bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Drama China Love Under The Full Moon

Ditulis oleh Suci Maharani R - Diperbaharui 13 Oktober 2021

Bagaimana rasanya saat kamu sedang memandang bulan purnama, tiba-tiba saja dijatuhi seorang wanita? Inilah yang dirasakan oleh Xu Xiao Dong, tiba-tiba ia dijatuhi seorang wanita yang hilang ingatan hingga menyusahkannya. Bahkan, ia dan wanita itu tidak bisa hidup berjauhan, seakan ada medan magnet yang membuat keduanya harus terus bersama.

Kisah unik ini bisa kamu dapatkan saat menonton drama Cina berjudul Love Under The Full Moon (2021). Drama bergenre romcom dan fantasi ini sepertinya akan membuat kamu tertawa dan greget melihat kemistri Ju Jing Yi dan Zheng Ye Cheng.

Pasalnya mereka berdua benar-benar seperti kucing dan anjing, selain itu ada misteri lain yang harus keduanya pecahkan. Lalu bagaimana cara Xu Xiao Dong menolong si gadis bulan yang kini kehilangan ingatan ini?

Sinopsis

Love Under The Full Moon (2021)_

Di malam yang mencekam, seorang wanita sedang dikejar oleh seseorang yang membuatnya terjatuh dari tebing. Di tempat lain ada Xu Xiao Dong adalah seorang gamer dan desainer game ternama yang dijuluki dengan nama “Winter”. Pria ini sedang meluncurkan desain terbarunya bernama “Perang Dewa” namun peluncuran tiba-tiba terganggu.

Hingga ia melihat ke arah bulan purnama yang begitu terang dan menurunkan salju, tiba-tiba saja seorang wanita jatuh ke arahnya. Keesokan harinya setiap kali gadis ini berjalan, ia selalu berakhir kembali ke tempat Xu Xiao Dong. Awalnya Xiao Dong tidak percaya dengan semua ini, namun setelah beberapa kali terjadi hal yang sama, akhirnya ia pun percaya.

Kini ia dihadapkan dengan seorang wanita yang benar-benar entah dari mana dan tidak tahu identitasnya. Bahkan, Tuling, robot buatannya tidak bisa mengenali gadis ini dari data manapun, tapi wanita itu memiliki kekuatan yang mempengaruhi medan magnet sekitar. Xu Xiao Dong juga penasaran dengan hal ini, hingga ia bertemu dengan Chen Mo ahli Astrofisikawan.

Pertemuan Xiao Dong dengan perempuan asing ini ternyata memberikan bahaya besar bagi wanita yang tidak diketahui itu. Suatu hari keduanya melihat siaran dari acara peringatan kematian seorang wanita bernama Lei Chu Xia.

Ternyata foto wanita itu benarlah sang gadis yang tak dikenal. Lalu, Lei Chu Xia berusaha mencari ingatannya dibantu Wei Xuan He. Semakin lama Chu Xia dan Xiao Dong mencari tahu, semakin banyak keanehan yang terjadi.

Wei Xuan He terlihat memiliki niat lain di balik pertolongannya untuk mengembalikan ingatan Chu Xia. Hingga suatu malam gadis itu mulai mengingat semuanya, ia mendatangi tebing dimana ia terjatuh bersama dengan Wei Xuan He. Dari situ ingatannya kembali, tapi ia terbawa ke 10 tahun yang lalu tepat di hari ia dinyatakan menghilang.

Dari sini ia sadar bahwa dirinya terlibat dalam pengambilan hak cipta dan kematian ayah Xiao Dong. Inilah awal pertarungan antara Chu Xia dengan Wei Xuan He dimulai, dimana pria ini tidak lebih dari seorang pebisnis yang tercela. Tapi pria ini penuh dengan intrik, ia beberapa kali berhasil menipu Chu Xia dan Xiao Dong.

Di sisi lain, Xu Xiao Dong memang sedang dalam proses penyelidikan mencari siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan ayahnya. Pria ini diam-diam menyelidiki banyak orang yang terlibat dalam kasus pencurian hak cipta karya ayahnya.

Tapi ia tidak pernah menyangka bahwa Chu Xia dan Wei Xuan He benar-benar terlibat dalam kasus ini. Apakah Chu Xia benar-benar terlibat dalam kejahatan ini?

Cerita yang Unik dan Bagus

Cerita yang Unik dan Bagus_

Saya sudah tidak heran lagi jika C-Drama selalu saja memiliki berbagai macam premis cerita yang luar biasa beragam. Pasalnya C-Drama memang menjadi ahlinya untuk membuat sebuah cerita yang mencampurkan fantasi dengan fenomena sekitar, seperti Love Under The Full Moon (2021).

Film ini menceritakan mengenai seorang gamers dan perancang game ternama yang merupakan anak yang kaya raya tapi memiliki masa lalu kelam. Masa lalunya berhubungan dengan pencurian hak cipta ayahnya yang kemudian mendasari dendam dalam dirinya pada orang-orang yang terlibat.

Xu Xiao Dong berusaha mencari para pencuri yang telah membuat nama ayahnya tercoreng dan mati dalam penderitaan. Sebenarnya premis yang ada dari karakter Xu Xiao Dong saja sudah bisa menjadi drama yang menyenangkan.

Tapi sepertinya sang penulis tidak ingin cerita yang biasa saja, ia menambahkan premis time travel yang dipadukan dengan proses medan magnet saat bulan purnama. Jadilah kisah Lei Chu Xia yang menjadi konflik utama, serta menguatkan premis Xu Xiao Dong.

Jujur saja saya kagum ketika sang penulis cerita Hao Hui dan Lei Xiao Rui, dengan cerdasnya bisa menyatukan dua premis ini. Bahkan sejak episode pertamanya, mereka sudah bisa memunculkan premis ini hanya dalam waktu kurang dari lima menit.

Dimulai dengan adegan menegangkan jatuhnya Lei Chu Xia, lalu pengenalan Xu Xiao Dong, hingga bulan purnama yang mempertemukan keduanya.

Bagi saya episode pertama dari Love Under The Full Moon (2021), merupakan adegan terbaik. Saya sendiri jarang menemukan penjelasan premis sebaik ini, untuk C-Drama. Biasanya episode pertama hanya digunakan sebagai pengenalan karakter yang ceritanya kosong.

Alur Acak di Akhir dengan Klimaks Membingungkan

Alur Acak di Akhir dengan Klimaks Membingungkan_

Meski premisnya sudah sangat baik, tetap saja akan ada cela dalam dramanya. Hal ini terjadi ketika memasuki babak klimaks dari drama Love Under The Full Moon (2021).

Penulis cerita terlalu banyak bermain dengan premis time travel yang ingin diberikan plot twist sehingga premis ini semakin lama semakin hancur dan membingungkan. Lei Chu Xia setidaknya 4-5 kali kembali ke masa lalu. Ini membuat penonton agak bingung.

Bahkan kembalinya wanita ini ke masa lalu hanya untuk mengulang adegan yang hampir sama. Meski tujuannya berbeda-beda, namun hal ini menjadi sangat tidak berguna sama sekali.

Bagi saya, episode 13 dimana Chu Xia mendapatkan ingatan dan kembali ke 10 tahun yang lalu, sudah sangat bagus. Dari sini semua tabir hampir terbuka dengan berbagai plot twist yang mengejutkan. 

Cara kembalinya Chu Xia ke dunia Xu Xiao Dong juga sangat menarik, portalnya adalah tebing di malam bulan purnama. Sayangnya penulis terlihat sangat bernafsu untuk membuat konflik lain sehingga membuat alurnya terkesan menjadi acak-acakan dengan konflik tambahan membingungkan. Padahal hal itu tidak perlu.

Drama ini sepertinya bisa selesai dalam 18 hingga 20 episode saja, karena bagian time travel Chu Xia yang berulang-ulang cukup menghabiskan waktu. Apalagi bagian itu juga memberikan banyak sekali plot hole, jadi wajar saja jika para penonton akan kehilangan interest dan pemahamannya.

Faktor yang Menguatkan dan Melemahkan Drama

Faktor yang Menguatkan dan Melemahkan Drama_

Pertama-tama saya akan membicarakan hal yang menguatkan drama Love Under The Full Moon (2021). Saya benar-benar jatuh cinta dengan soundtrack-nya, terutama lagu Step By Step yang dinyanyikan oleh Jia Yi. Bahkan lirik dari lagu ini juga benar-benar cocok untuk menggambarkan cerita cinta Xu Xiao Dong dan Lei Chu Xia.

Lagu lainnya, Wish You Happiness To The End dari Nicola Tsang, sangat cocok ketika Lei Chu Xia mengetahui fakta dari 10 tahun yang lalu. Pokoknya seluruh soundtrack dari drama ini benar-benar merepresentasikan karakter dan ceritanya. Sayangnya hal ini tidak di imbangi dari faktor para pemerannya, saya bahkan ingin mengkritik penampilan Ju Jing Yi.

Bagi saya Ju Jing Yi kurang menunjukkan kemampuan aktingnya, karena ada beberapa saat wanita ini lost dari karakternya. Tak hanya itu, saya juga tidak menyukai mulai dari pemilihan pakaian hingga gaya makeup yang digunakan. Hal ini tidak menunjang karakter Lei Chu Xia yang berasal dari keluarga biasa saja.

Saya tahu bahwa ia hidup dengan Xu Xiao Dong yang kaya raya, tapi dandannya terlalu berlebihan. Ketika si anak kaya raya terlihat lebih sederhana, gadis yang biasa saja justru terlihat seperti anak raja. Ju Jing Yi sudah sangat cantik, saya pikir riasan wajah yang terlihat sederhana dengan pemilihan warna yang soft lebih cocok.

Ju Jing Yi akan terlihat seperti peri cantik, apalagi jika pakaian yang digunakannya juga lebih manis dan simpel. Beberapa kali saya tidak menyukai pakaian branded ala Lei Chu Xia yang terlihat berlebihan dan menutupi karakternya. Amy Sun dan Shan Yao terlihat lebih modis dan anggun dengan pemilihan busana yang lebih simpel.

Inilah review saya setelah menonton drama Love Under The Full Moon (2021) yang bisa disaksikan di iQIYI. Jujur saja saya menyukai ceritanya meski ada beberapa hal yang miss, tapi drama ini sangat enjoyable untuk ditonton. Tertarik untuk nonton?

Love Under The Full Moon
Rating: 
3/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram