bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Thor: The Dark World (Thor 2)

Ditulis oleh Syuri - Diperbaharui 25 Juni 2021

Suka Marvel Cinematic Universe (MCU)? Pasti kamu tahu dengan salah satu Avengers yang gagah, ganteng, dan bukan manusia. Ialah Thor, seorang Dewa Petir dari alam bernama Asgard. Thor pertama kali turun ke Bumi—atau Midgard dalam bahasa Asgardian—karena adik angkatnya yaitu Loki membuat kerusuhan di sana.

Melanjutkan kisahnya sejak film Thor pertama yang keluar pada tahun 2011, ada Thor: The Dark World yang dirilis dua tahun kemudian. Film Thor yang kedua ini masih dibintangi oleh Chris Hemsworth, Natalie Portman, Tom Hiddleston, Anthony Hopkins, Stellan Skarsgård, dan Idris Elba.

Trivia: Sebenarnya film Thor: The Dark World sudah dikembangkan sejak film pertamanya tayang, dan akan menjadi film crossover The Avengers (2012). Namun, butuh waktu cukup lama untuk memulai syuting dan sebagainya, sehingga sekuel Thor baru bisa tayang pada akhir tahun 2013. Berikut adalah sinopsis dan ulasan film Thor 2 dari Bacaterus.

Sinopsis

Cerita dimulai dengan kilas balik ke ribuan tahun yang lalu ketika Bor, ayah Odin sekaligus kakek Thor, berperang dengan pemimpin Dark Elf yang bernama Malekith. Rupanya, Malekith memiliki keinginan untuk menghancurkan ke-9 alam semesta menggunakan 'senjata' yang ditemukan oleh bangsanya yang disebut sebagai Aether.

Setelah menaklukkan pasukan Malekith, Bor menyembunyikan Aether di dunia asal Dark Elf, Svartalfheim. Namun, Bor dan keturunannya tidak tahu, selama ini Malekith dan sisa pasukan Dark Elf berhasil melarikan diri dan sedang dalam keadaan mati suri yang disengaja. Mereka menanti Aether kembali 'pulang'.

Di latar waktu sekarang, di Asgard, terlihat Loki yang akan dipenjara karena kejahatannya di Bumi (tonton The Avengers—2012). Lalu, di mana Thor? Ia bersama prajurit Asgard yaitu Fandral, Volstagg, Sif, dan Hogun sedang memberantas kekacauan yang diakibatkan Loki di Vanaheim.

Sedangkan di bumi, tepatnya di London, astrofisikawan bernama Dr. Jane Foster dan karyawan magangnya, Darcy Lewis juga Ian, menyaksikan kejadian yang tak masuk di akal.

Di tempat lain, tepatnya di sebuah gedung terbengkalai ada dimensi di mana benda-benda tidak mematuhi hukum fisika dan juga bisa menghilang. Jane terpisah dari kedua temannya dan ter-teleportasi ke dunia yang Jane tidak tahu di mana. Di sana, ia tidak sengaja menemukan Aether dan benda tersebut pun masuk ke tubuh Jane.

Semua kekacauan itu muncul karena Convergence (Konvergensi), waktu ketika Sembilan Alam berada di satu garis yang sama. Hal ini hanya terjadi 5000 tahun sekali, dan waktu selanjutnya sudah dekat.

Thor yang break sepihak dengan Jane sebenarnya masih memperhatikan Jane melalui Heimdall, pelindung Bifröst di Asgard yang bisa melihat 'hal yang tak terlihat'.

Ketika Jane tidak sengaja menyedot Aether ke dalam tubuhnya, Heimdall memberi tahu Thor kalau Jane tidak ada di bumi. Thor pun kemudian turun ke Midgard (Bumi). Kebetulan, Jane telah kembali ke bumi pada waktu yang sama, sehingga mereka pun bertemu. Tapi, di sana sudah ada polisi karena Darcy panik Jane telah menghilang selama 5 jam.

Mereka semua akan dibawa ke kantor polisi karena masuk ke lahan properti pribadi tanpa izin. Tapi, saat polisi menyentuh tangan Jane, tiba-tiba ada ledakan dahsyat yang berasal dari Jane. Menyadari ada yang tak beres dengan kekasihnya, Thor membawa Jane ke Asgard.

Tabib Asgardian pun tidak tahu apa yang ada di dalam tubuh Jane. Sedangkan Odin, ia mengenali kalau itu Aether. Ia memberi tahu Jane bahwa Aether akan membunuhnya seiring waktu. Odin juga menyadari kalau ditemukannya kembali Aether berarti bencana akan segera terjadi.

Benar saja, Malekith terbangun dari tidurnya ketika Aether bisa keluar dari tempat pengunciannya selama ini. Malekith pun memerintahkan Kursed (para pejuangnya) untuk menyerang Asgard karena dendam masa lalu dan juga karena tahu Aether ada bersama Jane.

Dalam pertempuran tersebut, Frigga (ibu Thor) tewas. Walau sedang dalam masa berkabung, Thor merasa harus segera menghancurkan Dark Elf.

Sedangkan Odin lebih menyukai ide semua orang di Asgard bersiap-siap, menanti Malekith yang datang, dan melarang Thor pergi. Thor pun mengajak Loki bekerja sama karena ia satu-satunya yang mengetahui portal ke berbagai dunia tanpa melalui Bifröst.

Tapi, kita semua tahu watak Loki seperti apa. Thor pun tidak bodoh untuk mempercayai Loki begitu saja. Walau begitu, mereka tetap melakukan niat mereka, yaitu membawa Jane ke Svartalfheim, ke Malekith, agar Aether dapat keluar dari tubuh Jane dan saat itulah Thor akan menghancurkan Aether.

Namun, upaya Thor untuk menghancurkan Aether gagal. Malekith yang sudah memiliki Aether pergi dengan kapalnya, sementara Loki tertusuk pedang akibat melindungi Thor. Loki pun meninggal dunia. Tak bisa berkabung terlalu lama, Thor berjanji akan mengatakan keberanian dan kesetiaan Loki pada ayah mereka nanti.

Thor dan Jane menemukan portal lain di gua di Svartalfheim dan dapat kembali ke bumi. Jane pun bersatu kembali dengan Darcy, Ian, dan mentornya Dr. Erik Selvig. Setelah menyatukan pikiran, mereka sadar kalau Malekith berencana untuk melepaskan Aether pada portal yang terbentuk saat Convergence untuk menghancurkan ke-9 alam semesta.

Peperangan kali ini Thor tidak dibantu para Avengers, melainkan dibantu kawan-kawan manusianya yang berbekal ilmu pengetahuan dan peralatan ilmiah mereka. Dunia tak jadi hancur, Thor pun kembali ke Asgard untuk menolak tawaran Odin, yaitu kenaikan takhta Thor.

Selain itu, Thor juga mengatakan tentang pengorbanan Loki dan Thor memilih untuk berada di Bumi, melindungi orang-orang sekaligus agar dekat dengan Jane. Namun, saat Thor pergi, sosok Odin berubah menjadi Loki yang menyeringai.

Cerita tamat, tapi ada adegan mid-credit yang memperlihatkan Volstagg dan Sif (pejuang Asgard, teman Thor) mengunjungi the Collector dan mempercayakan Aether ke perawatannya.

Menurut mereka, dengan adanya Tesseract di Asgard, memiliki dua Infinity Stone di tempat yang sama akan berbahaya. Latar waktu film Thor 2 ini berlanjut ke film Guardians of the Galaxy (2014).

Pengikut MCU Baru-baru Ini Pasti Tidak Paham Alurnya

Jika kamu baru menonton film MCU, mungkin akan kebingungan dengan cerita Thor: The Dark World. Maka dari itu, sebaiknya kamu menonton film Thor 1 dulu, lalu The Avengers 1, baru nonton film ini karena ketiga film tersebut memiliki alur waktu yang berurutan. Bisa cek urutan menontonnya di artikel ini.

Sekuel Thor masih diperankan oleh karakter-karakter yang sama dengan filmnya yang pertama, karena ceritanya pun masih berhubungan.

Untuk film yang kedua ini befokus pada peperangan yang didalangi oleh Malekith, seorang pemimpin Dark Elf yang ingin menghancurkan seluruh alam semesta menggunakan Aether, sumber energi kuno yang sangat kuat. Dan, tentu saja 'perebutan' tahta Asgard juga kisah cintanya Thor.

Jane Foster, Love Interest-nya Thor

Jika kamu menonton film Thor yang pertama, tentu mengetahui kalau Thor punya 'pacar' bernama Jane Foster, seorang ilmuwan astrofisika. Diceritakan setelah perpisahan mereka di film pertama, Jane 'digantung' Thor selama dua tahun. Tapi, baik masing-masing dari mereka belum move on.

Saya pikir karakter Jane akan berbeda dengan Thor, karena Jane sendiri adalah seorang ilmuwan. Namun ternyata sifatnya 11-12 dengan Thor, suka sarkas, canggung, dan konyol juga. Jadinya membuat pasangan ini kadang romantis sampai level bucin tapi kadang kocak juga.

Karena pada ending film ini Thor kembali bersatu dengan Jane, kesannya jadi seperti film super hero klasik. Mirip dengan Spiderman yang pada akhirnya selalu berakhir dengan Mary Jane. Baik dalam film Spiderman maupun Thor, karakter pendamping wanita begitu kuat kehadirannya.

Tapi, ini adalah penampilan terakhir Jane di serial film Thor. Karena, pada Thor 3, karakter Jane sudah tidak ada lagi. Mereka diceritakan putus begitu saja. Bahkan Thor juga tidak mengambil tahtanya karena ingin bersama Jane di Bumi, kan?

Menurut selentingan beberapa surat kabar online, absennya karakter Jane pada Thor 3 didukung oleh ketidakpuasan Natalie Portman pada karakter yang ia dapatkan dalam MCU.

Ada juga yang bilang karena Natalie syuting film Star Wars. Ada juga teori kalau terus bersama, Thor dan Jane hanya akan menyakiti satu sama lain, karena mereka telah melalui kematian ibunya Thor.

Tapi menurut rumor yang beredar, Jane Foster bakal kembali di film Thor 4 yang berjudul Thor: Love and Thunder (coming soon akhir tahun 2021). Walaupun di judulnya ada kata Love, film ini tidak akan berfokus pada cinta-cintaan, loh. Penasaran? Tonton saja nanti kalau filmnya sudah tayang, ya.

Spoiler: Setelah Endgame, Thor tidak menjadi pemimpin Asgard karena ia menyerahkan tahtanya pada Valkyrie. Thor pun bergabung dengan tim Guardian of the Galaxy! So, kira-kira yang bakal menjadi 'Thor' di film ke-4 siapa, ya?

Menarik! Menggabungkan Tiga Latar Tempat

Malekith tinggal di Svartalfheim alias Dark World, tapi tempat itu telah hancur akibat peperangannya dengan Bor (ayah Odin, kakek Thor) sehingga tempat ini digambarkan sepagai padang pasir yang tandus dan suram.

Kita juga mendapatkan visual Asgard dengan bangungan ala Eropa zaman dulu yang mewah, dan tentunya ada scene berlatarkan Bumi juga.

Dialog yang Seru

Saya pikir daripada jalan ceritanya, yang lebih seru dari film ini adalah dialognya. Seperti film MCU pada umumnya, terutama Thor, sering banget diselipi komedi.

Kita tahu Thor dan Loki sering banter, saling membalas omongan dengan sarkastik, sehingga menyenangkan untuk penonton. Tidak hanya dengan Loki, Thor juga kadang berbalas ucapan dengan Jane Foster dengan lucunya.

Saya juga sangat menikmati adegan 'rapat pembelot Asgard' di film Thor 2 ini. Pergantian scene ketika Thor memimpin rapat dan mengeluarkan idenya, lalu berganti dengan scene sekarang di mana rencana Thor sedang terjadi. Itu seru, sih.

Apalagi diselipi komedi di mana-mana dan obrolan singkat antar pemainnya yang terkesan 'nyambung'. Belum lagi kameo Captain Amerika, yang walau singkat cukup mewarnai film ini.

Loki & Darcy The Scene Stealer

Selain para karakter utama, saya pikir Loki dan Darcy sangat 'menyala' dalam film ini. Tentu Loki memang memiliki banyak penggemar sebagai anti-hero (atau anti-villain) yang memiliki kepribadian unik.

Kita bisa cukup puas menonton Loki dalam film Thor 2 ini karena adegannya cukup banyak. Kita juga bisa melihat Loki beberapa kali melakukan kekuatan ilusinya.

Kamu akan terus dibuat bingung, sebenarnya Loki akan menjadi 'baik' atau tetap menjadi Loki. Karena setiap adegan ia selalu berubah-ubah, it's fun to guess what will he do next.

Selanjutnya, Darcy Lewis, asisten magangnya Jane Foster. Ia memiliki karakter yang nyeleneh, serampangan, juga bermulut lemes. Setiap kali ada Darcy, adegan itu pasti jadi lucu. Saya pikir pantas jika Darcy dikatakan sebagai scene stealer.

Sedikit Membahas Tentang Infinity Stone di Mid-Credit

Kalau menonton film MCU itu memang tidak boleh melewatkan post credit, karena selalu ada spoiler untuk film yang akan datang. Walau, kadang bukan dari film inti yang sama. Kalau film Thor 2 ada dua bocoran, yaitu mid-credit dan post credit.

Kalau post-credit Thor 2 memberi tahu penonton kalau Thor akhirnya bersama dengan Jane di Bumi. Sedangkan mid-credit, tepat setelah film selesai dan sebelum daftar credit muncul, ada adegan di mana dua pejuang Asgard mengunjungi The Collector.

Adegan ini berhubungan dengan film Avengers, Guardian of the Galaxy, dan Doctor Strange karena membahas infinity stone. Menurut saya, Thor 2 ini bukan film terbaik dari keseluruhan serial film Thor yang sudah ada.

Saya tidak akan berpikir "Ingin nonton ulang film Thor 2, ah!" karena filmnya tidak seseru itu, tidak ngangenin. Saya kira menonton satu kali saja sudah cukup agar kamu mengetahui plot cerita tentang Thor dan MCU, atau beberapa kali untuk refresh your memory.

Ada juga beberapa adegan yang saya rasa kurang lama, atau mungkin kurang jelas, sehingga penonton belum bisa sepenuhnya masuk untuk meresapi itu.

Seperti kematian Frigga, ibunda Thor, misalnya. Belum sempat kita mengenal Frigga lebih dalam, eh sudah mati saja karakternya. Kita juga tidak bisa ikut sedih karena scene sudah berganti lagi ke Thor yang ingin menghancurkan Malekith.

Sedangkan film ini memiliki waktu untuk membuat punch line sana-sini yang walau lucu, tapi tidak selalu semuanya berhasil. Film ini mendapat tinjauan yang beragam secara kritis, tetapi jelas sukses secara komersial.

Film ini termasuk film yang terlaris pada tahun 2013 dan mendapatkan keuntungan lebih dari $644.000.000. Jarak antara film Thor 2 ke 3 cukup lama, yaitu 4 tahun. Thor: Ragnarok (film ke-3 Thor) rilis pada November 2017.

Anyway, film Thor 2 ini cukup menghibur menurut saya, karena walau judulnya The Dark World, film ini tidak terlalu 'gelap'. Well, kecuali adegan kematian Frigga dan Loki yang hilang akal akibat kematian ibu angkatnya tersebut, sisanya dibuat 'tidak terlalu serius' sehingga tidak menakutkan. Bahkan adegan perang Thor dan Melekith saja ada sisi komedinya.

Jadi, saya akan memberikan rating 7.5 untuk film Thor: The Dark World. Kalau menurut kamu, bagaimana keseluruhan film Thor yang ke-2 ini?

Thor: The Dark World
7.5 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram