bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Love Aaj Kal, Akhir Cinta Tak Selalu Bahagia

Ditulis oleh Suci Maharani R - Diperbaharui 19 September 2021

Bagi para pasangan muda, menjadikan kisah cinta orang terdekatnya sebagai panutan karena happy ending mungkin sudah biasa. Sayangnya hal ini tidak berjalan baik untuk Zoe, seorang gadis yang baru berusia 22 tahun yang sedang merencanakan hidupnya. Kehidupan Zoe awalnya dipusingkan dengan kehadiran Veer, tapi setelah mendengar kisah cinta di tahun 90an ini ia memutuskan untuk percaya cinta.

Film yang diarahkan oleh Imtiaz Ali ini sebenarnya sebuah remake dari filmnya dengan judul yang sama di tahun 2009. Sayangnya kesuksesan Love Aaj Kal (2009) yang diperankan Deepika Padukone dan Saif Ali Khan ini tidak bisa dibawa ke versi millennials. Padahal Love Aaj Kal (2020) diperankan oleh dua aktor paling hot di tahun 2020 yaitu Kartik Aaryan dan Sara Ali Khan.

Penasaran dong kira-kira seperti apa sih film yang dibintangi dua artis paling disukai dan idaman banyak orang di India ini? Jangan sampai ketinggalan, simak review film Love Aaj Kal yang dirilis pada valentine days 14 Februari 2020 yang kini sudah ada di Netflix juga.

Sinopsis

review film love aaj kal_Sinopsis
  • Tahun: 2020
  • Genre: Drama, Romantis, Komedi
  • Produksi: Maddock Films, Window Seat Films, Reliance Entertainment
  • Sutradara: Imtiaz Ali
  • Pemeran: Kartik Aaryan, Sara Ali Khan, Randeep Hooda, Arushi Sharma.
  • Durasi: 141 menit

Zoe (Sara Ali Khan) tidak sengaja bertemu dengan Veer (Kartik Aaryan) di bar, merasa saling tertarik. Keduanya berniat menghabiskan malam bersama di tempat Veer tapi tanpa diduga, Veer menghentikan Zoe dengan mengatakan “waktunya tidak tepat”, Zoe yang marah memilih pergi, sementara Veer yang menyesal berusaha terus mengikuti gadis pujaannya hingga diketahui Zoe. Dalam keadaan marah dan tahu Veer mengikutinya, Zoe meminta Veer berhenti mengikutinya.

Raghu/Raj (Randeep Hooda) sebagai pemilik kafetidak sengaja melihat pertengkaran Veer dan Zoe yang mengingatkannya pada kisah di tahun 1990-an di Udaipur. Zoe adalah wanita yang sangat ambisius dan memang memiliki rencana hidupnya sendiri. Sedangkan Veer yang sudah terlanjur suka, diam-diam berusaha untuk berada di tempat yang sama dengan Zoe.

Veer dengan sigap berpura-pura akan pergi ke Mehta Grup saat Zoe terburu-buru untuk wawancara di kantor itu. Zoe merasa aneh dengan sikap Veer dan mulai bercerita pada Raj, karena memang ia dekat dengan pemilik kafe itu. Dari sinilah Raj mulai menceritakan kisah cintanya di Udaipur. Raj adalah mantan mahasiswa kedokteran yang merantau ke Delhi demi bersama wanita pujaannya Leena.

Veer menceritakan kisah cinta masa mudanya bersama kepada Zoe, karena ia merasa cara ia berperilaku pada Leena mirip seperti Veer pada Zoe. Kilas balik kehidupan Raj dan Leena pun ditampilkan, dimana keduanya saling tertarik hingga Raj untuk pertama kalinya mengajak Leena berdansa. Di kemudian hari, Raj nekad menemui Leena secara diam-diam. Sayangnya kisah cinta Raj dan Leena tidak berjalan baik terutama karena tidak adanya restu dari kedua orang tua mereka.

Zoe benar-benar tersentuh dengan kisah itu dan menempatkan dirinya sebagai Leena, ia memutuskan untuk memulai kisah cintanya dengan Veer meski harus membangkang ibunya. Zoe bahkan rela melepaskan kesempatan bekerja di Dubai demi bersama Veer yang mana membuat ibunya marah. Hubungan keduanya berjalan baik bahkan Veer mengatakan ingin mengenalkan Zoe pada kedua orang tuanya.

Namun rasa bimbang datang ketika ibu Zoe berkata bahwa cinta dan karir tidak bisa dimiliki secara bersamaan. Zoe yang sedih berniat bertemu Raj, tapi dikejutkan dengan kehadiran seorang wanita. Raj yang kaget dan merasa tidak enak akhirnya menceritakan kisah selanjutnya mengenai ia dan Leena. Raj menceritakan bahwa impian hidup bersama Leena di kota besar ternyata tidak berjalan sesuai keinginan. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk meninggalkan Leena dan wanita yang Zoe lihat adalah rekan kerjanya dahulu.

Zoe merasa dikhianati dengan kisah cinta Raj, hingga akhirnya Zoe memutuskan hubungannya dihadapan kedua orang tua Veer. Zoe akhirnya kembali bekerja seperti biasa hingga tidak sengaja ia bertemu Veer dengan wanita lain. Zoe yang patah hati malah mabuk-mabukan, namun saat pulang ia justru bertengkar dengan temannya dan berakhir dengan menelpon Veer. Veer mengantar Zoe pulang dan mengatakan bahwa ia juga akan kembali hidup dan fokus bekerja di Himalaya selama dua tahun.

Pasangan ini akhirnya memulai kehidupan mereka masing-masing. Zoe mulai mendapatkan kesuksesan untuk karirnya hingga ia mendapatkan lamaran dari kerluarga Mehta. Ibunya bahagia mendengar ini, namun Zoe menolaknya dan pergi di kafe. Raj mengatakan bahwa ia bertemu Leena saat itu, sayangnya ia menemukan bahwa Leena sedang mengandung dan akhirnya ia memutuskan kembali ke Delhi.

Menyadari kesalahannya, Zoe tidak ingin melakukan kesalahan yang sama seperti Raj. Zoe nekat pergi ke Himalaya untuk bertemu dengan Veer dan mengatakan isi hatinya. Ia menemukan Veer tertidur di luar, Zoe menghampirinya dan tidur di atasnya. Zoe mengatakan bahwa ia tidak mampu menyeimbangkan cinta dan pekerjaan. Tapi keinginan untuk bersama Veer sangat besar dan bertanya apakah ia mau mengambil lompatan bersama,  hal itu kemudian disetujui oleh Veer.

Plot Non Linear yang Mengganggu

Love Aaj Kal sebenarnya mengambil kisah cinta yang cukup menyenangkan meski terkesan klise. Kisah cinta dua anak manusia yang terhalang oleh keluarga dan realita yang kejam di luar sana. Sayangnya cerita yang klise ini juga diperberat dengan pengambilan alur maju-mundur yang cukup berantakan. Bukannya menyentuh, justru plot film ini sangat mengganggu dan membuat kita tidak bisa menikmati filmnya.

Film ini menjadi kurang bisa dinikmati karena beberapa kali adegan flashback yang ditampilkan justru terasa mengganggu. Sebenarnya adanya flashback ini memang bertujuan agar penonton memahami mengenai perubahan sikap seorang Zoe pada Veer, contohnya saat tiba-tiba ada potongan flashback saat Zoe dan Veer merasa bimbang yang rupanya dirasakan juga oleh Raj dan Leena.

Seharusnya ini menjadi bukti bahwa kisah cinta memang selalu seperti itu meski berbeda zaman. Tapi hal ini justru membuat kita merasa “kenapa harus ada flashback di adegan ini?”. Rasanya membuat kita yang mulai menjiwai menjadi biasa saja.

Sayangnya karena terlalu banyak, flashback yang ditampilkan terlalu sering meski itu untuk mengakomodasi narasi non linear di film. Pemakaian plot non linear pada film ini memang jarang sekali ditemukan. Pasalnya pola ini memang beresiko menyulitkan penonton untuk memahami ceritanya. Karena biasanya film mengambil pola linear yang berurutan, sedangkan pola non linear akan mengubah urutan plot atau waktu kejadian dalam film.

Meski begitu, sebenarnya film ini memiliki beberapa point penting yang berhasil diberikan dengan sangat baik, terutama di bagian paruh kedua. Itulah kenapa pencapaian film ini tidak terlalu signifikan dimana Love Aaj Kal (2020) mendapatkan nilai 5 di IMDb dan 20% di Rotten Tomatoes. Film ini juga mendapatkan penghasilan kotor di seluruh dunia sebesar ₹ 52,63 crore (US $ 7,4 juta).  

Cerita Klise yang Di Buat Jadi Lebih Menarik dan Menghibur

Meski mengambil pola plot non linear yang sebenarnya memang membuat penonton kebingungan. Tapi bukan berarti Love Aaj Kal versi 2020 ini adalah film yang tidak worth untuk ditonton. Film ini punya kekuatannya sendiri, dimana cerita yang dikembangkan sebenarnya sangatlah menarik dan berhasil keluar dari zona nyaman.

Sang sutradara, Imtiaz Ali, berhasil menyajikan kisah cinta yang klise menjaditerasa lebih menyenangkan dan bergolak, baik kisah cinta Raj dan Leena, maupun kisah cinta ala millennials Veer dan Zoe yang mirip—tapi tak sama. Dalam kisah Raj dan Leena, kita akan merasakan cinta ala tahun 90-an, dimana seorang pria yang nekat mendekati seorang wanita. Tentu dihadang dengan adanya aturan adat dan pertentangan dari kedua orang tua.

Sementara Zoe dan Veer, kisah cinta keduanya sama bergejolaknya, hanya saja konflik keduanya adalah memilih cinta dan pekerjaan. Di sini ibu dari Zoe lah yang menentang hubungan keduanya dengan mengatakan bahwa cinta dan karir tidak dapat berjalan beriringan. Sedangkan Veer adalah versi lembut dari Raj yang berusaha mendekati Zoe si alpha female yang penuh dengan ambisi hidup.

Kisah keduanya terasa sama dengan beberapa perbedaan dan secara mengejutkan membangun dinamika. Tidak terasa saling tumpang tindih, karena cerita kedua terasa saling melengkapi dan berjalan beriringan dengan menyenangkan. Sayangnya, memang beberapa penempatan plot non linear terasa kurang tepat dan agak mengganggu esensi dan art dari film ini.

Padahal cara pengeditan dan pemotongan adegan per adegannya dalam film ini terlihat sangat smooth. Apalagi ditambah dengan sinematografi yang cukup menghibur mata. Film ini terasa ringan dengan pendekatan yang santai. Setiap bagian dalam film diceritakan dengan baik dan perlahan. Mungkin tujuannya agar tidak membingungkan. Sebenarnya plot non linear membuat momen emosional jadi terasa biasa saja yang membuat film ini hanya menghibur.  

Kartik Rock sebagai Raghu dan Veer

review film love aaj kal_Kartik Rock sebagai Raghu dan VeerSumber: india.com

Di film Love Aaj Kal (2020) Kartik Aaryan muncul memerankan dua karakter yang cukup berbeda yaitu sebagai Raj / Raghu dan Veer. Awalnya terasa agak aneh melihat Kartik berperan sebagai Raj muda yang dipasangkan dengan Arushi Sharma. Karena sejak awal, Kartik sudah muncul sebagai Veer si jenius yang pemalu tapi berambisi untuk mengejar cintanya.

Tapi jujur, saya katakan bahwa lebih mudah untuk menikmati Kartik sebagai Raj dibanding sebagai Veer. Bagaimana Kartik memerankan karakter Raj si pemalu dari kota kecil yang berubah menjadi casanova di kota besar. Perubahan karakter Raj ditampilkan dengan sangat baik dengan kemampuan akting yang kuat tapi tersaji dengan halus.

Sedangkan karakter Veer terlihat biasa saja, karena disini kita disajikan dengan karakter si jenius perkotaan yang penyendiri. Dalam film ini saya rasanya tidak pernah melihat Veer berkumpul dengan kawan-kawannya sesering melihat Raj. Veer disini terlihat benar-benar lost, karakternya tidak buruk tapi tidak menarik sama sekali. Veer terasa seperti pemeran pembantu dibandingkan sebagai main character bersanding bersama Zoe.

Kuda hitam di film ini justru diberikan pada Randeep Hooda yang berperan sebagai Raj/Raghu dewasa. Dimana ia menjadi playmaker yang membangun suasana dari kedua kisah cinta di kedua zaman. Karakternya membuat kita memahami bahwa ia kini sudah menjadi casanova di kota besar. Karisma, pembawaan karakternya, cara bicara dan sorot matanya membuat kita paham bahwa ia memang seorang casanova.

Sara Ali Khan dan Arushi Sharma yang Berapi-Api

Kedua pemeran utama wanita di film ini memang sangat menarik dan tidak mungkin untuk tidak dibahas. Sara Ali Khan tampil begitu cantik dengan gaya yang fashionable ala anak-anak millennial, from head to toe. Sara Ali Khan sebenarnya cukup menarik dan kuat saat memerankan karakter Zoe, tapi entah kenapa terasa masih kurang meyakinkan.

Zoe memang memiliki karakter yang cukup rumit, dimana ia digambarkan seperti seorang alpha female yang memiliki rencana hidupnya sendiri. Karakternya sebagai seorang wanita yang mandiri dan tidak mengenal takut akan tantangan. Tapi meski dengan penampilan yang disuguhkan, kesan zoe sebagai alpha female ini masih agak kosong dan hanya muncul di saat-saat tertentu saja.

Sementara itu untuk karakter Leena yang diperankan oleh Arushi Sharma, justru terlihat lebih menarik dibanding Zoe. Sama seperti karakter Raj, Leena digambarkan cukup efektif oleh Arushi sebagai gadis desa yang pemalu. Leena dalam film ini terlihat sebagai seorang wanita yang lembut tapi sangat berkarakter. Leena menunjukkan perubahan sikap dari seorang anak yang dimabuk cinta menjadi seorang wanita dewasa. Padahal screen time Leena di paruh kedua terbilang cukup minim dibanding di paruh pertama.

Kedua karakter wanita yang berbeda zaman ini menunjukkan bahwa adanya perubahan sesuai dengan berkembangnya zaman. Perubahan karakter dari kedua wanita ini diceritakan dengan cara yang menarik dan tidak terasa terburu-buru. Durasi 141 menit dapat dengan jelas membangun setiap karakter utama dalam film ini.  

Sejujurnya Love Aaj Kal mungkin bisa lebih menarik jika sang sutradara bisa lebih mengurangi jumlah flashback di film. Entah itu dengan menaruh Sebagian besar flashback kisah Raj dan Leena di paruh pertama lalu sisanya disimpan di akhir atau sebaliknya. Karena memang kisah kedua pasangan ini sebenarnya sangat menarik dan seru untuk disaksikan. 

Love Aaj Kal
Rating: 
3/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram