bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Bertema Kriminal, London Boulevard

Apa yang terlintas di pikiran ketika mendengar kata London? Sebagian mungkin akan menjawab Big Ben. Sebagian lagi akan menjawab beberapa tim sepakbola yang bermarkas di ibu kota Inggris tersebut. Di balik itu semua, London juga punya sisi gelap.

Hampir di semua kota dunia, ada orang-orang yang bergerak di dunia kriminal. London hanyalah salah satu di antaranya. Di film bertema kriminal berjudul London Boulevard, seorang pria mencoba melepaskan diri dari dunia kriminal.

Ada banyak hal yang mendorongnya kembali ke dunia itu. Yuk kita bahas lebih lengkap lewat sinopsis dan review film berikut ini.

Sinopsis

london-boulevard-2_
  • Tahun Rilis: 2010
  • Genre: Crime, Drama
  • Produksi: GK Films, Henceforth
  • Sutradara: William Monahan
  • Pemain: Colin Farrell, Keira Knightley, David Thewlis, Anna Friel, Ben Chaplin, Ray Winstone

Harry Mitchel baru saja dibebaskan dari penjara. Dia dihukum atas tuduhan pembunuhan. Billy Norton menjemput Mitchel dari penjara. Ia kemudian menawari Mitchel untuk tinggal di apartemennya.

Syaratnya, Mitchel harus rela bekerja untuk bos Billy, Rob Gant. Mitchel nggak mengiyakan. Dia cuma meminta tinggal di apartemen Billy untuk sementara saja.

Rekan-rekan Mitchel di dunia kriminal menyiapkan pesta kepulangan Mitchel. Di perjalanan menuju tempat acara, Mitchel menyelamatkan seorang perempuan dari perampokan.

Sampai di tempat acara, Mitchel bertemu dengan temannya yang bernama Danny. Danny memberi tahu bahwa adik Mitchel, Briony, berada di basement. Mitchel pun bergegas menuju basement

Di basement, Mitchel melihat Briony sedang bersama seorang pria pecandu narkoba. Pria itu mencoba merayu Briony untuk berhubungan seks. Melihat adegan itu, Mitchel langsung menyerang si pecandu. Mitchel lalu pergi ke luar tempat pesta. Dia bertemu dengan perempuan yang sebelumnya nyaris menjadi korban perampokan. 

Mitchel lalu berkenalan dengan perempuan itu yang kemudian diketahui bernama Penny. Nggak cuma berkenalan, dia juga menawari Mitchel pekerjaan sebagai bodyguard. Penny ingin Mitchel menjadi pelindung untuk selebritis bernama Charlotte. Penny mengatakan bahwa Charlotte adalah artis muda yang memutuskan pensiun.

Mitchel pergi ke dekat stasiun bawah tanah. Di sana dia bertemu temannya, Joe. Joe adalah seorang tunawisma yang bekerja sebagai penjual koran. Mitchel memberi sebilah pisau pada Joe. Tindakannya itu dilakukan agar Joe bisa menjaga diri. Terlebih Joe tinggal sendirian dan sering berpindah-pindah tempat untuk tidur.

Keesokan harinya, Mitchel datang ke kediaman Charlotte. Dia disambut oleh Jordan, teman sekaligus asisten Charlotte. Jordan lalu memperlihatkan kondisi rumah.

Dia juga menjelaskan bahwa paparazzi mengintai rumah Charlotte. Mereka akan mengambil foto siapa pun yang masuk ke rumah Charlotte. Bahkan mereka juga memfoto setiap orang yang keluar dari rumah sang selebritis.

Suatu malam, Joe diserang oleh sejumlah orang. Mitchel menemui Joe di rumah sakit. Joe sekarat lalu nggak lama kemudian dia tewas. Keesokan harinya, Billy bilang pada Mitchel bahwa dia tahu koleksi mobil di rumah Charlotte.

Billy mengatakan bahwa Gant ingin mencuri mobil-mobil itu. Setelah menghadiri pemakaman Joe, Mitchel meminta Danny mencari tahu pelaku pembunuhan Joe. 

Pada malam hari, Billy membawa Mitchel menemui Gant. Gant mendesak Mitchel supaya mau bekerja dengannya. Mitchel menolak.

Keesokan harinya, Charlotte mengajak Mitchel untuk pergi ke rumahnya di pinggir kota. Charlotte bercerita bahwa dia nyaris diperkosa di Italia. Pelakunya adalah seorang pecandu narkoba. Jordan sudah membalas tindakan pria itu dengan membuatnya overdosis.

Gant mengancam Detektif Bailey supaya berhenti memeras Mitchel. Billy membawa Mitchel bertemu dengan Gant lagi. Gant juga menghajar seorang pria yang diyakini anggota Nations of Islam.

Orang itu disiksa karena diduga pernah memukuli Mitchel ketika membantu Billy. Pria itu meninggal. Mitchel merasa bahwa dia dijebak oleh Gant. Bisakah Mitchel keluar dari dunia kriminal?

Pendalaman Karakter Solid

london-boulevard-3_

London Boulevard memberi pendalaman karakter Mitchel dengan solid. Mitchel bersikeras kalau dia bukanlah pembunuh. Dia terlibat dalam perkelahian di bar namun korbannya ternyata meninggal.

Selama penyelidikan dia nggak mengaku kalau dia terlibat dalam dunia kriminal. Hal itulah yang menjadi pertimbangan Gant untuk menjadikan Mitchel anak buahnya.

Mitchel digambarkan nggak diasuh oleh dua orang tuanya. Oleh karena itu, dia begitu protektif terhadap Briony. Mitchel terus-terusan menolak ajakan Billy karena dia nggak mau lagi berurusan dengan hukum.

Detektif Bailey tahu Mitchel sempat menolong Billy menagih hutang nasabah Gant. Hal itu dimanfaatkan Bailey untuk meminta jatah dari Mitchel.

Pendalaman yang solid membuat kita simpati pada sosok Mitchel. Dia harus berada di situasi yang sulit. Colin Farrell berhasil memerankan Mitchel.

Di satu sisi, dia terlihat arogan. Di sisi lain, dia bisa menjadi sosok yang rapuh sekaligus ketakutan. Ada adegan ketika dia khawatir anak buah Gant akan menyerangnya. Dia khawatir nasibnya akan seperti Joe.

Alur dan Konflik yang Terasa Kurang

london-boulevard-4_

London Boulevard menampilkan semua karakternya sebagai orang bermasalah. Mitchel kesulitan keluar dari dunia kriminal. Billy bekerja untuk Gant. Briony merupakan pecandu narkoba. Charlotte cerai dari suaminya. Dia juga harus berhadapan dengan media. Sementara Jordan diam-diam ternyata bisa menjadi algojo yang kejam.

Ada banyak layer di film karya sutradara William Monahan ini. Mitchel berusaha lepas dari dunia kriminal. Hanya saja, dia ingin membalas dendam pada pelaku pembunuhan Joe. Dia juga menjalani subplot cinta dengan Charlotte. Hubungan dengan Charlotte-lah yang membuat Mitchel yakin ingin menjauh dari dunia yang menjebaknya.

Banyaknya cerita sebenarnya terhubung ke dalam plot utama. Karakter yang sekilas hadir, ternyata berperan besar dalam plot. Sayangnya, pengemasan konflik nggak dieksekusi dengan baik. Kita nggak akan merasakan adanya ketegangan. Konflik pun terasa kurang klimaks. Padahal build up-nya sudah cukup baik walau rumit.

Visualisasi dan Scoring Menawan

london-boulevard-5_

Secara sinematografi, sutradara film ini terasa cerdik dalam menempatkan kamera. Banyak adegan yang berhasil merekam keindahan kota London.

Begitu juga dengan penggunaan wide shot dalam adegan di rumah Charlotte di pinggir kota. Sebuah kastil besar yang sunyi menjadi kebalikan dari hiruk-pikuk di London. Selain keindahan secara visual, film ini juga memberi sajian yang unik lewat scoring

Lagu-lagu yang mengiringi adegan disesuaikan dengan mood. Bahkan lagu-lagu pengiring bukan berasal dari musisi-musisi sembarangan. Ada nama-nama macam The Rolling Stones, The Yardbirds, Bob Dylan sampai Kasabian.

Visualisasi dan scoring ini tersinkronisasi dengan baik. London yang kental dengan nuansa vintage didukung oleh musik yang banyak mengambil dari rilisan jaman dulu.

Kelemahan pada alur cerita dan klimaksnya mungkin membuat London Boulevard terasa datar. Untungnya, semua aktor berhasil menghidupkan karakter yang mereka perankan.

Durasi selama 103 menit nggak akan terasa panjang kalau kamu menyukai visual kota London dan musik vintage. Film berlatar kota London favorit kamu apa nih? Tulis di kolom komentar, yuk!

London Boulevard
Rating: 
3.3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram