bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Marry Me, Pernikahan Spontan Sang Superstar

Kat Valdez merencanakan pernikahannya di panggung konser yang berakhir di luar dugaan ketika dia memilih pria asing sebagai suaminya menggantikan kekasihnya yang ketahuan berselingkuh.

Saling mengenal dunia masing-masing yang jauh berbeda, mereka terlibat dalam asmara nyata. Akankah semua ini berakhir bahagia?

Marry Me adalah film komedi romantis karya Kat Coiro yang dirilis oleh Universal Pictures pada 11 Februari 2022. Menampilkan Jennifer Lopez dan Owen Wilson dalam karakter tipikal mereka, jadwal film ini sempat diundur beberapa kali karena pandemi Covid-19.

Sempat diragukan untuk mendapatkan momentum yang tepat, karena salah satu lagu dari soundtrack-nya sendiri sudah bisa didengar sejak September 2020 silam, film ini turut mewarnai hari Valentine di tahun 2022.

Apakah film ini menawarkan nuansa romantis yang kita harapkan? Simak review berikut dari film yang di Amerika langsung dirilis secara streaming di platform Peacock ini.

Sinopsis

Sinopsis

Kat Valdez, superstar di dunia musik, menjadi perbincangan umum sejak merencanakan acara pernikahan di konsernya yang akan disiarkan secara streaming bersama calon suaminya, Bastian.

Tapi di saat hendak menyanyikan lagu yang seharusnya menjadi lagu pernikahan mereka, “Marry Me”, Kat mendapat informasi bahwa Bastian berselingkuh dengan asistennya.

Kecewa dan patah hati, Kat melakukan aksi spontan dengan menunjuk salah satu penonton yang mengusung papan bertuliskan “Marry Me”, yaitu Charlie Gilbert, seorang guru matematika berstatus duda, untuk menjadi suaminya.

Meski ragu, Charlie tetap maju ke panggung dan langsung mengucapkan akad pernikahan. Media langsung memberitakan kejadian ini secara masif.

Hari berikutnya, Charlie diarahkan oleh Colin, manajer Kat, bagaimana cara kerja mereka dan cara menghadapi publik serta media.

Semua berdasarkan keinginan Kat yang tidak mau dirinya dianggap tidak punya pendirian apabila langsung memutuskan pembatalan nikah. Charlie pun berpikir dia tidak ingin membuat Kat patah hati terlalu dalam.

Tim Kat kemudian menyesuaikan jadwal mengajar Charlie dengan kegiatan Kat sehingga mereka bisa hadir di beberapa acara dan selalu live di media sosial secara bersama. Dengan seringnya mereka bersama, Kat dan Charlie mulai saling mengerti satu sama lain.

Tidak hanya Charlie yang diajak masuk ke dunia Kat, Kat pun kemudian berusaha mengenal dunia Charlie sebagai guru matematika, salah satunya dengan hadir di kelas saat Charlie mengajar di klub matematika dan bertemu dengan putri Charlie, Lou.

Bahkan, kemudian Charlie mengajak Kat untuk hadir di pesta dansa sekolah dimana Kat menyumbangkan satu lagu secara spontan.

Charlie dan Kat kemudian mulai berjalan selayaknya pasangan suami-istri. Charlie menantang Kat untuk melakukan semua pekerjaannya sendiri tanpa bantuan para asistennya, sebagai imbalannya.

Charlie diminta oleh Kat untuk lebih aktif di media sosial yang kemudian didukung oleh murid-muridnya dengan membuatkan akun-akun media sosial dan website pribadi.

Kebersamaan mereka terganggu dengan kehadiran kembali bastian yang mengabarkan bahwa lagu mereka, “Marry Me”, masuk nominasi Grammy Awards.

Kat dan Bastian kembali harus bekerjasama untuk menampilkan lagu ini lagi di atas panggung. Meski Charlie ikut bahagia dengan kesuksesan Kat, sebenarnya ada ketakutan dan rasa sedih di dalam hatinya.

Setelah penampilan memukau dari Kat dan Bastian, Charlie datang ke pesta kecil Kat dan berkata bahwa dia tidak merasa cocok dengan dunia Kat dan meninggalkannya.

Dalam kesendirian, Kat terus berkarya dan menghasilkan sebuah single hits berjudul “On My Way”, yang dikira oleh Jimmy Fallon adalah lagu untuk Bastian. Tapi Kat menyanggah itu dan mulai menyadari arti cinta sesungguhnya.

Apa yang harus dilakukan Kat untuk mendapatkan hati Charlie kembali? Meskipun jawabannya sudah pasti tertebak, tetap saja kalian harus menonton film romantis ini hingga selesai, ya!

Alur Cerita Sesuai Formula Rom-Com

Alur Cerita Sesuai Formula Rom-Com

Bagi penikmat film bergenre romantic comedy, terutama dengan alur standar, maka kita pasti akan bisa membaca, memahami dan menebak arah film Marry Me ini dengan mudah.

Jalan cerita film ini sesuai formula yang sudah biasa diterapkan, seperti pertemuan yang manis dan mengejutkan, kedekatan yang memercikkan asmara, sedikit kesalahpahaman yang ditutup dengan pengejaran akan cinta.

Jika pernah menonton film Notting Hill (1999), maka tema yang diusung film berdurasi 1 jam 52 menit ini nyaris serupa. Premis seorang superstar yang mencintai pria biasa secara tidak sengaja, seolah mengulangi kisah yang sama dengan penanganan berbeda.

Padahal film ini merupakan adaptasi dari web-comic yang menjadi novel bergambar karya Bobby Crosby. Cerita bergulir dengan lancar dan memiliki momen-momen yang manis di sepanjang film.

Meski ada hal-hal yang mungkin terkesan absurd, contohnya belajar untuk fokus mengerjakan soal matematika dengan menari, tapi semua itu ditampilkan dengan ringan hanya untuk menghibur kita saja sehingga terkesan wajar.

Chemistry Apik Jennifer Lopez dan Owen Wilson

Chemistry Apik Jennifer Lopez dan Owen Wilson

Baca Juga: Bukan Cuma Lagunya, 10 Film Jennifer Lopez Ini Juga Keren!

Banyaknya adegan manis di film ini semua terjadi berkat chemistry yang apik dari Jennifer Lopez dan Owen Wilson. Fakta bahwa kedua pemeran utama ini sudah berusia 50an yang memerankan karakter berusia 30an tidak berpengaruh sama sekali ketika kita melihatnya di layar.

Baik Jennifer Lopez maupun Owen Wilson seperti tidak bertambah tua dari saat mereka berada di usia prima yang sudah dilewati.

Karena usia matang mereka inilah, kisah cinta di film dengan sinematografi yang tidak istimewa ini terkesan dewasa, terlihat dalam cara mereka berpikir dan bersikap yang lebih mementingkan ketenangan dan pengertian kepada pasangannya lebih dari diri mereka sendiri.

Ini juga menjadi bukti kehandalan John Rogers, Tami Sagher, dan Harper Dill dalam meramu naskah bernuansa romantis.

Soundtrack Penuh Lagu Cinta

Soundtrack Penuh Lagu Cinta

Melihat karakter Kat, Jennifer Lopez seolah-olah tidak repot harus mendalami karakternya, karena dia seperti memerankan diri sendiri, yaitu seorang superstar yang rendah hati dan mau berbaur dengan siapa saja, seperti jargon yang selama ini dia sematkan pada dirinya, “Jenny from the Block”.

Oleh karena itu, kita langsung mudah terhanyut ke dalam hidup yang dijalani Kat. Kehidupan Kat yang selalu diliput oleh timnya untuk di-publish ke media sosial atau hanya di-banked untuk ditayangkan nanti, membuatnya bukanlah lagi seperti manusia saja, tapi lebih kepada produk.

Penggunaan media sosial di film ini diperlihatkan dengan cukup banyak yang menampilkan sisi positifnya saja, seperti untuk membagi pemikiran positif, seperti yang dilakukan oleh Charlie di akun Instagramnya.

Begitu pun dengan Owen Wilson yang berakting tipikal seperti yang dia bawakan di banyak film-filmnya selama ini. Orang biasa, perhatian dengan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri, easy going, celetukan sedikit namun menggelitik, adalah karakter yang menjadi zona aman bagi Owen Wilson.

Dan perpaduan di antara mereka benar-benar memikat. Tentu saja, memiliki karakter utama yang berprofesi sebagai penyanyi, film ini dipenuhi dengan lagu-lagu yang bagus bergenre dance-pop dengan nuansa Latin.

Single pertama yang dirilis di bulan September 2020 ialah “Pa Ti”, lagu duet Jennifer Lopez dan Maluma, penyanyi Kolombia yang berperan sebagai Bastian. Lagu ini menjadi pemuncak di tangga lagu-lagu Latin di Billboard Amerika.

Single kedua, “On My Way”, yang dirilis di bulan November 2021 berhasil menempati posisi 26 di tangga lagu Adult Top 40 Billboard Amerika.

Dan mengiringi perilisan filmnya, dirilislah single ketiga yang merupakan lagu andalan dan judul filmnya, “Marry Me”. Mood lagu-lagu ini berhasil membuat kita ingin bergoyang mengikuti irama musiknya.

Alur cerita film Marry Me yang mengalir lancar, meski ada beberapa yang terkesan absurd dan konyol, ditambah chemistry yang padu antara Jennifer Lopez dan Owen Wilson dengan kesan cinta penuh kedewasaan berpikir, membuat film komedi romantis yang mengambil formula standar dari genrenya ini cukup layak untuk ditonton.

Terutama bagi penggemar berat Jennifer Lopez yang ingin melihat idolanya berakting sambil bernyanyi. Kalian tidak akan kecewa dengan performanya kali ini. Jadi tidak perlu menunggu lagi, langsung tonton filmnya sekarang!

Marry Me
Rating: 
2.8/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram