Sinopsis & Review Pachinko, Kehidupan di Masa Pendudukan Jepang

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Pachinko
3.6
/5

Pachinko (2022) drama yang dibintangi Youn Yuh Jung, Kim Min Ha dan Lee Min Ho, akhirnya resmi tayang. Mayoritas digarap oleh sineas Amerika, drama ini tidak bisa sepenuhnya disebut drama Korea.

Meski begitu ceritanya sendiri berputar pada kehidupan seorang wanita Korea bernama Sunja yang hidup di masa pendudukan Jepang.

Dibuat berdasarkan adaptasi New York Times bestseller berjudul Pachinko karya Min Jin Lee, drama ini akan menghiburmu sebanyak 8 episode.

Pada penayangan perdananya, kamu langsung disuguhi 3 episode awal yang emosional. Jika penasaran dengan sisa episode lainnya, ikuti terus perkembangan drama Pachinko (2022) melalui ulasan ini!

Baca juga: 12 Film dan Drama Korea Terbaik yang Diperankan Lee Min Ho

Sinopsis

Pachinko

Tumbuh di masa-masa sulit yaitu ketika Korea berada di bawah pendudukan Jepang, Sunja terbiasa dengan keadaan yang berat. Situasi itu menjadikannya sosok gadis yang pemberani.

Kecantikan Sunja saat dewasa rupanya memikat seorang makelar ikan asal Korea yang bekerja untuk Jepang. Hidup Sunja berubah setelah mengenalnya.

Episode 1-3

Episode 1-3

Tahun 1915 ketika Jepang menguasai Korea, seorang bayi perempuan lahir dari pasangan yang merasa dikutuk sebab sang istri sudah kehilangan tiga buah hati sebelumnya.

Sang suami yang sumbing dan cacat menjalankan usaha rumah pondokan untuk menghidupi mereka. Bayi yang diberi nama Sunja itu tumbuh jadi gadis cilik yang pemberani.

Sunja kini sudah dewasa dan cantik. Suatu hari Koh Hansu, makelar ikan yang baru ditugaskan di Busan, melihatnya dan tertarik. Hansu adalah orang Korea yang bekerja untuk Jepang. Dia pria beristri dan sudah memiliki tiga putri.

Hansu sosok yang tegas dan ditakuti tapi tak pernah mengecewakan dalam memberi harga terbaik untuk nelayan. Ketertarikan Hansu berhasil menjerat hati Sunja.

Gadis lugu itu pun hamil. Hansu bersedia menjamin hidup Sunja dan anak mereka tapi tak bisa menikahinya. Dia membuat Sunja sangat patah hati. Hari itu Sunja dan ibunya merawat seorang pria muda bernama Baek Isak di pondokan mereka.

Isak yang hendak menemui keluarganya singgah lebih dulu di sana karena kesehatannya terganggu. Keributan antara Sunja dan ibunya karena kehamilan tidak terduga tersebut terdengar oleh Isak.

Isak tertarik dengan keteguhan Sunja yang memutuskan akan membesarkan bayi itu sendirian. Dia lantas bertanya kesiapan Sunja untuk hidup baru dengannya.

New York tahun 1989 Baek Solomon gagal dipromosikan naik jabatan. Dia meyakinkan atasannya agar diberi kesempatan dengan berjanji akan mendapatkan sebuah lahan yang penting untuk mereka. Lahan itu nantinya akan dipakai untuk pembangunan hotel milik klien terbesar di perusahaannya.

Pemilik lahan tersebut diketahui merupakan seorang nenek asal Korea yang tinggal di Jepang bernama Han Geumja. Baek Solomon pun pulang ke Jepang untuk bernegosiasi dengannya.

Sampai di Jepang dia disambut banyak rindu oleh sang ayah yang bernama Baek Mozasu dan nenek kandungnya, Sunja. Namun dia tidak bertemu Hana, putri Bibi Etsuko.

Setelah tawarannya berkali-kali ditolak oleh Han Geumja, Solomon akhinya berhasil mencapai kesepakatan berkat bantuan Sunja.

Sayangnya, Sunja yang baru saja bahagia karena bisa menolong cucunya harus kehilangan sang kakak ipar bernama Kyunghee karena kanker. Sementara itu Solomon menerima telepon dari Hana yang terdengar menyedihkan untuk ke sekian kalinya.

Secara mengejutkan Sunja yang terhanyut oleh nostalgia saat ngobrol dengan Han Geumja beberapa waktu lalu meminta Baek Mozasu mengantarnya ke Korea. Dia ingin meletakkan abu Kyunghee di tanah kelahirannya.

Episode 4

Episode 4 pachinko_

Koh Hansu mengintimidasi Baek Isak saat dia sedang menemui penjahit yang akan membuatkan jas pengantinnya. Isak sama sekali tidak terpancing emosi. Baginya pernikahan dengan Sunja lebih penting. Pernikahan mereka pun berlangsung sunyi dan haru. Hanya ada pendeta yang menikahkan serta ibu Sunja yang datang.

Sebagai hadiah pernikahan, ibu Sunja menyuguhkan nasi putih yang sangat sulit didapat untuk putrinya dan sang menantu. Sunja terharu sebab dia akan meninggalkan Busan, meninggalkan ibunya lalu ikut Baek Isak ke Osaka.

Sebelum keberangkatannya ke Osaka, Sunja mendapat intimidasi dari Hansu. Lelaki itu melarang Sunja pergi dan terus-menerus merendahkan Baek Isak.

Dia yakin Sunja tak akan bisa melupakannya. Hari keberangkatan pun tiba. Ibu Sunja memberi putrinya bekal untuk berjaga-jaga tapi Sunja ternyata masih menyimpan barang berharga pemberian Hansu.

Sunja masih berusaha melupakan pria itu. Perpisahan ibu dan anak tersebut terasa sangat pilu karena mereka tak tahu kapan bisa bertemu kembali. Sunja kini sudah berada di dalam kapal. Dia mabuk laut dan Baek Isak sigap mencarikan minum untuknya.

Saat itulah seorang penyanyi terdengar melantunkan lagu Korea dengan lantang. Suaranya terdengar hingga ke tempat penumpang kelas bawah. Penumpang kelas atas yang rata-rata orang Jepang menunjukkan ketidaksukaannya. Tak lama penyanyi itu bunuh diri di atas panggung.

Jepang tahun 1989, Baek Solomon dan petinggi Bank Shiffley's bersiap menandatangani kesepakatan jual beli tanah dengan Han Geumja. Namun, luka Han Geumja sebagai warga Korea yang dihina dan diinjak di masa lalu oleh orang Jepang, terlalu besar.

1 234»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram