bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review One Piece Episode of Skypiea

Film One Piece Episode of Skypiea merupakan sebuah film remake singkat yang diambil dalam arc Skypiea. Kisahnya bermula ketika kru Topi Jerami menemukan peta pulau Skypiea yang merupakan sebuah peradaban mitos yang berada di atas langit.

Kru Topi Jerami bertemu dengan Montblanc Cricket yang memberitahu mereka dan mengarahkan ke sebuah arus air yang beberapa bulan sekali mengalami ledakan dan arusnya berjalan ke arah langit.

Arus air laut yang menuju langit tersebut mengantarkan kru Topi Jerami menuju ke Skypiea. Bagaimanakah petualangan kru Topi Jerami di Pulau Langit? Berikut ini ulasan dan review-nya.

Sinopsis

sinopsis_
  • Tahun Rilis: 2018
  • Genre: Action, Adventure, Comedy, Drama, Fantasy
  • Produksi: Toei Animation
  • Sutradara: Uda Kounosuke, Endou Tetsuya
  • Pengisi Suara: Tanaka Mayumi, Nakai Kazuya, Hirata Hiroaki, Yamaguchi Yuriko, Ootani Ikue, Okamura Akemi, Yamaguchi Kappei

Cerita dimulai ketika kru Topi Jerami sedang berlayar di lautan. Tiba-tiba ada puing-puing kapal yang terjatuh dari atas langit. Kru Topi Jerami berusaha menghindari puing-puing kapal tersebut dan di sela-sela sedang melindungi diri, Luffy mendapatkan sebuah peta.

Ketika masih terheran-heran dengan apa yang terjadi barusan, Robin menjelaskan tentang adanya Sorajima atau Pulau Langit.

Luffy jadi teringat dengan selembar peta yang ia dapatkan tadi dang langsung memberikannya kepada Nami. Luffy jadi bersemangat untuk pergi ke Pulau Langit setelah mendengarkan penjelasan dari Robin.

Kemudian, Robin mendapatkan sebuah peta yang menunjukan tentang Pulau Jaya yang berhubungan dengan Pulau Langit. Kru Topi Jerami tiba di pinggir Pulau Jaya yang terasingkan. Di sana Nami menemukan sebuah buku yang menceritakan tentang ‘Norland Sang Pembohong’.

Di buku tersebut dijelaskan tentang perjalanan Norland yang menemukan sebuah pulau di yang memiliki lonceng emas. Namun atas kebohongannya, Norland dihukum mati oleh raja di sana. Di dalam air laut, muncul seorang lelaki bernama Montblanc Cricket.

Cricket menceritakan kalau ia adalah keturunan dari Norland dan mempercayai tentang cerita yang diucapkan oleh Norland.

Cricket memberikan sebuah buku catatan kepada Nami yang menjelaskan tentang perjalanan Norland ke pulau yang berada di buku dongeng. Cricket memberi tahu Luffy dan yang lainnya sebuah cara untuk mencapai Pulau Langit.

Kemudian, setelah kapal mereka sedikit diperbaiki oleh Cricket, kru Topi Jerami pun mulai menuju Pulau Langit dengan menaiki arus air yang menuju ke langit yang dikenal dengan Knock Up Stream.

Nami dengan sigap mengarahkan teman-temannya untuk membuka layar dan memanfaatkan angin untuk mencapai Pulau Langit.

Dan ternyata benar, Luffy dan yang lainnya pun sampai di Pulau Langit atau yang dikenal juga dengan Skypiea. Di sana, Luffy bertemu dengan Gan Fall dan Conis yang menjelaskan tentang Skypiea dan peralatan yang belum pernah Luffy dan yang lainnya lihat.

Sementara itu, di sebuah tempat di atas langit tempat para dewa tinggal, Enel yang merupakan dewa petir mengetahui kedatangan Luffy dan yang lainnya, sehingga Enel menugaskan bawahannya untuk menghukum Luffy dan yang lainnya yang diduga hendak membajak pulau langit.

Chopper tiba-tiba ditarik oleh seekor udang yang berlari cepat dan membawanya ke sebuah tempat persembahan. Chopper melawan Shura yang mencoba membunuhnya, kemudian Gan Fall datang dan membatu Chopper.

Zoro, Robin, dan Conis mencoba mengejar Chopper menggunakan sebuah kapal kecil. Sementara itu, Luffy, Sanji, dan Usopp mencoba melawan Satori yang tiba-tiba muncul dan langsung mengajak bertarung. 

Di tempat lain yang dikenal dengan Shandia, seorang gadis bernama Aisa memberitahu Wyper tentang situasi yang terjadi di Pulau Langit. Wyper memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengalahkan para dewa. Beberapa orang Shandia juga mulai diserang oleh utusan Enel.

Luffy, Sanji, dan Usopp berhasil menyusul dan bergabung dengan teman-temannya yang lain. Kemudian, Nami menjelaskan tentang peta Pulau Jaya yang ternyata tidak lengkap. Ketika potongan lainnya digabungkan, pulau tersebut terlihat seperti tengkorak. Sementara Pulau Langit merupakan bagian dari pulau Jaya yang dulu terlempar ke pulau langit.

Cerita tentang lonceng emas raksasa juga kota emas yang pernah disebutkan oleh Norland adalah sebuah fakta.

Keesokan harinya, Zoro, Luffy, Chopper, dan Robin berusaha mencari kota emas. Namun, dalam perjalanannya, mereka bertemu dengan seekor ular raksasa dan berusaha melarikan diri dari ular tersebut. 

Sementara Nami dan yang lainnya tinggal di kapal, tiba-tiba Enel muncul dan memulai membuat sebuah permainan ‘Bertahan Hidup’. Enel meramalkan akan ada lima orang yang bertahan dalam permainan tersebut termasuk dirinya. Pertempuran antara kelompok Enel, orang-orang Shandia dan kru Topi Jerami pun dimulai.

Mulai banyak orang berguguran dan kelompok Luffy mulai terpecah belah. Zoro bertarung dengan Shura yang merupakan prajurit Enel yang telah membuat Chopper pingsan.

Sementara Robin menemukan tentang sebuah fakta kota emas namun, dalam pencariannya Enel muncul di sana. Robin mulai diserang oleh Enel, dan Zoro mencoba menyelamatkan Robin dan melawan Enel, namun Zoro dikalahkan oleh Enel. 

Wyper juga sampai di tempat Enel berada dan dengan mudah dikalahkan juga oleh Enel. Setelah mengalahkan mereka, Enel kemudian mengajak Nami yang kebetulan ada disana untuk menuju ke kapal yang telah ia siapkan untuk menuju ke ‘Fairy Vearth’. Namun, sebelumnya Enel mengeluarkan kekuatan petirnya untuk menyambar kota di pulau langit.

Ular raksasa yang kebetulan ada di sana pun terkena sambaran petir dari Enel, sehingga Luffy yang termakan oleh ular raksasa tersebut pun berhasil keluar.

Setelah itu, Luffy mencoba menyelamatkan Nami yang diculik oleh Enel dan bertarung melawan Enel. Akankah Luffy berhasil mengalahkan Enel dan menemukan lonceng emas?

Nostalgia Arc Skypiea

nostalgia arc skypeia_

Bagi saya sendiri, arc ini merupakan salah satu arc yang cukup berkesan. Terutama dengan munculnya karakter baru yang ada di pulau langit dan segala keunikan yang ada di arc ini. 

Seperti salam orang-orang di Pulau Langit yang selalu mengucapkan ‘heso’ juga peralatan yang cukup canggih bahkan diminta oleh Usopp untuk menjadi salah satu alat tempurnya, sehingga ketika menonton film ini saya merasa sedang bernostalgia arc Skypiea.

Dan seperti sudah disebutkan sebelumnya, film ini merupakan sebuah remake dari arc Skypiea. Dari seri anime yang berjumlah 43 episode, ceritanya dipadatkan ke dalam film spesial yang berdurasi 1 jam 45 menit.

Alur Cerita Dipercepat

alur cerita dipercepat_

Bagi yang sudah pernah menonton seri anime arc Skypiea, pasti merasakan perbedaan yang sangat menonjol di film ini. Dari segi alur cerita, banyak alur yang dipercepat tanpa ada jeda penjelasannya terlebih dahulu.

Selain itu, ada juga alur cerita yang berbeda dari seri animenya. Beberapa di antaranya adalah kedatangan kru Topi Jerami di Pulau Langit, pertemuan dengan Gan Fall, Conis dan Wyper yang berbeda. Juga Pertarungan antara Luffy, Sanji, dan Usopp melawan Satori pun tempatnya berbeda. 

Selain tiga perbedaan tersebut, masih banyak lagi perbedaan alur cerita lainnya. Dan bagi kamu yang mengikuti seri anime-nya pasti akan tahu jelas perbedaannya di mana saja, sehingga ketika menonton pun jadi merasa agak aneh.

Banyak Cerita Menarik yang Dipotong

banyak cerita dipotong_

Di film ini, selain cerita yang dipadatkan, alur cerita yang agak berbeda dari seri anime-nya ada juga beberapa cerita menarik yang dipotong. Padahal menurut saya, cerita menarik yang dipotong itu merupakan beberapa scene yang cukup dinanti-nantikan. 

Seperti scene Luffy yang bernyanyi ketika berjalan sendirian di hutan dan makhluk misterius yang memperbaiki Merry Go yang dilihat oleh Usopp. Dua scene ini sangat sayang sekali tidak dimasukkan ke dalam film ini.

Namun, untungnya ada satu scene yang tidak dipotong, yaitu scene ketika Enel terkejut melihat Luffy yang tak merasakan apa-apa ketika dihujani petir oleh dirinya. Scene ini juga merupakan salah satu scene yang cukup menarik terutama karena ekspresi yang muncul dari wajah Enel.

Dari semua kekurangan yang ada di film ini, ada satu poin plus di film One Piece ini, yaitu sinematografinya. Jika dibandingakan dengan serinya, untuk film spesial ini sinematografinya terlihat lebih baik dan terlihat lebih halus dari serni anime-nya.

Secara keseluruhan film anime ini masih cukup menarik untuk ditonton, meski ada beberapa yang berbeda dengan alur di seri anime-nya. Bagi yang penasaran bisa langsung menontonnya di iQIYI.

One Piece Episode of Skypiea
Rating: 
2/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram