bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Drama Cina Legend of Fuyao (2018)

Kisah romansa yang dibalut tragedi perebutan kekuasaan selalu mewarnai drama dari berbagai negara. Premisnya memang sama tapi alur dan penokohannya selalu menghadirkan kisah baru dengan selipan twist yang mengejutkan.

Dilihat dari premisnya, Legend of Fuyao juga tidak baru. Kisahnya menyoroti romansa dan perebutan kekuasaan antara lima kerajaan yang punya ambisi yang sama.

Penonton pasti menganggap kisahnya klise dan mudah ditebak perkembangan ceritanya. Namun, kisah Meng Fuyao (Yang Mi) dan Zhang Sun Wu Ji (Ethan Juan) yang jadi fokus dari cerita serial drama menyuguhkan sesuatu yang unik.

Sebagai serial drama panjang, Legend of Fuyao mampu mempertahankan ceritanya tetap segar. Simak sinopsis dan ulasan singkatnya terlebih dahulu yuk!

Baca juga: Sinopsis dan Review Drama China Unrequited Love (2021)

Sinopsis

Sinopsis

Kisah dalam serial drama ini dibuka dengan penjelasan bagaimana lima kerajaan terbentuk. Lalu, ada seorang gadis yang mempunyai lima batu dengan warna berbeda yang konon dapat menjaga keseimbangan lima kerajaan tersebut.

Dialah, Meng Fuyao, gadis yang di tubuhnya terdapat lima batu berkekuatan dahsyat tersebut. Fuyao adalah seorang gadis yatim piatu yang diadopsi oleh pamannya di Kerajaan Taiyuan. Tidak banyak yang tahu bahwa gadis itu asalnya adalah putri dari Kerajaan Bajak.

Di Kerajaan Taiyuan, Fuyao adalah golongan budak dan kini bekerja sebagai pelayan di Xuan Yuan.  Fuyao adalah gadis periang dengan rasa penasaran yang besar.

Ia selalu tertarik pada hal baru dan mau menekuninya dengan serius. Rasa ingin tahunya yang besar kerap membuatnya terlibat masalah lantaran ia sering melanggar peraturan demi memuaskan hasratnya.

Ilmu silat adalah salah satu yang menarik perhatian fuyao, sehingga ia pun menggelutinya sampai berhasil menjadi pesilat ulung. Ia sering berlatih bersama Kakak Seperguruannya. Namun, Pei Yuan (Li Yi Xiao) naksir pada Kakak Seperguruannya itu.

Pei Yuan mengatur siasat untuk menjauhkan Fuyao dari laki-laki yang disukainya. Ia menjebak Fuyao untuk mengikuti kompetisi pertarungan silat dengan harapan Fuyao tewas terbunuh di ajang tersebut. Fuyao beruntung ia bertemu dengan Zhangsun Wu Ji yang mengajarinya ilmu silat.

Wu Ji saat itu sedang menyamar sebagai Xuan Yuan Min. Ilmu silat yang diajarkan oleh Wu Ji membawa Fuyao menang. Bahkan saat harus berhadapan langsung dengan Kakak Seperguruannya yang ia sukai.

Karena Fuyao menguasai ilmu silat lain di luar yang diajarkan oleh gurunya, ia dituduh mencuri ilmu bela diri sehingga dijebloskan ke penjara. Meski ia dipenjara, namun sang guru ingin Fuyao hidup dan mengajarkan ilmu bela diri tersebut.

Rupanya kebencian Pei Yuan terlalu besar sehingga ia ingin Fuyao angkat kaki dari perguruan itu. Dari sinilah kisah Fuyao yang sesungguhnya dimulai.

Kini Fuyao bertemu dengan empat pewaris tahta dari empat kerajaan berbeda dan semuanya bersatu melawan iblis jahat serta mengalahkan penguasa haus kekuasaan yang ingin menguasai seluruh kerajaan yang ada.

Menampilkan Sosok Wanita Kuat

Menampilkan Sosok Wanita Kuat

Meng Fuyao, tokoh utama kita dalam Legend of Fuyao dibawakan oleh aktris sekalius penyanyi Yang Mi. Kemunculannya dalam drama ini merupakan salah satu magnet yang menarik penonton.

Dalam serial drama ini, Fuyao digambarkan sebagai gadis yang dirawat oleh pamannya (Qin Yan), setelah orang tuanya meninggal. Lalu, bersama Paman Zhou, Fuyao dididik menjadi pelayan di Kerajaan Taiyuan dan sehari-hari ia bekerja di Bagian Mistis Hitam.

Bagian ini berisi budak-budak yang sehari-harinya mengerjakan tugas domestik. Pamannya yang sudah sepuh itu selalu menekankan dirinya untuk tahu diri dan tidak memilih majikan dari kalangan manapun yang meminta dilayani.

Namun, bukan Fuyao namanya jika ia hanya pasrah dan menuruti sistem yang ada. Didorong oleh rasa ingin tahu yang besar dan pikiran yang kritis, Fuyao selalu mengungkapkan isi pikiran yang mengganggunya atas ketidakadilan yang dirasa oleh budak-budak Bagian Mistis Hitam.

Di belakang Tetua Kerajaan Taiyuan, Fuyao mengeluh karena beliau bertindak tidak sesuai dengan perkataannya. Tetua selalu menekankan pada bawahannya untuk bersikap adil tanpa memandang status. Namun yang terjadi adalah sebaliknya.

Bukan sekali dua kai Fuyao protes melihat ketidakadilan di sekelilingnya dan itu acapkali membuatnya gusar sehingga tidak jarang ia menentang peraturan dan sistem yang ada di Kerajaan Taiyuan.

Tidak hanya itu, Fuyao juga tidak takut melawan musuh-musuh yang kebanyakan berstatus ahli bela diri dan bangsawan. Dengan kemampuan bela dirinya, ia mengalahkan siapa saja yang menjadi lawannya.

Alur Cerita yang Dipenuhi Intrik Politik dan Rahasia

Alur Cerita yang Dipenuhi Intrik Politik dan Rahasia

Narasi Legend of Fuyao adalah tentang perebutan kekuasaan antar orang-orang yang ingin menjadi nomor 1 dunia. Meskipun romansa antara pemain terlihat kental, namun alur ceritanya sarat akan politik.

Sejak episode pertama bergulir, Legend of Fuyao sudah menampilkan kekacauan kerajaan yang diintervensi oleh kerajaan lain sampai melibatkan iblis jahat yang nantinya menjadi musuh utama.

Setiap pihak yang merasa lebih kuat melibas mereka yang lebih lemah dan menguasai apa yang dimilikinya. Coba lihat apa yang dilakukan Kaisar Kerajaan Tujuh Bintang pada Kerajaan Qiongye.

Ia memobilisasi tentara ke wilayah kerajaan tersebut dan menghabisi seluruh tentara bahkan nyawa keluarga kerajaan. Penguasa-penguasa lainnya juga tidak kalah kejam dan tidak pandang bulu. Mereka menebas sana sini dan memaksa orang-orang untuk berlutut dan menyerah padanya.

Sinematografi Jempolan dan Adegan Perkelahian Menarik

Sinematografi Jempolan dan Adegan Perkelahian Menarik

Dalam drama sageuk, drama China dan drama-drama lain yang berlatar sejarah, efek visual dan pengambilan gambar biasanya menjadi sorotan. Bagaimana sutradara menyuguhkan tontonan dengan menghadirkan suasana tempo dulu menjadi bagian yang dinantikan.

Legend of Fuyao sebagian besar dibuat di Hengdian World Studio dan di Yinchuan. Untuk membangun latar tempat yang sesuai dengan cerita dalam serial drama ini, berbagai set dibangun di lahan seluas 60 ribu m2.

Angle yang menampilkan wilayah pegunungan China tampak menyegarkan. Dengan pengambilan gambar bird view, kawasan hutan dengan tebing-tebingnya yang tinggi yang tertangkap kamera bikin penonton berdecak kagum.

Melihat proses syuting dan pembangunan set-nya, rasanya tidak adil jika unsur tersebut tidak diapresiasi. Dengan hasil yang menakjubkan dari visual efek yang digunakan, adegan per adegan dalam Legend of Fuyao menjadi lebih menarik.

Lalu, bagaimana dengan adegan perkelahiannya? Sebagai serial yang mengusung tema sejarah, scene berkelahi tidak bisa dipisahkan dari alurnya. Drama China, termasuk Legend of Fuyao menawarkan aksi bela diri yang ciamik.

Jurus-jurus tingkat dewa dihadirkan oleh Fuyao dan karakter-karakter lainnya. Kelebatan kostum para pemain saat adegan berkelahi juga menambah keindahan scene itu. Entah mengapa rasanya bagian ini selalu menarik untuk diikuti.

Dialog Penuh Makna

Dialog Penuh Makna

Para pemain Legend of Fuyao rata-rata mempunyai dialog yang tidak sedikit. Banyak hal yang dipaparkan oleh karakter tersebut yang dapat memakan waktu yang cukup lama. Namun, disertai kemampuan akting para pemain yang jempolan, adegan penuh dialog ini seru untuk diikuti.

Lagi pula, jika diperhatikan dialog-dialog mereka kebanyakan mengandung nilai-nilai dan pesan moral. Dialog yang diucapkan Wu Ji, jika diperhatikan mempunyai makna yang dalam.

Wu Ji, putra mahkota dari Kerajaan Tujuh Bintang menyita perhatian setiap dia buka mulut. Di satu adegan, Wu Ji pernah berkata, “Kedamaian dapat dicapai setelah adanya pertumpahan darah.”

Sebagai anak raja yang digembleng untuk menjadi penguasa, Wu Ji dilatih ayahnya menaklukan lawan tanpa ragu agar kedamaian bagi kerajaan Tujuh Bintang dapat tercapai.

Fuyao, si gadis pembangkang yang tidak suka dikekang itu juga cukup bijak. Meskipun seringkali dianggap ngelantur, sebetulnya pemikirannya menunjukan sesuatu yang benar. Ia sering protes dengan situasi kerajaan dan penindasan yang terjadi padanya.

Sejatinya Legend of Fuyao diangkat dari sebuah novel karya Tianxia Guiyuan yang bertajuk Empress Fuyao. Untuk proyek drama ini, Jie Yanyan didapuk membuat naskahnya.

Secara keseluruhan, Legend of Fuyao menawarkan kisah yang seru. Ini adalah salah satu serial yang mem-plot peran perempuan dengan kekuatannya sebagai sosok sentralnya. Strategi politik busuk dan bumbu romansa yang jadi pemanis dalam alur cerita utamanya ini mendapat porsi yang pas.

Meskipun di episode-episode awal pace-nya sedikit berjalan lambat, namun setelahnya kisah mengalir dan setiap perkembangan karakternya menarik. Tidak salah jika serial drama ini diberi ulasan bagus di beberapa platform ulasan film, termasuk di Bacaterus sendiri.

Legend of Fuyao
Rating: 
4/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram