bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Pirates of the Caribbean 2 (2006)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 11 September 2021

Jack Sparrow terbangun dari sebuah peti yang mengapung di lautan. Dia lalu kembali ke Black Pearl dan disambut oleh para awak kapal yang kesal karena sang kapten sudah lama tidak berburu. Rupanya, Jack punya agenda sendiri; menemukan jantung Davy Jones. Dia dalam misi menemukan kunci yang dapat membuka peti tempat penyimpanan jantung tersebut.

Di sisi lain, Will Turner batal menikah dengan Elizabeth Swann karena kedatangan Cutler. Pengacau tersebut lalu menangkap Elizabeth dan meminta Will menemukan Jack Sparrow kembali. Imbalannya adalah kebebasan untuk dia dan sang kekasih. Lalu mampukah Will menemukan Jack dan membawanya pada Cutler? Kelanjutan petualangan Jack Sparrow dan para awak kapal beserta Will dan Elizabeth berlanjut di Pirates of the Caribbean 2 atau Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest. Seperti apa keseruan film ini? Anda bisa baca sinopsis dan ulasannya lebih dulu untuk memulainya!

Sinopsis

Sinopsis & Review Pirates of the Caribbean 2 (2006) 1
  • Tanggal/Tahun Rilis: 24 Juni 2006
  • Genre: Fantasy, Swashbuckler Film, Adventure, Action
  • Produksi: Walt Disney Pictures, Jerry Bruckheimer Films
  • Sutradara: Gore Verbinski
  • Pemeran: Johnny Depp, Orlando Bloom, Keira Knightley, Bill Nighy

Pernikahan antara Will Turner (Orlando Bloom) dan Elizabeth Swann (Keira Knightley) batal dilaksanakan karena kedatangan Lord Cutler Beckett (Tom Hollander) dari East India Trading Company. Dia datang ke Port Royal membawa surat penangkapan untuk Will, Elizabeth dan James Norrington (Jack Davenport) karena telah ikut campur dalam pembebasan Captain Jack Sparrow (Johnny Depp).

Di tengah laut Jack terlihat keluar dari peti mati yang terapung dan berusaha mendayung menuju Black Pearl. Sesampainya di kapal, anak buahnya kesal karena sang kapten sudah lama tidak berburu harta karun. Sebagai pemimpin dia seperti bingung dan tidak mengetahui akan membawa para awak kapal tersebut ke mana. Hingga kemudian dia menunjukkan gambar sebuah kunci pada anak buahnya.

Jack lantas mengatakan bahwa tujuan selanjutnya adalah menemukan kunci tersebut. Jack kembali menyampaikan bahwa kunci itu bisa dipakai membuka kotak harta karun yang rupanya hanya berisi jantung Davy Jones (Bill Nighy) bukan emas-emas berkilau seperti harapan para awak kapal.

Di sisi lain saat Elizabeth dipenjara, Will diajak membuat kesepakatan oleh Cutler. Kesepakatan itu mengharuskan Will melakukan negosiasi dengan Jack agar mau menukar kompas miliknya dengan surat izin bebas merompak. Sebagai imbalan, Elizabeth dan Will akan dibebaskan. Lelaki itu menyetujui kesepakatan lalu pergi mencari Jack.

Cerita berlanjut saat suatu malam di tengah lautan, Jack didatangi oleh ‘Bootstrap Bill’ Turner (Stellan Skarsgård) yang tampilannya sangat menjijikan karena sudah mengabdikan jiwa pada Davy Jones sekaligus menjadi awak kapal untuk Flying Dutchman yang juga dipimpin oleh Davy Jones. Kedatangan Bootstrap rupanya adalah atas perintah Jones untuk mengingatkan Jack agar segera membayar hutang yang dimilikinya.

Bertahun lalu Jack berhutang karena meminta Jones mengangkat Black Pearl dari kedalaman serta menjadikan Jack sebagai kapten selama belasan tahun. Jika tak segera membayar hutang dia harus menjadi awak kapal dan mengabdi kepada Jones, sementara Black Pearl akan dihancurkan oleh Kraken.

Jack panik lalu membangunkan semua awak kapal untuk segera mencapai daratan. Pasalnya Jones tidak akan mempu mengejar jika Jack ada di daratan. Di tempat lain Will berpamitan pada Elizabeth untuk mencari Jack. Lelaki itu pergi ke Tortuga tapi tak menemukannya. Seorang nelayan kemudian mengaku jika dia melihat kapal hitam yang diduga sebagai Black Pearl berada di sebuah pulau bernama Pelegosto.

Jack Sparrow tidak mengetahui bahwa Pulau Pelegosto adalah pulau yang dihuni oleh para kanibal. Dia pun tertangkap. Jack kemudian duduk pada sebuah singasana karena para suku di sana menganggapnya dewa. Namun, itu tidak lama karena para suku punya rencana lain, yaitu memakan Jack. Will yang menyusul ke Pelegosto karena ingin menangkap Jack, justru ikut tertangkap, berikut dengan para awak kapal.

Di Port Royal, Elizabeth diselamatkan oleh sang ayah, Weatherby Swann (Jonathan Pryce) dengan dibantu melarikan diri dari penjara. Elizabeth lantas diminta pergi ke Kerajaan Inggris dan memohon perlindungan pada raja. Akan tetap kapten kapal yang akan membawa Elizabeth dibunuh oleh pengawal Cutler.

Elizabeth yang cerdik justru memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dan langsung menemui Cutler. Perempuan itu kemudian mengancam dan memaksa Cutler agar segera menandatangani surat izin merompak untuk Jack. Di Pelegesto, upacara pembakaran Jack hidup-hidup digagalkan oleh Will dan para awak kapal yang melarikan diri ke Black Pearl. Jack pun kabur dan menyusul hingga berhasil sampai ke Black Pearl sebelum sempat berlayar.

Pada sebuah kapal lain, Elizabeth sukses menyusup dan menyamar sebagai awak kapal guna mencari Will dan Jack. Sementara itu, Black Pearl kembali berlabuh di sebuah pulau. Di sana Jack menemui teman lamanya yang merupakan seorang pendeta voodoo bernama Tia Dalma (Naomie Harris). Tia Dalma mengatakan bahwa sebuah kunci bisa membuka peti yang berisi jantung Jones, yang disembunyikan dari dunia.

Sebelum mereka pergi, Tia Dalma memberi Jack sebotol tanah yang bisa dipakai untuk melindungi diri dari Jones. Tia tahu Jones telah dikutuk hanya boleh menyentuh tanah satu kali dalam sepuluh tahun. Jack, Will dan awak yang lain kembali berlayar. Di perjalanan mereka menemukan sebuah kapal yang karam. Jack menduga kapal tersebut dihancurkan oleh Kraken; sesosok makhluk besar yang dikendalikan oleh Jones.

Jack lalu mengirim Will ke kapal tersebut untuk mencari tahu keberadaan Jones dan mengambil kunci darinya. Seperti dugaan, Will berhasil ditangkap oleh awak kapal Jones dan bertemu dengan Davy Jones sendiri. Saat ditangkap itulah Will mengaku sebagai utusan Jack yang dikirim untuk melunasi hutangnya. Di kapal milik Jones itu juga Will kembali bertemu dengan sang ayah, ‘Bootstrap Bill’ Turner. Lalu apakah kebohongan Will dapat membawa lelaki ini selamat atau justru sebaliknya?

Mulai Muncul Karakter-Karakter Baru

Sinopsis & Review Pirates of the Caribbean 2 (2006) 3

Pirates of the Caribbean 2 atau Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest hadir dengan karakter-karakter baru yang tidak hanya menempel sebagai aksesori tapi menjadi bagian penting dari keberlangsungan cerita. Porsi para karakter baru ini pun sesuai dengan kebutuhannya di dalam cerita.

Pertama Anda akan diajak bertemu dengan ayah Will Turner, sahabat Jack Sparrow ketika menghadapi Barbossa yang serakah. Karakternya memang hanya tampil di awal cerita dan sedikit menjelang akhir tapi kehadiran cukup emosional apalagi scene ketika dia akhirnya bertemu lagi dengan sang putra, Will Turner.  

Kemudian Anda akan bertemu dengan karakter yang menjadi inti cerita dari film ini, yaitu Davy Jones yang bentuknya super aneh karena dia memiliki tentakel di bagian wajah. Bentuk yang aneh ini pas dengan citranya yang tampak sekali berkuasa, bahkan jantung miliknya menjadi rebutan bagi banyak orang termasuk Jack Sparrow. Selain kedua karakter tersebut ada juga pendeta voodoo bernama Tia Dalma yang tak kalah penting di dalam cerita.

Alur Cerita Dibangun dengan Baik

Sinopsis & Review Pirates of the Caribbean 2 (2006) 5

Sama seperti Pirates of the Caribbean 1, cerita pada seri kedua ini tersusun dan dibangun secara baik. Walau disuguhkan dengan konflik yang baru Anda tidak kesulitan memahami intinya. Penyusunan cerita dimulai dengan Jack Sparrow yang menunjukkan gambar sebuah kunci. Menariknya gambar kunci yang ditampilkan benar-benar tidak jelas, lusuh dan kusam. Seolah hanya ingin membuat penonton fokus pada pencarian sebuah kunci, bukan fokus pada jenis atau ornamen pada kunci tersebut.

Selesai membangun cerita awal bagi karakter Jack Sparrow, film ini dengan apik mulai menceritakan ‘bagian’ untuk karakter Will Turner dan Elizabeth yang diceritakan gagal menikah karena kedatangan satu lagi sosok ambisius, Cutler. Dari sinilah cerita Will Turner kembali disambungkan dengan Jack Sparrow tanpa terasa memaksa dan mengada-ada.

Penyusunan cerita yang apik ini sedikit ditambahi dengan elemen menegangkan ketika mereka harus terjebak di pulau kanibal. Walau tidak terhubung dengan plot utama, bagian ini cukup menghibur karena selain tegang ia juga lucu. Karakter Jack Sparrow berhasil menghidupkan scene ini dengan karakternya yang konyol.

Baca juga: Yuk, Nonton Film Pirates of the Caribbean Sesuai Urutannya!

CGI yang Semakin ‘Gila’

Sinopsis & Review Pirates of the Caribbean 2 (2006) 7

Kemunculan karakter ‘Bootstrap Bill’ Turner di awal film yang sangat nyata dan menjijikan, memperlihatkan bahwa film Pirates of the Caribbean 2 akan suguhkan efek khusus yang jauh lebih memukau. Benar saja, saat scene terjadi di tengah laut, berbagai atraksi yang memperlihatkan kemegahan CGI ditampilkan. Mulai dari keberadaan kapal Flying Dutchman hingga kehadiran gurita raksasa bernama Kraken, akan memukau Anda.

Bukan hanya itu, karkater Davy Jones yang digambarkan bermuka gurita dengan tentakel yang menjulur-julur juga mempertontonkan kesuksesan film ini dalam ‘bermain’ CGI. Wujud Jones yang bertentakel, serta berlendir dan bergerak ke sana-ke mari terlihat sangat nyata berkat menggunakan teknologi tinggi dalam proses pembuatannya.

Ada Kejutan di Akhir Film

Sinopsis & Review Pirates of the Caribbean 2 (2006) 9

Pirates of the Caribbean 2 punya akhir yang menggantung, akan tetapi ia juga menyimpan kejutan di akhir film. Dua elemen tersebut cukup penting karena akan membuat para penonton semakin penasaran dengan kelanjutan film Pirates of the Caribbean yang selanjutnya. Anda akan dibawa semakin ingin tahu dengan kelanjutan nasib Jack Sparrow yang ditenggelamkan di dasar laut oleh Davy Jones.

Anda juga pasti penasaran dengan bagaimana murkanya Davy Jones karena mendapati jantungnya tidak ada di dalam peti. Terakhir, Anda digiring untuk menebak-nebak peran Barbossa yang ditampilkan di akhir film. Apakah dia akan benar-benar membantu menyelamatkan Jack Sparrow atau justru menjadi subkonflik/konflik yang menarik pada lanjutan film ini.  

Pirates of the Caribbean 2 atau Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest merupakan tontonan yang asyik. Petualangan, unsur komedi, hubungan Turner dan Swann yang masih manis, serta tampilan Davy Jones dan efek-efek CGI lain yang berhasil memukau dibalut dengan cerita yang solid. Hal menarik lain dari film ini adalah, Anda tidak perlu menonton seri pertama untuk memahami cerita di film kedua. Jadi tunggu apa lagi?

Pirates of the Caribbean 2
Rating: 
4/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram