bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Murderville, Memecahkan Misteri Tanpa Naskah

Murderville adalah serial komedi misteri pembunuhan yang dikembangkan oleh seorang produser sekaligus penulis skenario bernama Krister Johnson. Konsep cerita dalam serial Murderville ini berdasarkan pada acara TV yang pernah disiarkan di saluran televisi BBC Three yang berjudul Murder in Successville

Serial Murderville pun berjalan cukup unik karena semua bintang tamu yang muncul di setiap episodenya bakal berperan sebagai detektif. Mereka tidak akan diberikan naskah dan harus berimprovisasi untuk berdialog serta mesti memecahkan kasus pembunuhan misterius untuk menemukan pelaku yang sesungguhnya.

Dalam serial ini, aktor Will Arnett berperan menjadi karakter utamanya sebagai seorang detektif divisi pembunuhan bernama Terry Seattle. Selain itu, bintang tamu yang hadir dalam 6 episodenya terdiri dari Conan O'Brien, Marshawn Lynch, Kumail Nanjiani, Annie Murphy, Sharon Stone, dan Ken Jeong.

Mereka akan memainkan karakter dirinya sendiri dan berpartner menjadi detektif pemula bersama Terry. Yuk, simak review dan sinopsis dari sitkom Murderville yang berhasil Bacaterus rangkum ini!

Baca juga: Review & Sinopsis Knives Out, ‘Misteri Pembunuhan Klasik’

Sinopsis

Murderville__

Pada episode pertama, Terry tiba di kantor polisi untuk bertemu Rhonda, Kepala Polisi sekaligus istrinya. Dalam pertemuan itu, Rhonda langsung membicarakan tentang rencana perceraian mereka yang tak kunjung usai. Setelah membahas hal tersebut, Rhonda kemudian memberitahu kepada Terry bahwa ia mempunyai rekan baru yang bernama Conan.

Di kantor pribadinya, Terry menceritakan kepada Conan bahwa mantan rekannya yang bernama Lori Griffin telah tewas terbunuh 15 tahun lalu. Hingga sampai saat ini pun kasus pembunuhan Lori belum terpecahkan. Rhonda kemudian menugaskan mereka untuk memecahkan satu kasus pembunuhan yang menimpa Sarah, seorang asisten pesulap yang cukup populer.

Mereka lalu menginterogasi tiga tersangka utama yang terdiri dari Deb, mantan asisten sang pesulap, Magic Melvin, seorang pesulap saingan, dan Kathy, seorang wanita yang tidak menyukai pesulap. Terry dan Conan harus bergerak cepat untuk memutuskan salah satu pelaku utama di antara ketiganya.

Pada episode kedua, Terry kedatangan Marshawn Lynch yang menjadi rekannya yang baru. Keduanya lalu ditugaskan oleh Rhonda untuk menyelidiki kasus pembunuhan Cora Worthington, seorang pembuat boneka terkenal.

Wanita paruh baya tersebut mempunyai tiga anak kembar yakni Chadd, Charles, dan Chester. Terry dan Marshawn mencurigai salah satu di antara mereka sebagai pelaku sebenarnya.

Di episode ketiga, Terry menghadiri acara reuni sekolah bersama dengan partner barunya, Kumail Nanjiani. Di acara itu, Terry dan Kumail menemukan kasus pembunuhan yang menimpa seorang miliarder bernama Seth Gourley.

Seperti biasa, keduanya kemudian menginterogasi ketiga calon tersangka yang terdiri dari Lisa Capobianco, Brad Torker, dan Kevin Riviera, seorang mantan mitra bisnis dan teman dari Seth.

Dalam episode keempat, Terry mendapatkan partner seorang perempuan cantik bernama Annie Murphy. Setelah berkenalan, Rhonda lalu menugaskan mereka untuk mencari pelaku pembunuhan yang menewaskan Kepala Inspektur Kesehatan Alistair Hale. Ia tewas di balai kota setelah memakan sebuah sup yang ternyata berisikan racun mematikan.

Terry dan Annie selanjutnya menginterogasi tiga tersangka yang terdiri dari Anya Campbell, seorang guru TK, Vinny Palmeiri, seorang mafia, dan Nanette Dubois, seorang koki. Akhirnya, Annie pun berhasil mengungkap pelaku sebenarnya yakni Anya Campbell dan analisanya ternyata tepat.

Sementara itu, di episode kelima, Terry kedatangan Sharon Stone sebagai rekan kerjanya yang baru. Keduanya kemudian menuju rumah sakit untuk memeriksa mayat Dr. Sebastian Pierce, seorang ahli bedah yang telah dibunuh di ruang operasi. 

Keduanya lalu mendapatkan bukti bahwa sang pelaku memainkan musik Mozart sebelum membunuh Dr. Pierce di ruang operasi. Selain itu, Terry dan Sharon menemukan bukti lainnya bahwa sang pelaku meninggalkan sebuah gelas kopi di TKP.


Setelah mengumpulkan bukti yang akurat, mereka mendapatkan para tersangka yakni Dr. Joceyln Alexander, kepala administrasi di rumah sakit, Dr. Madison Cheng, mantan kekasih Dr. Pierce, dan Dr. Will Gonzales, seorang dokter spesialis anestesi. Sharon pun harus menyimpulkan salah satu diantara mereka sebagai orang yang bertanggung jawab atas kematian Dr. Pierce.

Dalam episode keenam, Terry akhirnya mendapatkan bukti akurat atas kematian mantan rekannya Lori Griffin. Untuk menyelesaikan kasus itu, Rhonda lalu memperkenalkan kepada Terry rekan barunya yang merupakan seorang komedian bernama Ken Jeong. Keduanya kemudian pergi mengunjungi tempat Lori dibunuh 15 tahun lalu.

Di tempat itu, Amber Kang, Ahli Forensik, mengatakan bahwa Lori telah ditusuk dua kali dari belakang menggunakan pisau tajam. Di sisi lain, lewat catatan harian Lori yang ditemukan oleh Terry, ia kemudian mampu menemukan tiga orang yang diduga sebagai pelaku utamanya.

Terry dan Ken Jeong selanjutnya menginterogasi Rebecca Hendricks, seorang artis, Seamus Doyle, mantan mafia, dan juga Komisaris Polisi Barton. Ken Jeong pun dituntut untuk menyelesaikan kasus tersebut dan harus mengungkap pembunuh sebenarnya di antara mereka.

Berjalan Jenaka Secara Natural

Murderville_Berjalan Jenaka Secara Natural_

Dalam serial ini, aktor Will Arnett berperan sangat baik sebagai Terry Seattle, seorang detektif divisi pembunuhan yang sebenarnya tidak terlalu kompeten. Dengan kumisnya yang tebal dan karakternya yang selalu bersemangat serta terkadang sembrono, Terry menjadi sosok detektif yang mudah dikenali di sepanjang episode Murderville.

Setiap episodenya, Terry selalu dipasangkan dengan beberapa bintang tamu yang memiliki latar belakang yang berbeda. Para bintang tamu seperti Conan O'Brien, Marshawn Lynch, Kumail Nanjiani, Annie Murphy, Sharon Stone, dan Ken Jeong harus berimprovisasi karena mereka tidak diberikan naskah jalan ceritanya.

Oleh karena itu, Will Arnett sebagai Terry, dan juga pemain pendukung lainnya seperti Haneefah Wood sebagai Kepala Polisi Rhonda Jenkins, Lilan Bowden sebagai Amber Kang, Ahli Forensik, dan Phillip Smithey sebagai Darren "Daz" Phillips, seorang detektif muda, harus memandu para bintang tamu untuk memecahkan kasus pembunuhan melalui penyelidikan yang absurd.

Selama kurang lebih 30 menit di setiap episodenya, beberapa bintang tamu langsung masuk ke dalam jalan ceritanya. Mereka berimprovisasi dengan lucu, terlibat ke dalam dialog-dialog yang nyeleneh serta adegan-adegan yang berjalan alami tanpa setting apa pun.

Meskipun begitu, lelucon yang sering dilontarkan oleh Terry, para bintang tamu, hingga setiap pemain pendukung tampaknya terlalu segmented dan kurang dipahami secara jelas oleh kita yang menonton serial ini.

Mengulangi Konsep yang Sama di Setiap Episode

Murderville_Mengulangi Konsep yang Sama di Setiap Episode_

Di akhir setiap episodenya, semua bintang tamu harus menjadi seorang “pengadil”, dan mesti memilih satu orang dari semua tersangka pembunuhan yang sebenarnya. Dari semua bintang tamu yang dihadirkan hanya Ken Jeong, Sharon Stone, dan Marshawn Lynch yang salah dalam memutuskan tersangka, sementara sisanya melakukan tugasnya dengan benar.

Murderville rasanya membawa konsep cerita yang sangat fresh dan unik. Lewat sinematografi sitkom TV yang sangat kental, setiap sketsa yang coba ditampilkan dalam serial ini terasa cukup menghibur. Meski begitu, Murderville tidak sepenuhnya berjalan sukses dan menarik karena ada beberapa hal yang rasanya sedikit membosankan.

Serial ini kerap mengulangi formula yang sama, dimana setiap bintang tamu harus menjadi detektif pemula tanpa skenario sama sekali. Tidak semua bintang tamu mampu berimprovisasi dengan baik, bahkan ada beberapa di antara mereka yang tampak kurang dinamis mengimbangi energi yang dibawa oleh Terry.

Selain itu, walaupun Will Arnett tampik solid sebagai Terry, namun ia juga selalu mengulangi gimik yang sama untuk setiap bintang tamu yang ia temui di setiap episode. Terry cenderung berusaha memancing jawaban yang konyol dari para bintang tamu dengan pertanyaan yang pernyataan-pernyataannya yang nyeleneh. Sayangnya, mereka terkesan ragu-ragu untuk membalas leluconnya.

Terlepas dari Terry dan para bintang tamu, semua pemain pendukung mulai dari Haneefah Wood, Lilan Bowden, dan Phillip Smithey tampil dengan chemistry yang solid lewat karakternya masing-masing.

Serial Sitkom yang Cukup Menghibur

Murderville_Serial Sitkom yang Cukup Menghibur_

Musim pertama serial Murderville membawa alur cerita yang menyenangkan dan sangat santai. Setiap kasus pembunuhan disajikan secara unik juga terkadang absurd. Spontanitas yang diberikan oleh para bintang tamu setiap mereka melakukan improvisasi masih cukup menarik untuk dilihat, tidak terlalu kaku apalagi aneh.

Hanya saja, mereka tidak terlalu energik seperti Terry, dan tampak masih ragu-ragu untuk melontarkan lelucon. Walaupun begitu, Will Arnett bersama para pemain lainnya menjadi pemandu yang baik untuk para bintang tamu sehingga mereka bisa merasa nyaman untuk bermain di serial ini.

Secara keseluruhan, Murderville merupakan sebuah acara hiburan yang konyol dengan konsep cerita yang unik. Walaupun sajian komedinya mungkin tidak bisa dimengerti oleh sebagian orang, tetapi suguhan genre sitkom misteri pembunuhannya berjalan sangat menyenangkan dan cukup menyegarkan.

Murderville
Rating: 
2.5/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram