bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Mad Money, Mencuri Uang ‘Usang’

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 4 November 2021

Uang. Nah kalau sudah bicara soal masalah beginian, orang-orang bisa dibikin huru hara. Temptation yang muncul akibat kertas berharga tersebut bisa membuat seseorang nekat melakukan apa saja demi mendapatkannya.

Modusnya banyak sekali, ada yang memang doyan hidup hedon, ada yang memang benar-benar butuh untuk kepentingan mendesak dan ada juga yang memang dipakai untuk hal berguna lainnya.

Plot film Mad Money ini memang bergenre kriminal atau crime; namun siapa sangka, sang sutradara Callie Khouri bisa membuat seluruh isi film ini bercampur aduk dengan komedi yang tak berhenti dibalut dengan strategi ciamik yang dilakukan oleh para nyonya dan satu nona yang memang ngebet banget jadi golongan priyayi.

Sinopsis

Mad Money_Poster (Copy)

Film dimulai dengan tertangkapnya banyak orang dan dalam interogasi atas tindakan kriminal yang dilakukan oleh beberapa orang tersebut. Tak lama setelah itu, film mundur ke masa tiga tahun sebelum mereka semua tertangkap.

Dari beberapa orang yang tertangkap tersebut ada Nyonya Bridget Cardigan (Diane Keaton), Nina (Queen Latifah) dan yang terakhir adalah Jackie yang diperankan oleh si cantik Katie Holmes yang tenar dengan drama series Dawson's Creek.

Bridget merupakan istri dari seorang pebisnis kaya raya bernama Don Cardigan (Ted Danson). Hidup mereka berdua bergelimang harta hingga satu kali, mereka terlilit hutang sangat banyak yang membuat mereka mau tidak mau memangkas semua pengeluaran yang berujung paceklik dan bangkrut total.

Dengan keadaan terseok-seok, pembersih rumah Bridget yang mengetahui keadaan nyonya rumah memberi ide untuk bekerja di Federal Reserve Bank of Kansas City sebagai seorang janitor; karena di sana gajinya lumayan dan sedang ada lowongan.

Tanpa berpikir panjang, Bridget yang tidak mau hidupnya jadi malang mendatangi Bank Pusat tersebut. Begitu sedang dalam masa training, betapa terkejutnya Bridget saat mengetahui ia bisa masuk ke dalam beberapa portal ‘penggilingan uang usang’ untuk bersih-bersih di sana.

Melihat banyaknya tumpukan uang yang digulung untuk dihancurkan membuat niat jahat untuk ‘menyelip’ uang disana muncul.

Sang manager yang sudah tahu isi pikiran banyak orang yang bekerja di sana begitu melihat begitu banyak uang yang dihancurkan langsung memberi wejangan pada Bridget untuk tidak sama sekali punya pikiran guna mencoba mengambil uang-uang yang ada di Bank tersebut meski itu sudah usang.

Namun sudah kepalang ingin kembali kaya, Bridget hanya mengangguk ayam padahal dalam hati sebuah strategi sedang disusunnya rapih.

Meski sudah memiliki perencanaan yang matang untuk mengambil uang yang akan dihancurkan, Bridget tidak bisa sendiri, ia butuh tim yang kompak dan solid juga punya misi yang sama akan dirinya. Akhirnya dipilihlah Nina yang bertugas untuk menghancurkan uang usang dan Jackie yang bekerja untuk mengantar uang-uang tersebut dari brankas ke tempat penggilingan.

Nina dan Jackie jelas tidak mau pada awalnya, akan tetapi berkat bujukan mulus Bridget, akhirnya mereka bertiga langsung jadi satu tim dengan ide gila mereka untuk mengambil uang di Federal Reserve Bank yang punya keamanan super duper ketat.

Untuk membuktikan bahwa ada cela yang bisa dijebol sebagai kesempatan mereka, Bridget sengaja menukar kunci gembok boks uang dan berhasil! Hal tersebut yang membuat Nina dan Jackie jadi yakin.

Hari besar pun dimulai, setelah berunding dan membicarakan strategi; operasi pun dimulai. Mereka bertiga dengan lihai saling bekerja sama, caranya pertama Bridget yang bertugas bersih-bersih mulai ‘membersihkan’ box uang yang akan dihancurkan. Saat proses pembersihan, ia menukar gembok yang kuncinya sudah dipegang oleh Jackie yang bertugas mengantarkan boks uang. 

Begitu boks berhasil dibuka Jackie, maka uang-uang dari boks sedikit demi sedikit dimasukan ke dalam tong sampah depan lift ke arah ruangan penggilingan uang. Mereka melakukannya tanpa terlihat oleh CCTV karena memanfaatkan blind spot.

Saat uang sudah dimasukan tong sampah, boks kembali dikunci dan nantinya ditukar kembali oleh gembok asli dan dibawa ke ruang penggilingan. Caranya terus seperti itu hingga mereka berhasil jadi orang kaya.


Mereka bertiga berjanji untuk tidak membelikan barang apapun yang bisa menimbulkan kecurigaan. Agak timpang bukan apabila seorang janitor dan petugas penggiling uang usang memiliki mobil, rumah atau perhiasan mewah yang mencolok mata. Namun perjanjian ini malah tidak digubris oleh Bridget. Ia gatal untuk menggunakan uang tersebut untuk pesta dan membeli perhiasan. 

Satu kali, Bridget dan suaminya, Don, mengadakan pesta mewah. Beberapa kenalan baik dari Bridget dan Don diundang untuk datang. Naas, salah satu rekan kerja Don adalah salah satu petugas di Federal Reserve Bank of Kansas City; tempat dimana Bridget bekerja.

Bridget langsung panik dan akibatnya timbul kecurigaan pada Bridget. Ditambah, para tetangga yang saling was-wes-wos membicarakan betapa cepatnya Bridget dan Don bisa kembali kaya raya.

Penyelidikan pun dimulai dan apa yang ditakuti oleh Bridget, Nina dan Jackie terbukti. Mereka dalam incaran petugas kepolisian. Mereka kebingungan untuk menyembunyikan uang sehingga beragam cara ditempuh. Dari menghancurkan uang dengan blender, mengubur hingga membakarnya namun hal tersebut keburu ketahuan dan akhirnya mereka diinterogasi.

Beruntung Bridget mendapatkan pengacara yang bisa membebaskan dirinya dari tindakan kriminal yang ia lakukan bersama Nina, Jackie dan para pasangan mereka masing-masing.

Ini karena baik dari penegak hukum dan para pemeriksa tidak dapat membuktikan bahwa simpanan uang tunai yang mereka miliki tersebut semua berasal dari Federal Reserve Bank mengingat uang tersebut sudah ‘tidak aktif. 

Secara teknis, sah-sah saja memiliki beberapa ratus ribu dolar berbentuk uang tunai. Namun, mereka menghabiskan sejumlah besar uang curian itu untuk membeli barang-barang mahal dan perbaikan di rumah mereka, dan tidak membayar pajak.

Akhirnya pihak dari pajak pendapatan menuntut mereka membayar pajak mereka, yang "ternyata" sama dengan jumlah uang yang masih tersisa. Tanpa mereka tahu bahwa Bridget sudah menumpuk uang dengan jumlah super banyak di tempat biasa mereka berkumpul.

Bertukar Peran

Mad Money_Character (Copy)

Kalau biasanya kita menemukan pemeran kriminal kebanyakan pria berotot kekar dan tampang super seram, kini kita benar-benar dihibur oleh para wanita yang-sudah-pasti tidak punya pengalaman untuk berbuat tindakan kriminal besar dengan mencuri di salah satu Bank besar di kota Kansas. Bukan cuma tidak berpengalaman, mereka melakukan semua hal tersebut dengan super lucu.

Jadi terbukti sudah ya pepatah yang mengatakan “Don’t judge the book by its cover?. Apa yang kita lihat lemah dan tak bisa apa-apa ternyata bisa melakukan hal diluar dugaan yang bahkan para pria yang jadi pasangannya pun tidak tahu harus membantu mereka apa. Sehingga perannya seperti tertukar. 

Strategi Mustahil?

Mad Money_Strategy (Copy)

Cara yang dipakai untuk mencuri di Federal Reserve Bank oleh Bridget, Nina dan Jackie ini benar-benar mustahil ya sepertinya? Soalnya bank sebesar itu tidak mungkin ceroboh menggunakan gembok yang sama dengan yang dijual bebas oleh depot penjual perkakas rumah bukan? Apalagi cara mengambil uang dengan super mudah tanpa dicurigai sedikitpun. Waduh. 

Tapi ya namanya juga film aksi komedi, ya tidak mungkin kan diberi strategi yang malah bikin kita juga jadi ikut mikir. Untuk saya pribadi, jatuhnya film ini ya cocok untuk ditonton sebagai hiburan saja dan jadi bahan ketawa ketiwi melihat tingkah 3 wanita lihai dalam mencuri jutaan dolar dari Federal Reserve Bank.

Cara Bagus Mendapatkan Uang

Mad Money_Cash (Copy)

Tak hanya sebagai hiburan saja loh, film ini juga mengajarkan dan memberi saya informasi baru kalau ternyata di U.S. itu uang-uang usang harus segera dihancurkan dan nomor seri uang tidak bisa terdeteksi oleh sistem lagi karena status mereka yang sudah ‘usang’.

Kalau sudah begini, jangan-jangan banyak juga nih para pekerja yang iseng coba-coba cara si Bridget, Nina dan Jackie? Waduh, jangan ya! Itu melanggar peraturan dan tindakan kriminal!

Overall, Bacaterus memberi nilai 3.4/5 untuk film Mad Money ini. Oh iya sekedar informasi saja, ternyata film ini merupakan adaptasi dari film Hot Money yang rilis di tahun 2001 silam di United Kingdom. Meskipun adaptasi, cerita yang disuguhkan dalam film ini cukup menghibur kok dan bisa jadi bahan rekomendasi nonton film kalian di akhir pekan ini!

Mad Money
Rating: 
3.4/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram