Sinopsis & Review Di Bawah Umur, Sorot Kenakalan Remaja

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Di Bawah Umur
3.5
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Kepincut dengan akting Angga Yunanda sebagai Bima di Dua Garis Biru (2019)? Kalau begitu Anda harus nonton Di Bawah Umur (2020) karya sutradara Emil Heradi ini. Berperan sebagai Aryo, siswa nakal di sekolah yang terlibat masalah, film ini punya pesan soal kenakalan remaja. 

Diproduseri oleh Manoj Punjabi, Di Bawah Umur (2020) tayang selama 91 menit. Sejauh ini ia bisa dinikmati di sebuah layanan streaming dan dinikmati di bioskop pada. Sebelum pergi ke bioskop atau menonton di layanan streaming, lebih baik baca sinopsis dan review-nya terlebih dulu yuk! Mari simak informasinya di bawah ini!

Sinopsis

review film di bawah umur_Sinopsis

Menjadi siswa SMA adalah pengalaman dalam hidup yang tidak selamanya meninggalkan kenangan indah. Jika diibaratkan sebuah jalan, ia bukan jalan yang selalu mulus. Di satu titik terdapat lubang yang membuat perjalanan menjadi sedikit melambat sekaligus pertanda bahwa kita harus hati-hati. 

Kehidupan di masa SMA seperti itu yang dijalani oleh Aryo (Angga Yunanda). Dia adalah siswa SMA yang terkenal populer karena ketampanan sekaligus kenakalannya. Aryo suka sekali membuat keributan di sekolah dan cukup vocal pada gurunya. Soal membuat baper siswi-siswi di sekolah, Aryo juaranya. 

Penampilan Aryo di sekolah juga mudah dikenali. Dia selalu tampil dengan jaket kulit berwarna hitam, tampak maskulin, tapi hobi sekali mengulum permen lollipop. Sang tokoh utama juga tidak segan-segan untuk berkelahi, melayani siapa saja yang memang sengaja cari masalah dengannya.

Walau demikian, Aryo adalah seorang teman yang bisa diandalkan. Dia selalu apa adanya dan sayang terhadap sang bunda. Singkatnya Aryo adalah bad boy dengan wajah tampan dan punya sisi baik dalam hidupnya. Dua kombinasi yang membuat namanya tenar di sekolah.

Suatu hari Aryo melihat seorang siswi baru berjalan di depannya. Paras yang cantik membuat si playboy ini langsung tertarik. Rencana-rencana mendekati siswi tersebut pun langsung disusun. Siswi cantik tersebut bernama Lana (Yoriko Angeline). Dia merupakan siswi pindahan dari Bandung.

Lana merupakan  saudara Kevin yang diperankan oleh Naufal Samudra. Selama tinggal di Jakarta, Lana tinggal di rumah keluarga Kevin. Lana gadis yang pemurung. Sifatnya tersebut disebabkan karena masalah keluarga yang terjadi di masa lalunya. Masalah tersebut pula yang membuatnya harus pindah dari Bandung ke Jakarta.

Upaya Aryo mendekati Lana bukan main-main. Berulang kali pujian dilontarkan remaja lelaki itu untuk menarik perhatian Lana. Namun, sang gadis tetap tidak menunjukkan reaksi yang berarti. Aryo juga sampai melakukan hal-hal yang di luar perkiraan untuk mendapatkannya.

Dia sampai diam-diam masuk ke kamar Lana dan menempel kalimat-kalimat pujian pada beberapa note yang disebar di seluruh bagian kamar. Upaya-upaya Aryo untuk mendapatkan perhatian Lana perlahan berhasil. Namun, Aryo justru harus menghadapi masalah baru. Kevin tidak menyetujui saudarinya tersebut berhubungan dengan Aryo.

Kevin melarang Lana dengan alasan tertentu. Rupanya Aryo dan Kevin adalah sahabat yang bertikai karena satu masalah. Pertikaian dan salah paham tersebut membuat hubungan keduanya berantakan. Keadaan semakin kacau ketika ibunda Aryo menemukan sebuah kondom di kamar serta tersiarnya berita tentang seorang siswi dikabarkan hamil di luar nikah.

Benarkah Aryo yang menghamili siswi tersebut? Apakah siswi yang dimaksud adalah Lana? Film berdurasi sekitar 90 menit ini menyimpan jawabannya untuk segera Anda ketahui melalui menontonnya sendiri!

Menangkap Fenomena Seks Bebas di Kalangan Remaja

review film di bawah umur_Menangkap Fenomena Seks Bebas di Kalangan Remaja

Di Bawah Umur (2020) menangkap fenomena seks bebas di kalangan remaja Indonesia khususnya pelajar saat ini dengan cukup jelas. Di beberapa adegan, seperti ketika teman Aryo membeli sebuah kondom di supermarket, kita diperlihatkan kenyataan bahwa hal-hal tersebut bukan lagi sesuatu yang tabu dan memalukan bagi mereka.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram