Bacaterus / Review Film Barat / Sinopsis dan Review Film Musikal Mamma Mia! (2008)

Sinopsis dan Review Film Musikal Mamma Mia! (2008)

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Cerita tentang calon pengantin yang mencoba mencari tahu siapa ayahnya dengan iringan lagu-lagu hits dari grup terkenal di era 1970an, ABBA. Film komedi romantis ini memang dipenuhi oleh lagu-lagu hits dari grup terkenal asal Swedia tersebut, salah satunya adalah judul film ini, “Mamma Mia!

Mamma Mia! diangkat dari pentas musikal yang diciptakan pada tahun 1999 yang ditulis oleh Catherine Johnson dan diarahkan oleh Phyllida Lloyd yang juga menyutradarai film ini dan didukung penuh oleh dua personil ABBA yang bertindak sebagai pencipta lagunya, yaitu Benny Anderson dan Bjorn Ulvaeus.

Bagi yang belum mengenal ABBA, kami akan bahas sekaligus dengan synopsis dan review dari film yang memiliki keunikan ini, yaitu film dengan seting di Yunani, berdasarkan lagu-lagu hits dari grup asal Swedia, dengan judul berbahasa Italia, dan dibintangi oleh mayoritas aktor dan aktris asal Amerika, serta diproduksi bersama oleh USA, UK, dan Jerman.

Sinopsis

Mamma Mia (2008)

  • Tahun: 2008
  • Genre: Comedy / Musical / Romance
  • Produksi: Relativity Media, Littlestar, Playtone
  • Sutradara: Phyllida Lloyd
  • Pemeran: Meryl Streep, Amanda Seyfried, Pierce Brosnan, Colin Firth, Stellan Skarsgard

Di Pulau Kalokairi, Yunani, Sophie Sheridan (Amanda Seyfried) memberitahu kedua temannya jika dia mengundang tiga orang yang kemungkinan besar adalah ayahnya ke pernikahannya, yaitu Sam Carmichael (Pierce Brosnan), Bill Anderson (Stellan Skarsgard), dan Harry Bright (Colin Firth). Dia beranggapan bahwa kedatangan ketiga ayahnya ini akan menjadi kejutan terbaik untuk ibunya, Donna (Meryl Streep).

Sophie juga beranggapan akan mudah menemukan ayah yang sebenarnya dengan mengenal mereka bertiga secara lebih dekat, dan berharap salah satu dari mereka akan mengiringinya di pernikahan nanti. Ketiga ayah ini merapat ke pulau dan langsung disembunyikan oleh Sophie di rumah lama mereka dan membuat mereka berjanji untuk tidak bilang ke ibunya jika dia yang mengirimkan undangan.

Sementara itu, Donna yang mengelola hotel di pulau tersebut menerima kedatangan kedua sahabatnya, Tanya Chesham-Leigh (Christine Baranski) dan Rosie Mulligan (Julie Walters), yang akan ikut meramaikan pesta pernikahan putrinya dengan reuni Donna and the Dynamos. Ketika sedang memperbaiki atap rumah lamanya, tidak sengaja Donna bertemu dengan ketiga mantan kekasihnya itu.

Seketika itu pula dia meminta mereka pergi dari pulau, dan bercerita kepada Tanya dan Rosie jika dia masih tidak tahu siapa diantara mereka yang menjadi ayah dari Sophie. Sophie berlari mengejar ketiga ayahnya itu yang sudah berada di kapal milik Bill dan menghabiskan waktu dengan mereka bertiga yang bercerita banyak tentang masa muda mereka bersama ibunya.

Di bachelorette party, Donna and the Dynamos tampil meramaikan pesta yang juga dihadiri oleh Sam, Harry dan Bill. Sophie mencoba menetapkan hati untuk memilih salah satu diantara mereka bertiga yang mana ayah sejatinya yang akan mengiringinya di pernikahan nanti. Tetapi, ketiga ayah ini memiliki alasan masing-masing yang sangat kuat dan membuat Sophie semakin bingung.

Pagi hari pernikahan, Sam, Harry dan Bill menemui Donna secara terpisah dan bilang jika dia yang pantas mengiringi Sophie di altar nanti. Tensi antara Donna dan Sophie memuncak, karena Sophie mengira Donna tidak ikhlas jika dirinya menikah muda, tapi Donna berucap jika dia tidak ingin mengulangi kesalahan ibunya dahulu kepada Sophie.

Akhirnya mereka berdua berbaikan dan menghabiskan waktu bersama sambil mempersiapkan gaun yang akan dikenakan Sophie, dan Sophie meminta Donna yang mengiringinya di altar nanti. Di saat hendak mengucapkan janji pernikahan, ketiga ayah Sophie meminta izin bahwa mereka ingin mengiringi putrinya saat pengucapan akad nikah.

Tetapi Sophie sadar akan keinginan calon suaminya, Sky (Dominic Cooper), yang ingin mereka menikmati masa muda terlebih dahulu dan mengejar mimpi mereka sebelum menikah nantinya. Pernikahan pun dibatalkan. Tetapi kemudian Sam melamar Donna secara spontan dan menyatakan jika dia kini adalah seorang duda yang masih tetap mencintainya. Akhirnya Sam dan Donna menikah.

Porsi yang Cukup untuk Para Pemeran

Porsi yang Cukup untuk Para Pemeran

Menerjemahkan pentas musikal ke layar lebar bukanlah hal yang mudah, apalagi itu dilakukan oleh sineas debutan seperti Phyllida Lloyd. Meski dia adalah sutradara untuk pentas musikalnya, tetapi pengalamannya di dunia film masih sangat minim. Apalagi dia harus mengarahkan aktor dan aktris senior dan ternama berkelas Oscar, seperti Meryl Streep dan Colin Firth.

Lloyd harus mampu membagi durasi kehadiran para pemerannya yang mayoritas sudah dikenal sangat luas oleh para moviegoers yang tentunya ingin sekali melihat performa idola favorit mereka. Meski masih banyak kekurangan disana-sini, seperti koreografi yang kurang maksimal, cinematography yang juga kurang maksimal dalam menampilkan keindahan kepulauan di Yunani, dan beberapa hal lainnya lagi.

Di atas semua kekurangan itu, kita harus lebih bisa memberikan apresiasi kepada Lloyd yang mampu menuntaskan tugas besarnya dalam menampilkan Mamma Mia! ini. Semua pemerannya mendapat porsi yang cukup, pilihan lagu yang ditampilkan seirama dengan jalan cerita, nuansa keriangan dan kesedihan bisa tergarap dengan baik, dan ritme film yang terjaga dengan stabil.

Banyak hal mengejutkan yang diberikan oleh film yang diproduksi oleh perusahaan milik Tom Hanks ini, antara lain, semua lagu dinyanyikan oleh para pemerannya, dengan Meryl Streep menuai pujian dari Benni dan Bjorn sebagai personil ABBA ketika melakukan rekaman hanya dengan satu kali take saja. Dan Pierce Brosnan menjadi titik terlemah diantara mereka yang seolah memaksakan diri untuk bernyanyi.

Selain itu, kejutan lainnya adalah dari Meryl Streep lagi. Dia bisa tampil bebas dan seperti gadis muda dalam karakternya sebagai Donna di usianya yang sudah mulai senja. Jarang sekali aktris berkaliber Oscar tampil dalam film komersial dengan cerita yang ringan seperti ini. Performanya ini juga mampu membawa aura keceriaan bagi ketiga aktor utamanya dalam berakting. Seolah mereka semua bebas lepas.

The Music, The Romance

The Music, The Romance

Para penikmat musik tentunya sudah kenal lekat dengan ABBA. Masih ada yang belum kenal juga? Bisa jadi para generasi milenial masih kurang familiar dengan grup asal Swedia ini. Baiklah, kita kenalkan ya. Apakah kalian suka dengan lagu-lagu pop seperti “Baby One More Time” dari Britney Spears, “I Want It That Way” milik Backstreet Boys, atau “Hot n Cold”-nya Katy Perry?

Lagu-lagu hits itu diciptakan oleh Max Martin, penulis lagu terkenal saat ini asal Swedia, yang juga merupakan songwriter favorit saya. Dia merupakan salah satu fans ABBA dan Roxette. Tahu Roxette juga kan? Grup yang terkenal dengan “It Must Have Been Love” ini juga berasal dari Swedia, dan Roxette adalah salah satu fans sejati dari ABBA. Sampai disini sudah bisa mengerti kedigjayaan ABBA di dunia pop belum?

Bisa dibilang, ABBA adalah pionir bagi musik pop dunia, terutama euro-pop. Lagu-lagu yang mereka ciptakan memiliki nuansa tersendiri yang berbeda dengan musisi pop lainnya, baik di masanya atau masa sebelum dan sesudahnya. Sound yang mereka sajikan, progress chord yang tidak mudah ditebak, alunan nada dengan range yang luas, adalah kekuatan mereka yang sulit untuk diikuti oleh penerusnya.

Dari merekalah para musisi pop mendapatkan inspirasi, dan musik mereka menjadi repertoire utama dalam mengaransemen lagu, seperti yang dilakukan oleh Ace of Base, grup pop asal Swedia yang terkenal di era 1990an dengan hitsAll That She Wants”. Maka tidak heran jika mereka ditempatkan pada posisi tertinggi dalam dunia musik pop yang membuktikan kehandalan dan kualitas musikalitas mereka.

Dancing Queen” adalah salah satu hits paling terkenal yang pernah mereka ciptakan. Lagu ini merajai tangga lagu Billboard di USA dan juga belahan dunia lainnya, seperti di UK dan Australia. Lagu hits ini beserta beberapa lagu hits lainnya ditampilkan di dalam film Mamma Mia! ini dengan aransemen baru yang lebih fresh tetapi tidak menghilangkan ciri khas ABBA tentunya.

Jadi sudah tahu kan dengan kedahsyatan ABBA sekarang? Jika belum puas dengan lagu-lagu yang ditampilkan di film ini, coba bongkar discography mereka dan nikmati semua lagu-lagunya, nanti kalian juga akan mengerti.

Kesuksesan Komersial yang Sudah Terprediksi

Kesuksesan Komersial yang Sudah Terprediksi

Dengan memasang nama Meryl Streep saja, para moviegoers sudah menoleh ke arah film ini, apalagi ditambah dengan nama Pierce Brosnan, Colin Firth, dan Amanda Seyried? Rasanya moviegoers semua angkatan bisa berbondong-bondong menyaksikannya. Benar saja, film ini telah meraup pendapatan sebesar $144 juta di Amerika Utara saja dan termasuk ke dalam salah satu film blockbuster.

Tidak melulu soal komersial, tapi kualitas juga tetap mengemuka. Faktor yang paling bersinar adalah akting Meryl Streep. Karakter apa sih yang tidak bisa dia perankan? Bahkan Donna terasa lekat dengan dirinya, padahal karakter ini sangat jauh berbeda dengan karakter-karakter yang pernah diperankannya.

Walhasil, Streep dinominasikan di Golden Globe untuk kategori Best Actress dan filmnya pun masuk nominasi di kategori Best Picture. Tapi sayangnya, tidak ada yang berhasil mereka bawa pulang.

Kesimpulannya, Mamma Mia! menawarkan nuansa penuh keceriaan dan banyak kejutan yang tidak sabar untuk dipentaskan. Deretan lagu hits ABBA mampu membuat kita berkaraoke bersama, dengan catatan hidupkan subtitle English-nya ya. Penampilan para cast-nya tidak mengecewakan, dan dialog mereka mampu mengundang senyuman berkat sentilan-sentilan yang lucu.

Bagi para fans ABBA atau bukan, penikmat film musikal atau bukan, Mamma Mia! pantas untuk ditonton dan dinikmati di setiap detiknya dan kita akan merasakan keceriaan yang mereka rasakan dan tawarkan.

Lalu, setelah 10 tahun pembuatan film ini, dibuatlah film keduanya dengan judul Mamma Mia! Here We Go AgainJika penasaran keseruan film tersebut, baca dulu reviewnya di sini.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *