bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Monte Carlo, Tertukarnya Identitas

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 25 Juni 2021

Apa hubungannya tempat eksotis di Manco dengan tertukarnya identitas sang gadis cantik? Penasaran kan? Ayo sini kita bersama lihat sinopsis dan ulasannya tapi sebelum itu, saya akan memberikan kalian sedikit dari inti cerita film ini.

Film Monte Carlo sendiri menceritakan tentang pengalaman seorang gadis lugu yang identitasnya tertukar oleh seorang wanita kaya raya yang mirip dengannya.

Ceritanya yang kocak dan penuh petualangan apalagi tokoh utamanya diperankan oleh si penyanyi multitalenta Selena Gomez, dijamin membuat kalian akan memasukan film ini menjadi salah satu rekomendasi film untuk akhir pekan. So? Siap untuk mengintip sinopsisnya? Let’s check this out, good people!

Sinopsis

Monte Carlo_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2011
  • Genre: Adventure, Rom-Com
  • Produksi: Fox 2000 Pictures, Regency Enterprises, Di Novi Pictures, Dune Entertainment
  • Sutradara: Thomas Bezucha
  • Pemain: Selena Gomez, Leighton Meester, Katie Cassidy

Film dimulai dengan menceritakan kehidupan seorang gadis manis bernama Grace Bennett (Selena Gomez) yang sedang dalam masa kerja paruh waktunya setelah lulus SMA. Ia bersama dengan teman dekatnya, Emma Perkins (Katie Cassidy) yang juga bekerja sebagai pelayan di restoran cepat saji ingin sekali bisa keluar dari Texas setidaknya sekali untuk seumur hidup.

Mengingat Emma sudah lebih dewasa dan memiliki uang cukup untuk pergi kemanapun yang dia suka, Grace pun mulai mengumpulkan uang dengan cara menampung seluruh uang tips yang diharapkan bisa membantu setidaknya setengah dari biaya perjalanan mereka ke Paris, Perancis. Padahal, Grace memiliki ayah sambung yang lumayan kaya, tapi ia tidak mau memanfaatkannya.

Saat acara graduasi selesai, Grace, Emma, Ibu Grace, Pamela (Andie MacDowell) dan Ayah sambungnya, Robert (Brett Cullen) makan bersama. Mereka kedatangan tamu spesial, yaitu anak kandung dari Robert yang berarti kakak sambung Grace bernama Meg Kelly (Leighton Meester).

Hubungan Meg dengan Grace dan Pamela belum terlalu baik akibat hubungan Ayahnya dan Ibu Grace yang mendadak setelah kematian Ibu Meg. Meski demikian, Meg tetap menghormati Ibu dan adik perempuan angkatnya tersebut. Ia bahkan memberikan tas koper hartmann yang super mahal untuk perjalanan Grace ke Paris.

Meski baik pada Grace, hubungan Meg dengan sahabat Emma tidak begitu baik sehingga kerap kali mereka bertengkar atas hal sepele. Untuk membuat semuanya menjadi lebih dekat, Ayah Meg malah mengikutsertakan anaknya tersebut untuk pergi ke Paris bersama Grace dan Emma.

Awalnya Meg menolak mentah-mentah, namun karena diminta oleh Ayahnya yang selalu mengkhawatirkan keadaan Meg yang menjadi pendiam setelah kepergian Ibunya, Robert rasa keputusan itu merupakan keputusan yang baik untuk lebih mengenal Grace.

Di tempat lain, Grace pun tidak kalah kagetnya, ia meminta Ibunya untuk membatalkan rencana Meg untuk berangkat, namun lagi-lagi, karena permintaan Ibunya, Grace pun tidak bisa menolak.

Hari H pun tiba, Grace, Emma dan Meg akhirnya berangkat ke Paris. Namun apa yang dibayangkan oleh mereka bertiga jauh dari harapan. Mereka mendapatkan agen tour yang menyebalkan, sembrono, tidak sabaran dan malah membuat perjalanan ketiga gadis tersebut jadi berantakan sejadi-jadinya.

Seakan belum cukup berantakan, keesokan harinya ketika mereka mengunjungi menara Eiffel, Grace, Emma dan Meg tertinggal rombongan membuat para gadis tersebut tidak tahu harus kemana. Belum lagi Meg kerap mengeluh atas kejadian perjalanan bodohnya tersebut membuat Grace makin ngamuk. Tapi berangkat dari sini, petualangan tak terduga mereka mulai.

Saat mencoba untuk kembali ke hotel dengan berjalan kaki, Grace, Emma dan Meg menyempatkan berteduh di satu hotel mewah untuk mengeringkan diri. Emma dan Meg agak heran, karena begitu Grace masuk banyak wartawan yang mulai mengambil gambar teman mereka itu. Awalnya mereka tidak ambil pusing dan tetap mengejar Grace yang pergi ke kamar mandi sembari menangis.

Rasa heran Emma dan Meg terjawab ketika Grace masuk ke kamar mandi, ada seorang gadis kaya super angkuh berparas seperti Grace. Bak pinang dibelah dua! Gadis itu bernama Cordelia Winthrop-Scott seorang gadis bangsawan yang sedang dalam ‘hukuman’ ibunya untuk menghadiri acara amal yang diselenggarakan oleh keluarga Winthrop-Scott.

Bukannya pergi ke tempat acara amal itu diadakan, ia malah kabur dari Paris, meninggalkan barang bawaan dan kamarnya begitu saja dan pergi bersenang-senang ke Majorca bersama teman-temannya.

Cordelia akan langsung berangkat ke Monte Carlo dari Majorca tepat saat acara amal diadakan di sana. Ia malas harus bertemu banyak orang di hari-hari sebelum acara diadakan.

Emma dan Meg yang sempat melihat Cordelia langsung mengatakan pada Grace bahwa ada gadis lain yang mirip dengannya dengan aksen Inggris. Para gadis itu akhirnya berpura-pura menjadi Cordelia saat keluar dari kamar mandi. Hasilnya? Petugas hotel mengira bahwa Grace adalah Cordelia. Ia bahkan akhirnya menempati kamar Cordelia untuk menutup hari karena sudah lelah.

Keesokan paginya saat hendak keluar dari hotel, wartawan menghadang jalan Grace yang dikira Cordelia. Mau tak mau, ia harus tetap menjadi Cordelia supaya bisa kabur dari kumpulan media.

Ia menaiki limosin yang dipesan untuk Cordelia dan bahkan pergi ke Monte Carlo menggunakan pesawat jet yang sudah dibayar atas nama Cordelia. Semua mereka nikmati tanpa sepengetahuan Cordelia karena dari awal rencana Cordelia memang membatalkan semua kegiatannya.

Sesampainya di Monte Carlo, ia bertemu dengan yayasan utama penggalang dana yang bekerjasama dengan keluarga Winthrop-Scoot. Salah satu anak pejabat yayasan tersebut, Theo (Pierre Boulanger) langsung menemani Grace a.k.a. Corderlia.

Sikapnya yang jadi ramah sempat membuat curiga banyak orang tak terkecuali bibi Cordelia yang asli, Alici (Catherine Tate). Penyamaran Grace tak sengaja ketahuan oleh Bibi Alicia namun mereka sepakat untuk tutup mulut.

Di hari H acara penggalangan dana dimulai, Cordelia asli datang membuat Grace, Emma dan Meg kalang kabut. Selain takut ketahuan bahwa mereka bertukar identitas, kalung yang jadi alat jual untuk penggalangan dana terbawa pergi oleh kekasih Meg, Riley (Luke Bracey) ke Italia.

Beruntung saat akan mengaku pada Cordelia, kalung berlian tersebut kembali selamat dikembalikan oleh Riley Meski kalungnya sudah ada, Cordelia yang mengetahui Grace mencuri identitasnya marah bukan main. Ia berniat untuk menggagalkan acara amal tersebut dan memanggil polisi.

Beruntung Meg dan Emma bisa gerak cepat untuk menghentikan Cordelia. Namun saat berada di atas panggung, identitas Grace akhirnya terbongkar oleh Cordelia yang berhasil lolos dari sekapan Emma.

Meski demikian, karena Grace selama ini baik dan tidak menimbulkan masalah, polisi pun tidak menangkapnya. Bahkan Bibi Alicia membantu untuk mengalihkan masalah tersebut dengan menebus kalung untuk amal yang melekat di leher Grace. Meski hubungan Grace dan Theo sempat pudar, mereka akhirnya dipertemukan kembali di tempat lain dan hidup bahagia.

Petualangan yang Seru

Monte Carlo_Adventure (Copy)

Menonton film ini sambil ngunyah pop corn is the best thing ever sih. Kita gak akan sadar pop corn terakhir kita habis saking serunya mengikuti petualangan si Grace, Emma dan Meg yang harus kesasar dari Paris sampai Monte Carlo karena semua orang salah mengira kalau si Grace adalah Cordelia. Tak hanya petualangan di perjalanan saja, kita juga akan dibawa ke petualangan cinta mereka bertiga!

Grace menemukan cintanya disana bersama Theo, sedangkan Meg juga menemukan belahan hatinya juga di Paris bersama Riley. Sedangkan Emma, meski sempat ditaksir Pangeran tampan, ia lebih memilih kekasihnya bernama Owen (Cory Monteith) meski mereka berdua sempat ribut sebelum Emma berangkat ke Paris. Wah seru dan manis deh!

Pertukaran Peran 

Monte Carlo_2 Characters (Copy)

Siapa sangka si cantik Selena bisa memerankan tokoh Grace yang polos berbarengan dengan si Cordelia yang super angkuh? Grace merupakan seorang gadis Texas dengan logat Amerika yang kental sekali; sedangkan si Cordelia ini merupakan gadis bangsawan yang menggunakan logat Inggris yang tidak kalah kental.

Melihat Selena bisa memerankan dua peran sekaligus dalam 1 frame cukup membuat saya kagum. Pasalnya hal tersebut sudah pasti susah sekali dan saya yakin Selena berbulan-bulan melatih kedua aksen tersebut. Belum lagi kedua gadis tersebut memiliki tingkah laku, perawakan, tutur kata, bahkan style yang berbeda! But again, Selena nailed it!

Film Serupa

Monte Carlo_Who Says - Selena (Copy)

Film dengan premise seperti ini sudah banyak juga sih sebenarnya yang tayang; salah satu contohnya ya film Disney yang dibintangi oleh si cantik Hilary Duff berjudul Lizzie McGuire. Namun demikian, film yang terinspirasi dari novel berjudul Headhunters karya penulis Jules Bass yang tayang di tahun 2011 silam ini tergolong menyuguhkan cerita yang fresh.

Maka dari itu Bacaterus tak segan memberi rating 7.5/10 untuk film Monte Carlo ini. Rasanya seperti bonus loh melihat Selena Gomez akting sekaligus mendengar suara merdunya yang dijadikan soundtrack film ini yang berjudul Who Says. Untuk kalian para Selenators, wajib banget untuk menonton film ini ya! Gak akan nyesel deh!

Monte Carlo
7.5 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram