Bacaterus / Review Film Indonesia / Review & Sinopsis Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020)

Review & Sinopsis Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020)

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jika kebanyakan film drama memilih untuk fokus pada kisah cinta dua sejoli, lain halnya dengan film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau yang biasa disingkat NKCTHI. Film ini mengangkat kisah mengenai keluarga. Satu keluarga yang terlihat begitu sempurna dan bahagia. Namun setiap keluarga tentunya memiliki satu rahasia.

Bagi kamu yang sedang rindu dengan hangatnya berkumpul di tengah-tengah keluarga, ataupun untuk kamu yang sedang berbahagia dengan keluarga yang kamu miliki, film NKCTHI bisa menjadi rekomendasi tontonan film-mu.

Sinopsis

Sinopsis Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

  • Tahun Rilis: 2020
  • Genre: Drama
  • Produksi: Visinema Pictures
  • Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
  • Pemain: Rachel Amanda, Sheila Dara, Rio Dewanto, Ardhito Pramono

Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini atau NKCTHI merupakan sebuah film yang diadaptasi dari sebuah buku karya Marchella F P dengan judul yang sama. Buku NKCTHI merupakan sebuah buku best seller yang berisikan ungkapan-ungkapan indah mengenai kehidupan.

Berbagai kutipan semangat dan motivasi mengenai hidup yang ada dalam buku ini juga seringkali menjadi kutipan yang digunakan orang-orang di sosial media. Namun, meskipun diangkat dari buku, NKCTHI dalam versi film memiliki alur dan cerita yang lebih kompleks.

Film ini berkisah mengenai kehidupan keluarga Narendra. Keluarga ini terlihat seperti gambaran keluarga ideal yang begitu bahagia dengan tiga anak mereka, Angkasa si sulung, Aurora si anak tengah, dan Awan si bungsu. Sebagai anak bungsu, wajar jika Awan selalu lebih diperhatikan oleh ayah dan ibu mereka sejak ia kecil hingga dewasa.

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Namun setelah beranjak dewasa, Awan seolah ingin menjalani hidup dengan keputusan dan kemampuannya sendiri. Setelah gagal mendapat karir yang ia impikan, Awan kemudian bertemu dengan Kale, sosok pria yang mengajarinya banyak hal dan membuatnya jatuh cinta. Namun pertemuan  Awan dengan Kale membuat keluarganya, terutama ayah mereka merasakan perubahan sikap Awan.

Sang ayah ingin Awan kembali menjadi anak kesayangannya. Sementara di sisi lain, Angkasa dan Aurora juga memiliki permasalahan mereka masing-masing. Aurora yang menjadi anak tengah seringkali merasa bahwa ia tidak pernah diperhatikan. Bahkan hingga ia telah berhasil mewujudkan pameran impiannya, ia tetap merasa bahwa Ayah dan Ibu tak pernah memperhatikannya.

Begitu pula Angkasa, anak sulung yang seakan mendapat banyak beban untuk menjadi contoh yang baik bagi dua adik-adiknya. Dibalik sosoknya yang selalu berusaha kuat, nyatanya Angkasa juga tetap bisa merasa rapuh hingga ia akhirnya tak sanggup untuk terus menahan rahasia yang sudah disimpannya sejak lama.

Semua konflik batin yang dirasakan ketiga anak keluarga Narendra pada akhirnya tak tertahankan. Hal tersebut akhirnya membuat satu rahasia terbesar yang mereka simpan sejak lama harus terungkap. Selama bertahun-tahun, sang ibu rupanya menyimpan kesedihan mendalam akan meninggalnya satu anak mereka, yang tak lain merupakan kembaran Awan.

Selama ini, hanya Angkasa yang mengetahui tentang rahasia tersebut dan memendamnya sendirian. Setelah semua rahasia masing-masing anggota keluarga terungkap, barulah mereka bisa saling berdamai dengan diri sendiri dan menerima tentang ketidaksempurnaan masing-masing.

Menyajikan Kisah Kehidupan yang Relatable

Menyajikan Kisah Kehidupan yang Relatable

* sumber: www.goodnewsfromindonesia.id

Film NKCTHI menyajikan kisah yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, kisah tentang keluarga. Cerita yang sederhana ini membuat film NKCTHI akan sangat relate dengan kehidupan banyak penontonnya. Penggambaran suasana mengenai kehidupan satu keluarga di film ini juga tampaknya cukup sesuai dengan kisah mengenai keluarga pada umumnya.

Namun cerita yang sederhana tersebut tidak membuat film ini menjadi membosankan. Kisah mengenai keluarga tersebut justru bisa diracik sedemikian rupa dengan konflik-konflik yang dialami oleh masing-masing karakter dalam film tersebut. Konflik-konflik yang dialami oleh masing-masing karakter juga dibuat begitu relate dengan kehidupan banyak orang.

Misalnya saja, bagaimana konflik yang dirasakan Awan sebagai anak bungsu yang selalu dimanjakan oleh kedua orang tuanya, bahkan untuk pilihan-pilihan hidupnya. Sementara Aurora, si anak tengah selalu merasa kehadirannya bagaikan ada dan tiada. Lain lagi Angkasa, anak sulung dan lelaki satu-satunya yang seolah selalu dituntut untuk menjadi yang paling kuat diantara anak-anak yang lain.

Rasanya setiap orang akan mengalami hal-hal yang sama seperti yang dirasakan oleh Awan, Aurora, atau Angkasa. Konflik dan cerita yang begitu relate inilah yang tampaknya membuat film NKCTHI terasa begitu dekat secara emosional dengan para penontonnya.

Membuat Penonton Merasakan Sudut Pandang Setiap Tokoh

Membuat Penonton Merasakan Sudut Pandang Setiap Tokoh

* sumber: www.thejakartapost.com

Jika pada film-film lainnya kita hanya disuguhi oleh satu sudut pandang seorang tokoh saja, lain halnya dengan film NKCTHI. Plot dalam film memang lebih banyak menceritakan mengenai kehidupan Awan, si anak bungsu. Namun selain melihat bagaimana sudut pandang Awan, kita juga diajak melihat permasalahan keluarga ini dari para tokoh lainnya, seperti dari sisi Angkasa atau Aurora.

Jelang akhir film, kita juga akan melihat bagaimana permasalahan tersebut dari sisi kedua orang tua mereka. Jalan cerita seperti ini membuat kita sebagai penonton dapat mengambil pesan moral bahwa setiap orang pasti memiliki permasalahannya masing-masing. Kita hanya perlu mendengarkan lebih jauh apa yang dirasakan orang-orang di sekitar kita.

Dialog & Soundtrack yang Menyentuh


Sebagaimana buku NKCTHI yang memberi banyak kutipan-kutipan yang menyentuh hati, beberapa dialog atau adegan dalam film ini juga mengangkat mengenai kutipan-kutipan tersebut. Misalnya saja kutipan “sabar, satu-persatu” yang cukup menarik perhatian.

Film ini juga semakin menyentuh dengan berbagai lagu yang menjadi soundtrack, seperti lagu Rehat dari Kunto Aji, lagu Secukupnya dari Hindia, atau lagu Untuk Hati yang Terluka dari Isyana Sarasvati. Penempatan setiap lagu dalam adegan film ini dijamin akan membuat kamu terenyuh atau bahkan meneteskan air mata mengingat apa yang sudah kamu lewati sejauh ini.

Bahkan di film ini, kamu juga bisa menyaksikan Baskara Putra atau Hindia dan Isyana Sarasvati menjadi cameo dalam film loh!

Pesona Ardhito Pramono

Pesona Ardhito Pramono

* sumber: thedisplay.net

Selain bertabur bintang-bintang papan atas yang menjadi pemeran dalam film ini, ada satu nama yang cukup menarik perhatian. Sosok itu tak lain adalah Ardhito Pramono yang memerankan tokoh Kale, pria yang membuat Awan jatuh hati. Karakter Kale yang diidentikkan sebagai seorang fuckboy yang mampu memikat hati wanita seketika menjadi viral dimana-mana.

Bagaimana tidak? Pesona Kale yang tampan ditambah keahliannya bermain piano tentu membuat penonton jatuh hati padanya di sepanjang film, sama seperti Awan. Namun di akhir film para penonton yang telah dibuat jatuh hati tersebut mungkin akan merasakan rasa kesal dan patah hati pada sosok Kale. Sungguh menggemaskan rasanya!

Kepopuleran sosok Kale ini bahkan membuat Visinema Pictures kabarnya tengah mempersiapkan spin off dari film NKCTHI dengan Kale sebagai tokoh utamanya. Wah, pasti penasaran kan dengan kelanjutan kisah Kale?

Nah, itulah sedikit review dari film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau NKCTHI. Apakah kamu juga sudah menonton film ini? Apa adegan favoritmu dari film NKCTHI ini? Bagikan tanggapanmu di kolom komentar ya!

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *