Sinopsis & Review Rampant, Serbuan Zombie ke Kerajaan Joseon

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Rampant
3.3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Seorang perompak tiba-tiba pulang dalam keadaan tidak terkendali. Dia makan secara rakus dan mudah sekali haus. Malam harinya kejadian lebih mengerikan terjadi karena dia memakan anaknya sekaligus istrinya sendiri. Kekacauan pun dengan cepat menyebar ke seluruh negeri. Situasi ini dimanfaatkan oleh seorang menteri untuk melakukan pengkhianatan.

Perjalanan menteri itu tidak mulus karena putra kedua sang raja bernama Lee Chung datang dari Qing. Sial baginya karena tanah kelahiran berubah penuh teror mengerikan dari Yagwi. Dia harus menghadapi dua musuh sekaligus, zombie dan sang menteri; orang yang haus darah serta kekuasaan. Bisakah Lee Chung mengalahkannya? Cerita ini secara utuh bisa Anda saksikan dalam film zombie Korea Selatan berjudul Rampant. Namun, bagaimana jika Anda baca dulu sinopsis serta ulasan di bawah ini?

Sinopsis

  • Tanggal/Tahun Rilis: 25 Oktober 2018
  • Genre: Period Film, Action, Zombie Invasion
  • Produksi: Leeyang Film, Rear Window, VAST Entertainment & Media
  • Sutradara: Kim Sung Hoon
  • Pemeran: Hyun Bin, Jang Dong Gun, Kim Eui Sung, Jeong Man Sik

Film dimulai ketika sekawanan perompak menjarah sebuah kapal berukuran besar. Salah satu anggota perompak tersebut terlihat mengambil barang yang terjatuh. Tanpa disadari ada zombie yang seketika langsung menyerangnya. Anggota perompak itu tergigit kemudian tanpa mengetahui bahaya besar yang mengancam, dia pun pulang ke rumahnya.

Si perompak merasakan ada sesuatu yang aneh di tubuhnya. Dia makan dengan sangat rakus seperti kerasukan roh jahat. Perompak itu juga merasa dirinya selalu haus. Tidak berpikir macam-macam, semua dilalui dengan biasa saja hingga pada malam hari istri perompak melihat suaminya berada di dalam kamar.

Betapa terkejutnya dia saat mendapati sang suami ternyata sedang memakan anak mereka yang masih kecil. Menyadari kehadiran istrinya, anggota perompak yang sudah terinfeksi zombie tersebut langsung menyerangnya. Dia lantas berkeliaran dan mengancam seluruh warga desa.

Tiga hari sebelumnya terlihat seorang pria dengan pakaian petugas kerajaan tengah bertransaksi senjata dengan orang Barat di sebuah kapal. Rupanya kapal yang dijarah perompak beberapa hari lalu adalah milik orang-orang Barat yang memang sedang menjual senjata pada orang utusan kerajaan.

Utusan kerjaan yang membeli senjata dari pihak Barat ini ternyata berada di bawah komando Putra Mahkota Lee Young (Kim Tae Woo). Sang Putra Mahkota berencana membeli senjata tersebut untuk melawan pasukan Dinasti Qing yang menurutnya bisa membahayakan keselamatan sang ayah, Raja Lee Jo (Kim Eui Sung) sekaligus negaranya.

Namun upaya ini dibingkai oleh Menteri Perang Kim Ja Joon (Jang Dong Gun) sebagai upaya pemberontakan. Raja pun dihasut dan dibuat percaya oleh Kim Ja Joon bahwa orang-orang tersebut akan melakukan kudeta. Sang raja murka karena termakan hasutan Kim Ja Joon. Para utusan kerajaan kemudian diinterogasi tapi mereka tidak mau membuka mulut mengenai siapa yang memerintahkan tugas tersebut.

Putra Mahkota Lee Young lalu datang menghadap ayahnya. Putra Mahkota calon penerima tahta selanjutnya itu mengatakan bahwa raja terlalu melayani Dinasti Qing hingga lalai memerhatikan kesejahteraan rakyat. Lee Young juga kecewa karena raja hanya percaya dengan fitnah yang dilontarkan oleh pejabat istana.

Raja Lee Jo merasa bahwa upaya pengusiran para pasukan Dinasti Qing sama dengan pemberontakan. Mendengar pernyataan tersebut Lee Young akhirnya mengakui bahwa orang di balik sesuatu yang ayahnya sebut ‘pemberontakan’ itu  adalah dirinya.

Tak lama setelahnya, sang Putra Mahkota memilih bunuh diri. Dia menghunuskan pedang ke tubuhnya di depan raja dan pasukan yang dia pimpin untuk melakukan misi ini. Cerita dalam film berlanjut saat anak kedua dari Raja Lee Jo bernama Lee Chung (Hyun Bin) yang selama ini tinggal di Qing kembali ke istana ditemani sang pengawal, Hak Soo (Jeong Man Sik).

Lee Chung sama sekali tidak tertarik dengan urusan politik apalagi posisinya di kerajaan. Dia hidup hanya untuk bersenang-senang dan kedatangannya ke Joseon pun hanya untuk menjemput kakak iparnya yang sedang mengandung; sesuai wasiat dari Lee Young. Walau demikian, Lee Chung tetap merasa aneh karena setibanya di tanah air, tepatnya di Jemulpo, dia tidak mendapati satu upacara atau pesta penyambutan apa pun.

Lee Chung dan Hak Soo semakin berjalan jauh ke arah desa tapi mereka kaget karena mendapati desa sudah dalam keadaan porak-poranda seperti habis perang dan tidak ada orang satu pun di sana. Lee Chung dan Hak Soo sengaja menunggu pasukan yang akan menjemput mereka di desa tersebut. Saat malam tiba, Lee Chung melihat segerombolan orang berpedang datang.

Lee Chung segera menyadari bahwa mereka bukanlah pasukan penjemput melainkan pembunuh bayaran. Pertarungan pun tidak bisa dihindarkan dan tiba-tiba para zombie mulai muncul satu per satu.  Beruntung Park Eul Ryoung (Jo Woo Jin), satu dari tiga penjaga Jemulpo sekaligus mantan pengawal Putra Mahkota datang menyelamatkan Lee Chung.

Dia datang bersama Deok Hee (Lee Sun Bin), seorang pemanah yang cantik dan berani, sekaligus penjaga Jemulpo lainnya. Eul Ryoung kemudian menjelaskan bahwa siapa pun yang digigit Yagwi (setan malam) akan menjadi zombie. Dia lantas mengajak Lee Chung ke penjara dan memperlihatkan keadaan orang-orang yang tergigit Yagwi.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram