bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review My Absolute Boyfriend, Belajar Cinta dari Robot

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 6 September 2021

Memiliki pacar yang baik hati, selalu perhatian dan kerap memperlakukan kita dengan manis merupakan idaman bagi banyak wanita. Sayangnya pria seperti itu tidak mudah ditemui. Akan tetapi, apa yang tidak mungkin terjadi dalam drama Korea? Sesuatu yang rasanya mustahil, dapat terwujud.

Imajinasi dalam pembuatan sebuah karya, nyatanya tidak terbatas. Anda bisa bebas menciptakan berbagai karakter dan mengarang jalan cerita, bahkan sesuatu yang tidak masuk logika. Semuanya sah dan menarik. Seperti menciptakan sebuah tokoh  berupa robot yang sempurna dijadikan kekasih hati.

Karangan tersebut menjadi premis dalam sebuah drama Korea berjudul My Absolute Boyfriend yang tayang pada 2019 lalu. Yaitu bercerita tentang bagaimana rasanya memiliki pacar seorang robot.

Kira-kira hal romantis apa yang bisa dilakukan sebuah benda dengan kepintaran buatan? Apa betul dia akan kaku dalam bergerak, bertingkah dan berbicara? Lalu bisakah dia mencintai? Sebelum mulai menontonnya, Anda bisa menyimak ulasan sinopsis dan review My Absolute Boyfriend berikut ini!

Sinopsis

Sinopsis My Absolute Boyfriend
*
  • Tanggal Penayangan: 15 Mei – 11 Juli 2019
  • Genre: Komedi romantis, Fiksi ilmiah
  • Jumlah Episode: 40 Episode
  • Season: 1
  • Pemain: Yeo Jin Goo, Bang Min Ah, Hong Jong Hyun, Hong Seo Young, Choi Sung Won
  • Sutradara: Jung Jung Hwa
  • Produksi: Apollo Pictures
  • Jaringan Penayangan: SBS TV
  • Negara: Korea Selatan

Um Da Da (Bang Min-ah) bekerja sebagai special effect make up artist. Kehidupan cintanya tidak pernah berhasil. Hubungan percintaannya yang paling akhir dengan seorang aktor terkenal bernama Ma Wang-joon (Hong Jong-hyun) pun gagal. Padahal mereka sudah menjalin kasih selama tujuh tahun.

Sibuk dengan pekerjaan dan lelah dengan hubungan membuat percintaan mereka kandas. Kegagalan asmaranya dengan Wang-joon menjadi titik balik bagi Da Da. Hatinya pun berubah menjadi dingin dan tidak lagi percaya dengan cinta.

Suatu ketika muncul sebuah robot humanoid, Zero Nine, yang diprogram untuk jatuh cinta hanya pada kekasihnya. Kehadiran robot berbentuk manusia tersebut taklain karena tanpa sengaja Da Da sudah menciumnya. Berkat ciuman tersebut, sang robot berubah aktif. Ciuman Da Da seperti menekan tombol on pada robot tersebut.

Robot pria itu ternyata memiliki nama, yaitu Yeoung-gu (Yeo Jin-go). Dia diciptakan sebagai produk percobaan pertama yang diprogram khusus sebagai robot pria idaman para wanita. Sebab diprogram seperti itu, Yeong-go benar-benar menjadi pacar yang sempurna.

Keseruan cerita dimulai ketika robot humanoid tersebut memilih Da Da sebagai kekasihnya. Bagaimana Yeong-gu yang seorang robot bisa memperlakukan manusia dengan baik? Apakah Da Da pada akhirnya jatuh cinta pada robot tersebut?

Hubungan Cinta Antara Manusia dan Robot

Hubungan Cinta Antara Manusia dan Robot
*

Hubungan mereka diawali dengan rasa penasaran dan heran. Namun, lama-lama, karena terbiasa bersama, keduanya semakin dekat. Yeong-gu pun mulai mengembangkan emosinya dan jatuh cinta pada Da Da.

Siapa sangka robot yang hanya berfungsi melalui program yang sudah diatur dapat merasakan cinta seperti manusia. Kebersamaannya dengan Yeong-gu membuat Da Da belajar cinta sesungguhnya. Hal-hal yang tidak dia dapat pada hubungan sebelumnya, dia rasakan bersama robot itu.

Sayang, suatu hari, Diana (Hong Seo Young) yang merupakan pemilik asli dari Yeong-gu ingin mengambil robot pria itu kembali. Hubungan antara keduanya pun terancam tidak bisa berakhir bahagia.

Pada episode akhir, Da Da bahkan harus merelakan kekasih robotnya. Sepulang dari menghabiskan waktu bersama, robot tampan itu tiba-tiba tidak lagi bergerak. Melihatnya, hati Da Da kembali hancur. Walau begitu, dia harus merelakan Yeong-gu. Da Da menyadari bahwa hal ini cepat atau lambat akan terjadi pada mereka berdua.

Baca juga: Sinopsis & Review Love Alarm, Temukan Cinta Lewat Aplikasimu

Cinta Segitiga

Cinta Segitiga
*

Drama Korea tanpa cerita cinta segitiga rasanya ada yang kurang. Oleh karena itu, dalam drama Korea ada istilah lead male, second male, lade female, second female. Istilah tersebut dipakai untuk menyebutkan posisi sebuah karakter dalam jalan cerita.

Pada My Absolute Boyfriend yang berperan sebagai second male adalah Wang-joo, kekasih Da Da sebelum bersama Yeoung-gu. Kedekatan antara Da Da dan robot tampan itu ternyata membuatnya sadar bahwa dia masih mencintai Da Da.

Hubungan antara dirinya dan Da Da yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, membuat keduanya tidak bebas. Profesi Wang-joon sebagai aktor terkenal secara tidak langsung membuat hubungannya dengan Da Da gagal.

Melihat Yeoung-go yang tampan serta bisa memberikan sesuatu yang tidak bisa dia berikan sewaktu bersama Da Da membuatnya cemburu. Wang-joon lantas kembali menyatakan perasaannya pada wanita itu. Konflik cinta segitiga pun muncul.

Cinta Adalah Tentang Perasaan, Bukan Siapa dan Apa

Cinta Adalah Tentang Perasaan, Bukan Siapa dan Apa
*

Da Da yang kembali terbuka hatinya karena diperlakukan manis oleh seorang robot, terlihat menyedihkan. Dia seolah putus asa dengan manusia. Padahal jika dirasakan lebih jauh, pada akhirnya cinta memang tentang perasaan. Ia bukan tentang siapa dan apa.

Drama Korea My Absolute Boyfriend seolah ingin mengabarkan hal tersebut. Dari sebuah robot pula lah, seorang manusia belajar mencintai dan dicintai dengan sesungguhnya. Perlakuan manis, penuh perhatian dan diutamakan membuat seorang wanita lupa mengenai lukanya. Sekalipun yang melakukan itu adalah robot.

Akhir Episode yang Terbuka

Akhir Episode yang Terbuka
*

My Absolute Boyfriend memiliki episode akhir dengan ending yang terbuka. Penonton dibuat menebak-nebak dengan kelanjutan ceritanya. Pada episode 40, setelah Yeoung-gu tidak lagi bergerak dan waktu berlalu, Da Da menjadi seorang CEO bagi timnya.

Waktu yang sudah berlalu tetap tidak bisa membuat Da Da lupa terhadap Yeoung-gu. Suatu hari, Bo Won (Choi Sung-won) datang ke rumah Da Da. Dia mengajak wanita itu pergi ke Kronos Heaven untuk bertemu Yeoung-gu sebelum robot tersebut dihancurkan.

Perasaan yang masih ada di hati Da Da membuatnya kembali bersedih saat bertemu Yeoung-gu dalam keadaan seperti itu. Namun, bagaimana pun dia harus merelakan kekasih robotnya tersebut. Da Da pun mengucapkan kalimat perpisahan.

Setelah mengucapkan salam perpisahan, Da Da pergi meninggalkan Yeoung-gu. Tetapi, alangkah terkejutnya dia ketika merasakan jari Yeoung-gu bergerak secara tiba-tiba. Akhir episode yang demikian membuat penonton menebak-nebak, apakah robot itu kembali hidup atau tidak.

Penayangan episode 40 hanya berlangsung bagi penonton internasional. Sementara di Korea sendiri, drama ini berhenti ditayangkan pada episode 36 karena beberapa alasan.

Adaptasi dari Manga Jepang

Adaptasi dari Manga Jepang
*

Saat ini semakin banyak saja drama Korea yang diadaptasi dari sebuah komik atau webtoon. Begitu halnya dengan My Absolute Boyfriend. Drama romantis ini diadaptasi dari manga series dari Jepang berjudul Zettai Kareshi.

Manga tersebut merupakan karya Yuu Watase yang terbit dari tahun 2003 hingga 2004 di shojo manga magazine, Shojo Comic. Mangaka kelahiran 05 Maret 1970 tersebut sudah menciptakan banyak komik. Selain Zettai Kareshi, ada Alice 19th, Ayashi no Ceres, Imadoki!, Pajama de Ojama, Appare Jipangu, Fushigi Yugi, dan Fushigi Yugi Ganbu Kaiden.

Bagaimana? Apakah pernah membayangkan jatuh cinta dan dicintai seorang robot? Lalu patah hati dan tidak mau kehilangan karenanya? Jika hal tersebut benar-benar ada, seorang robot dengan tampilan dan sikap pria sempurna, apa yang akan Anda lakukan?

My Absolute Boyfriend
Rating: 
4/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram