bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Get Shorty, Penagih Hutang di Hollywood

Bagi pecinta film, bisa berkiprah di Hollywood merupakan impian. Impian itu nggak melulu soal menjadi aktor, bisa juga menjadi kru yang terlibat dalam pembuatan film atau punya ide cerita untuk film.

Masalahnya adalah nggak semua orang punya akses untuk berkarir di sana. Bahkan banyak yang menyebut ketatnya persaingan seringkali membuat orang-orang harus merelakan mimpinya.

Film merupakan salah satu seni hiburan yang bisa dinikmati oleh siapa saja tanpa mengenal batasan. Dari sekian banyak profesi, ada seorang penagih utang yang bekerja untuk kelompok kriminal tapi punya mimpi untuk bisa terjun ke Hollywood. Seperti ceritanya? Simak dulu sinopsis dan review film Get Shorty berikut ini.

Sinopsis

get-shorty-2_
  • Tahun Rilis: 1995
  • Genre: Crime, Comedy
  • Produksi: Jersey Films
  • Sutradara: Barry Sonnenfeld
  • Pemain: John Travolta, Gene Hackman, Rene Russo, Danny DeVito, Dennis Farina

Ernesto “Chili” Palmer adalah seorang penagih utang yang bekerja untuk kelompok kriminal asal Miami. Ketika sedang makan di kedai, dia dan rekannya bertemu Ray “Bones” Barboni, seorang anggota kelompok kriminal lain.

Sapaan hangat Chili nggak disambut dengan baik oleh Bones yang malah mengejek Chili. Ketika akan kembali ke kantor, Chili kehilangan jaket kulitnya yang dititipkan di penitipan restoran.

Chili mencari informasi ke mana jaketnya kepada pegawai restoran. Seorang pegawai memberi tahu Chili bahwa jaketnya dipinjam oleh Bones yang juga kehilangan jaket. Karena jaket milik Chili dianggap cocok untuk dipakai, maka Bones menggunakannya dan berjanji akan mengembalikannya. Merasa geram atas tindakan Bones, Chili pun mencarinya.

Chili berhasil menemukan Bones. Tanpa banyak berkata-kata, dia melayangkan pukulan dan mengakibatkan hidung Bones patah. Upaya Bones membalas dendam gagal terlaksana setelah Chili berhasil menembak Bones tepat di muka dan meninggalkan luka.

Bones mengadukan Chili pada kelompok kriminal di Miami tapi nggak ada yang mau membantu dengan alasan mereka nggak mau terjadi peperangan antara kelompok kriminal.

Berselang 12 tahun, bos dari Chili meninggal karena serangan jantung. Bones pun ditunjuk untuk menjadi bos baru Chili. Dia yang punya nama-nama orang yang berhutang pada kelompok kriminal. Chili mencoret salah satu nama di daftar kreditur.

Pasalnya, orang tersebut yang bernama Leo Devoe dan berprofesi sebagai petugas kebersihan meninggal dalam kecelakaan pesawat. Chili yang menyimpan kecurigaan pada Leo, mencari informasi lebih lanjut.

Leo yang dinyatakan meninggal ternyata masih hidup dan tinggal di Las Vegas. Chili pun berhasil menemukan Leo di sebuah casino. Leo mengaku bahwa tindakannya itu berhasil membuatnya mendapatkan uang sebesar 300.000 USD yang diberi asuransi pada maskapai.

Chili melanjutkan pekerjaannya untuk menagih utang pada kreditur selanjutnya yaitu Harry Zimm. Zimm merupakan produser film horror yang tinggal di Los Angeles dan dikenal banyak berdalih ketika ditagih hutangnya. Chili mendapat kabar bahwa Zimm sering menginap di rumah Karen Flores, seorang aktris B film yang merupakan kekasih Zimm.

Pertemuan Chili dengan Harry pun terjadi di rumah Flores. Alih-alih menagih hutang, Chili malah menyampaikan perasaannya bahwa bekerja sebagai penagih utang bukanlah keinginannya.

Dia menambahkan bahwa punya ide untuk cerita film yaitu tentang seseorang yang menipu maskapai penerbangan untuk mendapatkan uang besar.

Harry merasa melihat peluang dari perkenalannya dengan Chili. Dia pun meminta Chili untuk menagih uang pada Bo Catlett. Bo membawa uang Harry sebesar 200.000 USD yang awalnya diproyeksikan untuk produksi film. Tapi, Bo malah menggunakan uang itu untuk berjudi dan berbisnis narkoba.

Chili berhasil mempertemukan Harry dan Bo. Bo berniat berinvestasi pada film yang diproduseri oleh Harry dengan menggunakan uang hasil transaksi narkoba yang disimpan di loker di Los Angeles International Airport. Berhasilkah Chili mendapatkan uang untuk membuat film dengan cerita yang berasal dari idenya?

Transisi Cerita yang Halus

get-shorty-3_

Menonton beberapa menit awal film Get Shorty akan membuat kita merasa bahwa film ini hanya akan menjadi film crime biasa. Konflik antara Chili dan Bones yang berasal dari dua kelompok berbeda diperkirakan akan meruncing sampai third act.

Tapi dugaan itu ternyata salah karena film ini tiba-tiba berubah dari cerita kelompok kriminal menjadi betapa sulitnya membuat film Hollywood.

Transisi cerita dari kelompok kriminal ke film Hollywood ini berjalan dengan halus. Karakter Chili sebagai penagih utang tetap dipertahankan bahkan dia tetap berurusan dengan mafia di Los Angeles. Adegan yang menampilkan bagaimana Chili mempresentasikan ide cerita untuk Harry pun ditampilkan dengan jelas.

Dari satu sisi, perubahan tone yang cukup berani ini bisa membuat bingung sebagian orang. Tapi film garapan sutradara Barry Sonnenfeld ini berhasil mengemasnya dengan ringan.

Bahkan kita bisa melihat betapa sulitnya untuk membuat film yang sukses. Mulai dari memerlukan modal yang besar, skenario yang bagus dan aktor yang mumpuni.

Perpaduan Pas antara Crime dan Komedi

get-shorty-4_

Apa yang diharapkan dari sebuah film bergenre crime? Persaingan antara dua kelompok dan adanya adegan tembak-menembak. Get Shorty menyajikan elemen tersebut tapi dengan pendekatan komedi yang kental. Persaingan itu bukan dengan senjata melainkan dengan kecerdikan Chili dalam menghadapi situasi-situasi yang sulit.

Unsur crime dan komedi di film ini nggak saling mengungguli melainkan berjalan dalam kadar yang saling melengkapi satu sama lain. Cara ini tentu bukanlah formula baru dalam dunia film tapi butuh pengemasan yang tepat agar ceritanya tetap berjalan menarik.

Untungnya karakter-karakter di film yang diadaptasi dari buku berjudul Get Shorty karya Elmore Leonard ini dibuat serius tapi harus menjalani cerita yang lucu.

Film ini menampilkan pendalaman karakter yang cukup kuat dengan setiap karakter punya tujuan berbeda-beda. Chili ingin berkiprah di dunia film, Harry ingin mendapatkan untung dari profesinya sebagai produser serta Bones yang sebenarnya masih menyimpan dendam pada Chili.

Hebatnya, perbedaan motif itu tetap dipelihara bahkan konflik yang diperkirakan selesai dibuat menjadi kejutan di akhir film.

Secara sinematografi, Get Shorty nggak memberi sajian yang luar biasa. Hanya saja kepintaran membangun atmosfir menjadi keunggulannya. Di salah satu adegan, kita akan dibuat merasa penasaran bagaimana upaya Chili untuk menagih utang pada Harry di rumah Flores.

Di adegan lain, kita akan diberi sajian betapa indahnya Los Angeles sebagai tempat paling sakral untuk lahirnya film.

Penampilan Cemerlang John Travolta

get-shorty-5_

John Travolta bekerja untuk kelompok kriminal tentu bukanlah kombinasi baru. Terlebih setahun sebelum Get Shorty dirilis, dia baru saja membintangi Pulp Fiction dengan peran yang hampir mirip. Hanya saja di film kali ini, dia benar-benar menjadi tulang punggung dari cerita. Dia berhasil menjadi sosok Chili Palmer yang dingin dan cerdik.

Travolta nggak tampil konyol sebagaimana perannya sebagai penagih utang untuk kelompok kriminal. Sebaliknya, dia tampil serius dengan gaya flamboyan dan dingin ketika menghadapi situasi-situasi sulit.

Dialog yang diucapkannya pun terasa absurd karena ditempatkan di situasi yang menegangkan tapi itulah yang menjadi andalan karena berhasil memancing kelucuan. Terlebih dengan kalimat khasnya, “Look at me.”

Get Shorty merupakan salah satu film terbaik yang berhasil menggabungkan crime dan komedi dengan baik. Perubahan cerita yang sejatinya bisa menjadi kelemahan justru menjadi keunggulannya.

Durasi yang cukup panjang yaitu 105 menit rasanya nggak lama untuk menyaksikan betapa serunya pekerjaan sebagai penagih utang yang punya mimpi berkarir di dunia film. Apa film ini termasuk film yang cukup unik menurutmu? Ayo bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Get Shorty
Rating: 
4/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram