Sinopsis dan Review Film Musikal Mamma Mia! (2008)

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Mamma Mia!
2.7
/5

Cerita tentang calon pengantin yang mencoba mencari tahu siapa ayahnya dengan iringan lagu-lagu hits dari grup terkenal di era 1970an, ABBA. Film komedi romantis ini memang dipenuhi oleh lagu-lagu hits dari grup terkenal asal Swedia tersebut, salah satunya adalah judul film ini, “Mamma Mia!

Mamma Mia! diangkat dari pentas musikal yang diciptakan pada tahun 1999 yang ditulis oleh Catherine Johnson dan diarahkan oleh Phyllida Lloyd yang juga menyutradarai film ini dan didukung penuh oleh dua personil ABBA yang bertindak sebagai pencipta lagunya, yaitu Benny Anderson dan Bjorn Ulvaeus.

Bagi yang belum mengenal ABBA, kami akan bahas sekaligus dengan synopsis dan review dari film yang memiliki keunikan ini, yaitu film dengan seting di Yunani, berdasarkan lagu-lagu hits dari grup asal Swedia, dengan judul berbahasa Italia, dan dibintangi oleh mayoritas aktor dan aktris asal Amerika, serta diproduksi bersama oleh USA, UK, dan Jerman.

Sinopsis

Mamma Mia (2008)
  • Tahun: 2008
  • Genre: Comedy / Musical / Romance
  • Produksi: Relativity Media, Littlestar, Playtone
  • Sutradara: Phyllida Lloyd
  • Pemeran: Meryl Streep, Amanda Seyfried, Pierce Brosnan, Colin Firth, Stellan Skarsgard

Di Pulau Kalokairi, Yunani, Sophie Sheridan (Amanda Seyfried) memberitahu kedua temannya jika dia mengundang tiga orang yang kemungkinan besar adalah ayahnya ke pernikahannya, yaitu Sam Carmichael (Pierce Brosnan), Bill Anderson (Stellan Skarsgard), dan Harry Bright (Colin Firth). Dia beranggapan bahwa kedatangan ketiga ayahnya ini akan menjadi kejutan terbaik untuk ibunya, Donna (Meryl Streep).

Sophie juga beranggapan akan mudah menemukan ayah yang sebenarnya dengan mengenal mereka bertiga secara lebih dekat, dan berharap salah satu dari mereka akan mengiringinya di pernikahan nanti. Ketiga ayah ini merapat ke pulau dan langsung disembunyikan oleh Sophie di rumah lama mereka dan membuat mereka berjanji untuk tidak bilang ke ibunya jika dia yang mengirimkan undangan.

Sementara itu, Donna yang mengelola hotel di pulau tersebut menerima kedatangan kedua sahabatnya, Tanya Chesham-Leigh (Christine Baranski) dan Rosie Mulligan (Julie Walters), yang akan ikut meramaikan pesta pernikahan putrinya dengan reuni Donna and the Dynamos. Ketika sedang memperbaiki atap rumah lamanya, tidak sengaja Donna bertemu dengan ketiga mantan kekasihnya itu.

Seketika itu pula dia meminta mereka pergi dari pulau, dan bercerita kepada Tanya dan Rosie jika dia masih tidak tahu siapa diantara mereka yang menjadi ayah dari Sophie. Sophie berlari mengejar ketiga ayahnya itu yang sudah berada di kapal milik Bill dan menghabiskan waktu dengan mereka bertiga yang bercerita banyak tentang masa muda mereka bersama ibunya.

Di bachelorette party, Donna and the Dynamos tampil meramaikan pesta yang juga dihadiri oleh Sam, Harry dan Bill. Sophie mencoba menetapkan hati untuk memilih salah satu diantara mereka bertiga yang mana ayah sejatinya yang akan mengiringinya di pernikahan nanti. Tetapi, ketiga ayah ini memiliki alasan masing-masing yang sangat kuat dan membuat Sophie semakin bingung.

Pagi hari pernikahan, Sam, Harry dan Bill menemui Donna secara terpisah dan bilang jika dia yang pantas mengiringi Sophie di altar nanti. Tensi antara Donna dan Sophie memuncak, karena Sophie mengira Donna tidak ikhlas jika dirinya menikah muda, tapi Donna berucap jika dia tidak ingin mengulangi kesalahan ibunya dahulu kepada Sophie.

Akhirnya mereka berdua berbaikan dan menghabiskan waktu bersama sambil mempersiapkan gaun yang akan dikenakan Sophie, dan Sophie meminta Donna yang mengiringinya di altar nanti. Di saat hendak mengucapkan janji pernikahan, ketiga ayah Sophie meminta izin bahwa mereka ingin mengiringi putrinya saat pengucapan akad nikah.

Tetapi Sophie sadar akan keinginan calon suaminya, Sky (Dominic Cooper), yang ingin mereka menikmati masa muda terlebih dahulu dan mengejar mimpi mereka sebelum menikah nantinya. Pernikahan pun dibatalkan. Tetapi kemudian Sam melamar Donna secara spontan dan menyatakan jika dia kini adalah seorang duda yang masih tetap mencintainya. Akhirnya Sam dan Donna menikah.

Porsi yang Cukup untuk Para Pemeran

Porsi yang Cukup untuk Para Pemeran

Menerjemahkan pentas musikal ke layar lebar bukanlah hal yang mudah, apalagi itu dilakukan oleh sineas debutan seperti Phyllida Lloyd. Meski dia adalah sutradara untuk pentas musikalnya, tetapi pengalamannya di dunia film masih sangat minim. Apalagi dia harus mengarahkan aktor dan aktris senior dan ternama berkelas Oscar, seperti Meryl Streep dan Colin Firth.

Lloyd harus mampu membagi durasi kehadiran para pemerannya yang mayoritas sudah dikenal sangat luas oleh para moviegoers yang tentunya ingin sekali melihat performa idola favorit mereka. Meski masih banyak kekurangan disana-sini, seperti koreografi yang kurang maksimal, cinematography yang juga kurang maksimal dalam menampilkan keindahan kepulauan di Yunani, dan beberapa hal lainnya lagi.

Di atas semua kekurangan itu, kita harus lebih bisa memberikan apresiasi kepada Lloyd yang mampu menuntaskan tugas besarnya dalam menampilkan Mamma Mia! ini. Semua pemerannya mendapat porsi yang cukup, pilihan lagu yang ditampilkan seirama dengan jalan cerita, nuansa keriangan dan kesedihan bisa tergarap dengan baik, dan ritme film yang terjaga dengan stabil.

Banyak hal mengejutkan yang diberikan oleh film yang diproduksi oleh perusahaan milik Tom Hanks ini, antara lain, semua lagu dinyanyikan oleh para pemerannya, dengan Meryl Streep menuai pujian dari Benni dan Bjorn sebagai personil ABBA ketika melakukan rekaman hanya dengan satu kali take saja. Dan Pierce Brosnan menjadi titik terlemah diantara mereka yang seolah memaksakan diri untuk bernyanyi.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram