bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Serial Haunted: Latin America (2021)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 2 Oktober 2021

Pada Haunted: Latin America (2021) Anda akan ikut menyaksikan bagaimana lima orang penutur, menceritakan kembali kisah paling mengerikan dan traumatis di hidup mereka. Direka ulang berdasarkan kisah nyata, serial ini siap meneror Anda dengan sosok-sosok gaib yang berbeda-beda.

Untuk bisa menikmatinya, Anda bisa menyaksikan melalui Netflix. Tapi sebelum itu tak ada salahnya membaca sinopsis dan ulasan dari Bacaterus lebih dulu di bawah ini!

Sinopsis

review film haunted latin america_Sinopsis_
  • Tahun Rilis: 2021
  • Genre: Horror, Mystery
  • Produksi: Netflix (Distributor)
  • Sutradara: Adrian Garcia Bogliano
  • Pemeran: Laura Tovar, Pablo Guisa Koestinger, Alejandro Restrepo, Pablo Cesar Sanchez
  • Jumlah Episode: 5

Seorang wanita bernama Brisa Ramirez membuka serial dengan suasana yang creepy. Dia mulai bercerita bahwa dirinya tinggal di sebuah rumah terkutuk yang mencoba menghancurkannya dan keluarga. Ini adalah sebuah kisah nyata mengenai keluarga Brisa yang mengalami gangguan di tahun 2004.

Brisa menceritakan hal ini pada keluarganya, terutama anak-anaknya, di sebuah ruangan. Mereka terdiri atas putra bungsu Brisa bernama Dario, putra sulung bernama Eddie, suami Brisa bernama Arturo, dan saudara laki-laki Brisa, Roberto.

Ketika itu, anak-anak Brisa berusia sekitar 4-5 tahun dan Brisa pun baru saja bercerai dengan suaminya. Itu adalah masa-masa yang sulit karena Brisa juga tak punya tempat tinggal.

Pada waktu itu, mereka tinggal bersama nenek dan bibi untuk sementara waktu atau terkadang di hotel. Beruntung saat sidang perceraian selesai, Brisa mendapat kabar bahwa dia akan mempertahankan rumah yang diperjuangkan.

Scene memperlihatkan gambaran tampak depan rumah Brisa di Apodaca, Nuevo Leon, Meksiko pada 2003. Di sana terdapat dirinya dan dua anak-anak yang masih kecil baru pindah dan sibuk berbenah.

Mendapat kabar tersebut Brisa tentu senang dan tenang karena akhirnya punya rumah sendiri. Brisa kemudian merenovasinya, melengkapi perabotannya, mempercantiknya. Saat sedang sibuk membereskan barang-barang, cermin lemari di dekatnya bergerak sendiri dan sekilas memperlihatkan dua sosok yang terbakar penuh di sekujur tubuh.

Dalam bentuk narasi, Brisa bercerita bahwa seminggu setelah mereka tiba di rumah, ada kejadian pertama yang menarik perhatiannya. Ketika itu, dia sedang menggantung tirai pada salah satu sisi jendela ruang tamu. Saat dirinya menyekrup atau menguatkan gagang tirai, Bria melihat kaki kecil tanpa alas. 

Dia mengira itu anak-anak, sehingga memerintahkan untuk mematikan lampu dan tutup pintu saat pergi. Dia juga sempat mengomel dengan mengatakan untuk jangan berkeliaran tanpa alas kaki. Namun, setelah selesai memasang tirai, dia terkejut karena tak menemukan siapa pun di sana. 

Brisa lalu turun menemui anak-anaknya yang sedang menonton televisi. Dia bertanya siapa di antara mereka yang baru saja memakai kamar mandi dan tidak mematikan lampu. Belum dijawab, Brisa sudah merasa ganjil karena melihat kedua putranya memakai sepatu, tidak seperti yang dilihatnya tadi. 

Brisa menuturkan bahwa kala itu kedua anaknya menatap dia dengan heran dan bilang bahwa mereka belum ke kamar mandi. Kejadian itu membuatnya takut tapi juga berusaha untuk dilupakan. Seiring waktu berjalan, kejadian aneh lain mulai banyak terjadi. Salah satu yang diingat adalah kebiasaan anak-anak yang suka membiarkan mainan berserakan di seluruh rumah.

Suatu malam saat dua putranya tertidur, Brisa mengumpulkan mainan-mainan tersebut, membereskannya. Namun, di pagi hari, mainan tersebut sudah berjajar rapi di sofa ruang tamu. Dengan ketakutan dia kembali memasukkan mainan-mainan itu ke dalam kotak. Bria berpikir bahwa ada seseorang yang masuk ke dalam rumah, sementara dia hanya bersama anak-anak.

Dia khawatir jika rumahnya dibobol oleh seseorang atau sesuatu yang gaib terjadi. Benar saja, sepulang dari menjemput anak-anak dari sekolah, Brisa dikejutkan dengan mainan yang sudah kembali berjejer rapi di sofa ruang tamu. Hal yang paling aneh adalah mainan-mainan tersebut selalu berjejer di sofa berukuran sedang.

Saat itu Bria masih ingin berpikir positif dengan mengira bahwa anak-anaknya lah yang melakukan itu saat terbangun di tengah malam. Untuk menjaga hal yang tak diinginkan dengan mereka karena berkeliaran di dalam rumah tanpa sepengetahuannya, Brisa memasang pagar yang disertai lonceng kecil di kamar anak-anaknya.

Beberapa hari kemudian di suatu sore, Dario mengatakan sesuatu pada Bria sebelum tidur bahwa dia tak mau tidur di kamarnya. Dario mengiyakan penuturan ibunya dengan bercerita bahwa hal-hal aneh sudah sering terjadi di kamarnya. Dia lanjut mengisahkan pengalamannya ketika dia dan sang kakak selalu tak bisa tidur karena merasa ada sesuatu di sana.

Pada satu malam, Dario dan kakaknya, Eddie, sama-sama terjaga, lalu tiba-tiba Eddie menunjuk ke arah jendela yang ada di belakang punggung Dario. Di sana terdapat sesosok makhluk yang sepertinya sudah terbakar hebat dan menjadi sekumpulan abu menempelkan lalu menggerakkan jemarinya ke kaca, diikuti dengan suara lonceng yang nyaring.

Kesaksiannya dibenarkan Eddie bahwa Dario pernah mengatakan ada sesuatu dibalik jendela rumah, tersebut tapi semua itu coba dia hilangkan dari pikiran karena ketakutan. Namun, keduanya benar-benar tak mau lagi tidur di kamar itu. Brisa benar-benar dibuat bingung dan ketakutan dengan kejadian itu karena tak tahu harus meminta tolong pada siapa untuk mengatasinya.

Cerita berlanjut, setelah kejadian malam itu, esok paginya Brisa kehabisan gas dan mereka pergi ke rumah nenek. Saat kembali ke rumah, ada tetangga datang dan bercerita dia mengetuk pintu tapi tak ada jawaban, karena penasaran tetangga itu mengintip dari jendela dan menyaksikan sesuatu yang aneh.

Dia melihat sesosok makhluk bertelanjang dada menggoyang-goyangkan badannya ke depan dan ke belakang sambil merentangkan tangan dan membelakanginya. Tak lama, Brisa dan dua anaknya tiba. Merasa hal itu aneh, tetangga menceritakannya pada Brisa. Semakin lama Brisa tinggal di sana, dia mulai banyak melihat hal yang sulit dijelaskan. Apa kira-kira gangguan sebenarnya yang menimpa Brisa dan keluarga?

Kisah Nyata Pengalaman Mistis yang Traumatis

review film haunted latin america_Kisah Nyata Pengalaman Mistis yang Traumatis_

Fenomena pengalaman mistis yang dimiliki setiap orang selalu jadi materi menjanjikan yang tak pernah sepi peminat, entah dalam bentuk film, buku atau podcast. Cerita horor memang punya daya tariknya sendiri; di satu sisi membuat ketakutan, di sisi lain sukses bikin penasaran. Apalagi jika itu dibuat berdasarkan kisah nyata.

Haunted: Latin America (2021) sebagai bagian dari serial Haunted, khusus menyuguhkan kisah nyata pengalaman mistis mereka yang tinggal di Kolombia dan Meksiko. Cerita yang dituturkan adalah sebuah peristiwa misteri yang membuat trauma, bahkan untuk menuturkannya kembali, rasa takut masih bisa Anda lihat dari sorot mata mereka. 

Ada Lima Cerita dengan Ketegangan dan Kengerian Berbeda

review film haunted latin america_Ada Lima Cerita dengan Ketegangan dan Kengerian Berbeda_

Saat menyaksikan serial horor yang diangkat dari kisah nyata ini, Anda akan mendengar kesaksian orang-orang yang berhadapan langsung dengan teror gaib, yang kemudian direka ulang menjadi tontonan mengerikan. Setidaknya ada lima cerita yang disuguhkan, semuanya terjadi di Kolombia dan Meksiko.

Setiap cerita diperankan oleh pemain yang membawa karakter-karakter berbeda, sesuai saksi atau penutur di episode tersebut. Pencerita asli dan beberapa anggota keluarga yang turut mengalami kejadian mengerikan didudukkan di sebuah ruangan yang juga terkesan creepy.

Dalam lima episode Anda akan mendapatkan pengalaman mengerikan yang tak sama antara satu dan yang lain. Bersiap saja dibawa melihat dan ikut mengalami teror dari sosok-sosok berbeda, mulai dari boneka hantu yang terobsesi pada pemiliknya hingga iblis berbentuk anjing dengan mata menyala.  

Penyelesaian Bikin Penasaran

review film haunted latin america_Penyelesaian Bikin Penasaran_

Alur penceritaan Haunted: Latin America (2021) berbentuk narasi yang kemudian direka ulang. Tiap ceritanya dilengkapi scoring yang mendukung, seperti langkah kaki di lantai kayu, pintu diketuk hingga instrumen-instrumen bernuansa horor.

Selain itu serial ini juga dilengkapi dengan sinematografi serta tone yang pas untuk memperlihatkan keadaan yang mencekam, sehingga nuansa menyeramkan begitu kuat. Tak ketinggalan visual efek pada beberapa cerita juga memuaskan. 

Sayangnya, Anda mungkin akan merasa bahwa semua ceritanya berakhir menggantung. Penyelesaian cerita sebagian banyak rasanya belum tuntas sehingga kurang puas. Anda tidak akan mendapat informasi yang begitu lengkap mengenai bagaimana akhirnya kehidupan mereka, apakah masih diteror oleh hantu atau sudah bebas sepenuhnya.

Rasa penasaran yang seperti itu muncul setelah serial selesai. Hal tersebut rasanya wajar karena durasi setiap episodenya rata-rata berjalan sekitar 30 menit, kecuali pada episode pertama yaitu 40 menit; cukup pendek jika harus mengulas cerita lebih rinci. 

Secara keseluruhan serial horor berdasarkan kisah nyata, Haunted: Latin America (2021) ini bisa membuat Anda ikut deg-degan dan terteror walau tetap kurang greget dan malah meninggalkan penasaran lainnya. Bagi penyuka cerita-cerita horor tapi merasa lelah dengan durasi yang panjang, serial ini merupakan pilihan tepat! Tertarik? Ia bisa disaksikan di Netflix sekarang juga!

Haunted: Latin America
Rating: 
4/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram