bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Cheaper By The Dozen 2, The Baker's Back!

Sudah menonton film pertama dari Cheaper by The Dozen? Kalau belum nonton, tonton dulu ya sebelum menonton sekuelnya ini. Sebenarnya meskipun kalian menonton film ini langsung tanpa menonton film sebelumnya tidak apa-apa, namun kalian tidak akan dapat feelnya mengenai bagaimana keluarga Bakers ini menghadapi banyak hal.

The Bakers are Back! Mereka kembali lagi akan memanjakan kalian para penontonnya dengan cerita super seru mengenai hebohnya keluarga Bakers yang terdiri dari Tom, Kate dan kedua belas anak mereka yang kelewat ajaib. Apa yang akan The Bakers hadapi di film Cheaper by The Dozen 2 kali ini? 

Sinopsis

Cheaper By The Dozen 2_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2005
  • Genre: Drama, Comedy, Family 
  • Produksi: 20th Century Fox, 21 Laps Entertainment
  • Sutradara: Adam Shankman
  • Pemain: Steve Martin, Bonnie Hunt, Hilary Duff, Tom Welling, Piper Perabo

Beberapa tahun setelah kejadian seluruh keluarga Bakers pindah ke Evenston dan menghadapi banyak hal kacau, mereka kembali lagi utuh bersama. Kini mereka sedang bersiap untuk datang ke acara kelulusan anak Tom (Steve Martin) dan Kate (Bonnie Hunt) yang ke 3, yaitu Lorraine (Hillary Duff). Semua anggota keluarga Bakers sangat antusias.

Begitu acara kelulusan selesai, mereka semua mengadakan pesta di rumah baru mereka. Acaranya sangat ramai, ditambah keluarga Bakers sedang menantikan anggota keluarga baru. Nora (Piper Perabo) sedang mengandung anak pertamanya hasil pernikahannya yang bahagia dengan suaminya, Bud McNulty (Jonathan Bennett).

Acara untuk Lorraine itu ternyata tidak berakhir terlalu baik. Tom dan Kate harus merelakan Lorraine pergi ke New York karena Lorraine diterima sebagai intern di majalah fashion Allure. Sedangkan Nora dan Bud harus pindah ke Houston, Texas karena Bud mendapatkan promosi dan harus pindah kesana. Kabar tersebut sontak membuat Tom dan Kate sedih.

Ditambah lagi, anak-anak Tom dan Kate yang lain sudah mulai beranjak dewasa sehingga mereka punya kesibukannya masing-masing. Meski Tom mencoba untuk melunakan suasana dengan mengajak anak-anaknya yang lebih muda untuk bermain bersama, Tom tetap saja tidak bisa mendapatkan perhatian mereka lagi. Kate mencoba menjelaskan bahwa mereka kini bukan anak kecil lagi tapi Tom tetap merasa tidak bisa menerima kalau anak-anaknya berubah.

Tom dan Kate berunding, sudah saatnya mereka mengumpulkan lagi semua anak-anak mereka untuk berlibur bersama dan menghabiskan akhir pekan di pondok milik mereka yang sudah lama tidak dikunjungi. Tom dan Kate akhirnya berusaha untuk membujuk anak-anaknya untuk ikut serta dalam acara keluarga tersebut.

Meski awalnya anak-anak tidak terlalu tertarik tapi akhirnya mereka mau ikut berlibur karena sudah lama tidak berkumpul akibat kesibukannya masing-masing. Tom dan Kate senang bukan main, khususnya Tom yang memang benar-benar ingin sekali bisa berkumpul terus bersama 12 anaknya. Mendapatkan kesempatan ini, Tom tidak ingin menyia-nyiakannya.

Perjalanan liburan pun dimulai. Anggota keluarga yang berangkat lebih dulu adalah Tom, Kate, anak-anak mereka yaitu Henry (Kevin G. Schmidt), Sarah (Alyson Stoner), Jake (Jacob Smith), Mark (Forrest Landis), Jessica (Lilian Mumy), Kim (Morgan York), Mike (Blake Woodruff), Kyle (Brent Kinsman) dan yang paling bungsu adalah Nigel (Shane Kinsman). Nora, Charlie dan Lorraine menyusul kemudian.

Begitu sampai di rumah danau Winnetka, Tom mengetahui bahwa wilayah itu sebagainnya sudah dibeli oleh sebuah keluarga super kaya dengan kepala keluarga bernama Jimmy Murtaugh (Eugene Levy). Jimmy bersama istri barunya Sarina Murtaugh (Carmen Electra) dan kedelapan anaknya Calvin, Anne, Daniel, Becky, Elliot, Lisa, Robin juga Kenny berada di danau Winnetka untuk berlibur juga.

Mengetahui kalau keluarga Bakers dan Murtaugh ada di Winnetka, pemilik lahan, Mike Romanow (Peter Keleghan) mengundang keduanya untuk berkumpul bersama di klub komunitas untuk pesta makan malam. Keluarga Bakers sangat senang karena di klub banyak makanan dan permainan yang mengasyikan.

Tapi bukan keluarga Bakers namanya kalau tidak bikin onar. Selagi Tom dan Kate mendengarkan percakapan yang super membosankan mengenai seberapa sukses Jimmy dan anak-anaknya yang super pintar, anak-anak Bakers mengacau membuat satu house club mau tidak mau meminta mereka untuk pergi. Namun ini menjadi kesempatan bagus untuk Jimmy guna lebih menyombongkan diri di depan anak-anak Tom dengan mengundang mereka ke kediaman Murtaugh.

Hari selanjutnya, Bakers memenuhi permintaan keluarga Murtaugh. Mereka datang ke kompleks villa mewah yang ada di seberang pondok Bakers. Lagi-lagi, selama disana banyak kejadian konyol yang terus menerus menimpa keluarga Murtaugh akibat keluarga Bakers yang tidak bisa diam. Hasilnya yang harus menanggung malu adalah Tom dan Kate. Namun lagi-lagi Jimmy meminta kalau anak-anak Bakers tetap bermain di villanya. Ini supaya anak-anak Bakers tidak lagi dekat dengan Tom.

Mengetahui bahwa anak-anaknya disabotase oleh Jimmy, Tom sekuat tenaga membuat keadaan supaya bisa berbalik namun apa yang dilakukan malah bikin semua jadi kacau. Tom bahkan memata-matai anaknya, Sarah dan Elliot Murtaugh (Taylor Lautner) ketika mereka berkencan. Satu per satu Tom mulai kehilangan kepercayaan dari anak-anaknya. Tom juga membahas pekerjaan Lorraine dan menyinggung Nora. Semuanya jadi kacau.

Keesokan paginya, seluruh keluarga yang berlibur di wilayah danau Winnetka mengikuti acara tahunan keluarga Labor Day. Tim Keluarga Bakers hanya Tom dan si kembar saja yang ikut, Tom khawatir kalau sisa keluarga yang lain tidak ingin mengikutinya. Namun ternyata sisa keluarga Tom mulai sadar kalau Tom hanya ingin keluarganya kompak. Mereka pun ikut pada perlombaan tersebut, bersatu dan bersiap untuk berkompetisi melawan keluarga lain khususnya Murtaugh.

Setelah melewati beberapa lomba, akhirnya tinggal menyisakan keluarga Murtaugh dan Bakers. Mereka harus berlomba kayuh. Bakers tidak bisa melanjutkan karena ditengah danau, air ketuban Nora pecah sehingga semua harus berbalik, akhirnya meski sempat berdebat Murtaugh pun ikut membantu sehingga mereka semua bersatu menjadi satu keluarga yang solid.

Keluarga Hebat

Cheaper By The Dozen_Family (Copy)

The Bakers sepertinya menjadi cerminan bagaimana keluarga besar terlihat seharusnya. Tidak ada yang sempurna, tidak ada yang lebih baik, tidak ada yang lebih keren dan hal lain sebagainya. Namun mereka semua tetap berusaha untuk menjadi yang terbaik bukan untuk orang lain, tapi untuk orang tua mereka sendiri.

Bayangkan saja, dalam film ini; semua anak-anak Tom jelas menolak semua hal yang Ayah mereka ingin lakukan akibat rasa egois Tom yang tidak ingin kalah atau dipandang rendah; memang hal tersebut tidak salah, namun cara Tom menanggapi semua hal buruk yang diberikan oleh keluarga Murtaugh, khususnya Jimmy, salah besar. Ia terlalu ingin ikut campur dalam segala hal yang anak-anaknya sendiri bisa lakukan tanpa bantuannya.

Perang 

Cheaper By The Dozen_Fight (Copy)

Keluarga Bakers dan keluarga Murtaugh sebenarnya biasa-biasa saja, yang membuat semua jadi kacau adalah para kepala keluarga dari dua keluarga tersebut. Antara Tom dan Jimmy. Mereka berdua sama-sama tidak mau kalah saing. Padahal kedua keluarga punya kapasitas juga kelebihannya masing-masing.

Setelah ditelusuri, ternyata Jimmy tidak mau kalau keluarga Bakers lebih banyak disukai oleh semua anggota klub di wilayah Winnetka. Jimmy Murtaugh merasa kalau The Bakers selalu unggul di setiap kegiatan. Bahkan dengan adanya The Bakers yang doyan bikin ulah mereka tetap dirasa paling seru dan banyak menghibur daripada keluarga Murtaugh yang kaku.

Memulihkan Keadaan

Cheaper By The Dozen_Ending (Copy)

Senang sekali rasanya mengetahui kalau keluarga Bakers langsung bersatu ketika mengetahui mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Apalagi saat mereka tahu kalau apa yang dilakukan Ayahnya adalah untuk keluarga sendiri, meski sebenarnya hal yang dilakukan tidak bisa dibilang benar.

Film keluarga Cheaper By The Dozen ini banyak sekali memberi pelajaran mengenai bagaimana keluarga besar harus bersikap. Bacaterus memberi skor 3.2/5 untuk sekuel film Cheaper By The Dozen. Wah kalau nanti ada film ke tiganya, saya yakin semua orang pasti akan menunggunya sih mengingat film ini cukup ringan dan seru untuk diikuti.

Cheaper By The Dozen 2
Rating: 
3.2/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram