Sinopsis & Review Film Komedi Romantis Just Say Yes (2021)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Just Say Yes
3.3
/5

Lotte menjalin kasih dengan pacarnya bernama Alex selama lima tahun. Keduanya bekerja di sebuah stasiun televisi. Pada satu hari, hari yang ditunggu-tunggu Lotte akhirnya tiba. Gadis itu dilamar secara mengejutkan. Sayang, tanpa alasan yang jelas, Alex memutuskan pertunangan. Lelaki tersebut juga mengambil ide program acara baru milik Lotte.

Di sisi lain, Chris datang sebagai spesialis yang akan membantu menaikan rating acara televisi di tempat Lotte dan Alex bekerja. Pertemuan keduanya tidak mengesankan tapi karena sering terlibat proyek bersama, timbul perasaan romantis antara keduanya.

Namun, Lotte menyangkal karena masih ingin kembali pada Alex. Hingga di akhir cerita sebuah kejadian mengubah segalanya. Kelanjutan cerita Lotte dan Alex bisa Anda tonton dalam film Belanda berjudul Just Say Yes (2021). Anda juga bisa membaca sinopsis dan ulasannya lebih dulu di bawah ini untuk mencari tahu apakah Just Say Yes (2021) layak ditonton atau tidak.

Sinopsis

Sinopsis
  • Tanggal/Tahun Rilis: 2 April 2021
  • Genre: Romantic Comedy
  • Produksi: AM Pictures
  • Sutradara: Appie Boudellah, Aram van de Rest
  • Pemeran: Yolanthe Cabau, Huub Smit, Jim Bakkum, Noortje Herlaar

Seorang pengantin perempuan tampak sangat bersedih hingga gaun dan make up-nya yang cantik berubah lusuh tak keruan. Dia duduk di sebuah bangku taman, di sebelahnya terdapat seorang pemuda sedang menelepon membicarakan hal-hal yang bersifat pribadi.

Dia penasaran mengapa ada wanita berpakaian pengantin tampak berantakan. Cerita pun mundur ke beberapa waktu ke belakang. Lotte (Yolanthe Cabau) seorang perempuan muda yang sangat menyukai cerita-cerita romansa. Dia ingin suatu saat menikah dengan Alex (Juvat Westendorp); rekan kerja, lelaki impian sekaligus kekasihnya.

Alex seorang pembawa acara terkenal sementara Lotte bekerja di balik layar. Mereka sudah berpacaran setidaknya lima tahun. Lotte begitu yakin Alex akan melamarnya kapanpun. Sebagai pencinta romansa, Lotte punya lamaran impiannya sendiri. Dia tidak perlu seremoni yang megah karena baginya intim dan sederhana lebih berkesan.

Sayang Alex menganggap pernikahan adalah sesuatu yang kuno. Sampai-sampai Lotte ikut pasrah dan tidak lagi menganggap pernikahan sebagai segalanya, tapi kemudian sebuah kejutan ternyata sudah disiapkan Alex dan teman-temannya.

Alex melamar Lotte. Gadis itu begitu bahagia dan mempersiapkan segalanya, kecuali gaun pengantin. Pasalnya Lotte ingin mengenakan gaun pengantin milik sang nenek. Ketika mencoba gaun yang sepertinya kekecilan tersebut, Lotte ditemani sang ibu dan beberapa teman.

Teman Lotte yang pertama bernama Guusje (Kim Lian). Dia adalah seorang ibu rumah tangga yang baik, penyayang tapi jarang disentuh suaminya. Bagi Guusje pernikahan bukan segalanya. Teman Lotte yang kedua bernama Pam (Nienke Plas).

Dia adalah jomlo paling bahagia yang pernah Lotte kenal. Pam menjadi guru setelah selingkuh dengan kepala sekolah bukan karena dia menyukai anak-anak.

Di antara orang-orang terdekat Lotte, saudarinya bernama Estelle (Noortje Herlaar) justru tidak ada di sana. Estelle disebut sebagai yang paling jelek di antara anggota keluarga lain sebelum dia mulai mengubah penampilan secara ekstrem, termasuk dengan bantuan dokter.

Estelle yang sudah glow up menjadi selebgram dan memiliki lebih dari 2 juta pengikut. Hidup Estelle berkutat di media sosial, bahkan saat pemakaman sang nenek dia tak bisa lepas dari selfie dan update. Estelle sendiri memiliki seorang teman bernama Kim (Pip Pellens). Mereka berempat dulu bisa saling mengandalkan, tapi kini Estelle sudah sibuk dengan dunianya.

Pagi hari ketika Lotte berjalan sambil menelepon menuju tempat kerjanya, tanpa sengaja seorang lelaki menabrak dari arah samping dan menumpahkan kopi serta membuat berkas yang dibawa Lotte berantakan. Setelah membantu membereskan berkas, lelaki itu pergi begitu saja. Lotte meminta ganti rugi tapi dia malah memberikan kartu nama palsu.

Di tempat kerja Lotte harus mengikuti rapat sebab rating acaranya rendah. Rapat tersebut dipimpin oleh Fritz (Huub Smit), pemimpin redaksi bernapas bau yang berpikir dirinya paling berkuasa.

Masuk dalam keadaan telat Lotte menjelaskan bahwa tadi ada seorang idiot menumpahkan kopi ke kemejanya. Mengejutkan, lelaki itu ternyata ada di ruangan yang sama. Dia adalah Chris (Jim Bakkum), seseorang yang dilibatkan untuk bantu menaikkan rating acara mereka.

Dengan kemeja lusuhnya, Lotte diminta mempresentasikan ide yang dimiliki. Dia kemudian menjelaskan idenya, yaitu sebuah program yang membantu orang-orang kelebihan berat badan mengurangi bobotnya. Alex langsung menyela dengan mengatakan bahwa itu sama dengan idenya, tapi tujuan keduanya berbeda.

Lotte membuat program tersebut untuk membantu, bukan menjadikan mereka sebagai bahan olok-olok. Chris yang mendengar itu pun menyetujuinya. Sayang, Fritz menyerahkan eksekusi ide itu kepada Alex. Walau sempat protes, Alex berhasil meyakinkannya. Chris yang melihat itu dari kejauhan hanya tersenyum dengan tatapan menyepelekan.

Lotte sendiri masih gelisah dengan gaun pengantin sang nenek yang kekecilan. Dia tidak gemuk tapi baju itu terlalu kecil sehingga Lotte perlu mengecilkan tubuhnya. Di kantor Lotte kaget melihat gadis seksi membawakan acara prakiraan cuaca. Fritz mengatakan bahwa itu ide Chris. Ketika mengonfirmasinya, Chris justru memuji rancangan program yang dibuat Lotte mengenai lamaran impian.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram