bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Film Die Hard 4.0, Live Free or Die Hard

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 11 September 2021

John McClane is back! Setelah film Die Hard terakhir tayang di tahun 1995 silam, kini si bapak 'susah mati' ini kembali 26 tahun kemudian. Beruntung ya si Bruce Willis ini panjang umur, kalau tidak, ya berarti selesai lah film Die Hard karena ikon kesayangan para pecinta Die Hard tidak ada lagi. 

Dalam filmnya kali ini, kita akan bertemu banyak tokoh baru yang sama-sama melejit namanya seperti Mary Elizabeth Winstead (Final Destination 3), Justin Long (Jeepers Creepers), Timothy Olyphant (Hitman) sampai si cantik Maggie Q (Mission: Impossible III). Semuanya memerankan tokoh yang benar-benar sesuai porsi dan bermain dengan baik!

Sinopsis

Die Hard 4.0_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2007
  • Genre: Action, Thriller
  • Produksi: Cheyenne Enterprises, Dune Entertainment, Ingenious Film Partners
  • Sutradara: Len Wiseman
  • Pemain: Bruce Willis, Justin Long, Timothy Olyphant

Matthew Farrell (Justin Long) merupakan 1 dari 8 peretas yang paling terkenal. Selain mampu meretas banyak situs penting dan membobol pertahanan beberapa sistem pemerintahan, Matthew dan kawan-kawan peretas lainnya ini kadang membuka bisnis untuk ‘membantu’ siapa pun untuk masuk ke situs tertentu dengan upah pastinya.

Naas, salah satu komplotan kriminal yang dipimpin oleh Thomas (Timothy Olyphant) mencoba membunuh ke 8 peretas terkenal tersebut dengan alasan memuluskan jalannya mengobrak-abrik sistem pertahanan, publik, transportasi, pemerintahan Amerika.

Sebab Thomas yakin, para polisi bahkan FBI sekalipun akan mencoba mempekerjakan peretas tersebut untuk membantu memecahkan kasus yang Thomas kerjakan.

Setelah berhasil membunuh 7 orang peretas dengan menyamar menjadi salah satu perusahaan software yang sedang mengembangkan sistem enkripsi algoritma, 1 peretas lagi yaitu Matthew tidak sempat terbunuh karena John McClane yang sedang bertugas diminta untuk melindunginya. Alhasil, Thomas murka bukan main. 

Thomas yang mengetahui Matthew belum tewas lantas mentracking Matthew. Ia mengejar terus Matthew lewat hal apapun. Demi melancarkan pembunuhan Matthew, Thomas juga membuat sistem transportasi di New Jersey, New York hingga Washington D.C. lumpuh total.

Matthew yang tidak tahu apa-apa ketakutan karena harus berurusan dengan teroris dan polisi. Kini ia terjebak di tengah-tengahnya.

Saat Matthew dan John sedang melapor keadaan sebenarnya pada tim FBI divisi keamanan cyber; Miguel Bowman (Cliff Curtis), sebuah pesan berantai muncul di seluruh stasiun televisi mengatakan bahwa Amerika sedang dalam keadaan tidak aman. Matthew sadar kalau hal tersebut adalah Fire Sale.

Fire Sale merupakan istilah dalam cyber untuk menjelaskan bagaimana hacker melakukan 3 proses pemusnahan massal seluruh sistem infrastruktur negara. Dimulai dari transportasi yang sudah mereka berdua alami, keuangan dan terakhir telekomunikasi. Setelah memberitahu informasi tersebut, Matthew bersama John segera berangkat ke Washington.

Saat dalam perjalanan, seorang operator kepolisian memberi arahan. Matthew lantas teringat akan suara itu. Suara perempuan yang sama dengan suara operator yang memberi arahan mengenai sistem enkripsi algoritma yang hampir menewaskannya. John yang diberitahu lantas mulai membuat Thomas di ujung radio mulai darah tinggi.

Baik John dan Thomas sama-sama saling mengancam yang berujung penembakan brutal dari atas helikopter ke arah mobil yang ditumpangi John dan Matthew.

Menghindar dari tembakan, mereka berdua masuk ke dalam terowongan bawah tanah. Sial, Thomas yang tahu itu langsung membuka akses terowongan dari dua arah sekaligus untuk menjebak John & Matthew.

Beruntung John punya ide bagus, ia mengendarai mobil yang sudah di tracking, membuatnya melaju kencang tepat ke arah pos terowongan. Begitu hampir sampai pos, John keluar, mobil pun menabrak pos hingga terbang menuju helikopter. Anak buah Thomas yang sudah menembaki mobil tersebut mengira John dan Matthew sudah tewas, padahal mereka selamat

Mendapat informasi kalau John dan Matthew tewas, Thomas segera menggenapkan misi keduanya; membobol seluruh data negara dari server dinas data nasional dan memadamkan separuh negara bagian dengan melumpuhkan Penghubung Listrik Timur Middleton di Virginia Barat.

Tak kalah pintar, Matthew yang segera menyadari hal tersebut langsung menuju ke sana bersama dengan John. Keadaan di hampir seluruh wilayah Amerika chaos, semua alarm dari kebakaran hingga Anthrax berbunyi, semua sistem di bawah kendali satelit mati.

Apabila ini terjadi, Amerika akan dalam keadaan krisis. Matthew dan John tidak punya banyak waktu, mereka harus lebih dulu ke Penghubung Listrik Timur Middleton sebelum tim Thomas sampai.

Terlambat, kekasih Thomas, Mai (Maggie Q) dan dua anak buahnya sudah sampai lebih dulu dan sempat memberi akses pemadaman pada anak buah Thomas.

John dan Matthew yang saat itu sampai langsung membuat onar dan mengacaukan fokus Mai dan lainnya. Setelah adu banteng, Mai dan dua anak buahnya berhasil dilumpuhkan John, namun pemadaman sudah keburu dimulai.

Anak John, Lucy (Mary Elizabeth Winstead) terjebak di sebuah gedung setelah pemadaman, ia mencoba menelepon 911 dan terlacak oleh Thomas. Thomas yang ingin membalas dendam karena kekasihnya dibunuh oleh John lantas menculik Lucy disaat John dan Matthew sedang berusaha untuk menemukan lokasi Thomas atas bantuan teman Matthew sesama peretas.

John yang mengetahui anaknya menjadi sandera langsung mendatangi Thomas di tempat persembunyiannya. Naas, Lucy dan Matthew malah jadi sandera utama supaya John tidak berkutik.

Begitu berhasil membawa Lucy dan Matthew pergi, John menyusul mereka. Aksi lain harus dihadapi John, mulai dari menghadapi reruntuhan jembatan tol hingga menyusup naik pesawat jet untuk menyelamatkan Lucy dan Matthew.

Pencarian pun berakhir di sebuah gudang dekat pelabuhan. Anak buah Thomas yang sedang bersiap untuk berangkat melarikan diri diserang oleh John. Pertempuran di gudang pun kembali terjadi, baik Lucy dan Matthew juga John sama-sama berkelahi hingga akhirnya Thomas tewas di tangan John dan seluruh misi Thomas pun digagalkan.

Full Teknologi

Die Hard 4.0_Plot (Copy)

Dari awal film ini dimulai, kita disuguhkan oleh cerita yang benar-benar mengusung tema teknologi di sana-sini. Bahkan opening credit dimana logo 20th Century Fox saja dibuat seakan-akan error dan hilang tenaga. Ini menjadi semacam clue ya kalau film tersebut akan menceritakan sebuah kasus kriminal yang ada sangkut pautnya dengan tech.

Pengambilan gambar film ini ketika meretas beberapa jaringan infrastruktur negara keren sekali. Apalagi saat anak buah Thomas dan Matthew saling adu kecerdasan untuk menghentikan satu sama lain dalam menggagalkan upaya pengambilan alih jaringan. Seru sekali, dijamin kalian para pecinta IT akan doyan nonton filmnya!

Perkenalan Pertama Lucy

Die Hard 4.0_Lucy (Copy)

Setelah film Die Hard 1 sampai 2 memperkenalkan istri dari John McClane yaitu Holly, dalam film Die Hard 4.0. kali ini sutradara akhirnya memperkenalkan salah satu anak John yaitu Lucy Gennero-McClane. Parasnya cantik dan sifatnya sama persis dengan Ayahnya, keras kepala dan super berani juga tangguh.

Lucy bahkan sempat menghajar dan menembak salah satu anak buah Thomas yang menyekap dirinya. Ia pun membantu supaya Ayahnya tetap bisa berkelahi dengan Thomas meski dalam keadaan luka parah. Dalam film, Lucy tertarik pada Matthew yang geek, namun John menentangnya. Berarti tinggal kenalan sama satu anak John lagi ya? Si Jack.

Cerita Epik

Die Hard 4.0_Epic (Copy)

I don’t know how to say it, tapi film Die Hard 4.0 dengan tagline Live Free or Die Hard ini kok ya bagus sekali! Setelah saya puas menonton film Die Hard pertama dan Die Hard 2, namun agak tidak terlalu greget pada Die Hard With A Vengeance, kali ini sang sutradara Len Wiseman memberi sentuhan baru dengan tingkat aksi yang mulai menanjak naik lagi pada Die Hard ke 4.0.

Ceritanya yang terbilang fresh karena berbeda dengan film Die Hard sebelumnya seperti menjadi angin segar karena polemik yang diberikan tidak melulu hanya tembak-tembakan, kejar-kejaran saja, tapi adu cerdas. Beruntung ada si Matthew yang juga ikut membantu John untuk melumpuhkan para teroris. Bacaterus memberi skor 8/10 untuk film ini. 

Die Hard 4.0
Rating: 
4/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram