bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Film Final Destination (2000) 

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 19 September 2021

There are No Accidents. No Coincidences. No Escapes. YOU CAN’T CHEAT DEATH”. Entah kenapa, setiap saya melihat tagline dari film ini, saya jadi merinding sendiri. Bukan taglinenya saja yang mengerikan, plot cerita film ini juga tidak kalah gilanya. Buat kalian yang gampang ketakutan, mending skip deh!

Sang sutradara, Jason Wong, benar-benar berhasil membuat film yang bikin pening dan mual sendiri. Meski demikian, masih banyak saja orang yang doyan menyaksikan jenis film seperti ini sehingga Final Destination berhasil menutup keuntungan sebesar hampir $ 113 juta hasil penayangannya. Penasaran seseram apa filmnya? Ikuti sinopsis dan ulasannya di bawah ini!

Sinopsis

Final Destination_Poster (Copy)
  • Tahun rilis: 2000
  • Genre: Horror, Thriller
  • Produksi: New Line Cinema
  • Sutradara: James Wong
  • Pemain: Devon Sawa, Ali Larter, Kerr Smith

Alex Browning (Devon Sawa) merupakan seorang siswa SMA Mt. Abraham kelas akhir. Suatu hari, Alex dan teman-temannya yang lain melakukan perjalanan ke Paris dalam rangka study tour kelas Bahasa Perancis mereka yang dipimpin oleh beberapa guru, salah satunya adalah Valerie Lewton (Kristen Cloke).

Mereka menumpang sebuah pesawat Volée Airlines dengan nomor penerbangan 180 tepat di bulan Mei tanggal 13. Semua berjalan lancar mulai dari proses check-in dan boarding. Namun, Alex selalu merasa ada yang janggal dan dia tidak bisa menebak firasat apakah itu. 

Pesawat Volée Airlines pun mulai terbang dari bandara JFK ke bandara tujuan akhir mereka di Charles de Gaulle, Paris. Belum sempat lama mengudara, pesawat mulai berguncang sangat keras lantas seperti kehilangan kendali. Sontak hal ini membuat semua penumpang ketakutan, tak terkecuali Alex. 

Pesawat mencoba kembali JFK namun gagal. Pesawat jatuh dan meledak di udara menewaskan semua penumpangnya. Saat Alex tersembur api, dia tiba-tiba terbangun kembali dari ‘mimpinya’. Alex histeris. Rasa janggal yang ia rasakan sebelumnya bagai sebuah peringatan untuknya.

Alex mencoba untuk memberitahu semua penumpang kalau pesawat akan meledak apabila dipaksa terbang. Keributan ini membuat Alex, gurunya Valerie, beberapa temannya seperti Tod (Chad E. Donella), Carter (Kerr Smith), kekasih Carter, Terry (Amanda Detmer) Billy Hitchcock (Sean W. Scott) dan Clear Rivers (Ali Larter) diminta meninggalkan pesawat.

Hampir semua orang mengolok-olok Alex, namun beberapa saat kemudian, pesawat meledak hebat sesuai apa yang diberitahu oleh Alex membungkam semua. Mereka semua shock berat. Pihak FBI dan KNKT yang menyelidiki kasus tersebut juga bingung atas kesaksian semua yang selamat.

Mereka semua menunjuk Alex yang menyelamatkan semua, namun rasa takut tetap merundung pada Alex. Bahkan Valerie meminta untuk terus mengawasi muridnya itu.

Malam berlalu, mereka semua kembali ke rumah masing-masing setelah melewati rangkaian wawancara yang melelahkan. Tod yang bersiap istirahat berniat ke kamar mandi untuk buang air kecil, namun sesuatu terjadi, akibat ada ‘kecelakaan’ kecil, Tod malah jadi tergantung dan jatuh ke bathtub hingga meninggal.

Kabar kematian Tod membuat semua heboh, pasalnya banyak yang mengira bahwa Tod merasa bersalah pada kakaknya yang ikut meninggal dalam kecelakaan penerbangan 180 tersebut. Tapi Alex merasakan sesuatu sebelum Tod meninggal, sama seperti yang waktu ia rasakan sebelum pesawat meledak.

Tod akhirnya melakukan riset sendiri, dia penasaran hebat mengenai keterkaitan kecelakaan penerbangan 180 dan kematian Tod. Belum menemukan jawabannya, kini Terry meninggal juga tertabrak bus. Sebelum Terry meninggal, dia kembali merasakan perasaan aneh bak petunjuk kematian itu. Alex yakin sekali kalau ini semua saling terhubung.

Riset yang Alex lakukan pun membawanya ke seseorang misterius bernama William (Tony Todd), seorang pengurus jenazah di kuburan yang Alex temui ketika menyelinap masuk untuk melihat jenazah Tod yang sedang dipersiapkan untuk dimakamkan. William mengatakan bahwa, Alex dan teman-temannya sudah mencurangi kematian dan kematian akan berbalik kembali pada Alex dan yang lain.

Benar saja, apa yang dikatakan William ternyata terbukti. Alex yang mendapat hasil dari investigasi KNKT mengenai penyebab kecelakaan, jalur ledakan dan patahan pesawat menemukan 1 hal mengerikan. Semua hal tersebut bermula dari kursi Tod, Terry, Ms. Valerie, Carter, Billy, Carter dan terakhir adalah Alex. Ini seperti urutan kematian yang terjadi; pertama Tod, kedua Terry dan yang selanjutnya adalah Ms. Valerie. 

Dengan cepat, Alex mencoba menyelamatkan Ms. Valerie dan menyelamatkan yang lainnya. Apakah Alex bisa mencurangi kembali malaikat maut dan membuat semua keadaan menjadi baik seperti semula? Atau Alex malah membuat malaikat maut dua kali lebih murka? Temukan jawabannya dalam film Final Destination!

Kematian yang Mengerikan

Final Destination_Premonition (Copy)Sumber: Moviestore

Dari semua cara kematian yang pernah saya lihat di film selain genre pembunuhan, sepertinya film Final Destination ini yang hampir semua tokohnya meninggal dengan cara yang mengenaskan, mulai dari Tod yang meninggal akibat terlilit kabel jemuran yang ada di atas bathtub di kamar mandinya karena tergelincir air yang merembes dari kloset duduk.

Lantas Terry  yang tertabrak sebuah bus dengan kecepatan tinggi. Disambung oleh Ms. Valerie yang tewas akibat tertusuk pecahan kaca layar komputer dan terbakar. Billy yang kepalanya tertebas pecahan mobil. Carter yang terhantam papan billboard dan lainnya. Cerita kematian Alex dan Clear ada di film Final Destination selanjutnya (Final Destination 2).

The Premonition

Final Destination_Premonition (Copy)

Rancangan kematian yang terjadi pada Alex dan kawan-kawan sebenarnya sudah dirasakan oleh Alex dari awal ia sampai di bandara. Mulai dari angka 666 yang ia lihat di pushback truck, jam berangkat pesawat yang sama dengan tanggal lahirnya, mendapatkan selebaran mengenai ‘dunia baru’ dan penglihatan-penglihatan lainnya.

Alex juga selalu mendapatkan penglihatan sebelum teman-temannya meninggal. Entah itu dari sobekan majalah, sampah yang terbakar, angin, petir, dedaunan dan pasti ada bayangan hitam yang mengelilingi orang yang akan meninggal. Ini menjadi semacam peringatan kalau orang tersebut akan menjadi orang yang selanjutnya yang meninggal.

Sekuel Film

Saking suksesnya di pasaran, film ini memiliki sekuel hingga Final Destination ke 5 a.k.a. The Final Destination. Menurut saya pribadi, hal paling menarik dari film ini adalah bagaimana seseorang meninggal dengan cara super mengenaskan hanya karena masalah super sepele.

Dari semua sekuel yang ada, film Final Destination yang saya rasa bagus adalah Final Destination yang sekarang kita bahas alias film pertama dan Final Destination yang ke 3. Untuk kalian yang sudah menonton seluruh sekuel film Final Destination, mana yang dirasa paling bagus? Tulis di kolom komentar yaa berikut alasan kalian supaya bisa saling sharing.

Overall, Bacaterus memberi rating 6/10 untuk film ini. Sedangkan IMDb memberi rating 6.7/10. Cukup baik bukan? Oh iya, film ini lumayan gory juga; untuk kalian yang tidak kuat melihat darah dimana-mana atau adegan kecelakaan, saya sarankan untuk tidak menonton film ini ya mengingat hampir seluruh adegannya menceritakan proses seseorang menemui ajalnya.

Oh iya, selain mengulas film Final Destination, kami juga pernah mengulas film serupa yang banyak adegan bunuh-bunuhan dan berdarah. Penasaran? Langsung artikel Review I Still Know What You Did Last Summer ini, ya.

Final Destination
Rating: 
3/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram