bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Power Rangers, Prajurit Super Pelindung Bumi

Dirilis pada tahun 2017 lalu, film ini adalah edisi ketiga dalam franchise Power Rangers yang pernah rilis setelah sebelumnya ada Mighty Morphin Power Rangers: The Movie (1995), dan Turbo: A Power Rangers Movie (1997).

Power Rangers menjadi sebuah film reboot yang kembali menghadirkan beberapa karakter ikonik dari serial TV Mighty Morphin Power Rangers seperti Kimberly Hart, Ranger Pink, Billy Cranston, Ranger Biru, Alpha 5, Zordon, hingga sosok penjahatnya yang bernama Rita Repulsa serta Goldar.

Para Power Rangers sendiri diperankan oleh Dacre Montgomery sebagai Jason Scott (Ranger Merah), Naomi Scott sebagai Kimberly Harta (Ranger Pink), RJ Cyler sebagai Billy Cranston (Ranger Biru), Becky G sebagai Trini Kwan (Ranger Kuning) dan Ludi Lin sebagai Zack Taylor (Ranger Hitam).

Baca juga: Film Superhero Terbaik dengan Kekuatan yang Bikin Kagum

Sinopsis

power rangers__
  • Tahun rilis: 2017
  • Genre: Superhero, action, adventure, fantasy
  • Rumah produksi: Lionsgate, SCG Films, dan Temple Hill Entertainment
  • Sutradara: Dean Israelite
  • Pemeran utama: Dacre Montgomery, Naomi Scott, RJ Cyler, Becky G, Ludi Lin

Pada zaman dahulu di Bumi, sekelompok prajurit super yang dikenal dengan sebutan Power Rangers mempunyai tujuan untuk melindungi planet tersebut. Mereka juga bertujuan untuk melindungi Kristal Zeo, sumber kekuatan dari para Rangers. Akan tetapi, Ranger Hijau yang bernama Rita Repulsa mengkhianati mereka karena mempunyai rencana untuk mengontrol seluruh alam semesta.

Rita menyerang seluruh Rangers untuk membunuh mereka satu persatu. Tetapi Ranger Merah, Zordon, selamat dari serangannya dan berhasil menyembunyikan lima Koin Kekuatan ke dalam perut Bumi. Sementara Rita terkena serangan meteor dan tenggelam jatuh ke dasar lautan.

Di masa sekarang, Jason Scott adalah mantan bintang sepak bola dari sekolah yang saat ini menjadi tahanan rumah karena ulah nakalnya. Pada kelas hukuman di sekolah, Jason bertemu dengan seorang kutu buku bernama Billy Cranston dan juga Kimberly Hart yang merupakan seorang pemandu sorak.

Sehabis kelas tersebut, Billy mencoba untuk berteman dengan Jason. Ia menawarkan bantuan untuk melepaskan monitor GPS yang ada di pergelangan kaki Jason. Selepas berhasil menonaktifkan monitor itu, Jason menemani Billy untuk pergi ke sebuah tambang emas yang tidak terpakai lagi.

Ketika menjelajahi tempat tersebut, Jason bertemu dengan Kimberly yang sedang berenang di danau yang berada di dalam tambang. Di sisi lain, Billy mulai menjalankan tujuannya dengan meledakkan beberapa batu. Ledakan yang terjadi kemudian menarik perhatian dari dua orang remaja yang sedang ada di sana yakni Trini Kwan dan Zack Taylor.

Jason, Kimberly, Billy, Trini, dan Zack selanjutnya tanpa sengaja menemukan dan mengambil lima Koin Kekuatan yang muncul akibat ledakan tersebut. Polisi setempat mengetahui kejadian itu dan berusaha menangkap mereka, namun semuanya mampu melarikan diri.

Esok harinya, masing-masing dari koin tersebut ternyata memberikan mereka kekuatan super. Sementara itu, Rita Repulsa akhirnya bangun dari tidur panjangnya di dasar lautan. Ia kemudian mengamuk dan langsung berusaha mencari lima Koin Kekuatan untuk menjalankan kembali misinya dalam menguasai alam semesta.

Jason dan teman-teman barunya tersebut lalu memutuskan untuk kembali ke dalam tambang emas. Di sana, mereka masuk ke sebuah pesawat ruang angkasa dan bertemu dengan Zordon serta asistennya yang merupakan robot bernama Alpha 5. 

Zordon pun menceritakan tentang asal-usul Rangers kepada mereka dan memberi tahu bahwa mereka adalah anak-anak yang terpilih untuk menjad Rangers selanjutnya di Bumi.  Zordon pun memperingatkan kepada Jason dan yang lainnya bahwa musuh terbesarnya telah bangkit. Ia berkata bahwa Rita sedang berusaha untuk membangun kekuatannya kembali.

Mantan Ranger Merah tersebut kemudian meminta kepada Jason, Kimberly, Billy, Trini, dan Zack untuk membantunya dalam menjaga Bumi. Mereka lalu berlatih untuk menjadi seorang Power Rangers dan bersiap menghadapi Rita yang sekarang membangkitkan monster Goldar sebagai prajuritnya.

Lebih Segar dan Modern

review power rangers_Lebih Segar dan Modern_

Skenario film Power Rangers ini ditulis oleh John Gatins berdasarkan konsep cerita yang dibuat oleh Matt Sazama, Burk Sharpless, Michele Mulroney dan Kieran Mulroney. Film ini bisa dibilang memadukan beberapa aspek yang ada di serial TV dan film Mighty Morphin Power Rangers. Ini membuat elemen nostalgianya begitu kental untuk anak-anak yang besar di tahun 1990an. 

Walaupun begitu, film ini tentunya dikemas dengan cara yang segar dan menciptakan sebuah mitologi cerita yang baru dalam franchise Power Rangers. Selain itu, pendekatan sinematografi yang jauh lebih modern dan canggih membuat seri Power Rangers ini terasa impresif jika dibandingkan dengan film-filmnya terdahulu, bahkan dengan serialnya.

Selain penampilan Power Rangers terlihat lebih modern, dan “kekinian”, film ini juga nyatanya masih menawarkan alur cerita, dan sebuah tontonan yang berjalan menyenangkan. Elemen-elemen konyol, dan segala keseruan yang selalu ada pada seri klasik Power Rangers masih tetap terjaga di sini, dan hal tersebut tentunya menjadi sesuatu yang sangat positif.

Akan tetapi, beberapa bagian film ini seperti berusaha untuk terlalu serius dan mencoba membawa pendekatan yang kelam diantara Zordon serta Rita Repulsa.

Di sisi lain, drama remaja diperlihatkan cukup kental dalam film ini, dimana ada kisah persahabatan yang tulus, cinta, hingga pencarian jati diri. Aspek emosional tersebut membuat film Power Rangers lebih dekat sebagai film superhero remaja yang menghibur.

Karakter yang Sedikit Berbeda

review power rangers_Karakter yang Sedikit Berbeda_

Dalam film ini, para pemeran Rangers yang terdiri dari Dacre Montgomery, Naomi Scott, RJ Cyler, Ludi Lin dan Becky G, memainkan perannya sebagai superhero penjaga Bumi dengan cukup solid. Kelimanya juga lumayan mendapatkan porsi kedalaman karakternya dengan latar belakang mereka sebagai remaja yang mempunyai masalahnya sendiri-sendiri.

Mereka juga memiliki chemistry yang kuat secara bersama-sama, baik sebagai Rangers maupun remaja biasa.Selama kurang lebih dari dua jam, kita rasanya bisa terpikat dengan aksi-aksi mereka saat berubah menjadi Power Rangers lewat gaya yang jauh lebih fantastis.

Desain kostum Rangers yang mereka kenakan juga terlihat lebih keren untuk dipandang dan terasa jauh lebih masuk diakal untuk kostum superhero.

Selain para Rangers, karakter Rita Repulsa yang diperankan oleh Elizabeth Banks mampu menempatkan dirinya sebagai penjahat antar galaksi yang kejam dan ambisius. Ia terlihat cerdas, penuh kelicikan, dan juga menyeramkan sebagai lawan yang sepadan untuk para Rangers. 

Penampilan Rita Repulsa di sini juga jauh lebih meyakinkan daripada yang dimainkan oleh aktris Julia Cortez dalam Mighty Morphin Power Rangers. Bryan Cranston, pengisi suara Zordon di film ini pun memiliki latar belakang yang sedikit berbeda dari pendahulunya Nicholas Bell di Mighty Morphin. Namun, kedua karakter ini sama-sama digambarkan sebagai pemimpin Rangers yang bijak.

Masih Banyak Kekurangan

review power rangers_Masih Banyak Kekurangan_

Walaupun film ini berjalan menyenangkan, menghibur, serta membawa kita untuk bernostalgia, namun Power Rangers (2017) sebenarnya memiliki banyak kekurangan yang mendalam. Eksekusi cerita yang coba dikembangkan tidak berjalan baik dan banyak momen-momen yang tersaji apa adanya. 

Ancaman berbahaya yang diberikan oleh Rita Repulsa tidak benar-benar terlihat sebagai sesuatu yang mengancam. Meski karakternya tampil cukup meyakinkan, tetapi perlawanan yang terjadi di antara Rangers saat melawannya serta Goldar hanya berjalan biasa saja, tidak terlalu menantang dan bahaya. 

Di bagian akhir, ada duel Megazord berhadapan dengan Goldar. Namun urutan aksi tersebut hanya terlihat seperti adegan pemuas fans semata. Meskipun masih terasa menghibur dan memikat dengan desain Megazord yang jauh lebih fresh, tetapi aksi pertarungan mereka kurang terlalu menarik pada momen tersebut. 

Pada akhirnya, film Power Rangers ini memang direncanakan untuk memiliki beberapa sekuel dan juga serial. Sayangnya, respon yang kurang memuaskan dari kritikus dan penonton membuat rencana tersebut menjadi gagal. 

Akan tetapi, film ini sendiri tidak sepenuhnya gagal total. Setidaknya masih bisa memberikan tontonan nostalgia bagi kalian yang mengikuti petualangan Mighty Morphin Power Rangers di tahun 1990an.

Nah, masih ada lho film yang dapat predikat kurang baik selain Power Rangers. Apa saja? Simak dalam artikel Film Superhero yang Dapat Predikat Terburuk Sepanjang Masa.

Power Rangers
Rating: 
2.5/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram