Bacaterus / Review Film Barat / Sinopsis dan Review Film Laga Daylight, Stallone is Back!

Sinopsis dan Review Film Laga Daylight, Stallone is Back!

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Balik lagi ke film lawas tahun ’90-an, sekarang yang terpilih untuk dibahas adalah film Box Office berjudul Daylight yang berhasil menutup keuntungan sebanyak $ 159,2 juta dari seluruh penayangannya di seluruh dunia. Hal tersebut menjadikan film ini masuk ke dalam salah satu film laga yang menang dalam acara penghargaan The Golden Reel Award.

Sang bintang laga Sylvester Stallone, menjadi tokoh utama yang berperan dalam film ini. Rasa bosan bertemu Stallone di film Rambo, bisa terobati dengan munculnya dia di film laga lainnya dengan tema yang berbeda pula. Aksi Stallone sebagai seorang volunteer yang hendak menyelamatkan para korban kecelakaan sangat mumpuni

Sinopsis

Daylight_Poster (Copy)

  • Tahun rilis: 1996
  • Genre: Action, Thriller
  • Produksi: Davis Entertainment
  • Sutradara: Rob Cohen
  • Pemain: Sylvester Stallone, Ammy Brenneman, Viggo Mortensen

Film dibuka dengan cuplikan beberapa truk sedang bongkar muat semacam limbah kimia berbahaya berbentuk bubuk yang dimasukan ke dalam puluhan tangki untuk dibuang secara illegal dari Manhattan ke New Jersey, Amerika Serikat. Ada sebanyak 3 truk yang mengangkut puluhan tangki berbahaya itu.

Saat melewati terowongan bawah sungai, Holland Tunnel, yang menghubungkan Manhattan dan New Jersey, ada mobil pencuri yang sedang dikejar oleh polisi, mobil tersebut memaksa masuk ke dalam terowongan dengan mengebut padahal situasi terowongan saat itu sedang padat kendaraan. Tanpa sengaja, mobil pencuri tersebut oleng dan menabrak salah satu truk.

Efek dari tabrakan tersebut fatal. Limbah kimia beracun yang berada di dalam truk itu terbakar dan meledak menyambar kendaraan-kendaraan lainnya. Alhasil, seluruh terowongan terbakar membuat masing-masing pintu masuk dan pintu keluar Holland Tunnel terkurung api dan reruntuhan.

Kit Latura (Sylvester Stallone), seorang mantan kepala Emergency Medical Services, yang kebetulan sedang mengantri untuk masuk ke dalam terowongan langsung sadar bahwa ledakan barusan akan banyak menimbulkan korban jiwa yang terperangkap di dalam terowongan. Latura segera pergi ke Menara pengawas terowongan.

Sementara itu di terowongan, ada sekitar 13 orang yang masih hidup melawan maut karena terjebak di antara api besar dan udara beracun yang menyebar ke seluruh terowongan. Mereka hopeless mengingat tidak ada jalan keluar sebab akses keluar masuk tertutup total. Akhirnya harapan selamat muncul setelah Latura memutuskan untuk masuk terowongan lewat lubang ventilasi besar yang sulit dilalui kembali.

Bersama dengan 13 penyintas lainnya, Kit berusaha keluar dari dalam terowongan secepat mungkin sebelum air sungai Hudson menekan terowongan dari atas dan jebol membanjiri seisi terowongan. Pilihan sulit ada di depan mereka, setiap keputusan yang mereka buat pasti ada konsekuensi berat yang menunggu.

Benar saja, belum lama Latura masuk, minyak endapan tanah mulai bocor membuat ledakan baru di dalam terowongan ditambah pondasi terowongan yang mulai melemah menghancurkan atap terowongan hingga runtuh dan air sungai masuk dengan cepat. Masalah baru muncul, mereka berhadapan dengan hipotermia karena air sungai dingin sekali.

Korban pun mulai berjatuhan, seorang model dan atlet panjat tebing yang merasa bisa mencari jalan keluar malah meninggal tertimpa reruntuhan, saat kejadian ledakan terjadi membuat satu orang yang terlalu dekat dengan dinding tertancap beton, disusul kematian-kematian lain yang lumayan mengenaskan.

Setelah berjam-jam mencari jalan keluar, Latura akhirnya menemukan sebuah bunker yang sudah terbengkali bekas peninggalan konstruksi lama di tahun 1972. Berangkat dari bunker inilah mereka semua bisa selamat, banyak jalan lama yang akhirnya terbuka sebagai jalan keluar para penyintas.

Rasa haru bercampur bahagia bisa keluar dari terowongan maut dan sedih akibat kehilangan beberapa rekan sesama penyintas merundung semua yang berhasil selamat lebih dulu, sedangkan Latura dan seorang wanita bernama Maddy Thompson (Amy Brenneman) masih terjebak di dalam terowongan. Mereka berusaha setengah mati supaya akhirnya keluar bersama hidup-hidup

Terinspirasi dari Kisah Nyata

Daylight_Holland Tunnel (Copy)

Cerita Daylight ini terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di terowongan yang sama,Holland Tunnel. Tepatnya di bulan Mei tahun 1949, sebuah truk bermuatan 18 galon 210L berisikan cairan karbon disulfide mengalami kecelakaan, satu gallon jatuh dan tumpah menyebarkan cairan karbon disulifide; menguap, akhirnya panas mesin mobil-mobil yang lewat memancing api.

Bisa ditebak kan kelanjutannya gimana? Cairan tersebut terbakar dan menyambar mobil lainnya membuat bola api besar dan menyebarkan api ke seluruh penjuru terowongan dari pintu masuk Manhattan hingga pintu keluar di New Jersey. Akibat insiden ini, 66 orang mengalami cidera dan 1 orang meninggal dunia.

Kejadian ini dicatat sebagai kejadian kecelakaan dengan kerugian yang banyak. Pemerintah menghabiskan sekitar $ 600,000 pada tahun 1949 atau sekitar Rp 8,418,429,626 di tahun 2020 ini untuk membenahi terowongan Holland supaya layak untuk dioperasikan Kembali pada bulan Agustus 1949

Cerita Klasik

Daylight_Klasik (Copy)

Cerita bencana semacam ini di tahun 1990-an menjadi genre yang sangat digemari. Orang-orang akan langsung mengingat cerita Poseidon Adventure atau The Tower Inferno; dimana plotnya sama. Dari ratusan orang, akan ada beberapa penyintas yang mencoba menyelamatkan diri dan menghadapi bermacam-macam rintangan.

Klasik sekali bukan? Endingnya pun mudah sekali ditebak. Sang bogalakon sudah pasti selamat meski harus berusaha lebih banyak dari para penyintas lainnya dan jadi pahlawan dadakan setelah keluar hidup-hidup dari tempat bencana dan… Bogalakon mendapatkan pasangan baru dari salah satu penyintas.

Kisah klasik itu pun terjadi dalam film ini. Saat Latura berhasil keluar, dia mendapatkan jabatannya sebagai kepala Emergency Medical Services, mendapatkan kekasih baru, si Maddy Thompson dan juga jadi pahlawan untuk Manhattan dan New Jersey berikut bonus disorot besar-besaran oleh media.

Hal yang Tak Mungkin Terjadi

Daylight_Impossible Event (Copy)

Saya saat menonton film Daylight jujur saja kaget, bagaimana bisa dalam kecelakaan tersebut masih ada penyintas yang tersisa. Padahal bayangkan saja, api menyembur mengisi seluruh isi terowongan bak jet pesawat. Menghanguskan semua yang dilewati, bahkan menggulingkan banyak mobil.

13 penyintas tiba-tiba saja muncul, baik baik saja, sama sekali tidak terluka. Hanya mengalami shock. Tidak ada tanda-tanda luka bakar, lecet berdarah atau memar. Saya pikir, sutradara kurang teliti saat mengambil adegan ini sehingga feelnya tidak terlalu dapat.

Hal lainnya yang tidak mungkin terjadi adalah, bahan kimia yang terbakar berjenis kimia beracun yang apabila terbakar menyebarkan asap toxic. Yet, mereka semua bisa bertahan di dalam terowongan berisi asap beracun dan karbonmonoksida selama 3 jam sebelum akhirnya bisa menemukan ruangan baru di luar terowongan.

Overall, film dengan budget produksi sebanyak $ 90 juta ini berhasil memukau para penonton khususnya penggemar si Rambo. Aksi yang ia tampilkan merupakan aksi segar Stallone setelah karakter Rambo sudah melekat bertahun-tahun pada dirinya. Film ini masuk kategori PG-13 yang berarti layak tonton untuk anak-anak berusia 13 tahun keatas dengan dampingan orang tua.

Film ini juga masuk menjadi film Box Office yang sudah pasti oke sekali buat ditonton kalan akhir pekan ditemani dengan berondong jagung dan soda. So, tunggu apalagi? Tonton filmnya sekarang juga! Filmnya sudah bisa kalian saksikan di layanan video streaming berbayar, Netflix loh!

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *