bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Military Prosecutor Doberman (2022)

Ahn Bo Hyun dan Jo Bo Ah hadir dengan drama baru berjudul Military Prosecutor Doberman (2022); sebuah drama bertema militer dan hukum yang mempertemukan dua jaksa berbeda karakter dan latar belakang.

Berperan sebagai Do Bae Man, Ahn Bo Hyun pas sekali memerankan karakter seorang jaksa yang hanya menyukai uang, tetapi mengesampingkan kebenaran.

Sebaliknya, Jo Bo Ah tampil sebagai jaksa yang misterius dan penuh rahasia. Dia punya masa lalu pahit yang terkait dengan sosok penting di kemiliteran.

Bagaimana kelanjutan kisah keduanya? Apakah mereka akan saling menjegal? Drama berjumlah 16 episode yang disutradarai oleh Jin Chang Gyu ini menjanjikan untuk diikuti. Simak update-nya pada artikel ini ya!

Baca juga: Sinopsis dan Review Juvenile Justice, Drama Kejahatan Remaja

Sinopsis

Do Bae Man tak pernah lulus SMA karena selalu bermasalah. Dia mengikuti ujian pengacara tapi tetap sulit mendapat pekerjaan. Suatu hari dia ditawari menjadi Jaksa Militer oleh seorang pemilik firma hukum. Do Bae Man bekerja atas pesanan orang-orang berduit.

Dia tidak peduli tentang benar atau salah. Sampai kemudian di akhir tugasnya sebagai jaksa, seorang jaksa baru bernama Cha Woo In membuatnya curiga. Tampaknya dia akan jadi batu sandungan Do Bae Man menjelang dibebastugaskan.

Episode 1-2

Episode 1-2

Do Bae Man sudah dikeluarkan berkali-kali dari sekolah sampai tak ada lagi yang bersedia menerimanya. Bae Man lalu melanjutkan studi pengacara dengan uang pinjaman dan akhirnya berhasil lulus.

Sayang, status sebagai murid SMA yang dropout, menyulitkannya mendapat pekerjaan. Suatu hari, Yong Moon Gu selaku pemilik firma hukum Law and One menawarinya pekerjaan sebagai Jaksa Militer.

Bae Man sempat menolak karena kedua orangtuanya yang merupakan anggota militer tewas di depan matanya dalam sebuah kecelakaan saat masih menggunakan seragam. Moon Gu hanya memintanya bertugas selama 5 tahun setelah itu Bae Man akan bekerja di Law and One.

Bae Man pun menerima tawaran tersebut. Lima tahun berselang, Bae Man tak pernah mengecewakan Moon Gu. Tugasnya yang terakhir sebelum dibebastugaskan adalah menjebak putra seorang Presdir Bank yang berada di kemiliteran.

Sersan Ahn Soo Ho harus masuk penjara karena hal itu. Menjelang pembebasan tugasnya, Bae Man kedatangan jaksa baru bernama Cha Woo In.

Di tempat lain, No Tae Nam, seorang CEO muda, dokter hewan dan koki yang terkenal ahli memasak makanan anjing terlibat dalam pemerkosaan dan pemukulan seorang wanita kenalan Cha Woo In bernama Han Se Na.

Dia mengambil video dan mencekoki Se Na dengan obat-obatan bersama-sama seorang idol bernama Allen. Tae Nam adalah putra No Hwa Young, klien utama Yong Moon Gu sekaligus anggota militer wanita yang terkenal hebat. Cha Woo In lantas membalaskan penderitaan Se Na menggunakan caranya sendiri.

Dia mengganti penampilan menggunakan wig warna cerah lalu menghajar Allen serta menculiknya. Tindakan Cha Woo Jin sepertinya dilatari dendam terhadap No Tae Nam, karena akibat permainan No Hwa Young dan Yong Moon Gu beberapa tahun lalu bisnis sang ayah hancur.

Mereka juga tampaknya berada di balik kematian ayah Woo In. Perusahaan milik mendiang ayahnya lantas dibeli dengan harga murah oleh No Hwa Young.

Kini No Hwa Young menjabat sebagai pemilik bisnis sekaligus komandan divisi militer yang baru. Hilangnya Allen mengusik No Tae Nam. Dia memerintahkan Moon Gu menyelidikinya dan Moon Gu meneruskan tugas itu pada Bae Man.

Bae Man menemukan beberapa petunjuk mengenai pelaku penculikan Allen. Bae Man lantas mendapat tugas tambahan dari No Tae Nam, yaitu membebaskannya dari Wajib Militer.

Moon Gu lalu melaporkan hal itu pada No Hwa Young. Tae Nam tak bisa berkutik di depan sang ibu. Di tempat lain saat akan menuju tempat pelantikan No Hwa Young, mobil Woo In dan Bae Man dicegat sekelompok preman pimpinan Seol Ak. Sasaran mereka adalah Bae Man, sesuai perintah Ahn Soo Ho.

Dengan bantuan Woo In, Bae Man bisa terhindar dari maut. Dia yang terluka memilih duduk di belakang dan menemukan wig warna cerah di sana, persis dengan yang dipakai sosok penculik Allen yang dia lihat dari CCTV. Kecurigaannya pada jaksa militer wanita itu pun semakin besar. 

Episode 3-4

Episode 3-4

Untuk membebaskan No Tae Nam dari wajib militer, Do Bae Man membutuhkan bantuan dokter militer guna memalsukan riwayat penyakit Tae Mo. Dia lantas bekerja sama dengan seorang dokter militer yang kebetulan membutuhkan jasanya..

Selesai dengan tugas itu, Bae Man mendapati semua bukti penculikan Allen mengarah pada Woo In. Bae Man juga mengetahui kalau Woo In dibantu Kang Ha Joon, seorang CEO muda yang berhutang budi pada ayah Woo In.

Belakangan Woo In diketahui memang sengaja mengekspos diri agar mudah ditemukan Bae Man. Bae Man menemui No Tae Nam untuk melaporkan hal itu.

Di tempat berbeda Woo In menyerahkan video pelecehan Se Na kepada Do Soo Kyung, bibi Bae Man yang bertugas sebagai polisi. Soo Kyung dan anggotanya lalu menggerebek klub tempat Tae Nam berada. Bae Man sendiri berhasil melarikan diri setelah melihat sang bibi.

Nahas, mobil yang dipakai Bae Man ternyata sudah disabotase Woo In dan jaksa militer itu mengalami kecelakaan. Setelah membaik, Bae Man langsung menemui Woo In. Woo In hanya mengatakan kalau Bae Man tidak boleh keluar dari kemiliteran. Dia harus bekerjasama dengannya.

Semua usaha Bae Man untuk membebaskan Tae Nam sia-sia karena video pelecehan itu sudah tersebar. Belakangan Woo In menyadari kalau kejadian ini sudah direncanakan Yong Moon Gu dan No Hwa Young.

No Hwa Young tidak ingin namanya semakin rusak pasca video jahat anaknya tersebar, sedang Yong Moon Gu ingin menguasai perusahaan No Tae Nam. Pasalnya jika No Tae Nam menjalani Wamil, No Hwa Young memberikan kuasa pada Moon Gu untuk menjalankan perusahaan.

Hubungan Moon Gu dan Bae Nam berakhir buruk. Di tengah-tengah itu Woo In berhasil memancing rasa penasaran Bae Man atas rahasia di balik kematian kedua orangtuanya. Jaksa itu lalu menemui Yeom Sang Jin, petugas militer yang kala itu mengangani kasus kematian kedua orangtuanya.

Hari itu Bae Man menghadap No Hwa Young untuk memberikan penghormatan sebelum dibebastugaskan. Saat melihat jari telunjuk No Hwa Young yang putus, ingatan Bae Man ketika peristiwa kecelakaan yang menewaskan kedua orangtuanya sedikit-sedikit kembali.

Dia ingat No Hwa Young mendatangi kedua orangtuanya yang sekarat sembari tersenyum. Hari itu setelah Na Tae Nam resmi menjalani wajib militer, sidang untuk keterlibatannya dalam kasus pelecehan Se Na digelar.

Secara mengejutkan Do Bae Man tiba-tiba hadir di persidangan mengenakan pakaian kebesarannya sebagai jaksa. Moon Gu dan No Hwa Young terkejut dengan ekspresi bingung dan cemas, sedangkan Woo In menyambutnya dengan senyuman.

Episode 5-6

Episode 5-6

Bae Man tidak begitu saja percaya dengan perkataan Woo In. Dia pun melanjutkan karirnya sebagai mitra di sebuah firma hukum. Namun, kedatangan Kang Ha Joon yang mengatakan kalau kecelakaan kedua orangtuanya adalah rekayasa No Hwa Young, membuatnya goyah.

Dia lalu menemui Yeom Sang Jin dan mendengar bahwa pasca kecelakaan terjadi Bae Man kecil yang memberi kesaksian kalau No Hwa Young adalah pelaku penabrak mobil kedua orangtuanya. Mendengar itu Bae Man memutuskan kembali menjadi jaksa militer.

Kehadirannya di ruang sidang belum menunjukkan sesuatu yang berarti, tapi diam-diam dia mempelajari langkah Moon Gu. Dia berstrategi dengan berpura-pura bersikap baik padanya.

Sidang tuntutan No Tae Nam pun digelar. Moon Gu menjalankan strateginya; dia memenangkan Tae Nam tapi membuat pemuda itu malu setengah mati sampai-sampai membuatnya kehilangan kepercayaan.

Bae Man akan menuntaskan balas dendamnya hanya dalam tiga bulan. Untuk memulai itu dia menyusun rencana mendekati No Hwa Young dengan menawarkan diri menjadi jaksa untuk No Tae Nam. Sesuai dugaan Bae Man, Tae Nam benar-benar kabur dari kamp karena tak tahan di-bully.

No Hwa Young lantas memerintahkan Moon Gu menyuruh Bae Man untuk mengurus putranya. Jangan sampai masalah ini mengganggu pelantikan Lee Jae Sik sebagai Menteri Pertahanan Nasional.

Rupanya pelarian Tae Nam sudah dirancang oleh Bae Man. Bae Man juga memancing Ahn Soo Ho untuk ikut membalaskan dendam padanya.

Sementara itu diketahui kalau No Hwa Young tergabung dalam Organisasi Prajurit Rahasia bernama Masyarakat Patriotik sebagai kepala sekretaris kantor pusat militer. Ia didirikan oleh ayah Menteri Pertahanan Nasional Lee Jae Sik.

Kelompok ini sangat berpengaruh di kemiliteran dan keserakahan merekalah yang jadi penyebab kematian ayah Woo In dan kedua orangtua Bae Man.

Orang kedua di Masyarakat Patriotik setelah Lee Jae Sik adalah Brigjen Hong Moo Sup. Dia merupakan jaksa yang menangani sekaligus menutup kasus kecelakaan orangtua Bae Man.

Tae Nam berencana kabur dari Korea dengan bantuan Seol Ak. Keduanya berusaha mengecoh Bae Man, tapi mereka masih kalah pintar.

Ketika Seol Ak merasa berhasil menjebak Bae Man di tempat berbeda Woo In yang mengenakan wig cerahnya sudah lebih dulu menangkap Tae Nam.

Berita ini membuat heboh masyarakat, sampai mengganggu acara pelantikan Lee Jae Sik. Tae Nam dimasukkan ke dalam sel militer yang bersebelahan dengan Ahn Soo Ho. No Hwa Young yang terlihat sangat marah menemui Bae Man yang ternyata sedang bersama Woo In.

Episode 7-8

Episode 7-8

Demi mempertahankan kepercayaan Lee Jae Sik sekali lagi, No Hwa Young berusaha untuk tidak lagi melakukan kesalahan dan membuat Jae Sik malu.

Salah satu bawahan Hwa Young sekaligus orang yang turut menghancurkan mendiang ayah Woo In, Won Gi Chun, dielu-elukan karena bertindak seperti pahlawan yang melindungi anggotanya dari ledakan ranjau.

Akibat hal itu Gi Chun mengalami cacat pada salah satu kakinya. Aneh, adik dari anggota yang dia selamatkan tersebut justru berusaha menembak Gi Chun di tengah-tengah keramaian.

Cha Woo In dan Bae Man yang curiga pun melakukan penyelidikan secara sembunyi-sembunyi. Mereka berhasil mendapatkan video yang menunjukkan kalau kaki Gi Chun baik-baik saja.

Atas kasus ini Gi Chun dihadirkan sebagai saksi di pengadilan. Kejadian mengejutkan terjadi ketika Bae Man dan Woo In yang ingin membuktikan bahwa kaki Gi Chun baik-baik saja, ternyata mendapati kalau salah satu kaki Gi Chun memang sudah diamputasi. Akibat hal itu Bae Man diberhentikan selama tiga bulan dan Woo In diistirahatkan selama sepuluh hari.

Imbasnya kasus No Tae Nam dan dakwaan untuk Kim Han Yong atau penembak Gi Chun pun ditangani secara tidak adil oleh Seo Joo Hyuk. No Tae Nam hanya dijatuhi penjara satu bulan sedangkan Kim Han Yong dihukum lima tahun. Meski tengah menjalani hukuman, dua jaksa militer, Woo In dan Bae Man, terus mencari informasi mengenai kejadian itu.

Mereka akhirnya menemukan seorang saksi atas peristiwa ledakan ranjau yang membuat Gi Chun jadi pahlawan. Menurutnya pada saat kejadian Gi Chun tidak menyelamatkan anggotanya atau siapa pun dari ranjau seperti yang selama ini dia ceritakan pada media. Saksi itu mengaku melihat Gi Chun lalai menembak anggotanya saat tengah buang air besar di area ranjau.

Akibat kebodohan yang dilakukan anggotanya itu, No Hwa Young mencari cara menyelamatkan mukanya. Ketika itulah ide gila Hwa Young muncul; dia sengaja mengamputasi salah satu kaki Gi Chun ketika merasa Bae Man dan Woo In mulai mencurigainya.

Tak heran ketika Bae Man coba membuktikan kebohongan Gi Chun pada publik, dia kaget karena Gi Chun benar-benar kehilangan salah satu kakinya.

Episode 9-10

Review Military Prosecutor Doberman Episode 9-10__

Bae Man mencoba memprovokasi Won Gi Chun agar melawan No Hwa Young. Jaksa militer itu juga menjabarkan rencananya untuk mengungkap semua kepalsuan Gi Chun melalui kesaksian Hyun Gyu kepada media. Para wartawan sudah menunggu tapi Hyun Gyu tak kunjung datang karena diculik Gi Chun.

Secara cekatan, Woo In berhasil menyelamatkan Hyun Gyu sendirian. Setelah drama panjang dan dalam keadaan babak belur, Hyun Gu pun bisa memberikan kesaksiannya.

Kepalsuan Gi Chun yang selama ini dikenal sebagai Pahlawan Ranjau terbuka total setelah Bae Man juga menunjukkan proyektil peluru. Proyektil tersebut diambil dari korban salah tembak Gi Chun.

Sebagai atasan Gi Chun, No Hwa Young merasa terancam. Dia pun membunuh bawahannya itu. Namun, dengan kelicikannya, kematian Gi Chun ditutup sebagai kasus bunuh diri. Walau begitu Bae Man dan Woo In terus berusaha mencari bukti kejahatan Won Gi Chun yang nantinya bisa menyeret Hwa Young. 

Woo In merasa tak punya waktu banyak karena Yong Moon Gu sudah mengetahui latar belakangnya sebagai putri pemilik IM Defense. Mereka kemudian kembali bergerak dan berhasil menemukan buku-buku catatan penting yang ditulis Gi Chun semasa menjadi bawahan No Hwa Young.

Setelah dibebaskan oleh Jenderal Panglima Hong Moo Sup karena berhasil mengungkap kasus Gi Chun, Bae Man dan Woo In melanjutkan penyelidikan. Target selanjutnya adalah Hong Moo Sup sendiri. Woo In mencurigai kasus penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan Hong Moo Sup.

Pasalnya, beberapa anggota militer yang ditugaskan di rumahnya menjadi ajudan kerap berganti-ganti. Bae Man mendatangi kediaman Moo Sup dan bertemu dengan Sersan Shin Min Cheol yang sedang bekerja sebagai ajudan di sana.

Berniat membantu Sersan Shin, Bae Man justru harus menghadapi kelicikannya di masa lalu. Shin menolak dibantu dan sangat membencinya. Sersan Shin menutupi deritanya dengan mengatakan bahwa dia diperlakukan baik oleh Hong Moo Sup dan keluarga.

Padalah faktanya dia selalu ditindas. Shin mendendam karena dulu Bae Man mencurangi kasus penyiksaan temannya hingga meninggal dunia. Bae Man pun terpukul menyadari dirinya sebejat itu. Woo In mengetahui bahwa Bae Man sedang tidak baik-baik saja sehingga coba menguatkannya.

Di tengah konsentrasi dan kesibukan mengusut kasus kekerasan Sersan Shin, Bae Man terkejut karena No Hwa Young mengetahui kalau dirinya adalah putra dua penyidik militer yang tewas dibunuh olehnya dua puluh tahun lalu.

Episode 11-12

Review Military Prosecutor Doberman (2022) Episode 11-12__

Identitas asli Bae Man dan Woo In sudah diketahui oleh No Hwa Young dan Yong Moon Gu. Khusus Woo In, dia sekaligus mendapat ancaman dari Moon Gu tapi jaksa militer itu balik mengancam akan mengadukan semua perbuatan licik Moon Gu kepada No Hwa Young.

Urusan mereka berlanjut di pengadilan dalam kasus penyalahgunaan kekuasaan Hong Moo Sub terhadap Kopral Shin. Sebagai jaksa dan petinggi militer, kubu Hong Moo Sub mendapat dukungan dari hakim yang bertugas.

Bae Man dan Woo In sempat sangat kesulitan melawan mereka. Kopral Shin sampai tertekan, ketakutan dan bingung. Selain itu, pengakuan dari adik perempuan Hong yang turut menyiksa Kopral Shin juga tidak memberatkan Hong Moo Sub sama sekali.

Hingga secara mengejutkan No Hwa Young menawarkan diri menjadi saksi untuk membantu Woo In. Dia menghadirkan ajudannya yang pernah diperkosa oleh Hong Moo Sub. Namun, hakim yang berada di bawah No Hwa Young tidak lagi berpihak pada Hong Moo Sub. Petinggi militer itu pun dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

Genderang perang dingin antara No Hwa Young dan Yong Moon Gu jelas semakin kencang. Di tengah amarahnya, Yong Moon Gu mendapat bantuan besar dari Kang Ha Joon yang berkhianat pada Cha Woo In.

Kang Ha Joon dipercaya Bae Man dan Woo In untuk memulihkan hard disk milik Won Gi Chun yang berisi pengakuan No Hwang Young atas kematian orangtua Bae Man.

Namun, karena perusahaannya terancam bangkrut oleh Yong Moon Gu, ditambah cemburu melihat Woo In dekat dengan Bae Man, lelaki itu berkhianat. Dia berbohong dan mengkhianati Bae Man serta Woo In dengan berniat menyerahkan rekaman penting tersebut pada Yong Moon Gu.

Moon Gu memang terobsesi mengalahkan No Hwa Young, terutama setelah dipercaya menggantikan No Tae Nam menjabat posisi penting di IM Defense.

No Tae Nam sendiri sedang ketakutan karena dia akhirnya tahu bahwa salah satu seniornya di barak militer adalah putra petinggi bank yang dulu pernah dia jebak bersama Bae Man.

Episode 13-16

Review Military Prosecutor Doberman Episode 13-16__

Kang Ha Joon membuat Cha Woo In kecewa karena sudah berkhianat dan bergabung dengan Yong Moon Gu. Bae Man tidak percaya begitu saja kalau Kang Ha Joon bisa setega itu pada sahabat lamanya.

Ternyata benar, Kang Ha Joon sengaja mendekati Yong Moon Gu untuk mengetahui rencana-rencana busuknya.

Dari sana Kang Ha Joon mengetahui kalau Kementerian Pertahanan dan IM Defense melakukan tindak korupsi atas pengayaan barang-barang keperluan militer. Pada acara rapat pemimpin saham, Yong Moon Gu pun ditangkap. Menteri Pertahanan, Lee Jae Sik, pun ikut ditangkap.

Yong Moon Gu sempat menghajar Bae Man dan Kang Ha Joon setelah mengetahui persekongkolan mereka. Namun, Moon Gu tidak bisa membunuh keduanya karena dia masih membutuhkan dokumen rahasia berisi catatan kejahatan dan korupsi yang dilakukan militer dan No Hwa Young.

Cha Woo In berhasil menyelamatkan dua rekannya dari Yong Moon Gu dan para preman. Woo In sendiri sebenarnya sedang sibuk menangani kasus penembakan massal yang dilakukan Byeon Sang Ho. Kasus tersebut melibatkan No Tae Nam sebagai salah satu korban selamat. 

Byeong Sang Ho yang tidak kuat mendengar ibunya dihina oleh Kapten Ma, melakukan penembakan secara membabi buta.

Namun, kasus perisakan itu sengaja ditutupi oleh No Hwa Young karena tak ingin divisinya tercoreng. Dia bahkan mengancam No Tae Nam agar tutup mulut. Sang Ho ditumbalkan sebagai satu-satunya orang bersalah dalam kasus ini. 

No Tae Nam yang awalnya patuh, tidak bisa lagi membiarkan kebobrokan terus terjadi. Dia pun membeberkan fakta sebenarnya.

No Tae Nam yang mulai sadar kalau dirinya hanya alat, memutuskan meninggalkan ibunya. Dia lalu menyerahkan dokumen rahasia tentang korupsi dan kejahatan No Hwa Young yang beberapa tahun lalu sudah disiapkan oleh ayah Cha Woo In pada Bae Man dan Woo In. 

Setelah menyerahkannya, No Tae Nam memutuskan bunuh diri. Beruntung Bae Man berhasil menyelamatkannya.

Tapi di tempat berbeda, Woo In meregang nyawa setelah ditembak Ajudan No Hwa Young. Untungnya mereka selamat dan kasus kejahatan No Hwa Young, Yong Moon Gu dan Lee Jae Sik dapat dilanjutkan. 

Yong Moon Gu dan Lee Jae Sik sudah lebih dulu divonis bersalah oleh hakim. No Hwa Young sendiri sudah tidak punya kekuatan apa pun setelah ajudannya memberikan kesaksian yang memberatkan.

Komandan Militer wanita itu dituntut atas tujuh kejahatan, termasuk kematian orangtua Bae Man dan ayah Cha Woo In. No Hwa Young dijatuhi hukuman mati atas semua perbuatannya. 

Selesai dengan urusannya, Cha Woo In memutuskan berhenti menjadi jaksa militer dan pergi ke luar negeri. Bae Man sendiri menolak promosi jabatan yang diberikan padanya.

Setahun pun berlalu, Woo In sudah resmi menjadi pemilik IM Defense. Dia dan Bae Man tampak mulai menjalin hubungan yang lebih dari sekadar teman.

Anti-hero Sebagai Karakter Utama

Anti-hero Sebagai Karakter Utama

Ahn Bo Hyun muncul dengan drama terbarunya sebagai seorang jaksa militer di drama Military Prosecutor Doberman (2022). Melihat Bo Hyun mengenakan seragam militer sebenarnya bukan hal baru karena dia juga pernah berperan sebagai petugas militer di Descendant of The Sun (2016).

Setelah beberapa tahun berselang, Bo Hyun tampil sebagai karakter utama. Namun, karakter yang dia mainkan di drama ini cukup berbeda dengan karakter utama pada umumnya.

Setidaknya dalam dua episode perdana, kamu akan menemukan Bo Hyun memainkan sosok yang jauh dari kesan baik, yaitu seorang jaksa militer yang melakukan berbagai tindakan curang atas pesanan pihak-pihak tertentu dan uang.

Karakter anti-hero yang dimainkan Bo Hyun sebenarnya juga bukan hal baru. Kamu pasti gak asing dengan karakter jaksa atau pengacara dalam drama yang menggilai uang dan menomorduakan keadilan.

Begitulah karakter Ahn Bo Hyun dalam drama ini, setidaknya sampai episode 2. Apakah akan ada perkembangan karakter atau tidak, kita hanya bisa mengetahuinya di episode mendatang.

Persaingan Dua Jaksa: Ahn Bo Hyun dan Jo Bo Ah

Persaingan Dua Jaksa: Ahn Bo Hyun dan Jo Bo Ah

Penampilan Ahn Bo Hyun sebagai jaksa militer yang sangat menyukai uang sehingga kerap memanipulasi dan melakukan kecurangan, tampaknya akan menemui rintangan.

Pada dua episode perdana, Military Prosecutor Doberman (2022) sudah langsung menghadirkan sosok saingan bagi karakter Do Bae Man, yaitu jaksa wanita bernama Cha Woo In yang diperankan Jo Bo Ah.

Latar belakang Cha Woo In sedikit banyak sudah diceritakan di awal drama ini tapi sosoknya masih terasa penuh misteri. Karakternya berbeda dengan Do Bae Man dan dia menyimpan rahasia yang bikin penasaran.

Bukan hanya menarik karena dua karakter utama yang berseberangan, konflik drama ini juga tampak potensial. Ada sosok-sosok lain yang tampaknya akan membuat jalan cerita lebih emosional.   

Secara keseluruhan dua episode awal Military Prosecutor Doberman (2022) menjanjikan cerita yang seru. Penampilan Ahn Bo Hyun dan Jo Bo Ah dengan baju seragam militernya tampak membuat drama ini semakin istimewa secara visual.

Bagaimana perkembangan hubungan mereka, apakah nanti akan menjadi rekan atau lawan yang berat, juga menarik untuk diikuti.

Do Bae Man Bergabung dengan Cha Woo In

Do Bae Man Bergabung dengan Cha Woo In_

Military Prosecutor Doberman (2022) episode 3 dan 4, semakin seru karena terdapat beberapa kejutan di dalam ceritanya. No Tae Nam yang terlibat pelecehan dan kejahatan, lalu kembali bertingkah dengan menolak wamil, di dua episode ini dirinya tidak bisa lolos dan banyak bergerak.

Karakter Tae Nam tampak potensial mengalami perkembangan menarik karena ternyata dia memiliki trauma atas perilaku kejam sang ibu di masa lalu. Dia bisa menjadi bom waktu yang dapat meledak kapan saja dan membahayakan No Hwa Young.

Perkembangan karakter yang menarik di dua episode ini terjadi pada Do Bae Man. Setelah menjadi pemeran utama dengan karakter antihero di tiga episode pertama, pada bagian ending episode empat Bae Man memberikan kejutan.

Alur menampilkan kejadian di masa lalu ketika Bae Man kecil mengalami kecelakaan bersama kedua orangtuanya.

Ingatan yang selama ini hilang dan tak disadari olehnya muncul begitu saja dan seketika mengubah Bae Man menjadi sosok baru; sosok yang dibutuhkan Woo In untuk sama-sama membalaskan dendam dan menghancurkan No Hwa Young serta Moon Gu.

Scene di bagian ending ketika Bae Man memasuki ruangan sidang dengan pakaian jaksanya, sejauh ini adalah adegan yang paling emosional.

Mulai episode depan tampaknya kita akan melihat kerjasama memuaskan antara Bae Man dan Woo In; dua jaksa militer yang hebat dan punya tujuan yang sama. Akankah mereka bisa menghadapi No Hwa Young yang berkuasa dan Moon Gu yang licik?

Serangan Pertama untuk No Hwa Young

Serangan Pertama untuk No Hwa Young_

Episode 5 dan 6 Military Prosecutor Doberman (2022) dibuka dengan kebimbangan Bae Man dalam menentukan langkah selanjutnya pasca berhenti jadi jaksa militer.

Dia tidak langsung setuju dan cenderung sangsi terhadap cerita Woo In mengenai kematian kedua orangtuanya. Perkembangan karakter Bae Man pun mulai lebih terlihat dari sini.

Tanpa adegan yang dramatis, Bae Man pelan-pelan mengingat kejadian kecelakaan yang menewaskan kedua orangtuanya belasan tahun lalu. Dia akhirnya mengingat kalau No Hwa Young adalah orang di balik peristiwa traumatis itu.

Di episode lalu kemunculan Bae Man di ruang persidangan terasa sangat emosional dan dramatis terutama dengan jubah panjangnya yang berkibar.

Tapi di episode 5, Bae Man malah lebih banyak diam di persidangan; niat dan penampilannya seolah tidak meyakinkan. Ternyata, Bae Man memberikan serangan pertamanya untuk No Hwa Young di episode 6.

Cara Bae Man menjalankan rencananya dengan sangat halus sampai-sampai tidak disadari Woo In, memuaskan.

Scene ketika dia terjebak di kapal tapi di sisi lain dia sudah menyiapkan plan B untuk menangkap Tae Nam, memberikan rasa optimis bahwa duet Woo In dan Bae Man untuk mengalahkan No Hwa Young akan berjalan seru dan penuh kejutan.

Kegilaan Na Hwa Young di Luar Nalar

Kegilaan Na Hwa Young di Luar Nalar

Melanjutkan episode sebelumnya, Military Prosecutor Doberman (2022) episode 7 dan 8 berjalan semakin seru dan mengejutkan. Woo In dan Bae Man yang memberikan serangan pertamanya pada No Hwa Young di episode lalu, kali ini mendapat ‘balasan’. Rencana dua jaksa itu untuk membongkar kebohongan No Hwa Young gagal.

Karakter No Hwa Young pada dua episode ini terlihat semakin mengerikan karena dia tidak segan melakukan apa pun untuk mempertahankan posisinya. Yoong Moon Gu yang berada di kapal yang sama pun terkejut.

Sebagai orang yang mengenal No Hwa Young selama bertahun-tahun, ekspresi kekagetan Yoong Moon Gu di episode 8 menandakan kalau Hwa Young memang bukan orang sembarangan.

Perjalanan Bae Man dan Woo In untuk mengalahkannya tampak akan lebih sulit dan panjang dari dugaan mereka. Di dua episode ini Bae Man menyadari kalau yang dia hadapi adalah monster.

Kebengisan No Hwa Young Lainnya

Review Military Prosecutor Doberman Episode 9-10_Kebengisan No Hwa Young Lainnya_

Melanjutkan konflik sebelumnya, Bae Man dan Woo In masih mengusut kasus Pahlawan Ranjau palsu Won Gi Chun. Kasus yang akan menyeret No Hwa Young ini kembali memperlihatkan kebengisan sang mayor jenderal tersebut.

Setelah di episode lalu wanita bengis itu tanpa rasa bersalah memotong kaki Gi Chun, di episode ini Hwa Young membunuhnya. Kalau kamu gak habis pikir dengannya di episode sebelumnya, nonton dua episode 9-10 ini rasanya emosi semakin meninggi.

Karena kelicikan No Hwa Young, upaya Bae Man dan Woo In untuk menghancurkannya jadi terasa sangat berisiko tapi juga semakin menarik.

Target Lain Bae Man dan Woo In

Review Military Prosecutor Doberman Episode 9-10_Target Lain Bae Man dan Woo In_

Sementara kasus Won Gi Chun masih terus diselidiki diam-diam, kesibukan Bae Man dan Woo In berlanjut dengan menyasar target mereka berikutnya. Pada episode 9 dan 10 ini ada karakter-karakter baru yang muncul. Karakter tersebut masih berhubungan dengan No Hwa Young, yaitu Jenderal Panglima Hong Moo Sup.

Secara hirarki jabatan, Hong Moo Sup adalah atasan No Hwa Young. Dia merupakan sosok yang disebut-sebut seperti memiliki dua kepribadian karena bisa berubah-ubah. Terlihat pada scene flashback yang memperlihatkan Hong Moo Sup sedang menyiksa ayah Bae Man, tapi sejurus kemudian dia memberikan sejumlah uang.

Selain menjadi target Bae Man dan Woo In, Hong Moo Sup rupanya terlibat konflik internal dengan No. Konflik ini tentu saja potensial membuat plot semakin seru dan penuh intrik. Apalagi Bae Man dan Woo In sudah harus bergerak lebih cepat karena pada episode ini identitas keduanya berhasil diketahui oleh Yong Moon Gu dan No Hwa Young.

No Hwa Young Membantu Cha Woo In

Review Military Prosecutor Doberman (2022) Episode 11-12_No Hwa Young Membantu Cha Woo In_

Menyaksikan Military Prosecutor Doberman (2022) episode 11 dan 12, rasa kesal muncul sejak awal. Para petinggi militer di drama ini digambarkan berkarakter mengerikan dan busuk.

Setelah di episode lalu ada Won Gi Chun, di dua episode ini ada Hong Moo Sub. Satu per satu petinggi militer yang terlibat dengan kematian kedua orang tua Bae Man pun diberi pelajaran. Goal dua jaksa itu sedari awal tidak berubah, yaitu No Hwa Young.

Menariknya, di dua episode ini No Hwa Young justru membantu Woo In. Untuk pertama kali keduanya bekerja sama menjebloskan seseorang ke dalam penjara. Namun, kerja sama ini tidak menandakan perkembangan hubungan antara keduanya. Mereka tetap musuh untuk satu sama lain. 

Cha Woo In Dikhianati Kang Ha Joon

Review Military Prosecutor Doberman (2022) Episode 11-12_Cha Woo In Dikhianati Kang Ha Joon_

Upaya Bae Man dan Woo In untuk menghancurkan No Hwa Young banyak menemukan kendala. Pada dua episode ini muncul kendala cukup besar karena Woo In diserang dari dalam dan belakang oleh salah satu orang kepercayaannya. Kang Ha Joon yang punya sejarah panjang dengan Woo In ternyata berubah menjadi pengkhianat.

Petunjuk soal kejadian ini sebenarnya sudah sedikit diselipkan pada beberapa scene mini di episode kemarin. Pada episode lalu ada salah satu scene yang memperlihatkan Kang Ha Joon menunjukkan ekspresi cemburu menyaksikan kedekatan Woo In dan Bae Man. Di espidoe ini, kekhawatiran soal pengkhianatan pun benar-benar terjadi.

Kang Ha Joon yang dipercaya Bae Man dan Woo In malah berbohong dan berkhianat. Dia dikuasai cemburu sehingga tidak berpikir panjang dan jernih untuk memisahkan urusan pribadi dan profesi.

Kang Ha Joon malah datang ke Yong Moon Gu, seseorang yang ikut menghancurkan Cha Ho Chul yaitu sosok yang berjasa di hidupnya. Akankah Kang Ha Joon sungguh tega mengkhianati Woo In?

Bae Man dan Cha Woo In Menang Mudah

Review Military Prosecutor Doberman Episode 13-16_Bae Man dan Cha Woo In Menang Mudah_

Empat episode terakhir Military Prosecutor Doberman (2022) dibuka dengan pengkhianatan Kang Ha Joon pada Woo In. Kehilangan satu orang penting sekaligus beberapa bukti, rasanya pesimis drama ini dapat berakhir bahagia.

Ternyata, lepas dari episode 13, Bae Man dan Woo In cenderung menang mudah dalam mengalahkan No Hwa Young dan Yong Moon Gu.

Ada beberapa adegan yang lumayan bikin deg-degan karena Bae Man dan Woo In terlihat terancam keselamatannya, seperti pada adegan di akhir episode 15 ketika Woo In dan Bae Man terkapar penuh darah.

Selain itu, Bae Man dan Woo In tidak menemukan kendala berarti untuk menjebloskan Yong Moon Gu dan No Hwa Young ke penjara. Bukti kuat yang dibutuhkan untuk menghancurkan dua orang itu malah datang sendiri melalui No Tae Nam.

Putra tunggal No Hwa Young tersebut mengalami perkembangan karakter paling signifikan dan emosional. Di awal drama, No Tae Nam dikenalkan sebagai salah satu karakter jahat, tapi menjelang akhir karakternya banyak berubah. 

Di episode-episode terakhir Military Prosecutor Doberman (2022), No Hwa Young tidak turun langsung menghadapi Bae Man atau Cha Woo In, sehingga tampak tidak melakukan perlawanan berarti.

Kegilaannya terasa tidak terlalu nekat dan mengerikan dibanding beberapa episode lalu yang sampai memotong kaki salah satu bawahannya dan membunuhnya. 

Military Prosecutor Doberman (2022) ditutup dengan memuaskan karena Bae Man dan Woo In memenangkan pertarungan. Upaya mereka membalas dendam atas kematian kedua orang tua, terbayarkan.

Selain itu, Bae Man dan Woo In juga merasakan kebahagiaan lain karena menemukan cinta pada diri masing-masing.

Military Prosecutor Doberman
Rating: 
3.3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram