Sinopsis & Review Serial Home for Christmas Season 2

Ditulis oleh Aditya Putra

Home for Christmas Season 1 berakhir dengan cukup menyenangkan. Johanne yang nggak bisa mempunyai pacar dan membawa pria ke rumah orang tuanya, mempunyai cara sendiri. Dia mengundang perawat lain dan seorang pasien untuk menghabiskan Natal bersama kedua orang tuanya.

Ada yang membuat penasaran di akhir season pertama yaitu senyum Johanne ketika membukakan pintu setelah ada yang mengetuk. Dia kemudian tersenyum dan nggak langsung diungkapkan siapa orang tersebut. Jawabannya ada di season kedua Home for Christmas yang menyajikan masalah lebih berat untuk Johanne. Simak review dan sinopsisnya yuk!

Sinopsis

Sinopsis & Review Serial Home for Christmas Season 2 1
  • Tahun Rilis: 2020
  • Genre: Drama, Comedy
  • Produksi: The Oslo Company
  • Jumlah episode: 6
  • Sutradara: Per-Olav Sorensen
  • Pemain: Ida Elise Broch, Gabrielle Leithaug, Oddgeir Thune, Felix Sandman

Johanne membuka pintu setelah mendengar ada yang mengetuk pintu ketika makan malam dengan keluarganya. Dia menemukan seorang pria membawa sebuah buket mawar merah yang ditujukan untuknya. Dia kegirangan, begitu juga keluarganya yang mulai menyadari sang anak sudah punya kebahagiaan sendiri.

Johanne membawa buket mawar merah ke apartemennya. Belnya berbunyi, ketika dibuka ternyata ada Hendrick, salah satu dokter di rumah sakit tempatnya bekerja. Dia mulai berpikir bahwa Henrick-lah pria yang mengiriminya bunga. Henrick malah menyampaikan bahwa ada kondisi darurat di rumah sakit yang ingin dia beri tahukan, agar Johanne nggak terkejut ketika masuk kerja.

Jorid, ibu dari Johanne memutuskan untuk bercerai dengan suaminya, Tor. Hal itu mengejutkan Johanne dan dia ingin langsung bercerita pada Henrick tapi telponnya nggak diangkat. Merasa akan kehilangan momen emas di malam Natal, Johanne menyatakan akan menjadi tuan rumah di malam Natal berikutnya karena ayah dan ibunya sudah nggak bersatu.

Ketika akan melewati lift, Johanne melihat Henrick bersama wanita lain. Merasa sedih pada keadaan Tor, Johanne memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan sang ayah. Di sisi lain, Johanne mulai mencoba meluruskan hubungan dengan Henrick yang bertingkah menyebalkan dan mencoba mengontrol secara berlebihan.

Sinopsis & Review Serial Home for Christmas Season 2 3

Merasa perlu bersenang-senang, Johanne pergi ke klub malam untuk berpesta dengan temannya, Janette. Dia kembali merayu seorang pria tapi nggak berjalan dengan baik. Dia kemudian mencoba berkomunikasi kembali dengan sang mantan, Christian yang sudah menikah. Melihat sang anak dilanda kesusahan, Tor memberi dukungan agar Johanne lebih tenang menyikapi keadaan.

Henrick mengakui bahwa dia bukanlah pria yang mengirimi Johanne bunga. Johanne terus mencari identitas pria yang mengiriminya bunga. Sementara itu, Johanne diajak Nick untuk mengantar sang tetangga berkencan setelah berkenalan dengan wanita di internet. Di bar, Johanne bertemu dengan Krut yang dia rasa cukup nyambung ketika mengobrol dengannya.

Ketika meninggalkan restoran, Johanne melihat Jonas, pria berusia 19 tahun yang pernah kencan dengannya. Johanne merasakan semangat ketika dia dan Krut semakin dekat dan merencanakan liburan ke daerah pegunungan. Sayangnya, rencana yang terbayang indah nggak terjadi sesuai harapan.

Johanne kemudian mengundang Jonas untuk hadir di malam Natal untuk makan malam dengan keluarganya. Mendekati waktu acara, Johanne kerepotan ketika mempersiapkan segala sesuatu. Waktu makan malam tiba, ternyata ada Christian yang juga hadir. Johanne kesulitan membagi fokus antara menjadi tuan rumah yang baik atau mencari pria yang mengiriminya bunga.

Porsi Subplot yang Pas

Sinopsis & Review Serial Home for Christmas Season 2 5

Season kedua Home for Christmas memiliki lebih banyak subplot. Season pertama masih dibatasi dengan pencarian pria yang dilakukan Johanne untuk hadir di acara makan malam keluarga pada saat Natal. Di season lanjutan, masalah Johanne jauh lebih banyak bukan hanya tentang mencari pria yang mengiriminya bunga.

Ada hubungan yang nggak berjalan mulus dengan Henrick, perceraian orang tua, ayahnya masuk rumah sakit, sampai bertemu lagi dengan Jonas. Banyaknya subplot nggak mengubah fokus pada sosok Johanne sebagaimana seharusnya. Porsi subplot yang tepat itu berhasil membuat kita tetap mengenali bahwa Home for Christmas merupakan perjalanan Johanne.

Lebih Banyak Drama

Sinopsis & Review Serial Home for Christmas Season 2 7

Home for Christmas mendapat sambutan hangat dari para kritikus film karena kehebatannya menampilkan romcom yang menghibur. Bukan hanya hangat menyampaikan pesan menyentuh tapi juga bisa tampak begitu menyenangkan untuk diikuti. Hal itu bukan tanpa alasan, serial ini mengungkap fenomena relevan yang marak terjadi.

Dari mulai wanita di atas usia 30-an yang belum menikah, mencari pasangan lewat internet sampai melawan keklisean tentang kebahagiaan. Di season kedua, serial ini masih mencoba mempertahankan keunggulan yang berhasil dihasilkan di season sebelumnya. Yang berbeda adalah lebih banyak drama dibandingkan season yang pertama.

Rumitnya masalah yang dihadapi Johanne menuju hari Natal menjadi alasannya. Tapi masalah-masalah yang ada itu realistis dan membuat kita sebagai penonton memercayainya. Unsur komedi bukan dihilangkan tapi jelas porsinya berkurang. Walau begitu bukan berarti serial ini akan menjadi membosankan. Masih banyak komedi khas di season pertama yang ditampilkan.

Scoring yang Cantik

Sinopsis & Review Serial Home for Christmas Season 2 9

Season kedua Home for Christmas bukan hanya memuaskan penggemarnya yang penasaran secara visual tapi juga secara audio. Scoring terdengar begitu cantik dan bisa berdampingan dengan cerita yang ditampilkan. Dibandingkan dengan season pertama, di season kali ini kehadiran musik jauh lebih terasa. Terutama karena banyak yang menempel di kepala setelah nonton serialnya.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram