bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film The Impossible, Kisah Tsunami 2004

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 11 September 2021

Pada tahun 26 Desember 2004 silam, beberapa negara terkena dampak dari gempa bumi laut India yang terjadi di lepas pantai dekat pulau Sumatera Utara. Gempa berskala 9,1 - 9,3 skala richter tersebut membuat tsunami setinggi 3 sampai 10 meter menerjang Aceh di Indonesia, Sri Lanka, Tamil Nadu di India, Khao Lak di Thailand.

Berangkat dari cerita tersebut, sutradara Spanyol bernama J. A. Bayona membuat film yang mengambil dari kejadian gempa bumi 2004 itu. Ia menggandeng beberapa artis ternama seperti Naomi Watts, Ewan McGregor dan si keren Tom Holland semasa kecil! Penasaran sama ceritanya?

Sinopsis

The Impossible_Poster
  • Tahun Rilis: 2012
  • Genre: Drama, Disaster
  • Produksi: Apaches Entertainment, Telecinco Cinema
  • Sutradara: J. A. Bayona
  • Pemain: Naomi Watts, Ewan McGregor, Tom Holland

Henry Bennett (Ewan McGregor) bersama istrinya, Maria (Naomi Watts) dan ketiga anaknya Lucas (Tom Holland), Thomas (Samuel Joslin), Simon (Oaklee Pendergast), sedang dalam masa liburan. Mereka ingin menghabiskan liburan natal dan tahun baru bersama di Khao Lak, Thailand. Selain menghabiskan waktu bersama, Henry juga sedang ingin melepaskan penat atas pekerjannya.

Setibanya di Khao Lak, mereka langsung bersenang-senang. Pihak hotel Orchid meminta maaf pada keluarga Bennett karena harus mengganti kamar mereka di lantai 2 menjadi di lantai pertama namun dengan pemandangan langsung menghadap laut, namun tidak masalah bagi keluarga Bennett, mereka malah senang karena mendapat kamar sebagus itu.

Henry, Maria, Lucas, Thomas dan Simon melewatkan hari natal bersama dengan ratusan tamu lainnya di hotel itu. Sampai di tanggal 26 Desember 2004 sekitar pukul 7 pagi, keluarga Bennett sudah mulai aktivitasnya di kolam renang. Henry dan ketiga anaknya asyik bermain air sedangkan Maria diam di patio untuk membaca buku. Suasananya hangat dan ramai.

Sampai ketika seluruh tamu di Hotel Orchid tersebut merasa tiba-tiba suasana di sekitar hotel hening tiba-tiba, burung-burung terbang menjauhi pantai, listrik tiba-tiba padam. Henry dan yang lainnya lantas melihat ke arah pantai yang tertutup bangunan hotel, terlihat banyak pohon kelapa yang tiba-tiba tumbang satu per satu dan angin mulai bertiup kencang.

Tsunami setinggi 6 meter menerjang Hotel Orchid, menyapu semua yang ada di jalurnya. Banyak tamu yang belum siap menghadapi kejadian itu tergulung bersama puing-puing termasuk Henry, Lucas, Thomas dan Simon. Sedangkan Maria menjadi orang yang terakhir yang dilumat air bah karena berada di ujung area kolam renang.

Belasan menit digulung air, Maria berhasil menahan dirinya di pohon kelapa yang berada tak jauh dari pekarangan luar hotel. Badannya tertabrak banyak benda-benda yang terbawa arus air ke arah daratan. Maria histeris bukan main karena kehilangan keluarganya, di saat merasa semuanya sudah tamat, samar-samar ada suara anaknya yang pertama, Lucas.

Lucas menjerit meminta tolong, badannya yang kecil lebih mudah terbawa arus air. Maria yang melihat itu lantas melepaskan pegangannya dan berenang mendekati Lucas, bersusah payah mereka berdua saling berenang mendekat. Baru saja bisa saling berpegangan, sebuah kasur yang mereka pegang terguling menabrak tiang listrik membuat mereka kembali terpisah. 

Begitu mereka terbawa arus, Tsunami datang dari arah berlawanan membuat Maria dan Lucas kembali harus menghadapi terjangan air bah yang kedua. Sialnya, ombak yang kedua ini membawa lebih banyak puing yang tajam sehingga Maria dan Lucas berkali-kali tertusuk ranting pohon tajam, besi dan lainnya. Kaki Maria tertusuk mengakibatkan luka dalam.

Setelah terombang-ambing, Maria dan Lucas pun akhirnya bisa bersama. Ibu dan akan tersebut berpegangan pada pohon tumbang yang nyangkut di sela-sela reruntuhan lainnya. Begitu air sudah mulai surut, Maria dan Lucas langsung menepi dan berjalan ke dataran yang lebih kering. Mereka memanjat pohon dan memutuskan untuk diam di sana bersama seorang adik kecil bernama Daniel yang terpisah dari orang tuanya.

Mereka menunggu di atas berjam-jam hingga akhirnya warga Khao Lak yang tidak tertimpa musiba datang membantu untuk dibawa ke rumah sakit. Begitu Maria dan Lucas dibawa ke rumah sakit, mereka bertemu ratusan orang lainnya yang dirawat akibat kejadian tsunami tersebut. Maria lantas ditempatkan di sebuah bangsal, menunggu pengobatan.

Maria lantas meminta anaknya untuk berbuat sesuatu yang berguna ketimbang menunggu. Ingin membuat ibunya senang, akhirnya Lucas membantu orang lain yang sedang mencari keluarganya di rumah sakit tersebut. Waktu berlalu dan Lucas berhasil membuat seorang Ayah kembali bertemu dengan anaknya lagi. 

Saat akan memberitahu soal itu pada ibunya, Maria sudah tidak ada di bangsal membuat Lucas panik; beruntung ada seorang suster yang mau membantunya. Di tempat lain, Henry dan kedua anaknya, Thomas dan Simon masih berada di Hotel Orchid mencari Maria dan Lucas. Tapi keadaan sudah tidak memungkinkan, mereka harus dievakuasi. Akhirnya Henry merelakan kedua anaknya untuk dievakuasi terlebih dulu sedangkan dirinya tetap tinggal.

Henry yang akhirnya menyerah lantas ikut di evakuasi gelombang terakhir. Di tempat penampungan Henry bertemu dengan para penyintas lainnya dan berhasil mengabari keluarganya yang berada di Inggris dan memutuskan untuk mencari keluarganya lagi besok pagi ditemani dengan seorang penyintas lain bernama Karl (Sönke Möhring).

Semalaman melakukan pencarian, Lucas akhirnya bertemu dengan Ibunya yang baru selesai operasi. Ternyata karena situasinya chaos, Maria teridentifikasi sebagai nama yang salah. Lucas senang bukan main dan berjanji untuk terus menemani ibunya. Di rumah sakit yang sama, ternyata Henry ada disana mencari anak dan istrinya itu. 

Begitu pula Thomas dan Simon yang ternyata ada di sana setelah truk yang mengangkut mereka akan membawa korban anak kecil ke tempat penampungan. Saat Lucas akan mengambil minum untuk Ibunya, ia sekilas melihat bayangan Ayahnya; sehingga ia lari mencari. 

Tak bertemu dengan Henry, Lucas malah bertemu dengan Thomas dan Simon yang mendengar Lucas berteriak memanggil Ayahnya. Tak lama, Henry pun muncul juga dan akhirnya mereka berkumpul kembali setelah mendatangi kamar Maria. Film pun akhirnya selesai dengan adegan keluarga Bennett dibawa pihak asuransi ke Singapura untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik disana.

Cerita Menyentuh

The Impossible_Family (Copy)

Cerita perjuangan keluarga Bennett benar-benar menyentuh; saya tidak kebayang apabila saya ada di posisi Henry. Kehilangan anaknya dan istrinya sekaligus. Rasa sedih, panik, tidak bisa berbuat banyak karena ada di negeri orang, belum lagi keadaannya sedang benar-benar tidak baik dan mencekam. 

Jumlah korban yang banyak juga membuat Henry harus siap menerima kemungkinan terburuk kalau anak dan istrinya sudah tidak ada. Namun harapan Henry yang membuat dirinya tetap kuat dan terus mencari. Hasilnya begitu mereka semua bisa kembali berkumpul, Henry tahu kalau usahanya tidak sia-sia meski harus berhari-hari mencari.

Kejadian Nyata

The Impossible_Belón-Álvarez (Copy)

Kejadian yang terjadi di film The Impossible ini merupakan kejadian nyata yang terjadi tepat sehari setelah perayaan natal. Tumbukan antar lempeng India dan lempeng Burma membuat bencana gempa tektonik dahsyat yang tercatat paling tinggi sepanjang sejarah di Asia. Cerita keluarga Bennett pun diambil dari kisah keluarga Belón-Álvarez.

Apabila dalam film, ceritanya menimpa keluarga Bennett dari Inggris, maka cerita aslinya menimpa keluarga Belón-Álvarez yang berasal dari Spanyol. Sang Ayah bernama Enrique Álvarez, sang Ibu bernama María Belón dan ketiga anak mereka, Lucas, Simón and Tomás. Mereka semua benar-benar mengalami hal yang ada dalam film The Impossible.

Ads. Asuransi yang Implisit

The Impossible_Insurance (Copy)

Sebuah asuransi menempatkan iklannya dalam film ini secara tak langsung. Ini merupakan ide brilian apalagi keadaannya yang benar-benar pas dan membuat saya pribadi yang menontonnya mulai berpikir harus segera memiliki asuransi. Jadi di dalam film ini, satu perusahaan asuransi bernama Zurich Insurance ikut ambil peran.

Zurich menjadi asuransi yang dipilih oleh keluarga Bennett dalam perjalanan mereka dari Jepang ke Thailand. Saat kejadian tsunami menimpa, pihak dari Zurich yang mendapat kabar kalau salah satu kliennya terkena musibah langsung menjemput dan membawa keluarga Bennett ke Singapura untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik disana. 

Cerita menegangkan, kekeluargaan dan menyentuh dibuat satu paket yang apik oleh J. A. Bayona membuat film ini layak mendapatkan rating besar. Bacaterus sendiri memberi skor 4/5 untuk film ini dari seluruh segi. Apalagi melihat akting si tampan McGregor dan si cantik Naomi Watts.

The Impossible
Rating: 
4/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram