bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review The Nun, Asal Usul Kisah Valak?

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 25 September 2021

Menjadi spin off dari film The Conjuring dan menjadi salah satu film dalam The Conjuring Universe. Film The Nun ini dibuat untuk memperkenalkan asal mula iblis bernama Valak yang sempat muncul di film The Conjuring 2. Valak sendiri dalam film ini digambarkan sebagai biarawati berwujud iblis. 

Uniknya, film ini memiliki tokoh utama yang diperankan oleh Taissa Farmiga yakni adik dari Vera Farmiga yang juga bermain sebagai tokoh Lorraine Warren dalam The Conjuring Universe.

The Nun tidak disutradarai oleh James Wan, sama seperti film Annabelle, James Wan bekerja hanya sebagai produser. Padahal tangan dingin James Wan yang biasanya menangani film-film dalam The Conjuring Universe.

Sinopsis

The Nun_Poster (Copy)
  • Tahun rilis: 2018
  • Genre: Supernatural, Horror
  • Produksi: New Line Cinema
  • Sutradara: Corin Hardy
  • Pemain: Demián Bichir, Taissa Farmiga, Jonas Bloquet

Catatan: Film ini mengambil setting di tahun 1952; yang berarti cerita The Nun masuk urutan paling pertama dari seluruh film dalam The Conjuring Universe. 

The Nun dibuka dengan cerita dua orang biarawati ministri Saint Cartha yang mati-matian harus kabur dari kejaran iblis yang muncul dari rubanah gereja tempat relik-relik Kristiani tersimpan.

Salah satu biarawati yang selamat bernama Victoria memilih menggantung dirinya sendiri dan ditemukan keesokan paginya oleh seorang pria bernama Franchise (Jonas Bloquet) yang bekerja untuk mengirim pasokan sehari-hari untuk para biarawati di Saint Cartha.

Pihak Vatikan yang mengetahui hal tersebut lantas mengirim seorang pastur bernama Burke (Demián Bichir) untuk menginvestigasi kasus tersebut. Burke meminta bantuan dari Biarawati muda yang masih dalam masa training di bawah arahannya. Biarawati itu bernama Irene (Taissa Farmiga). Mereka berdua berangkat ke Roma untuk mengunjungi Saint Cartha.

Sesampainya di Roma, mereka bertemu dengan Franchise yang berbaik hati mengantar mereka ke biara Saint Cartha. Di sana mereka menemukan jenazah Victoria dan menemukan sebuah kunci.

Saat akan menyelidiki kasus kematian Victoria, hari sudah malam dan kepala biara tidak memperbolehkan mereka untuk mondar mandir kesana kemari karena malam itu merupakan masa hening untuk para biarawati yang tinggal disana.

Ini membuat baik Pastur Burke dan Suster Irene harus menginap di salah satu bangunan biara. Namun Franchise tetap harus kembali pulang, namun saat di jalan pulang, Franchise diserang entitas iblis yang hampir membunuh dirinya, beruntung Franchise bisa kabur dan tidak pernah membicarakan hal tersebut pada siapa pun.

1 malam di dalam biara rasanya bertahun-tahun. Pastur Burke yang nekat mengelilingi biara malah tertimpa sial. Ia diserang entitas iblis lainnya yang tidak suka dengan keberadaan Pastor Burke.

Maka Burke dibuat pingsan dan dikubur hidup-hidup menggantikan mayat dalam peti di salah satu pemakaman dekat biara. Beruntung Suster Irene bisa membantu Pastor Burke keluar hidup-hidup dari kubur.

Kini, baik Pastur Burke maupun Suster Irene merasa ada hal super janggal di dalam biara itu. Ini membuat mereka berdua jadi curiga atas kematian Victoria, apa jangan-jangan ada hubungannya dengan kekuatan gaib yang menimpa Pastor Burke. Keesokan paginya, Pastur Burke dan Suster Irene kembali ke biara namun karena tertutup, hanya Suster Irene lah yang bisa masuk.

Betapa terkejutnya Irene melihat banyak biarawati yang melakukan doa secara bergantian berkeliling untuk menahan kuasa iblis agar tidak mencelakai siapa pun. Salah satu biarawati, Suster Oana (Ingrid Bisu) akhirnya menjelaskan kenapa para biarawati terus berdoa seperti itu. Ia menceritakan juga sejarah Saint Cartha. 

Suster Oana mengatakan bahwa Biara Saint Cartha dibangun oleh seorang bangsawan yang terobsesi dengan ilmu gaib. Bangsawan itu nekat mengumpulkan iblis yang ia panggil dari katakombe di bawah gereja.

Namun berhasil dikalahkan oleh seorang Ksatria Kristen. Segala kutuk dan entitas jahat akhirnya dikembalikan ke dalam katakombe dan di tutup oleh botol yang berisi darah Kristus. Naas, saat perang dunia kedua dimulai, botol itu lepas membuat katakombe terbuka lagi sehingga segala hal jahat menyebar di dalam biara.

Burke yang mengetahui hal tersebut langsung bisa memastikan bahwa iblis yang menyebarkan hal jahat di dalam biara bernama Valak dan betapa terkejutnya Burke mengetahui kalau sebenarnya selama ini ia tidak pernah bertemu dengan kepala biara karena sudah meninggal lama sekali.

Belum selesai perkara Pastor Burke kaget setengah mati karena selama ini ia berkomunikasi dengan roh, Valak menyerang Suster Irene. Saat sempat lepas dari cengkraman Valak, Suster Irene lantas bergabung dengan para biarawati lainnya untuk berdoa secara bergantian guna menjauhkan segala kuasa iblis alias Valak. 

Saat berdoa, Suster Irene mendapat penglihatan mengenai alasan kenapa Suster Victoria menggantung dirinya. Victoria melakukan itu karena ia tidak mau Valak merasuki dirinya dan membuat tubuhnya sebagai media untuk melakukan dan menyebarkan kejahatan.

Akhirnya Suster Victoria memilih gantung diri dan mengambil nyawanya sendiri sebelum Valak yang mengambil. Setelah mendapat penglihatan tersebut, Suster Irene dibuat kaget lagi karena ternyata selama ini hanya dialah yang berdoa sendiri, seluruh biarawati yang ada dengannya sudah meninggal lama.

Franchise yang tahu bahwa Pastor Burke dan Suster Irene dalam bahaya lantas menolong. Mereka bertiga berteori kalau Valak bisa dikalahkan dengan mengembalikan botol berisi darah Kristus ke dalam katakombe; mengingat dulu botol tersebut bisa menutup rapat segala kutuk yang tersimpan di dalamnya. 

Mereka akhirnya mencoba membuka katakombe tersebut dengan kunci yang ditemukan dari jenazah Suster Victoria. Pastor Burke dan Franchise berhasil menemukan botol dengan darah Kristus, namun Irene terjebak di sana dengan Valak yang mau merasukinya. Beruntung sebelumnya botol berisi darah Kristus tersebut sudah sempat diberikan pada Irene oleh Franchise. 

Irene lantas menggigit botol sampai pecah dan menyemburkan darah Kristus tepat di muka Valak sehingga Valak kalah dan hilang. Semua dianggap berakhir baik, Franchise bahkan sempat memberi tahu nama aslinya pada Irene, bahwa dirinya adalah Maurice. Pastor Burke dan Irene tidak tahu bahwa ternyata Maurice ini sudah dirasuki oleh Valak. Valak tidak pernah benar-benar pergi.

Dua puluh tahun kemudian di sebuah seminar universitas, di Wakefield, Massachusetts, Carolyn Perron menyaksikan saat Ed dan Lorraine Warren mempresentasikan rekaman mengenai usaha mereka mengusir roh jahat dari seorang pria. Maurice. (Re: The Conjuring)

Suster Irene

The Nun_Sister Irene (Copy)

Kalau saya jadi Suster Irene, rasanya saya akan menolak mentah-mentah untuk pergi bersama Pastor Burke jauh-jauh ke pelosok Roma hanya untuk menginvestigasi kematian dari salah satu Biarawati di sana akibat hal mistis. Well, I don’t know, mungkin karena Suster Irene masih dalam masa training sehingga dia tidak bisa menolak, tapi tetap saja.

Kenapa Suster Irene engga aju banding untuk tidak ikut dan lebih memilih menjadi guru saja yang mengajar banyak anak-anak mengenai ilmu pengetahun dan ilmu agama mengingat itu bidangnya?

Hal yang saya rasa kocak juga ada ketika Suster Irene meminta izin Pastor Burke untuk diloloskan menjadi biarawati dengan alasan supaya bisa mengusir dan ‘membunuh’ entitas jahat yang dibawa oleh Valak.

I was like, loh kalau begitu kenapa bukan Pastor Burke saja yang mengalahkan Valak mengingat dirinya sudah lebih jago dan punya level agama yang lebih besar dari Suster Irene. Kenapa menunggu Suster Irene harus jadi biarawati dulu?

Asal Usul Valak

The Nun_Valak (Copy)

Bila dari trailer atau artikel lain kalian menemukan bahwa film ini memberitahu para penonton mengenai asal usul Valak, hmmm… Saya rasa tidak sama sekali. Ini karena Valak tiba-tiba saja muncul sebagai biarawati. Kita tidak diberi kesempatan untuk benar-benar mengenal siapa sebenarnya Valak; kita hanya mengetahui bahwa Valak itu ya iblis jahat. That’s it.

Padahal sebenarnya cerita dalam film The Nun bisa lebih baik lagi dengan menceritakan secara detail siapa Valak, apa tujuannya, mengapa ia bisa berubah menjadi biarawati berwujud iblis padahal dalam mitos Yunani dan di buku-buku sihir zaman dulu.

Valak digambarkan sebagai seorang anak kecil dengan sayap yang menunggangi naga berkepala dua dan tugasnya adalah memimpin 30 pasukan iblis terjahat dan penjaga pintu neraka.

Karakter Tak Berguna?

The Nun_Daniel (Copy)

Dalam salah satu adegan, diceritakan Pastor Burke punya rasa bersalah yang amat sangat terhadap seorang anak laki-laki bernama Daniel (August Maturo). Pastor Burke harus menerima kenyataan bahwa nyawa Daniel tidak bisa diselamatkan saat Burke melakukan proses pengusiran setan dari dalam diri Daniel. 

Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba tokoh si Daniel ini muncul menyerang Pastor Burke dan Irene dibawah kuasa Valak. Entah apa maksudnya Corin Hardy, sang sutradara, memasukan cerita tersebut. Apakah untuk melemahkan mental Pastor Burke yang merasa bersalah terhadap dirinya atau? Bagaimana menurut kalian

In the end, film ini masih bisa dibilang cukup bagus (well, tidak terlalu bagus sekali) untuk ditonton. Apabila kalian hanya penasaran dengan si Valak dan ‘mengejar’ rasa ngeri yang memicu adrenalin kalian, ya film ini oke sih.

Tapi untuk kalian yang memang detail sekali dalam menonton sebuah film, kalian pasti akan dibuat mengatakan ‘Loh kok, Lah ini maksudnya? Loh, jadi…’ berkali-kali.

The Nun
Rating: 
2.5/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram