bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Elisa & Marcela, Kisah Pasangan Lesbian

Siapa nyana tahun 1910 adalah tahun yang membuat Spanyol genting dengan terkuaknya sebuah rahasia bahwa salah satu pasangan yang menikah di gereja A Coruna di Galicia adalah pasangan sejenis. Kabar tersebut menyebutkan bahwa sang mempelai yang bernama Mario Sanchez sebenarnya adalah Elisa Sanchez Loriga (Natalia de Molina).

Kisah inilah yang diangkat oleh sutradara Isabel Coixet ke dalam film besutannya yang tayang di tahun 2019 yang lalu. Elisa And Marcela merupakan sebuah kisah yang benar-benar terjadi di tanah Spanyol setelah era kekaisaran Romawi.

Isabel mengemas kisah nyata ini dalam film hitam putih yang membawa penonton ke titik waktu semasa dua pasangan ini hidup. Simak ulasannya berikut ini!

Baca juga: Sinopsis dan Review Film Spanyol Sky High (2020)

Sinopsis

Sinopsis
  • Tahun Rilis: 2019
  • Genre: Biography, Romance, Drama
  • Produksi: Lanube Peliculas, Axencia Galega Das Induttrias Culturasi
  • Sutradara: Isabel Coixet
  • Pemeran: Natalia De Molina, Greta Fernandez, Sara Casasnovas, Tamar Novas

Hubungan sesama jenis apalagi sampai menikah merupakan masalah pelik yang masih sering menimbulkan perdebatan. Meskipun saat ini telah banyak gerakan yang menuntut kebebasan hak bagi penyuka sesama jenis, namun pandangan masyarakat di tempat-tempat tertentu masih berbeda.

Seperti di Spanyol kala itu. Kisah dalam film Elisa And Marcela dimulai tahun 1885. Kala itu, dua gadis di sekolah asrama katolik bertemu. Marcela (Greta Fernandez) merupakan siswi kelas satu, sementara Elisa Sanchez Loriga adalah kelas tiga.

Awal pertemuan mereka terjadi kala Marcela terlambat masuk sekolah dan tersesat mencari kelas barunya. Hujan deras yang mengguyur Galicia sedari pagi membuat gadis itu semakin terlambat. Dengan baju yang basah kuyup, Marcela berlari mencari kelasnya, namun tak juga ia menemukannya.

Ia melihat Elisa yang tengah lewat di depannya dan kemudian bertanya tentang kelas untuk siswi kelas satu. Melihat Marcela yang kebasahan, Elisa menyarankan untuk mengeringkan pakaiannya terlebih dahulu dan ia berjanji akan mengantarkannya ke kelasnya.

Pertemuan itulah yang memantik perasaan keduanya. Semakin hari kedua gadis itu semakin dekat dan mulai mengungkapkan perasaan masing-masing. Keluarga Marcela mulai melihat gelagat yang tidak lazim dari anaknya tersebut. Ia dilarang pergi sekolah apalagi menemui Elisa.

Ayah Marcela bahkan terang-terangan melarangnya untuk belajar. Menurutnya buta huruf bagi perempuan adalah hal yang tidak mengapa. Namun, Marcela bersikukuh untuk terus bersekolah, terlebih ia tidak ingin berpisah dengan Elisa.

Melihat sifat Marcela yang keras kepala, ayahnya mengirimkannya bersekolah di Madrid dan mengambil kelas guru agar ia melupakan Elisa. Dengan berat hati, Marcela berangkat, sementara Elisa tetap di sekolah asrama Katolik dan tinggal bersama para suster sampai ia lulus dan menjadi guru.

Terpisah oleh jarak yang jauh dan waktu yang cukup lama tidak membuat perasaan keduanya memudar. Alih-alih lupa, perasaan Elisa dan Marcela malah semakin kuat. Marcela pun menemui Elisa dan mengajar di sekolah yang sama.

Hari-hari setelahnya adalah hari yang membahagiakan bagi keduanya. Terlalu terlena akan kebahagian yang mereka dapatkan saat itu, mereka tidak sadar bahwa warga sudah menyadari hubungan tak lazim mereka.

Hubungan terlarang tersebut mulai memasuki babak baru dan kehidupan sebagai penyuka sesama jenis memasuki kondisi yang sulit. Masyarakat tidak terima atas perbuatan Elisa dan Marcela. Apalagi saat mereka ketahuan mengelabui gereja agar bisa menikah. Keselamatan keduanya pun terancam.

Bersiasat Agar Bisa Menikah

Bersiasat Agar Bisa Menikah

Hal inilah pemicu yang membuat gempar seluruh negeri. Sejak rahasia mereka terbongkar, kehidupan Elisa dan Marcela tidak pernah tenang.

Elisa sempat mengatakan pada Marcela bahwa ia bisa memilih jalan hidup normal dan kembali pada keluarganya agar ia bisa hidup tenang, tidak dikejar-kejar rasa takut seperti yang mereka rasakan saat itu. Namun, Marcela bersikeras memilih hidup bersama Elisa.

Demi meredakan rumor bahwa mereka adalah pasangan sejenis, keduanya sepakat menyusun skenario: Elisa pergi ke Havana dan meninggalkan Marcela. Selang beberapa waktu, Marcela akan menikah dengan Mario Sanchez yang tidak lain adalah sepupu Elisa yang meninggal karena tenggelam.

Agar siasatnya lebih sempurna, Marcela mendekati Andres (Tamar Novas) agar ia punya anak yang nantinya akan diakui sebagai anak dari Mario atau Elisa yang menyamar.

Selang beberapa lama, muncullah Elisa dengan identitas baru dan tentu penampilan yang baru. Ia kini adalah seorang laki-laki yang akan menikahi Marcela. Elisa yang telah menjadi Mario berbicara pada gereja bahwa ia ingin menikah di sana dan dibaptis.

Gereja San Jorge di A Coruna, Galicia, Spanyol dipilih sebagai tempat untuk melangsungkan pernikahan. Dengan disaksikan oleh warga Galicia dan dipimpin oleh pendeta. Elisa dan Marcela kini resmi menjadi suami istri.

Pasangan pengantin tersebut kini bisa bernafas lega sebab siasat mereka berhasil. Untuk sementara waktu mereka bisa hidup dengan tenang.

Keadaan Sulit Bagi Kaum Lesbian di Spanyol

Keadaan Sulit Bagi Kaum Lesbian di Spanyol

Menjadi bagian dari kaum minoritas bukanlah hal yang mudah. Meskipun sang sutradara mengaku film ini murni sebuah biografi dan tidak bermaksud untuk mendukung salah satu pihak, namun imbasnya terasa sangat besar bagi kaum lesbian di Spanyol.

Kehidupan sebagai seorang lesbian lebih buruk dibanding kaum gay. Kisah yang dialami Elisa dan Marcela adalah salah satunya. Kehidupan mereka penuh tekanan dan ancaman dari orang-orang sekitar yang menganggap hubungan tersebut merupakan perbuatan iblis.

Meskipun kini undang-undang pernikahan sesama jenis sudah disahkan. Namun, kaum LGBT dan masyarakat umum belum sepenuhnya terbuka. Dilansir dari BBC.com, sosiolog dan psikolog Inmaculada Mujika Flores menyebutkan bahwa hubungan kaum lesbian jarang muncul ke permukaan.

Dan film Elisa and Marcela merupakan sebuah kesempatan yang langka yang bisa membuat kaum lesbian lebih dikenal. Selain itu, sejarah LGBT khususnya lesbian pun jarang terdengar.

Pada masa Franco di mana kaum LGBT mendapat penindasan, kaum lesbian hampir tidak terdengar gemanya. Hanya kaum gay yang ditampilkan sebagai pihak yang menderita.

Pernikahan yang Sah dan Tidak Dihapuskan

Pernikahan yang Sah dan Tidak Dihapuskan

BBC.com menyebutkan bahwa sejarahwan Narciso De Gabriel menjelaskan pernikahan Elisa yang salin identitas menjadi Mario dengan Marcela adalah sah secara hukum dan sampai sekarang catatan pernikahan mereka masih ada di daftar catatan sipil A Coruna.

Meskipun mereka sempat melarikan diri ke Buenos Aires dan tinggal di sana beberapa lama, secara hukum, mereka adalah pasangan suami istri.

Mendapat Kritik Jelek

Mendapat Kritik Jelek

Sedikit menyayangkan dengan kritik jelek yang didapat film ini. Beberapa kritikus film menyebutkan poin-poin tertentu yang membuat film ini dianggap kurang menarik. Film yang kurang emosional adalah salah satu yang disorot.

Rating di Rotten Tomatoes saja hanya 40%. Namun, bagi saya pribadi, sebagai penonton, saya menikmati alur cerita yang dikemas sederhana dan mengalir. Isabel Coixet memberikan detail yang mudah dipahami tentang betapa sulitnya perjalanan hidup Elisa dan Marcela.

Sebagai film yang diadaptasi dari kisah nyata, pastinya akan sedikit sekali kemungkinan akan adanya plot twist. Justru kelugasan sang sutradaralah yang membuat film ini menarik.

Perjuangan berat pasangan sejenis yang harus berpindah-pindah, hidup di penjara dan diasingkan digambarkan cukup detail. Penggambaran film hitam putih yang menampilkan situasi tahun 20-an menjadi poin plus bagi film ini. Gadis-gadis Spanyol tampil cantik dengan balutan pakaian tradisional mereka, pun dengan Elisa dan Marcela.

Jadi, film yang diproduksi oleh Lanube Peliculas ini tidak hanya memberikan sebuah tontonan menarik, melainkan ada pengetahuan lebih yang diberikan oleh film ini mengenai kehidupan kaum lesbian dan undang-undang di Spanyol dan dunia secara umum. Kamu bisa melihatnya di akhir film.

Elisa dan Marcela
Rating: 
3.1/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram