudara tiri Nora dan Mary. 

Mary sedih bukan main dan langsung pergi meninggalkan Nora di Casa Bonita. Ia terpukul, ia mengebut sampai akhirnya mengalami kecelakaan hebat. Mary pun dirawat dan akhirnya bisa kembali ke rumah Bibi Aurelia, disana ia mendapatkan perhatian Bruno yang membuat Mary luluh.

Di saat yang sama Edward pun datang untuk melamar Nora sembari membawa perabot rumah dan peralatan kantor baru yang akan ia taruh di rumah baru Nora dan Edward di seberang rumah Bibi Aurelia. Mereka semua senang dan akhirnya Nora & Edward pun menikah.

Diangkat dari Novel

From Prada to Nada_Novel (Copy)

Film Prada to Nada ini merupakan film adaptasi yang ditulis oleh penulis Jane Austen di tahun 1811 berjudul Sense and Sensibility yang dikemas secara modern oleh sutradara, Angel Gracia. Film drama yang mengedepankan unsur Latin ini bisa dibilang tidak terlalu sukses di pasaran mengingat ceritanya bukanlah seperti film melainkan seperti drama opera sabun di televisi.

Hal ini kemungkinan besar karena Angel Gracia memiliki basic bukanlah di bidang film melainkan pada industri video musik dan iklan di Eropa, sehingga begitu memulai debutnya di perfilman, hasilnya jadi kurang memuaskan. Angel Gracia jadi seperti mendaur ulang skenario film ini akibat kehabisan stok ide.

Kebaikan Nora

From Prada to Nada_Nora (Copy)

Salah satu adegan paling menarik dan paling berbobot hanya ada beberapa saja, salah satunya ketika Nora yang adalah mahasiswa hukum yang tak memiliki legalitas untuk menindaklanjuti sebuah kasus tetap berusaha untuk mendapatkan keadilan atas kasus yang ia tangani secara pro bono alias gratis terhadap hak para petugas kebersihan di sebuah perusahaan.

Kebaikan hati Nora ini membuat dirinya dikenal banyak orang yang memang tidak punya suara atas hukum yang tidak mereka mengerti. Hasilnya? Nora yang dibantu oleh Edward karena merasa impresif terhadap tekad gadis yang ia suka, mereka berdua memenangkan kasus itu sehingga para petugas kebersihan yang tak mendapatkan hak, bisa mendapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan, yaitu keadilan. Thanks Nora!

Material Girls?

Material Girl_Promote&Trend (Copy)

Apakah kalian sudah pernah menonton film berjudul Material Girls yang diperankan oleh si kembar cantik Hilary dan Haylie Duff? Kalau sudah sempat menonton filmnya, kira-kira apa yang disajikan dalam plot film From Prada to Nada ini lumayan sama persis.

Dimana kakak beradik miliuner harus tiba-tiba miskin akibat penipuan, mereka berdua mencari keadilan, jatuh hati pada pria yang sebelumnya tak pernah mereka pikirkan dapat bersama, hingga butuh jasa pengacara pro bono untuk memenangkan kasusnya. Sounds so familiar, eh?

Baca Juga: Sinopsis & Review Film Material Girls

Meski tidak bisa seluruh ceritanya dibilang menjiplak, namun kalian secara tidak langsung pasti akan mengatakan hal yang sama, “Film ini kok mirip film Material Girls ya?” (khusus para penonton yang sudah menonton film tersebut sebelum menonton film ini. Kali ini Bacaterus memberi skor 2.8/5 untuk film From Prada to Nada. 

From Prada to Nada
Rating: 
2.8/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram