Review & Sinopsis Norsemen Season 1, Komedi Bangsa Viking

Ditulis oleh Aditya Putra
Norsemen Season 1
3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Bangsa Viking yang terbiasa tampil garang diubah menjadi kocak di Norsemen. Kelakuan para karakternya bukannya membuat kita berdecak kagum, tapi malah membuat tertawa. Komedi yang digunakan adalah deadpan. Jadi, mereka akan tetap terlihat layaknya bangsa Viking yang serius tapi percakapan dan kelakuan mereka malah konyol.

Ada beberapa adegan komedi yang sangat lucu. Yang pertama adalah ketika Arvid menantang Olvar bertarung dengan taruhan ladangnya beserta Liv, istrinya. Olvar yang nggak berani sekaligus takut diasingkan punya cara lain dalam menyelesaikan masalah. Dia menawarkan agar ladangnya dibagi dua kepemilikannya dan Arvid boleh mendapatkan Liv.

Selain itu, ada juga adegan ketika Orm baru bangun sementara anak buahnya sudah selesai berperang. Dia yang ingin menunjukkan kepemimpinannya maju untuk menghabisi anak perempuan, satu-satunya orang yang masih hidup. Alih-alih bisa langsung dibunuh, anak itu malah menghajar Orm dengan telak.

Cerita paling kocak adalah Orm yang bertindak sebagai pemimpin ingin mengubah Norheim menjadi kota budaya. Karena kesulitan mendapat besi walau sudah menjarah, dia memerintahkan agar warganya menyerahkan senjata yang dimiliki. Alhasil ketika kelompok Varg menyerang, Orm dan warganya nggak punya senjata untuk membela diri.

Memasukkan Unsur Drama

Selain ada adegan penjarahan, pertarungan yang berdarah-darah, di Norsemen juga memasukkan unsur drama. Ada Arvid yang frustasi karena nggak punya ladang dan istri. Selain itu, ada juga drama ingin menjadi penguasa yang melibatkan Orm, Olav dan Arvid. Uniknya, semua itu menghadirkan solusi yang dieksekusi dengan komedi.

Selain drama yang bersifat umum, ada juga yang bersifat personal. Arvid terlibat percintaan dengan Froya. Sementara Froya yang lebih brutal merasa bahwa Orm nggak cukup hebat untuk menjadi pemimpin. Unsur-unsur drama ini memang nggak tampil secara tegas tapi cukup memberikan subplot yang menarik.

Kehadiran Norsemen yang menyajikan bangsa Viking dalam bingkai komedi terasa sebagai sesuatu yang segar. Dengan tempo yang tepat dan cerita menyenangkan, rasanya menonton satu episode saja akan membuat penonton ingin langsung maraton. Ayo buktikan sendiri, lalu bagikan pengalamanmu di kolom komentar, teman-teman!

«1 2
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram