bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Sexify, Pendidikan Seks Berbalut Komedi

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 8 November 2021

Natalia Dumala (Aleksandra Skraba) dibuat pusing karena ia harus membuat aplikasi baru hanya dalam waktu tiga bulan, sedangkan aplikasi yang sudah dikembangkannya selama tiga tahun ditolak mentah-mentah oleh profesornya.

Profesor Krynick (Wojciech Solarz) menganggap bahwa aplikasi yang meneliti tentang tidur yang dikerjakan Natalia tidak layak diikutkan dalam kompetisi sains.

Ia kecewa sekaligus marah sebab jerih payahnya tidak dilirik sama sekali, meskipun ia menganggap aplikasinya penting bagi manusia. Sayangnya, profesor mempunyai pandangan lain dan Natalia harus memutar otak menemukan ide agar tetap ikut dalam kompetisi.

Apa yang akan diperbuat Natalia? Sexify akan mengungkap perjalanan mahasiswi cerdas ini. Simak yuk sinopsis dan ulasannya di bawah!

Baca juga: Sex Education Season 3

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: 2021
  • Genre: Sex, Comedy, Drama
  • Produksi: Akson Studio
  • Sutradara: Kalina Alabrudzinska, Piotr Domalewski
  • Pemeran: Aleksandra Skraba, Maria Sobocinska, Sandra Drzymalska, Kamil Wodka, Wojciech Solarz
  • Jumlah Episode: 8

Isu seks memang masih dianggap tabu. Sekalipun sudah banyak gerakan dan kampanye untuk lebih terbuka terhadap seks, namun sebagian orang masih risih membicarakan hal tersebut apalagi hal yang lebih spesifik, misalnya membicarakan kepuasan wanita ketika bercinta.

Sexify hadir menampilkan bagaimana seks seharusnya dipandang dan dibicarakan sebagai sesuatu yang biasa. Kisah dalam Sexify dimulai dengan menyoroti Natalia yang putus asa karena proyek aplikasi yang dikembangkannya dianggap membosankan sehingga ditolak profesornya.

Mengusung genre komedi, Sexify berfokus pada tiga mahasiswi yang mempunyai karakter yang sangat berseberangan. Protagonist kita, Natalia Dumala adalah seorang mahasiswi yang hidupnya didedikasikan pada kampus dan penelitian. Ia sangat ambisius, tegas dan serius.

Pengorbanan masa mudanya yang bisa saja ia gunakan untuk bersenang-senang terbayar dengan hasil akademis yang gemilang. Natalia selalu berada di urutan teratas dengan nilai sempurna. Selain itu, ia seseorang yang teguh pada prinsip dan sangat logis sehingga sering dianggap tidak punya hati. 

Ia bersumpah untuk tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah. Penampilan Natalia selalu cuek dan tidak ada modis. Ia benar-benar bukan pesolek yang ingin dikagumi oleh orang lain karena penampilannya.

Natalia punya satu teman akrab, Paulina Malinowska (Maria Sobocinska). Kebalikan dari Natalia, Paulina sangat perasa. Mahasiswi yang kuliah di jurusan kimia ini tipe perempuan yang tidak bisa mengutarakan keinginan dan isi pikirannya.

Di kampus itu, mereka tinggal di asrama. Nah, di asrama inilah mereka bertemu dengan seorang mahasiswi pemalas dan abai terhadap kuliah dan masa depannya, Monika Nowicka (Sandra Drymalska) yang nantinya menjadi partner membuat aplikasi baru bersama Natalia.

Monika tidak pernah serius belajar dan sering bolos. Rekor bolosnya adalah enam bulan sehingga terancam di-DO. Namun, Monika punya banyak pengalaman dalam seks. Hobinya menjajal pria-pria demi kepuasan dirinya sangat membantu Natalia mengerjakan aplikasi barunya.

Lalu, apa nama aplikasi yang akan dikembangkan Natalia dkk? Setelah aplikasi pengoptimal kualitas tidur yang dikerjakan Natalia ditolak, ia menemukan ide untuk membuat sebuah aplikasi baru yang bisa meningkatkan orgasme perempuan. Aplikasi tersebut kemudian diberi nama Sexify.

Namun, masalah muncul sebab Natalia tidak punya pengalaman bercinta. Ia pun menggandeng dua temannya yang sudah menimba ilmu di ranah tersebut untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan, meskipun awalnya Paulina menolak permintaan Natalia.

Natalia bertindak sebagai pengembang aplikasi, sementara Paulina dan Monika bertanggung jawab pada pengumpulan data. Demi penelitian ini, kamar Monika disulap menjadi Kopulatorium (kamar bordil). Siapa saja bisa menggunakan kamar tersebut asal mereka mengisi kuesioner.

Proyek penelitian berjalan lancar, aplikasi pun berhasil dibuat. Namun, masalah lain datang saat Rafal Kripol (Kamil Wodka), rival Natalia di kompetisi, melaporkan pada dekan bahwa Natalia dan kawan-kawannya membuka praktek bordil di asrama kampus.

Hal ini mendatangkan masalah baginya. Ia terancam dikeluarkan dari kampus. Apakah Natalia bisa melenggang dengan tenang di kompetisi tersebut dan keluar sebagai pemenang? Kalau yang satu ini sih sebaiknya kamu saksikan langsung kisah serunya di Netflix.

Perjalanan Penelitian Penuh Liku 

Perjalanan Penelitian Penuh Liku 

Secara garis besar, Sexify menyoroti perjuangan Natalia, Paulina dan Monika dalam mengembangkan aplikasi baru yang nantinya akan diikutkan dalam kompetisi.

Dari Serial sepanjang delapan episode ini kita bisa melihat bahwa sutradara ingin mematahkan stigma bahwa seks adalah hal yang terlalu intim untuk dibahas. Dalam proses mengumpulkan data untuk aplikasi, Natalia dkk sering menemui masalah yang menjegal perjalanan mereka. Keusilan Rafal Kripol adalah salah satunya. Ia melaporkan tindakan Natalia yang dianggap menyalahi norma.

Lalu, Paulina dan Monika harus membuat alat sendiri yang bisa membawa mereka pada hasil yang mereka inginkan. Kedua gadis ini pun ikut pameran seks untuk meneliti keintiman bercinta. Tidak puas sampai di sana, mereka ikut kelas kepuasan wanita demi mendapat wawasan yang lebih luas.

Masih banyak perjalanan seru ketiga yang membuka pengetahuan penonton tentang seks dan hubungan bersama pasangan. Kisah mereka disajikan dalam balutan humor segar yang membuat kontennya lebih santai.

Perkembangan Alur yang Cepat

Perkembangan Alur yang Cepat

Perkembangan alur yang cepat tidak selalu berhasil mengemas cerita menjadi lebih padat. Ada kalanya alur ini membuat kisah terlihat mentah dan loncat-loncat. Ini terjadi di Sexify, serial yang dibuat oleh sineas Polandia ini mempunyai perkembangan cerita yang lumayan ngebut.

Memasuki episode dua, kisah sudah terlihat berkembang. Dari setiap episodenya, cerita mengalir dan berpindah dari kisah satu ke kisah lainnya. Ini membuat alur terasa janggal dan keutuhan ceritanya kurang sempurna.

Ini terlihat dari kisah mengejutkan saat Paulina memandang ibu Monika dengan pandangan yang tidak biasa. Gadis itu bahkan mengecup bibirnya. Paulina memang pernah melakukan hal serupa saat mabuk. Saat itu ia mencium seorang gadis. Dan, kisah Paulina ini tidak diberi akhir yang jelas.

Lalu, konflik masing-masing tokoh yang diangkat pun tidak ada penyelesaian. Untungnya, alur terselamatkan oleh episode terakhir yang emosional. Kamu wajib menonton serial ini sampai tuntas.

Banyak Konten Seksual

Banyak Konten Seksual

Sebagai serial yang mengangkat isu seks, bukan hal yang aneh jika kamu banyak menemukan konten-konten seksual di dalamnya. Kalau kamu sadar, musik latar yang dimainkan dari episode satu saja sudah bikin ingin mengecilkan volume suara audionya.

Musik khusus yang mengalun lembut itu diberi efek desahan. Untuk sebagian orang, ini bisa jadi cukup mengganggu. Kemudian, adegan vulgar tanpa sensor muncul di sana sini. Pemandangan laki-laki dan perempuan tanpa pakaian akan sering kamu lihat di sepanjang episodenya.

Sebetulnya, Netflix selalu mencantumkan keterangan panduan menonton untuk setiap serinya, tak terkecuali Sexify. Di menit awal, kamu akan menemukan keterangan bahwa serial ini banyak mengandung adegan seks, telanjang, dan katar-kata kotor. Itu artinya, kamu yang berusia di bawah 18 tahun dilarang menonton serial ini.

Namun, konten seksual tersebut semakin berkurang seiring kisah Natalia dan perjuangan menciptakan aplikasi lebih disoroti. Menjelang episode-episode akhir, kisah yang lebih emosional mulai dipertegas.

Untuk kamu yang menyukai tontonan yang mengangkat sex education, kamu pasti akan menyukai Sexify. Serial ini dibalut dengan kisah komedi yang ringan. Lelucon dalam dialognya pun terdengar seru dan segar khas gadis-gadis seusia mereka. Yang tidak kalah menarik adalah karakter masing-masing tokoh.

Mereka adalah sahabat yang jarang akur namun tetap solid dan saling perhatian. Pandangan mereka yang berbeda tentang seks membuat kisah ini seru. Jangan lupakan kemampuan akting ketiganya. Kelihaian mereka memerankan peran masing-masing patut diacungi dua jempol. Semoga rumor bahwa Sexify akan dilanjutkan ke season 2 benar terwujud.

Sexify
Rating: 
3.7/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram