bacaterus web banner retina

Review & Sinopsis On the Rocks, Drama Ringan dari Sofia Coppola

Ditulis oleh Dhany Wahyudi - Diperbaharui 25 September 2021

Seorang ibu muda menjalin hubungan kembali dengan ayahnya yang merupakan playboy dengan gaya hidup kelas atas dalam sebuah petualangan di kota New York. Sutradara Sofia Coppola kembali menampilkan cerita menarik antara sosok orang tua dengan generasi di bawahnya, seperti yang pernah dia lakukan di Lost in Translation (2003).

On the Rocks dibintangi oleh Bill Murray dan Rashida Jones sebagai pasangan ayah dan anak yang terhubung kembali karena kecurigaan anaknya kepada suaminya. Cerita film ini sebenarnya sederhana dan tidak rumit, tetapi naskah yang kuat dengan dialog yang cerdas dan berkesan, membuat film ini sangat nikmat untuk ditonton.

Pertama kali ditayangkan di New York Film Festival pada 22 September 2020, film ini kemudian ditayangkan secara terbatas pada 2 Oktober 2020 di Amerika Utara dan sudah tersedia di Apple TV+ sejak 23 Oktober 2020 sebagai film pertama dalam kesepakatan jangka panjang mereka dengan studio A24 dalam menghasilkan original film bagi Apple TV+.

Simak ulasan kami berikut ini tentang film yang dicap certified fresh oleh Rotten Tomatoes dan disukai oleh para kritikus film ini.

Sinopsis

  • Tahun: 2020
  • Genre: Adventure / Comedy / Drama
  • Produksi: A24, American Zoetrope
  • Sutradara: Sofia Coppola
  • Pemeran: Rashida Jones, Bill Murray, Marlon Wayans

Laura (Rashida Jones) adalah seorang penulis novel yang sedang tidak memiliki ide untuk ditulis. Terlebih karena dia mengasuh kedua putrinya. Sementara itu suaminya, Dean (Marlon Wayans), sibuk dengan perusahaan barunya yang sedang berkembang dan mengharuskan dia sering bepergian ke luar kota. Suatu hari, Laura menemukan perangkat mandi milik wanita di dalam tas suaminya.

Penuh kecurigaan, dia berusaha konsultasi dengan temannya, tetapi dia tidak mendapat jawaban yang meyakinkan. Kemudian dia menghubungi ayahnya, Felix (Bill Murray) yang saat itu berada di Paris yang langsung meresponnya dengan semangat ingin membuktikan jika suaminya berselingkuh. Perlu diketahui, Felix adalah seorang playboy yang memiliki teman dimana-mana, terutama di kota New York.

Sebagai seorang playboy, Felix menyatakan jika seorang pria secara biologis diciptakan untuk selingkuh. Felix kemudian memulai sebuah rencana investigasi yang sebenarnya tidak disetujui oleh Laura, meski pada akhirnya Laura kemudian tenggelam di dalam rangkaian investigasi yang dilakukan ayahnya itu. Bahkan kemudian dia mencoba melihat isi ponsel suaminya demi menemukan sebuah bukti.

Saat hari ulang tahun Laura yang tidak bisa dihadirinya, Dean memberikan kado berupa Thermomix, semacam alat masak serbaguna, yang sebenarnya tidak membuat hati Laura tertarik. Kemudian ayahnya datang menjemput di tengah malam untuk mengajaknya makan malam bersama. Felix melaporkan hasil investigasinya bahwa Dean sepertinya membeli perhiasan mahal di Cartier.

Mereka berdua kemudian mengintai Dean bersama rekan-rekannya yang mengadakan acara di sebuah restoran. Lalu mereka mengejar taksi yang ditumpangi oleh Dean dan Fiona (Jessica Henwick), rekan kerja Dean, yang harus berakhir gagal karena mereka dipaksa berhenti oleh polisi karena melanggar lampu lalu lintas dengan kecepatan tinggi.

Felix mengabarkan jika Dean menyewa kamar hotel di Mexico, yang awalnya tidak dipercayai oleh Laura. Tapi setelah Dean berangkat ke Mexico, Felix dan Laura kemudian menyusul kesana untuk membuktikan perselingkuhan Dean. Di suatu malam, mereka melihat Fiona di kamar Dean. Bermaksud menangkap basah Dean, ternyata Dean sudah pulang lebih dulu dan memberikan kamar kepada Fiona dan temannya.

Laura marah kepada Felix yang membawanya ke dalam masalah yang tidak dia harapkan dan malah menjadikan dirinya bersalah. Dia mengganggap ayahnya adalah orang yang tidak setia yang rela meninggalkan keluarganya untuk berselingkuh dengan wanita lain.

Setelah kembali ke New York, Laura dan Dean bicara dari hati ke hati. Dean meminta maaf jika dia terlalu sibuk bekerja sehingga sering meninggalkan keluarga, tapi dia lakukan itu semua untuk keluarga. Laura pun sadar jika dia terlalu cemburu dan sedikit stress karena tidak bisa menghasilkan ide untuk menulis. Pada akhirnya, dengan petualangan bersama ayahnya, Laura terinspirasi menulis novel detektif.

Felix datang untuk meminta maaf kepada Laura, yang langsung dimaafkan Laura karena bagaimanapun Laura tetap sayang kepada ayahnya. Di sebuah makan malam romantis, Dean memberikan kado lanjutan yang ternyata adalah sebuah jam mewah dari Cartier.

Baca juga: Cerita Tak Biasa Dari 20 Film Tentang Perselingkuhan Ini!

Hubungan Unik Menjadi Detektif Dadakan

Hubungan Unik Menjadi Detektif DadakanSumber: imdb.com

Awal menyimak kisah dalam film ini, kita tidak akan percaya jika nantinya akan diajak dalam cerita ala detektif dadakan. Semua aksi yang membuat mereka berpetualang keliling kota New York bahkan hingga ke Mexico adalah karena ide Felix untuk membuktikan jika suami putrinya telah berselingkuh dengan rekan kerja wanitanya.

Meski semua dugaan mereka ternyata salah, tetapi petualangan mereka membuat hubungan yang renggang antara ayah dan anak itu bisa menjadi erat kembali, walaupun Laura sedikit terpaksa dan selalu menilai negatif sosok ayahnya yang playboy. Tetapi dalam beberapa kejadian, Laura terpesona dengan kharisma ayahnya yang tidak bisa ditolak oleh siapapun, bahkan oleh polisi sekalipun.

Dari rangkaian adegan dan dialog antara mereka, yang menjadi kekuatan utama On the Rocks, kita akan dibuat mengerti tentang apa yang ada dan dalam pemikiran Felix. Penilaian negatif yang melekat padanya sedikit demi sedikit memudar dan terangkat, bahkan ketika dia melakukan kesalahan fatal di Mexico pun, kita tidak akan menilainya negatif kembali. Dan kita yakin jika dia akan meminta maaf.

Ya, tepat sekali! Felix meminta maaf kepada Laura yang langsung direspon dengan baik olehnya. Laura bilang, “Just ask me, if you want spend time together” menyiratkan kalau ayahnya ingin ditemani olehnya jangan membuat hal seperti peran detektif itu lagi dan hal aneh lainnya, cukup hubungi dirinya dan dia akan bersedia meluangkan waktu untuk ayahnya.

Bill Murray, Tua-Tua Keladi

Bill Murray, Tua-Tua KeladiSumber: imdb.com

Siapa yang bilang jika sudah tua performa seorang aktor akan menurun? Sepertinya ujaran ini tidak berlaku bagi Bill Murray. Di usia yang sudah mencapai 70 tahun, Bill Murray masih mampu menampilkan akting penuh kharisma seolah-olah usia tidak menjadi masalah. Apa yang dia tampilkan di On the Rocks adalah pembuktian dirinya jika dia belum habis.

Gestur dan mimik yang dia tampilkan dalam perannya sebagai seorang playboy, sangat memukau. Cara bicaranya sungguh meyakinkan dan lelucon yang dia lontarkan pun cukup menggelitik meski kita tidak akan dibuat tertawa terbahak-bahak karenanya. Coba lihat adegan dimana mereka diberhentikan oleh polisi tapi kemudian Felix bisa membuat polisi itu tertawa dan melepaskan mereka begitu saja.

On the Rocks memang tidak sebagus film-film karya Sofia Coppola lainnya, mungkin karena kesederhanaan yang ditampilkan. Tapi dengan performa penuh kharisma dari Bill Murray dan chemistry yang padu dengan Rashida Jones, film ini sangat enak untuk dinikmati yang membuat kita betah untuk menyimaknya selama 1 jam 36 menit.

Sekedar referensi, film ini meraih rating 6.5/10 dari IMDb dengan Metascore sebesar 73 (artinya disukai oleh para kritikus) dan dicap certified fresh oleh Rotten Tomatoes yang menggambarkan secara keseluruhan jika film ini layak untuk kita tonton, terutama bagi kaum perempuan yang menjadi inti cerita di film ini. Jangan tunggu lebih lama! Saksikan segera di Apple TV+ sekarang juga.

On the Rocks
Rating: 
3.5/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram