bacaterus web banner retina

Review dan Sinopsis Film For Jojo, Persahabatan 2 Wanita

Memiliki sahabat yang selalu bersama tentu menjadi hal yang menyenangkan. Namun terkadang perjalanan hidup membuat kita harus berpisah dengan sahabat yang biasanya selalu bersama-sama, seperti yang dialami oleh dua sahabat dalam film For Jojo. 

Saat sahabatnya mengutarakan niatnya untuk menikah, Paula berusaha melakukan apa pun untuk membatalkan rencana pernikahannya tersebut. Bagaimana akhir dari persahabatan keduanya? Kamu bisa menyaksikannya dalam film berjudul For Jojo atau Fur Jojo berikut ini. 

Sinopsis 

for jojo-5_

Paula (Caro Cult) dan Jojo (Nina Gummich) adalah dua wanita yang sudah bersahabat sejak kecil hingga kini mereka dewasa. Suatu hari, mereka harus berpisah sementara karena Jojo hendak bekerja ke luar kota.

Saat Jojo dan Paula berada di bandara, mereka bertemu dengan Daniel, teman masa kecil mereka yang ternyata juga hendak menuju tempat yang sama dengan Jojo. 

Jojo dan Daniel pun berangkat bersama. Saat sudah sampai tujuan, Jojo dan Daniel juga banyak menghabiskan waktu bersama. Hal itu cukup membuat Paula iri karena Jojo seolah tak lagi memiliki waktu untuknya. Paula mencoba mengisi waktunya dengan mencari pekerjaan, namun ia seolah selalu gagal dalam hal apapun. 

Beberapa waktu kemudian, Jojo mengabari jika ia akan pulang. Paula pun sangat senang dan menjemput Jojo di bandara. Namun saat di bandara, Paula melihat jika Jojo pulang bersama Daniel.

Paula memaksa Jojo untuk mengatakan apa yang terjadi, dan Jojo mengatakan jika ia akan menikah dengan Daniel. Kabar itu membuat Paula marah besar.

Jojo dan Daniel berencana untuk pergi ke kota asal mereka untuk merencanakan hari pernikahan, sebuah kota kecil yang berada di tepi pantai. Paula memaksa untuk ikut serta dengan mereka berdua.

Akhirnya, ketiganya berangkat ke kota yang juga merupakan kota asal Paula dan Jojo. Di momen itu, Jojo dan Daniel tampak sangat bahagia dan menikmati waktu-waktu mereka bersama. 

Sementara, Paula terus meminta Jojo untuk membatalkan pernikahannya. Ia meyakinkan Jojo bahwa Daniel dan kota tersebut bukanlah pilihan yang tepat. Namun Jojo tetap yakin pada keputusannya.

Jojo dan Daniel bahkan mengenalkan Paula dengan Jonasch, teman mereka. Namun hal itu tak membuat Paula bahagia. 

Suatu hari saat mereka berempat berada di café, muncul seorang wanita bernama Ellin yang disebut Jonasch sebagai mantan pacar Daniel.

Paula akhirnya mencari tahu tentang Ellin yang ternyata bekerja di sebuah toko gaun pernikahan. Tanpa sepengetahuan Jojo, Paula mengajak Jojo membeli gaun pernikahan di toko milik Ellin. Hal itu membuat Jojo marah besar. 

Jojo mengusir Paula dari rumah Daniel dan membuat Paula semakin kacau. Paula kembali menemui Ellin dan membawanya ke rumah Daniel.

Ellin kemudian mengatakan jika Daniel dan dirinya belum resmi mengakhiri hubungan mereka. Mendengar itu, Jojo pun marah pada Daniel. Namun ia juga semakin marah pada Paula yang dianggapnya terlalu ikut campur dengan kehidupannya. 

Jojo pergi dari rumah Daniel dan mengejar Paula yang sudah lebih dulu pergi. Dengan suasana hati yang masih marah pada Paula, kedua sahabat itu berbicara empat mata mengenai apa yang terjadi.

Paula memohon pada Jojo agar ia kembali menimbang keputusannya menikah dan mengatakan bahwa ia sangat membutuhkan Jojo. 


Pada akhirnya, Jojo tetap menikah dengan Daniel. Pernikahan itu digelar secara sederhana di tepi pantai dengan gaun yang Jojo beli dari toko Ellin. Di antara para tamu, tak nampak Paula yang hadir. 

Alur Cerita Bertempo Lambat dan Konflik Sederhana

for jojo-2_

Film For Jojo hanya memiliki durasi sepanjang 90 menit, yang bisa dibilang tidak terlalu panjang untuk durasi sebuah film. Namun alur cerita yang bertempo lambat terasa membuat film ini menjadi cukup lama.

Bagi kamu yang tidak menyukai film-film bertempo lambat terlebih lagi yang bergenre drama, cerita yang disampaikan dalam film For Jojo ini mungkin akan terasa membosankan. 

Tempo yang lambat ini cukup terasa terutama setelah alur film memasuki konflik mengenai Jojo yang hendak menikah dan meninggalkan Paula.

Kita seolah menyaksikan konflik yang terus berputar-putar dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai ke bagian klimaks. Ditambah lagi, premis yang diangkat pada film ini memang menyajikan cerita mengenai kehidupan sehari-hari. 

Konflik yang menceritakan kehidupan sehari-hari seperti yang diangkat dalam film For Jojo ini memang membuat ceritanya menjadi begitu relatable dan dekat dengan kehidupan nyata, namun bisa jadi juga membosankan karena seolah kita hanya menyaksikan konflik yang terasa sederhana. 

Ditambah lagi dengan musik latar belakang yang didominasi musik melankolis dan banyaknya adegan tanpa dialog, membuat alur cerita film semakin terasa lamban untuk diikuti. 

Cerita dari Sudut Pandang Satu Karakter Saja 

for jojo-3_

Apabila kamu mengamati alur cerita film For Jojo dari awal sampai akhir, maka kamu akan menyadari jika film ini hanya menggunakan sudut pandang satu karakter saja, yaitu sudut pandang Paula. Dengan sudut pandang penceritaan semacam ini, kita pun seolah hanya mengikuti jalan cerita dari sisi Paula. 

Seperti Paula, kita pun tak pernah tahu bagaimana perasaan atau tanggapan dari karakter lainnya, seperti Jojo atau Daniel. Kita hanya mengetahui apa yang diketahui oleh Paula saja.

Pemilihan sudut pandang ini membuat kita bisa melihat alur cerita film For Jojo secara unik, namun sayangnya pendalaman mengenai karakter Paula pun terasa kurang digali dengan maksimal. 

Film ini memang tidak menceritakan dengan detail latar belakang karakter Paula yang diceritakan begitu ketergantungan pada sahabatnya.

Akibatnya, kita pun sulit untuk merasa empati pada Paula. Padahal dari sudut pandangnya lah kita melihat keseluruhan cerita film ini. Bisa jadi, kamu sebagai penonton justru akan kehilangan simpati karena melihat sikap Paula yang justru terasa annoying

Teknik Sinematografi dengan Shaking Camera

for jojo-4_

Dari awal hingga akhir cerita, film For Jojo juga memiliki teknik sinematografi yang unik dengan visualnya yang menggunakan teknik shaking camera atau kamera bergoyang.

Gambar-gambar yang ditampilkan dalam film bertema persahabatan ini tidaklah stabil seperti film-film pada umumnya. Kita justru akan disajikan gambar-gambar dengan pergerakan kamera yang tak pernah diam. 

Teknik sinematografi yang cukup unik ini membuat kita sebagai penonton seolah menyaksikan langsung apa yang terjadi dalam film. Bisa dibilang kita juga seolah tengah menyaksikan diari kehidupan si karakter utama, Paula yang divisualisasikan ke dalam sebuah film. 

Itulah review dan sinopsis dari film For Jojo, sebuah film yang menceritakan tentang dua orang sahabat yang harus terpisah karena jalan hidup masing-masing.

Apakah kamu juga punya cerita yang mirip dengan Paula saat sahabatmu harus pergi karena satu atau lain hal? Yuk kita berbagi cerita di kolom komentar!

For Jojo
Rating: 
2.3/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram