Sinopsis & Review Frozen (2013), Film Disney yang Beda

Ditulis oleh Syuri
Frozen
4.3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Bukan film Disney namanya kalau tidak ada lagunya! Yup, film Frozen ini diiringi oleh lagu-lagu yang easy listening, bahkan orang dewasa pun akan tak sadar ikut berdendang saat menonton filmnya.

Sebenarnya Frozen bukan cerita orisinil Disney, melainkan berdasarkan buku The Snow Queen karya Hans Christian Andersen yang kemudian diangkat menjadi film animasi. Walau bagaimanapun, tokoh Elsa dan Anna tentu menjadi bagian dari jajaran Princess Disney.

Film ini menceritakan tentang seorang princess yang memiliki kekuatan untuk menciptakan dan mengontrol es, dan adiknya yang tidak memiliki kekuatan apa-apa tapi berhati hangat yang bisa meluluhkan es di hati kakaknya. Simak sinopsis dan ulasan selengkapnya untuk film Frozen bersama Bacaterus di bawah ini.

Sinopsis

Film Princess Disney kali ini mengisahkan tentang Putri Elsa. Di Arendelle, ia satu-satunya orang yang memiliki kekuatan sihir sejak lahir. Sihir itu memberi Elsa kekuatan untuk membuat es dan salju. Tak ada satu pun orang yang mengetahui tentang kekuatan spesial Elsa kecuali keluarga kecilnya saja, yaitu Raja, Ratu, dan adik Elsa yang bernama Anna.

Elsa dan Anna yang masih kecil sangatlah akrab. Mereka sering bermain salju di dalam istana, salju buatan Elsa. Namun, suatu hari, sihir Elsa tidak sengaja mengenai kepala Anna dan itu membuat adiknya tak sadarkan diri seketika. Satu helai rambut Anna juga berubah putih seakan-akan membeku. Raja dan Ratu pun membawa kedua anaknya ke koloni Troll.

Di sana, mereka meminta tolong pada Grand Pabbie, pemimpin para Troll. Ia bisa menyembuhkan Anna karena sihirnya hanya mengenai kepala, jadi lebih mudah 'dilupakan'.

Sedangkan jika sudah mengenai hati, itulah yang fatal, karena bisa menyebabkan kehilangan nyawa. Grand Pabbie pun membuat ingatan Anna menghilang tentang kekuatan Elsa. Ia juga meminta Elsa untuk mengendalikan kekuatannya.

Raja dan Ratu pun langsung melakukan lockdown. Tak ada negara mana pun atau orang dari luar yang bisa masuk ke Arendelle. Istana ditutup hanya untuk Raja, Ratu, dan para putri saja.

Lalu, Elsa yang merasa bersalah dan ketakutan pun menjauh dari Anna demi keselamatan sang adik. Sedangkan Anna yang kehilangan ingatan tentang kekuatan Elsa bingung kenapa kakaknya tiba-tiba menjaga jarak dengannya.

Elsa dan Anna pun tumbuh remaja dengan hubungan yang masih renggang satu sama lain. Tiba-tiba saja mereka mendapat kabar kalau orang tua mereka meninggal di perjalanan karena kapal mereka tenggelam saat badai laut. Walau begitu, Elsa tetap tidak meraih adiknya dan mereka seakan tumbuh masing-masing, padahal tinggal di istana yang sama.

Pada ulang tahunnya yang ke-21, Elsa akan dinobatkan menjadi Ratu baru Arendelle. Hari itu menjadi hari yang sangat spesial karena selain coronation day Elsa, gerbang istana akan dibuka kembali setelah bertahun-tahun lamanya, tamu-tamu kerjaan dari berbagai negara pun diperbolehkan untuk datang.

Elsa sebenarnya masih ketakutan. Selama ini ia tidak pernah diajari bagaimana mengontrol kekuatannya, ia hanya diminta untuk menyembunyikannya oleh orang-orang yang ia kenal. Bagaimana jika semua orang tahu dan jadi takut pada dirinya? Dan, benar saja, hal buruk terjadi saat istana berpesta.

Putri Anna yang sangat desperate akan cinta karena ia ditinggalkan oleh ayah, ibu, dan kakaknya langsung jatuh cinta saat pandangan pertama pada Pangeran Hans dari Southern Isles yang baik hati dan juga tampan.

Dan, seperti pola Princess Disney pada umumnya, Anna ingin segera menikah dengan Hans. Namun, Elsa tidak menyetujuinya dengan dialognya yang ikonik, "You can't marry a man you just met.".

Anna kecewa karena ia benar-benar ingin bersama dengan Hans. Tidak mau terkurung lagi dan kehilangan cintanya, Anna pun melepaskan kekecewaannya pada Elsa di tengah pesta dan membuat semua orang memperhatikan mereka. Elsa panik dan meminta semua orang untuk pulang termasuk Hans juga, dan pintu gerbang istana akan ditutup kembali.

Ketika Anna hendak memegang tangan Elsa, sarung tangan sang Ratu lepas dan itu membuatnya tidak sengaja melepaskan kekuatannya. Di situlah pertama kali Elsa melakukan sihirnya di hadapan semua orang.

Duke of Weselton yang licik memprovokasi rakyat kalau Elsa adalah monster. Itu membuat rakyatnya takut, dan Elsa juga takut, sehingga Elsa pun kabur dari Arendelle.

Elsa berlari hingga ke danau, namun Anna masih mengejarnya. Kini Anna paham kenapa Elsa menjauh dan mengasingkan diri, juga kenapa istana Arendelle ditutup dari orang umum.

Anna ingin berbicara tapi Elsa belum siap karena ia takut dianggap monster. Elsa pun nekat menginjakkan kakinya ke danau, dan ternyata ia bisa berdiri di atas air karena airnya berubah jadi es berkat kekuatannya.

Elsa pun terus melarikan diri ke arah Gunung Utara. Walau sendirian, Elsa menyadari kalau justru ia bisa menjadi dirinya sendiri, tidak perlu menahan kekuatan yang ada di dalam dirinya, tidak perlu khawatir kekuatannya akan melukai orang lain.

Ia pun membangun istana es dan tinggal di sana seorang diri. Tanpa ia ketahui, kekuatan magic-nya di danau membuat Arendelle tertutup dalam musim dingin abadi.

1 234»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram