Bacaterus / Makanan / Malas Berolahraga Tapi Pengen Berat Badan Turun? Begini Tipsnya!

Malas Berolahraga Tapi Pengen Berat Badan Turun? Begini Tipsnya!

Ditulis oleh - Diperbaharui 20 Desember 2018

Good Readers, suka ngiler gak sih lihat tubuh cewek-cewek yang ada di TV? Kurus, tinggi, langsing. Saya sebagai wanita sering tergiur ingin memiliki tubuh seperti mereka. Rasanya pakai baju apapun cocok dan terlihat bagus. Sayangnya, life isn’t that easy. Bagi saya yang suka banget makan dan mudah gemuk, rasanya memiliki tubuh langsing seperti itu akan sedikit sulit.

Untuk memiliki tubuh yang langsing (sehat) itu memang perlu perjuangan. Beberapa tips yang saya baca dan sangat umum adalah olahraga. Ya! Olahraga sudah menjadi hukum pakem bila Anda ingin memiliki tubuh sehat dan bonusnya adalah langsing. Jadi, jangan bermimpi memiliki tubuh langsing yang sehat jika Anda malas berolahraga ya!

Ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk memulai program penurunan berat badan Anda. Yang pasti, cara dibawah ini sangat alami dan gak sulit dicoba. Yuk simak!

  • Olahraga teratur

Sudah tahu kan kalau olahraga itu amat sangat penting dalam membantu menurunkan berat badan. Kalau Anda bukan tipe yang suka berolahraga, lakukan saja perlahan-lahan dan mulai dari latihan-latihan kecil seperti jalan cepat selama 10 menit saja. Mulai dari 10 menit perhari, 1 gerakan, 2 kali seminggu tapi lakukan dengan rutin dan teratur.

Jika sudah mulai teratur, Anda bisa menambah ‘challenge’ dalam latihan Anda seperti squat, lunge, dan lain sebagainya. Semua bisa dilakukan sendiri di rumah. Mudah dan tidak banyak memakan waktu loh! Karena fokus dari tips ini adalah, membiasakan diri untuk bergerak beraturan atau berolahraga.

  • Kurangi intensitas makanan berlemak dan kalori

Jika dirasa sulit menghilangkan kebiasaan makan makanan berlemak, Anda bisa mulai dengan menguranginya saja.

  • Perbanyak konsumsi buah dan sayuran

Kalau ini memang saran sejuta umat ya! Makan buah-buahan dan sayuran memang terbukti ampuh dapat membantu menurunkan berat badan. Alasannya sederhana. Sumber makanan tersebut tidak mengandung lemak atau kalori. Jadi tubuhmu gak akan melar meskipun Anda mengonsumsinya setiap hari. Jadi, yuk mulai konsumsi buah dan sayuran!

Tips diatas memang sangat sederhana, tapi ternyata tidak cukup bagi saya yang tetap sering tergiur dengan junk food atau makanan berlemak.  Ternyata metabolisme tubuh saya tidak begitu baik. Biasanya, orang yang memiliki metabolisme tubuh yang baik, pencernaannya lancar sekali. Karena itu, mereka gak mudah gemuk.  Makan apapun, Ia akan dengan mudah keluar lagi.

Yang saya alami adalah, pencernaan saya kurang lancar. Bisa saja dalam sehari saya gak (maaf) BAB. Gak heran, beberapa bagian tubuh saya rada ‘melar’ karena makanan-makanan yang buruknya diserap dan mengendap dalam tubuh. Apa ada yang mengalami hal yang sama, Good Readers?

Untungnya, dengan menjamur-nya berbagai macam obat pelangsing, saya jadi merasa memiliki harapan untuk memiliki tubuh yang lebih kurus. Tapi, kita tetap harus hati-hati dalam memilihnya ya. Karena kalau salah pilih, bisa saja malah jadi berbahaya bagi tubuh. Kalau saya, saya lebih memillih obat herbal yang menggunakan bahan-bahan alami.

Nah, kali ini saya ingin membagi pengalaman saya mengonsumsi teh herbal yang membantu dalam program diet saya. Akhirnya saya mencoba teh asli Indonesia yang ‘katanya’ dapat membantu melancarkan pencernaan. Yuk simak review nya!

Review Oyama Tea

oyama tea 1

Di dalam 1 dus Oyama Tea terdapat 25 pcs teabag. Sayangnya teabag nya gak memiliki tali gantungan seperti kebanyakan tea bag lainnya, jadi sedikit kurang praktis jika kamu menggunakan cangkir besar untuk menyeduhnya.

Klaim:

Membantu mengurangi lemak

Komposisi:

komposisi oyama

Daun Camellia sinensis (green tea cut), kelopak bunga Hibiscu sabdariffa (rosella tea cut), serbuk daun cassia angustifolia (Senna leaves tea cut), Guazuma ulmifolia (Jati Belanda)

Aturan pakai:

Minum sehari 2 kali, pagi dan malam hari, 1 jam sebelum makan.

Cara pakai:

  1. Siapkan 1 cangkir air. (Air yang saya gunakan biasanya air hangat)
  2. Masukan tea bag ke dalam cangkir. Diamkan dan aduk-aduk sedikit agar teh bercampur sempurna dengan air.
  3. Konsumsi 1 jam sebelum makan, pagi dan malam.

Setelah pemakaian

oyama tea depan

Yang saya suka, teh ini gak memiliki rasa pahit seperti teh-the kebanyakan lainnya. Saya cukup terkejut ketika mencicipnya, karena teh ini tidak memiliki rasa sama sekali. Seperti minum air putih biasa. Tentu saja ini membuat saya happy banget! Karena saya gak merasa seperti sedang minum jamu. Namun jika Anda suka, Anda bisa menambahkan sedikit gula agar terasa sedikit manis.

Karena sifatnya ‘pencahar’ saya mengonsumsi teh kira-kira tepat satu jam sebelum makan malam. Jika dikonsumsi pagi hari, saya takut nantinya mules mengganggu pekerjaan saya. Setelah makan, tak butuh waktu lama sekitar 1-2 jam kemudian, saya sudah merasa sedikit (amat sedikit mules) dan langsung BAB dengan lancer.

Plus

(+) Tidak berasa, seperti air putih

(+)  Terbuat dari bahan-bahan herbal

(+) wangi herbal tidak menyengat

Minus

(-) Tea bag tidak memiliki gantungan

Selain itu, saya mengonsumsi teh ini, jika saya berencana makan banyak dan yang berlemak, sehingga teh ini bisa membantu mempercepat ‘pengeluarannya’. Setelah saya mengonsumsi Oyama Tea ini, saya jadi gak perlu khawatir dengan berat badan saya. Makan sebanyak apapun sepertinya gak perlu cemas lagi, karena akan cepat lagi keluarnya kalau saya meminum teh ini sebelumnya. So happy!

Tips sederhana diatas bisa Anda coba bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan. Kalau sudah coba,jangan lupa bagi pengalaman Anda di kolom komentar di bawah ini ya!

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

She loves the smell of brand new book, loves to eat after 7pm, and loves to listen to Maliq and d’essentials.

Leave A Comment