bacaterus web banner retina

Review dan Sinopsis Serial Netflix Invisible City Season 1

Invisible City atau judul aslinya Cidade Invisivel adalah sebuah serial televisi dari Brazil yang dibuat oleh Carlos Saldanha.

Serial ini dibintangi oleh Marco Pigossi yang berperan sebagai seorang polisi lingkungan bernama Eric, Alessandra Negrini sebagai Ines alias Cuca, seorang penyihir sekaligus pemimpin makhluk mitologi, dan Fabio Lago sebagai Ibere alias Curupira, seorang makhluk mitologi penjaga hutan Brazil.

Dalam Invisible City, Eric dikisahkan menemukan seekor lumba-lumba berwarna merah muda yang tewas di pantai Rio de Janeiro.

Eric menganggap jika hewan tersebut tidak berasal dari dunianya, dan meyakini bahwa sang lumba-lumba adalah seekor makhluk mitologi sejenis putri duyung.

Penyelidikan atas hewan itu kemudian membawanya ke sebuah dunia tersembunyi dalam cerita rakyat Brazil. Penasaran dengan alur cerita Invisible City? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Baca juga: 10 Rekomendasi Film Tentang Makhluk Mitologi yang Seru

Sinopsis

Sinopsis

Pada suatu malam, desa Tore sedang merayakan festival bulan Juni. Di desa itu, seorang kakek bernama Cico, tengah bercerita kepada sekelompok anak-anak, termasuk gadis kecil bernama Luna, tentang makhluk mitos bernama Curupira yang melindungi hutan Brazil.

Luna sendiri datang ke festival tersebut bersama ibunya, Gabriela, seorang aktivis yang berusaha menjaga desa nelayan dari para pengusaha.

Gabriela berharap jika suaminya, Eric, bisa datang ke festival ini menemaninya, dan putrinya. Tetapi, Eric sedang mengerjakan kasus terakhirnya sebagai seorang anggota polisi lingkungan di Rio de Janeiro.

Sementara itu, hutan di desa Tore terjadi kebakaran, dan kebetulan juga Luna sedang berada di dalamnya. Semua orang memperingatkan kepada para warga, dan pendatang untuk tidak masuk ke sana, namun Gabriela berlari ke hutan untuk menyelamatkan Luna.

Saat peristiwa kebakaran itu terjadi, Eric lalu dipanggil untuk datang ke tempat tersebut. Ia lalu masuk ke dalam hutan, dan hatinya hancur saat melihat Gabriela sudah meninggal ketika mencoba menyelamatkan putri mereka.

Satu bulan kemudian, Eric mencoba untuk terus melanjutkan hidup, dan kembali bekerja sebagai polisi lingkungan. Kaptennya yang bernama Ivo, memberitahu kepada Eric bahwa kasus kematian istrinya telah ditutup, dan kebakaran hutan dianggap sebagai kecelakaan.

Ketika ia pulang ke rumah, Eric harus mengurusi Luna, yang sampai sekarang masih berduka atas kematian ibunya. Keesokan harinya di pantai, Eric melihat sekelompok orang mengelilingi lumba-lumba berwarna merah muda yang terlihat sudah tewas.

Setelah meneliti lumba-lumba misterius tersebut, Eric memasukkannya ke belakang truk miliknya. Ia kemudian menemui rekan kerjanya, Marcia, untuk menyelidiki laporan tentang kematian ikan di desa Tore.

Di desa itu, Eric menemui Cico, yang sedang berbicara kepada para warga tentang akan adanya kutukan yang menimpa desa. Selepas bertemu Cico, Eric membawa pulang lumba-lumba, dan menyimpannya semalaman.

Singkat cerita, selepas menemukan lumba-lumba tersebut, Eric terlibat dalam penyelidikan kematian misterius yang mencerminkan kematian istrinya, Gabriela. Investigasinya itu kemudian membawanya menemukan sebuah dunia yang dihuni oleh entitas makhluk mitologi, yang mempunyai kekuatan sihir.

Folklore Brazil yang Dikemas Modern

Folklore Brazil yang Dikemas Modern

Invisible City membawa pendekatan cerita rakyat “folklore” asal Brazil dengan konsep penceritaan yang terasa lebih segar, dan modern. Serial ini dibuka seperti berada di film-film Indiana Jones, dimana dalam kilas balik dua pria sedang melakukan perjalanan di hutan malam hari.

Dan salah satu diantara mereka ditikam di belakang dengan tombak api oleh sesosok makhluk mitologi yang dikenal sebagai Curupira. Serial ini kemudian sudah memberikan kesan yang sangat menarik pada pembukaan episode pertama tersebut.

Cerita kemudian berlanjut untuk terus menyoroti pada perjalanan Eric, yang berusaha mencoba menyelidiki peristiwa kematian istrinya, sembari mengungkap keberadaan kelompok makhluk mitologi yang berkaitan erat dengan lumba-lumba berwarna merah muda yang ia temukan di pantai.

Karakter Eric sendiri diperankan oleh Mario Pigossi, dan dalam serial ini wajahnya terlihat seperti perpaduan antara aktor John Krasinski (A Quiet Place), dan Pedro Pascal (The Mandalorian).

Mario pun harus diakui cukup mampu memerankan sosok polisi lingkungan ini dengan baik. Karakternya tampil konsisten, dan memberikan rasa daya tarik untuk mengikuti perjalanan hidupnya.

Selain itu, selama serial ini berlangsung, ada beberapa karakter unik yang lumayan menarik perhatian seperti Saci (Wesley Guimaraes), makhluk mitologi berwujud anak laki-laki nakal berkaki satu, dan bertopi merah. Di dalam dunianya, di Kota Yang Tersembunyi, ia memiliki nama asli Isac.

Lalu ada juga Lara (Jessica Cores), sosok putri duyung cantik bernama Sirene. Lewat suaranya yang merdu, ia mampu memikat pria ke air untuk menenggelamkan mereka. Kemudian, ada Tapire-iauara, penjaga roh babi hutan yang mampu berubah bentuk.

Dengan menyamar sebagai penyanyi dan penjaga, mereka membantu Ines, pemimpin makhluk mitologi, untuk menyembunyikan dunia tempat mereka tinggal.

Visual dan Ceritanya Digarap Secara Apik

Visual dan Ceritanya Digarap Secara Apik

Serial ini tidak hanya mengeksplorasi tema-tema fantasi dengan muatan cerita rakyat Brazil semata, tapi ada juga tambahan elemen misteri, dan dramanya.

Perpaduan tersebut kemudian membangun Invisible City ke sebuah penyelesaian akhir pada musim pertama yang lumayan mengejutkan. Namun, serial Netflix ini berhasil memberikan alur cerita yang terbilang memuaskan selama satu musim yang singkat.

Di sisi lain, Invisible City terbilang cukup hebat dalam menggambarkan visual efeknya sehingga terlihat lebih estetik. Sinematografinya juga masih terasa realistis dalam memperlihatkan semua elemen dunia fantasi folklore Brazil. 

Serial ini berjalan cepat di setiap episodenya, naskahnya ditulis secara cermat, dan berhasil memberikan misteri yang patut untuk ditelusuri, hingga menampilkan visual yang indah.

Serial Invisible City sendiri hanya terdiri dari tujuh episode, dengan masing-masing berdurasi sekitar 35 menit. Serial ini memang terasa pendek, dan singkat, namun setiap episodenya dikemas apik sehingga mudah untuk dicerna.

Selain itu, sebagian besar episode cenderung meninggalkan kita yang menontonnya dengan cerita yang menggantung, ataupun juga menampilkan bagian akhir yang cukup mencengangkan.

Invisible City bisa dibilang dalam setiap episodenya berhasil memberikan rasa penasaran kepada kita, dan begitu cermat mengemas jalan ceritanya yang seru untuk dinikmati.

Serial asal Brazil ini tampil mumpuni meski hanya berdurasi singkat pada musim pertamanya ini. Kabar baiknya, Netflix sendiri saat ini tengah mempersiapkan musim kedua dari Invisible City, yang sekarang berada dalam tahap pengembangan.

Musim Pertama yang Cukup Mengesankan

Musim Pertama yang Cukup Mengesankan

Secara garis besar, serial Invisible City memiliki konsep cerita yang bisa dibilang cukup orisinil. Serial ini mengemas unsur folklore Brazil yang sangat mudah untuk dicerna, dan juga bermain-main dengan dunia fantasi yang mengagumkan.

Seluruh cerita tersusun dengan menarik, dan terkadang berliku-liku seperti jalanan setapak di hutan Brazil yang menjadi latar tempat Invisible City ini.

Sinematografi, dan pemilihan lokasi syuting sepanjang serial ini berjalan menjadi daya tarik yang tidak bisa dipungkiri. Keindahan pantai, dan suasana eksotis dari Rio de Janeiro, dan hutan Brazil membuat Invisible City terlihat indah dalam hal visual.

Selain itu juga, jajaran casting dalam serial ini masing-masing tampil solid, terutama karakter utamanya yakni Mario Pigossi sebagai Eric.

Sepanjang cerita, banyak hal yang misterius terjadi dalam Invisible City, dan salah satu yang cukup mengejutkan bahwa sosok Eric ini ternyata memiliki latar belakang yang secara langsung terhubung ke dalam entitas makhluk mitologi di Kota Yang Tersembunyi.

Pada akhirnya, serial Invisible City dibuat dengan semangat cerita rakyat Brazil yang cukup menarik, dan memberikan jalan cerita yang berkesan.

Energi yang ditampilkan dalam serial ini terbilang sangat kuat, dan semoga saja beberapa aspek yang bersifat memuaskan tersebut bisa berlanjut di musim keduanya nanti.

Invisible City
Rating: 
3.2/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram