Sinopsis dan Review Luca (2021), Persahabatan Monster Laut Cilik

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Luca
3.9
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Dua monster laut cilik menjalin persahabatan dan memiliki impian yang besar untuk memiliki vespa dan keliling dunia dengannya.

Masuk ke kehidupan dunia manusia untuk mengikuti sebuah lomba tahunan, mereka bergabung dengan seorang gadis cilik penuh semangat dalam menghadapi rival beratnya. Perbedaan visi sempat membuat persahabatan mereka pecah, tapi hati tidak bisa berbohong.

Luca adalah film animasi fantasi karya Enrico Casarosa yang dirilis di Disney+ pada 18 Juni 2021. Dengan seting desa kecil di Italia pada era 1950an, kesan nostalgia sangat melekat.

Ditambah kisah fantasi yang terinspirasi karya-karya Hayao Miyazaki, film ini menjanjikan cerita yang menghibur dan penuh imajinasi dengan pesan moral yang bagus bagi anak-anak.

Produksi Pixar Studio sangat jarang yang gagal, dan film ini tetap mempertahankan kualitas studio andalan Disney tersebut dengan melenggang aman untuk menjadi nominator Oscar di kategori Best Animated Feature Film. Seperti apa kualitas film ini? Simak review berikut untuk mengetahuinya.

Baca juga: Sinopsis dan Review Film Animasi Wish Dragon (2021)

Sinopsis

Luca

Portorosso, musim panas tahun 1959. Monster laut cilik yang rajin dan pemalu bernama Luca sedang menggembala ikan di dekat permukaan. Dia menemukan beberapa barang milik manusia yang bertebaran di dekat bebatuan.

Karena penasaran, Luca melihat ke tempat itu keesokan harinya dan bertemu dengan monster laut cilik lain yang hidup di daratan dalam bentuk manusia bernama Alberto.

Alberto mengajak Luca untuk bermain bersamanya di darat. Luca yang baru pertama kali tahu bahwa monster laut apabila kering akan berubah bentuk menjadi manusia mengikuti ajakan Alberto dengan malu-malu.

Luca belajar cara menyeimbangkan tubuhnya dan berjalan dengan kaki. Lalu mereka pergi ke rumah Alberto yang dipenuhi dengan barang-barang bekas.

Terpesona dengan keindahan vespa, mereka membuatnya sendiri dengan menggunakan barang-barang bekas dan mencobanya dengan menuruni bukit menuju laut.

Mereka bersenang-senang hingga Luca lupa waktu dan pulang ke rumah terlambat. Orang tua Luca, Daniela dan Lorenzo, menyadari bahwa putranya bermain di daratan dan bermaksud mengirimnya untuk tinggal di laut dalam sebagai hukumannya.

Karena tidak mau, Luca kabur dan tinggal bersama Alberto. Mereka kemudian berencana untuk menuju desa di seberang untuk menemui pembuat vespa.

Sampai di desa mereka bertemu dengan Ercole, anak setempat yang sombong, dan tidak sengaja menendang bola yang mengenai vespa miliknya. Ercole marah dan hendak menceburkan Luca ke air mancur, tapi kemudian datang Giulia menghalanginya.

Setelah itu, Luca dan Alberto mengikuti Giulia mengantarkan ikan sambil menanyakan tentang lomba triathlon tahunan bernama Portorosso Cup.

Mereka ingin menjuarainya agar bisa membeli vespa. Giulia menerima mereka berdua untuk menjadi anggota timnya dan mendaftarkan diri setelah mendapat persetujuan dari ayah Giulia yang merasa terbantu dalam menjaring ikan bersama mereka.

Mereka bertiga berlatih keras. Karena Luca dan Alberto tidak ingin membuka identitas mereka dengan mengambil lomba renang, maka Alberto yang mengikuti lomba makan pasta dan Luca yang mengikuti lomba balapan sepeda, sementara Giulia mengikuti lomba renang.

Mereka menginap di rumah pohon tepat di depan jendela kamar Giulia. Seiring waktu berjalan, Luca dan Giulia menjadi dekat karena memiliki minat yang sama tentang pelajaran dan ilmu pengetahuan, terutama astronomi.

Alberto menjadi cemburu melihat kedekatan mereka, terutama karena impian untuk keliling dunia mengendarai vespa menjadi bias ketika Luca ingin bersekolah dan menuntut ilmu daripada traveling keliling dunia.

Ketegangan terjadi antara Alberto dan Luca dimana kemudian Alberto membuka identitasnya sebagai monster laut di hadapan Giulia, namun Luca justru berpura-pura kaget dengan perubahan Alberto yang membuatnya diburu oleh Ercole dan teman-temannya.

Giulia kemudian mengetahui bahwa Luca juga adalah monster laut dan menyuruhnya pergi dari desa demi keselamatannya.

Luca kembali ke rumah Alberto dan menyadari bahwa Alberto hidup sendiri sejak ditinggal pergi oleh ayahnya yang membuat dirinya memiliki rasa tidak percaya diri untuk menjadi teman bagi orang lain. Luca kemudian bertekad untuk mengikuti lomba sendiri dan memenanginya.

Saat lomba dimulai, Giulia berusaha untuk melarang Luca mengikuti lomba, apalagi lomba pertama adalah berenang. Luca datang dengan mengenakan pakaian penyelam yang terbuat dari besi dan berjalan di dasar laut.

Meski kaca helmnya retak, Luca berhasil maju ke lomba berikutnya, yaitu makan pasta. Lomba ini pun berhasil dia lewati dengan baik, lalu menuju lomba balap sepeda.

Saat mendaki perbukitan dan berhasil melewati Giulia juga Ercole, mendadak hujan turun. Luca berteduh di bawah atap rumah dan berpikir bagaimana akan menyelesaikan lomba ini tanpa identitasnya terbuka.

Apa yang akan dilakukan Luca? Berhasilkan dia memenangi lomba? Lalu, bagaimana dengan Alberto dan Giulia? Film semakin seru, kan? Tonton filmnya sampai habis untuk mengetahui akhir lombanya.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram