bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Film Horror Korea The Closet (2020)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 18 Oktober 2021

Film horor Korea Selatan kembali memberikanmu pilihan. Kali ini dibintangi oleh aktor yang terkenal melalui film Ashfall (2019) dan Along With The Gods (2018), Ha Jung Woo.

Di film berjudul The Closet (2020), Jung Woo harus beradu akting dengan aktris cilik berbakat Heo Yool sebagai ayah dan anak yang mengalami trauma pasca kematian orang terkasih, ibu dan istri mereka.

Kepindahan Sang Won ke rumah baru dengan tujuan memulihkan trauma Yi Na berujung sebuah petaka. Putri semata wayangnya dibawa pergi iblis jahat ke dunia lain melalui lemari misterius.

Bisakah Sang Won menyelamatkan Yi Na? Jawaban lengkap dari pertanyaan ini bisa ditemukan saat kamu nonton langsung nanti. Sebelum itu tak ada salahnya baca sinopsis dan ulasan film The Closet (2020) lebih dulu, kan?

Sinopsis

Sinopsis

Film dibuka dengan video yang memperlihatkan seorang Syaman tengah melakukan ritual pengusiran setan di sebuah rumah. Dalam video terlihat Syaman tersebut mendekat ke arah lemari yang perlahan terbuka sendiri. Sambil memegang senjata belati yang terus dia goyang-goyangkan Syaman tersebut tampak mulai tak bisa mengendalikan diri.

Dia mengarahkan senjata yang dipegang ke arah lehernya lalu secepat kilat menggorok leher sendiri yang membuat orang-orang di rumah tersebut histeris. Cerita berlanjut menampilkan seorang ayah dan putri kecilnya sedang berada dalam perjalanan.

Sang ayah, Sang Won (Ha Jung Woo) terdengar gelisah karena belum juga menemukan pengasuh yang tepat untuk putri semata wayangnya, Yi Na (Heo Yool).

Sang Won membutuhkan bantuan pengasuh untuk menjaga Yi Na selama dia bekerja. Pasalnya Sang Won tidak bisa lagi meninggalkan pekerjaan setelah empat minggu. Sang Won dan Yi Na pindah ke rumah baru setelah kematian istrinya, ibu Yi Na. Rumah baru tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan Yi Na.

Di tengah jalan Sang Won menghentikan mobilnya karena melihat seekor rusa tergeletak di jalan. Dia lalu turun dan menyaksikan bangkai rusa tersebut dikerubungi burung-burung pemakan bangkai. Tanpa dia sadari, Yi Na diam-diam turun dari mobil dan masuk ke dalam hutan yang ada di sepanjang jalan.

Sang Won menyusul, mencarinya ke dalam hutan, beruntung dia menemukan nya. Yi Na sendiri tampak tertegun melihat sebuah rumah cukup besar dari kejauhan. Rupanya rumah tersebut adalah rumah baru mereka. Ia sebuah rumah yang besar, terdiri atas dua lantai yang berada di tengah-tengah hutan. Tanpa memedulikan ayahnya, Yi Na pergi menuju rumah tersebut.

Sang Won mulai menurunkan beberapa barang sebelum dia melihat ke arah luar dari balik jendela di lantai dua. Saat sedang setengah melamun, seekor burung menabrak jendela tersebut, berdarah dan membuat kaca jendela retak. Retakan tersebut mengingatkannya pada peristiwa tabrakan yang menewaskan istrinya.

Mengingat kejadian itu Sang Won masih kewalahan. Dia mengalami serangan panik mendadak hingga kejang dan kesulitan bernapas. Sang Won harus dibantu obat agar kembali tenang. Menurut hasil konsultasi dengan dokter, serangan mendadak tak bisa sembuh hanya dengan istirahat tapi juga perlu obat.

Sang Won sendiri lebih mengkhawatirkan kondisi Yi Na yang sejak kejadian itu belum pernah mau menatapnya. Dokter tersebut mengatakan bahwa udara segar bisa bantu Yi Na sembuh. Dia menyarankan Yi Na untuk ikut sebuah kamp seni, tapi kegiatan itu akan memaksa keduanya berjauhan.

Saat makan malam, Sang Won menerima telepon dari tempat kerjanya. Dia kecewa karena proyek yang harusnya ditangani dari awal hingga akhir malah diberikan pada orang lain.

Teman kerjanya mengatakan ini semua karena Sang Won tidak pernah datang ke lapangan. Sang Won sedikit tersinggung karena keadaan yang membuat dia melakukan itu. Sang Won merasa diputus secara sepihak.

Saat Sang Won sedang bicara dengan teman kerjanya, Yi Na pergi ke kamar. Gadis cilik itu masih sangat terpukul dan rindu dengan mendiang ibunya. Sambil duduk dia kembali memutar video perayaan ulang tahun terakhir bersama sang bunda di handphone-nya. Ketika dirinya sedang menangis, Yi Na dikejutkan oleh suara ketukan dari arah lemari di kamarnya.

Yi Na mendekat dan menempelkan kupingnya tapi tak mendengar apa pun. Gadis itu lalu membuka lemari tersebut dan memeriksa. Dari arah belakang tiba-tiba berdiri sosok perempuan yang aneh dan membuat Yi Na kaget sampai menjerit. Jeritannya terdengar sampai ke bawah dan membuat Sang Won bergegas naik untuk memeriksanya.

Begitu Sang Won sampai di depan kamar Yi Na, gadis cilik itu membuka pintu dengan ekspresi sumringah; jauh berbeda dengan Yi Na yang tadi. Sang Won bertanya apa yang membuatnya menjerit tapi Yi Na tak mengaku.

Gadis itu terus tersenyum sambil mengatakan dia tidak menjerit. Aneh, Yi Na bergegas menuju ke arah lemari yang tampak sedikit terbuka dan segera menutupnya, membelakanginya.

Sang Won menyadari gadis ciliknya tersebut menggendong sebuah boneka yang asing di matanya. Dia lalu bertanya dari mana Yi Na mendapatkan boneka itu. Yi Na mengatakan bahwa dia mendapatkannya dari dalam lemari.

Sang Won pun memeriksa lalu menutupnya kembali. Sang Won merasa tak nyaman Yi Na bermain dengan boneka asing yang tampak sudah sangat lusuh itu, tapi Yi Na merengek untuk menyimpannya.

Sang Won lebih suka jika Yi Na bermain dengan boneka yang dia belikan dan meminta si gadis membuangnya saja. Namun, Yi Na menolak dan merayu dengan mengatakan akan bermain dengan keduanya.

Pagi hari tiba dan Sang Won tampak curiga dengan perubahan putrinya yang terlihat lebih bersemangat. Apa yang sebenarnya terjadi dengan Yi Na? Apakah sosok yang dilihatnya semalam memengaruhi gadis cilik itu?

Lemari Misterius Pintu ke Dunia Lain

Lemari Misterius Pintu ke Dunia Lain

The Closet (2020), sesuai judulnya, menyajikan kisah misterius dari sebuah lemari tua yang mengancam ayah dan putri tunggalnya. Lemari tua tersebut adalah semacam pintu menuju dunia lain tempat ruh-ruh anak yang tersiksa berada.

Semua bermula ketika Sang Won ingin mengusahakan yang terbaik agar anaknya bisa sembuh dari trauma akibat kematian sang ibu. Dia lalu memutuskan pindah ke sebuah rumah besar di tengah suasana yang tenang dengan udara sejuk.

Siapa sangka di rumah itulah keduanya akan menghadapi takdir mengerikan karena harus berurusan dengan iblis jahat. Saat menonton film ini, alurnya terasa cukup cepat walau tak banyak karakter yang terlibat.

Fokus utama berada pada tiga orang: Sang Won, Yi Na dan satu orang cenayang yang membantu mereka. Tanpa banyak dialog dan jump scare, The Closet (2020) coba memuaskan para pencinta horor menggunakan lemari misterius.

Anak-anak dengan Luka Batin Jadi Incaran

Anak-anak dengan Luka Batin Jadi Incaran

Ditelisik lebih jauh, film berdurasi sekitar 1 jam 37 menit ini punya pesan tersendiri. Konflik dan plot yang terasa hening, tidak cocok dengan karakter anak-anak, tapi justru di sinilah pesan itu tersembunyi. Yi Na yang mengalami trauma dan kehilangan amat besar atas meninggalnya sang ibu menjadi incaran iblis jahat di balik lemari.

Sosok iblis yang digambarkan dalam film ini mewakili pengaruh buruk yang bisa menimpa anak-anak sepertinya. Kemudian ada karakter Sang Won, ayah dan satu-satunya orang yang bisa menyelamatkan serta mengeluarkan Yi Na dari dunia lain yang terkutuk itu.

Ini menyimbolkan bahwa pada akhirnya kasih sayang dan cinta orang terdekatlah yang bisa menyelamatkan anak-anak seperti Yi Na dari ‘iblis’ berbahaya.

Selain Yi Na, kamu akan melihat beberapa cerita lain dalam film ini mengenai anak-anak yang punya luka batin. Sebagai latar belakang yang membuat alur cerita utama semakin kokoh, cerita-cerita tersebut menguatkan pesan yang ingin disampaikan The Closet (2020); pilu sekaligus mencekam. 

Nuansa Horor yang Familiar

Nuansa Horor yang Familiar

Sayangnya, konsep yang dipakai sebagai sajian utama, yaitu menyelamatkan dan mengeluarkan anak dari dunia penuh roh jahat, sudah pernah ada sebelumnya.

Saat menyaksikan The Closet (2020) kamu akan teringat film Insidious (2010) terutama ketika Josh Lambert harus masuk ke dunia lain untuk menyelamatkan anaknya, Dalton Lambert. Bedanya di sini Sang Won yang harus pergi menyelamatkan Yi Na.

Selain itu elemen lemari misterius dan rumah besar di tengah hutan yang mereka gunakan juga cukup familiar dan bukan hal baru di perfilman horor. Singkatnya tidak terlalu banyak kejutan disuguhkan film ini. Hanya, sinematografi serta tone yang dipilih cukup sesuai sehingga suasana mencekam dan misterius dapat terasa.

Salah satunya terdapat pada scene saat Sang Won berada di dunia lain untuk membawa Yi Na kembali. Di sana kamu akan merasakan betapa mereka hidup dalam keremangan dan kabut yang abadi; keadaan yang tanpa cahaya dan kejelasan. Pada bagian ini, The Closet (2020) sajikan suasana mencekam yang lebih dalam dibanding menit-menit sebelumnya.

Film horor dengan karakter anak-anak entah kenapa selalu menawarkan kecemasan yang berbeda. Begitu halnya dengan The Closet (2020) yang turut dibintangi oleh Kim Nam Gil. Semakin penasaran dengan jalan ceritanya? Tonton sekarang juga

The Closet
Rating: 
3.5/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram