Sinopsis & Review Film Paranormal Activity: Next of Kin

Ditulis oleh Gerryaldo
Paranormal Activity: Next of Kin
3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Apakah ada dari antara kalian yang mengikuti film series dari Paranormal Activity? Film low budget yang sukses besar di pasar showbiz akibat jalan ceritanya yang kelewat menyeramkan dan bikin para penontonnya lelah mental karena harus terus melihat kejadian-kejadian aneh yang tampak seperti nyata. Terlalu nyata malahan!

Berbeda dengan film Paranormal Activity kali ini, Paranormal Activity: Next of Kin menawarkan teror baru yang lebih mengerikan. Dijamin kalian yang menonton pasti ikut capek juga karena harus bersembunyi di kedua telapak tangan karena takut namun penasaran juga apa yang akan terjadi selanjutnya. Penasaran sekacau apa cerita hantu ini? Ikuti sinopsis dan ulasannya berikut ini ya!

Sinopsis

Paranormal Activity_Next of Kin_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2021
  • Genre: Horror, Thriller
  • Produksi: Paramount Players, Blumhouse Productions, Solana Films, Room 101, Inc.
  • Sutradara: William Eubank
  • Pemain: Emily Bader, Roland Buck III, Dan Lippert, Henry Ayres-Brown

Film dimulai dengan wajah seorang gadis bernama Margot (Emily Bader) yang on frame. Ia dan sahabat baiknya yakni Chris (Roland Buck III) sedang bersama untuk menemukan masa lalu dari Margot yang hilang. Sebagai catatan, Margot merupakan anak angkat yang ditinggalkan oleh ibunya jauh dari daerah kelahirannya.

Beranjak dewasa, Margot penasaran dengan asal usul keluarganya sehingga meminta Chris untuk ikut membantunya untuk menyelidiki.

Beruntung, setelah berlarut-larut dalam pencarian, tidak sengaja seorang pria bernama Samuel (Henry Ayres-Brown) yang ternyata adalah saudara sedarahnya. Ini membuat Margot senang bukan main karena akhirnya ia bisa menelusuri jejak keluarganya yang adalah seorang kelompok Amish.

Amish sendiri merupakan kelompok persekutuan gereja Kristen tradisionalis dengan asal-usul Swiss Jerman dan Alsatian Anabaptis. Mereka terkait erat dengan gereja Mennonite.

Suku Amish dikenal dengan gaya hidup sederhana, pakaian polos, pasifisme Kristen, dan kelambanan untuk mengadopsi banyak kemudahan teknologi modern, dengan tujuan untuk hidup apa yang difirmankan Tuhan.

Penasaran untuk bertemu seluruh keluarga aslinya, Margot, Chris dan salah satu temannya yang lain bernama Dale (Dan Lippert) untuk ikut serta Samuel ke tempat tinggalnya di sebuah pedesaan yang terletak di pedalaman Pennsylvania.

Setelah berjam-jam perjalan, akhirnya mereka tiba di peternakan milik keluarga Beiler yang sunyi, sepi, tidak ada listrik dan teknologi bahkan sinyal sekalipun tidak ada. 

Sesampainya di sana, Samuel turun terlebih dulu untuk menemui anggota keluarganya yang lain dan menjelaskan soal Margot. Awalnya para keluarga asli Margot menolak mentah-mentah kehadirannya; namun setelah bernegosiasi akhirnya Margot, Chris juga Dale bisa menginap di tempat keluarga asli Margot dan Samuel.

Mereka juga diberi izin untuk merekam segala kegiatan keluarga di sana dengan catatan tidak boleh mengunjungi beberapa tempat terlarang.

Jacob Beiler (Tom Nowicki) kepala keluarga Beiler menyambut Margot dengan baik mengingat akhirnya keturunannya kembali padanya. Margot yang kembali bertemu dengan Ayahnya itu pun senang namun di waktu bersamaan ada perasaan aneh menyelimuti rumah keluarga tersebut. Perasaan ini juga dirasakan oleh Chris dan Dale tapi tidak dianggap serius.

Satu hari, Margot, Chris dan Dale mulai berkeliling peternakan ditemani oleh Samuel yang menceritakan asal usul keluarga, tempat tinggal hingga peternakan, juga hutan terlarang yang tidak boleh ditembus dengan alasan tersasar karena hutannya luas dan lebat. Margot, Chris dan Dale yang awalnya tidak peduli, begitu diperingatkan, malah jadi penasaran.

Rasa penasaran mereka juga semakin bertambah ketika Margot tidak sengaja melihat segerombolan warga yang berbondong-bondong pergi masuk ke hutan yang disebut Samuel tidak boleh dilewati. Keesokan paginya, setelah menceritakan semua hal mengerikan berikut beberapa suara yang Margot dengar semalam, ia, Chris dan Dale berniat berkeliaran tanpa Samuel.

Mereka memanfaatkan Dale untuk menunggangi kuda di peternakan yang lepas sehingga Samuel akan mengejarnya dan memberi waktu untuk Margot juga Chris mengeksplorasi hutan yang dianggap berbahaya.

Setelah berjalan beberapa puluh menit lamanya, Margot dan Chris menemukan sebuah gereja tua yang terletak di tengah-tengah hutan itu. Lagi-lagi, karena penasaran, mereka menyambangi gereja namun belum sempat membuka, Jacob sudah mencegahnya. Jacob marah kenapa mereka melanggar peraturan tersebut.

Semua yang ada di peternakan milik keluarga Margot menjadi semakin misterius, ditambah seorang anak kecil mengatakan bahwa ibunya Margot, yakni Sarah belum meninggal tapi ada di sekitar peternakan.

Ini membuat Margot berpikir sampai tidak bisa tertidur malam hari, bukannya mencoba menutup mata, ia malah masuk ke sebuah kamar yang sudah tertutup belasan tahun lamanya. Disana Margot menemukan sebuah catatan yang ia yakini milik Ibunya.

Kelakuan Margot dianggap melampaui batas, akhirnya mau tidak mau Jacob menceritakan segala hal mengenai Sarah namun cerita Jacob tidak sepenuhnya Margot percayai. Sampai suatu malam, Margot, Chris dan Dale mencoba untuk mengikuti para penduduk desa yang berkerumun di sebuah peternakan.

Margot kaget bukan main karena para warga desa tersebut sedang membantu seekor kambing yang melahirkan anak kambing berkepala dua yang langsung dibawa ke gereja tua. Mereka terus mengikuti warga desa tersebut.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram