Sinopsis dan Review Oxygen, Terperangkap dalam Amnesia

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Oxygen
3.3
/5

Seorang wanita terbangun di pod cryogenic tanpa ingat bagaimana dia sampai disana. Saat dia kehabisan oksigen, dia harus merangkai kembali ingatannya untuk menemukan jalan keluar dari mimpi buruknya. Oxygen adalah film produksi bersama Prancis dan Amerika yang menjadi original film Netflix dan dirilis pada 12 Mei 2021.

Film yang hanya menampilkan aktris Melanie Laurent seorang diri dalam sebuah pod tentunya akan menghadirkan sensasi claustrophobia bagi kita, ditambah dengan janji jalan cerita yang penuh tanda tanya dari penulis naskah Christie LeBlanc tentunya semakin menambah rasa penasaran kita, bukan? Simak review kami berikut ini sebelum menontonnya.

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun: 2021
  • Genre: Drama, Fantasy, Sci-Fi, Thriller
  • Produksi: Getaway Films, Wild Bunch, Echo Lake Entertainment
  • Sutradara: Alexandre Aja
  • Pemeran: Melanie Laurent, Mathieu Almaric, Malik Zidi

Seorang wanita terbangun di dalam sebuah pod cryogenic dengan persediaan oksigen yang semakin menipis. Dia tidak bisa mengingat siapa dirinya dan bagaimana dia bisa sampai disitu. Hanya ditemani sistem komputer canggih bernama MILO, dia mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada dirinya. Ketika dia meminta MILO untuk membuka kotak, MILO menolak, tetapi dia bisa melakukan panggilan telpon.

Dia menghubungi panggilan darurat yang tidak bisa membantu apa-apa, lalu dia menghubungi perusahaan yang memproduksi pod itu dan mereka menyatakan jika unit itu sudah lama dihancurkan. Untuk membuka ingatannya, dia melakukan pencarian yang disediakan oleh MILO dan dia menemukan bahwa dirinya adalah seorang dokter cryogenic bernama Elizabeth Hansen.

Dia mulai ingat jika dia memiliki suami bernama Leo yang kemudian dia hubungi dan diangkat oleh suara wanita yang menolak untuk bicara. Dia kemudian panik dan mulai membuka pod secara paksa yang membuatnya disetrum berkali-kali sebagai prosedur keamanan pod. Pihak polisi menghubunginya dan mencoba membantu mencari tahu informasi tentangnya, meski dia merasa ada yang dirahasiakan.

Tiba-tiba masuk panggilan dari wanita yang dia telpon sebelumnya. Wanita ini memberi tahu semua informasi tentang dirinya bahwa Leo sudah meninggal terkena virus mematikan yang melanda bumi. Wanita itu memberikan kode untuk pod, tetapi dilarang untuk membukanya karena akan membuatnya mati. Dia menggunakan kode itu untuk mengaktifkan anti-gravitasi.

Ternyata dia berada di luar angkasa dalam perjalanan menuju planet lain sejauh 14 tahun cahaya dan dia selama ini dalam kondisi hyper-sleep. Terkejut dengan kenyataan yang terjadi, dia mencoba mengalihkan fungsi pod yang tidak perlu supaya bisa menghemat oksigen dan daya pod. Dia meminta MILO untuk membuka penutup kaca dan dia melihat pemandangan yang luar biasa.

Kegagalan sistem dalam pesawat membuat banyak pod rusak dan bertaburan di angkasa. Lewat beberapa pencarian dan pemikiran lagi, dia menemukan fakta bahwa dirinya adalah kloning dari Elizabeth Hansen dan wanita yang menelponnya adalah Elizabeth Hansen asli yang sudah tua. Dia juga menemukan kloning Leo berada di pesawat yang sama dan pod-nya masih aktif.

Saat persediaan oksigen sudah semakin menipis dan dia menolak untuk mati begitu saja, dia membuat pesan untuk Leo. Memasuki sisa oksigen terakhir, MILO melakukan prosedur euthanasia kepada Liz yang langsung ditolaknya. Sekali lagi, Liz menolak untuk mati begitu saja meski dia hanya sebuah kloning. Dia berpikir keras tentang cara lain supaya dia bisa selamat.

Kemudian dia bertanya kepada MILO apakah dia bisa memindahkan persediaan oksigen dari pod lain dan dijawab bisa, tetapi dia harus berada dalam kondisi hyper-sleep kembali hingga sampai ditujuan. Adegan terakhir memperlihatkan Liz dan Leo berada di pantai yang tampaknya di sebuah planet.

Cerita yang Penuh Tanda Tanya

Cerita yang Penuh Tanda Tanya

Premis film Oxygen sepertinya merupakan penggabungan film Buried (2010) dengan Gravity (2013) dimana mengedepankan nuansa claustrophobia di luar angkasa. Awal cerita dibuka dengan bangunnya Liz dari tidur panjang tanpa ingatan apa-apa yang lama kelamaan kabut misteri yang tebal mulai terbuka dengan usaha Liz mencari informasi diatas keterbatasan waktu yang semakin sempit.

Faktor yang paling menakutkan jika terjadi di luar angkasa ialah kekurangan oksigen, dan faktor inilah yang menjadi hal menegangkan bagi Liz di dalam pod-nya. Persediaan oksigen selalu diingatkan oleh MILO yang membuat kita merasa tegang apalagi Liz masih belum tahu semua informasi yang dia butuhkan dan bagaimana caranya agar bisa tetap hidup.

Pastilah sulit bagi Liz ketika menemukan kondisi dirinya seperti itu, apalagi ingatannya banyak yang hilang. Sekalipun dia bisa berkomunikasi dengan pihak lain, seperti panggilan darurat, polisi, bahkan Liz yang asli, semua seolah memberikan jawaban yang tidak pasti, seperti masih ada yang dirahasiakan. Prosedur sistem MILO pun cukup rumit meski dia masih bisa diminta untuk mencarikan banyak informasi.

Performa Gemilang Melanie Laurent

Performa Gemilang Melanie Laurent

Untuk mengemban tugas berat sebagai satu-satunya pemeran yang tampil secara visual di film Oxygen ini dibutuhkan aktris dengan kapasitas akting yang sangat baik. Sutradara merangkap produser Alexandre Aja mempercayakan peran ini kepada aktris Prancis yang terkenal berkat film Inglorious Basterds (2009), Melanie Laurent.

Meski di awal produksi peran ini sempat akan diusung oleh Anne Hathaway, Melanie Laurent ternyata mampu mengemban tugas itu dengan baik. Laurent menampilkan berbagai perasaan berbeda yang menghinggapi karakternya dari awal hingga ke akhir cerita dari film berdurasi 1 jam 40 menit ini. Mulai dari kebingungan, ketakutan, marah hingga sedih.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram